BREVIR

MINGGU III SORE II

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

Hati-Mu sungguh berduka
Karna umat-Mu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh Maha Mulia
Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Yerusalem bersukacitalah dengan kegembiraan besar, sebab penyelamat akan datang kepadamu.

Mazmur 109 (110),1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: “Duduklah di sisi kanan-Ku,*
sampai musuh musuhmu -Kujadikan tumpuan kakimu”.

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediaman-Nya di Sion,*
“Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu”.

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
“Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya”.

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaan-Nya raja-raja dihancurkan-Nya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Ant.1: Yerusalem bersukacitalah dengan kegembiraan besar, sebab penyelamat akan datang kepadamu.

Ant.2: Aku, Tuhan, menegakkan keadilan. Karya keselamatan-Ku takkan Kutunda lagi.

Mazmur 110 (111)

Aku bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati,*
dalam lingkungan orang jujur dan di tengah umat.

Agunglah karya Tuhan,*
layak diselidiki oleh orang yang mengaguminya.

Agung dan semarak karya Tuhan,*
keadilan-Nya tetap selamanya.

Perbuatan-Nya Yang Agung pantas dikenang,*
Tuhan itu pengasih dan penyayang.

Kepada orang takwa diberikan-Nya santapan,*
Ia selalu ingat akan perjanjian-Nya.

Kepada umat-Nya Ia membuktikan kekuasaan-Nya,*
dengan menganugerahinya milik pusaka para bangsa.

Adil dan benarlah karya tangan-Nya,*
segala titah-Nya teguh.

Perintah-Nya ditetapkan untuk selama-lamanya,*
diberikan dengan tulus dan jujur.

Dianugerahkan-Nya keselamatan kepada umat-Nya,+
diikat-Nya perjanjian untuk selama-lamanya,*
kudus dan dahsyatlah nama-Nya.

Sikap yang takwa itu pangkal kebijaksanaan,+
besarlah ganjaran bagi orang yang berpegang padanya,*
terpujilah Tuhan selama-lamanya.

Ant.2: Aku, Tuhan, menegakkan keadilan. Karya keselamatan-Ku takkan Kutunda lagi.

Ant.3: Hendaknya kita berlaku adil dan saleh sambil menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Tuhan.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusan-Nya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hamba-Nya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita Yang Mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelai-Nya sudah siap berhias.
Alleluya.

Ant.3: Hendaknya kita berlaku adil dan saleh sambil menantikan kebahagiaan yang kita harapkan, yaitu penampakan mulia Tuhan.

Bacaan singkat (Flp 4,4-5)

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat.

Lagu Singkat

P: Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.
U: Datanglah.
P: Tunjukkanlah seri wajah-Mu, maka selamatlah kami.
U: Ya Tuhan.
P: Kemuliaan.
U: Datanglah.

Ant.Kidung (Mi III): “Saudarakukah yang ditunggu kedatangannya atau orang lainkah yang harus dinantikan?”-“Beritahukanlah kepada Yohanes apa yang kamu saksikan: orang buta melihat, orang mati dihidupkan, dan amanat sukacita diwartakan kepada kaum papa”.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah nama-Nya.

Kasih sayang-Nya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya,*
dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan,*
orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong

Menurut janji-Nya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: “Saudarakukah yang ditunggu kedatangannya atau orang lainkah yang harus dinantikan?”-“Beritahukanlah kepada Yohanes apa yang kamu saksikan: orang buta melihat, orang mati dihidupkan, dan amanat sukacita diwartakan kepada kaum papa”.

Doa Permohonan

P: Penebus kita Yesus Kristus, adalah jalan, kebenaran dan kehidupan. Marilah kita mohon dengan rendah hati:
U : Datanglah dan tinggallah beserta kami, ya Tuhan.
P: Yesus, Putera Allah Yang Mahatinggi, kedatangan-Mu telah diwartakan Gabriel kepada perawan Maria,* datanglah untuk meraja atas bangsa-Mu selama-lamanya.
P: Yesus, Allah yang kudus, dalam kandungan Elisabeth bersoraklah Yohanes yang menjadi perintis bagi-Mu, * datanglah untuk memberikan kegembiraan dan keselamatan kepada segenap bumi.
P: Yesus, penebus, nama-Mu telah diwartakan malaikat kepada santo Yusuf,* datanglah untuk menyelamatkan bangsa-Mu dari dosanya.
P: Yesus, terang dunia, Engkau telah dinanti-nantikan oleh Simeon beserta orang-orang saleh lainnya,* datanglah untuk menghiburkan kami.
P: Yesus, fajar cemerlang, Engkau telah mengunjungi kami seturut sabda Zakharia,* datanglah untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.

Bapa Kami

Doa Penutup (Mi III)

Ya Bapa, lihatlah umat-Mu, yang tekun menantikan pesta kelahiran Putera-Mu. Kami mohon, semoga kami dapat menikmati bahagia sebesar itu dan dapat merayakannya dengan kebaktian yang meriah. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa.
Amin.