OFISI MOTIF KEMERDEKAAN INDONESIA SIANG

Antifon 1
Aku diutus untuk mewartakan pembebasan kepada para tawanan dan untuk menyelamatkan orang yang tertindas.

Mazmur 122 (123)

Kepada-Mu kutengadahkan mataku,*
ya Tuhan, yang bersemayam di surga.

Seperti hamba memandang tuannya,*
dan sahaya memandang majikannya,

demikian kita memandang Tuhan Allah,*
sampai Ia mengasihani.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami,*
sebab sudah banyak kami dihina.

Sudah banyak kami diolok-olok orang yang angkuh,*
dan dihina orang yang sombong.

Antifon 1
Aku diutus untuk mewartakan pembebasan kepada para tawanan dan untuk menyelamatkan orang yang tertindas.

Antifon 2
Tiada wadas seperti Allah kami. Busur para perkasa di remukkan-Nya, tetapi para lemah diberi-Nya kekuatan.

Mazmur 123 (124)

Sekiranya Tuhan tidak memihak kita,*
ketika musuh bangkit melawan kita,

mereka pasti sudah menelan kita hidup-hidup,*
ketika amarahnya menyala-nyala terhadap kita.

Air pasang pasti sudah menghanyutkan kita,*
dan sungai sudah melanda kita.

Kita pasti sudah tenggelam,*
ditelan banjir yang meluap-luap.

Terpujilah Tuhan, yang tidak menyerahkan kita,*
menjadi mangsa mereka!

Kita terlepas dari mereka,*
seperti burung dari jerat penangkap.

Jerat telah putus,*
dan kitapun terlepas.

Penolong kita ialah Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2
Tiada wadas seperti Allah kami. Busur para perkasa di remukkan-Nya, tetapi para lemah diberi-Nya kekuatan.

Antifon 3
Sungguh, negeri itu mengalirkan susu dan madu, Alleluya.

Mazmur 124 (125)

Orang yang percaya kepada Tuhan adalah seperti gunung Sion,*
tak tergoncangkan, teguh selama-lamanya.

Seperti gunung-gemunung mengelilingi Yerusalem,+
demikianpun Tuhan melindungi umat-Nya,*
sekarang dan selama-lamanya.

Orang berdosa takkan bertahan,+
menguasai tanah pusaka orang jujur,*
asal orang jujur tidak melakukan kejahatan.

Berbuatlah baik, ya Tuhan, kepada orang baik,*
dan kepada orang yang tulus hati.

Tetapi orang yang menyimpang ke jalan yang berbelit-belit,+
hendaknya dienyahkan Tuhan,*
bersama orang yang melakukan kejahatan.

Antifon 3
Sungguh, negeri itu mengalirkan susu dan madu, Alleluya.

Bacaan singkat (Rom 8 : 19, 21, 23)

Segala makhluk dengan rindu menantikan saat kemuliaan anak-anak Allah dinyatakan.
Sebab semua makhluk masih mempunyai pengharapan akan dibebaskan dari belenggu kebinasaan,
untuk memperoleh kebebasan mulia anak-anak Allah. Dan kita juga merindukan pengangkatan sebagai putera, dan pembebasan tubuh kita.

P: Engkau berseru dalam kesesakan, hai umat-Ku.
U: Maka Aku membebaskan dikau.

Doa Penutup

Tuhan Allah Yang Mahaesa, Engkau memanggil setiap orang kepada kemerdekaan dalam Kristus Putera-Mu.
Maka pada hari raya kemerdekaan Indonesia kami mohon kepada-Mu: lindungilah tanah air kami agar tetap bebas merdeka dan aman sentosa.
Anugerahkanlah kepada bangsa Indonesia kemerdekaan sejati, agar di seluruh wilayahnya berkuasa keadilan dan damai, peri kemanusiaan, kerukunan dan cinta kasih.
Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa.
Amin

Ibdat Harian