MINGGU PALMA SORE I

Madah

Sungguh mulia panji raja
Salib suci bercahaya
Padamu pencipta kita
Dipaku tidak berdaya.

Padamu Kristus beradu
Lambung ditikam serdadu
Mengalirkan air darah
Mencuci dosa yang parah.

Salam altar salam kurban
Sebab padamu pahlawan
Mengalami kematian
Yang membawa kehidupan.

Tritunggal sumber selamat
Dipuji seluruh umat
Yang ditebus darah suci
Mohon slalu diberkati.
Amin.

Antifon 1
Setiap hari Aku mengajar di bait Allah, tetapi kamu tidak menangkap Aku. Sekarang Aku kamu dera dan kamu giring untuk disalibkan.

Mazmur 118 (119) : 105-112

Firman-Mu adalah pelita bagi langkahku,*
dan cahaya bagi jalanku.

Aku telah bersumpah dan akan bertekun,*
untuk memelihara ketetapan-Mu yang adil.

Aku sangat tertindas, ya Tuhan,*
hidupkan aku sesuai dengan firman-Mu.

Berkenanlah menerima pujian, persembahan mulutku,*
ajarkanlah ketetapan-Mu kepadaku, ya Tuhan.

Hidupku selalu terancam bahaya,*
tetapi aku tidak lupa akan hukum-Mu.

Orang berdosa memasang jerat terhadapku,*
tetapi aku tidak menyimpang dari titah-Mu.

Kesaksian-Mu menjadi milik pusakaku selama-lamanya,*
dan merupakan kegirangan hatiku.

Hatiku bersedia melaksanakan kehendak-Mu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 1
Setiap hari Aku mengajar di bait Allah, tetapi kamu tidak menangkap Aku. Sekarang Aku kamu dera dan kamu giring untuk disalibkan.

Antifon 2.
Tuhan Allah penolongku, aku tidak dikecewakan.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tangan-Mulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasih-Mu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapan-Mu terdapat sukacita berlimpah,*
pada-Mulah kebahagiaan selama-lamanya.

Antifon 2.
Tuhan Allah penolongku, aku tidak dikecewakan.

Antifon 3.
Tuhan Yesus merendahkan diri dan taat sampai wafat, sampai wafat di kayu salib.

Flp 2 : 6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaan-Nya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepada-Nya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa:*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3.
Tuhan Yesus merendahkan diri dan taat sampai wafat, sampai wafat di kayu salib.

Bacaan Singkat (1Ptr 1 : 18 – 21)

Insyaflah bahwa kamu telah ditebus dari cara hidup yang sia-sia, warisan nenek moyangmu.
Kamu telah ditebus bukan dengan emas atau perak yang fana, melainkan dengan tebusan yang amat mahal,
yaitu darah Kristus, Anak Domba yang tidak bernoda.
Demikianlah peranan Kristus, yang ditentukan Allah sebelum dunia diciptakan.
Tetapi baru pada zaman terakhir ini Kristus dinyatakan oleh Allah demi keselamatanmu.
Dan karena Kristus itu kamu percaya akan Allah yang membangkitkan Dia dari kematian serta memuliakan-Nya.
Maka seluruh kepercayaan dan pengharapanmu bertumpu pada Allah.

Lagu Singkat

P: Kami menyembah Engkau, ya Kristus,* Kami meluhurkan Dikau.
U: Kami…
P: Sebab Engkau menerbus dunia dengan salib-Mu.
U: Kami meluhurkan Dikau.
P: Kemuliaan…
U: Kami…

Antifon Kidung
Salam, raja kami, putera Daud, penyelamat dunia. Engkaulah yang dinubuatkan para habi sebagai penyelamat yang akan datang.

Kidung Maria (Luk 1: 46-55)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa;*
kuduslah nama-Nya.

Kasih sayang-Nya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya:*
dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan;*
orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong

Menurut janji-Nya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon Kidung
Salam, raja kami, putera Daud, penyelamat dunia. Engkaulah yang dinubuatkan para habi sebagai penyelamat yang akan datang.

Doa Permohonan

Penyelamat umat manusia telah menghancurkan kematian dengan wafat-Nya dan memulihkan kehidupan dengan kebangkitan-Nya.
Marilah kita menyembah Dia dan mohon dengan rendah hati:
U: Sucikan umat yang Kautebus dengan darah-Mu.
P: Ya Penyelamat kami, semoga kami bertobat dan semakin menyatukan diri dengan penderitaan-Mu,*
agar kami juga menikmati kemuliaan kebangkitan-Mu.
P: Semoga kami dilindungi oleh bunda-Mu, penghibur orang yang berdukacita,*
sehingga kami dapat menghibur orang yang bersusah hati.
P: Semoga kaum beriman menghadapi kesukaran hidup sebagai kesempatan untuk mengambil bagian dalam sengsara-Mu,*
sehingga dalam diri mereka nampak penyelamatan-Mu.
P: Engkau telah merendahkan diri dengan menjadi taat sampai mati, bahkan sampai mati di salib,*
berilah ketaatan dan kesabaran kepada para abdi-Mu.
P: Kurniakanlah kemuliaan tubuh-Mu sendiri kepada orang-orang yang telah meninggal,*
dan masukkanlah kami juga kelak dalam bilangan mereka.

Bapa Kami
[Rumusan Misale Romanum (Mat 6:9-13)]

Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu
di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami
ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

(Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa
untuk selama-lamanya. Amin).

Doa Penutup

Allah Yang Kekal dan Kuasa, menurut kehendak-Mu penyelamat kami menjadi manusia dan wafat di salib, guna memberi kami teladan kerendahan hati.
Perkenankanlah kami meneladan kepatuhan-Nya dan bangkit pula berserta-Nya.
Sebab Dialah Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Ibdat Harian