BREVIR

PEMBERKATAN GEREJA SORE II

Madah

Kota Yerusalem mulia
Yang aman dan sentosa
Engkau dibangun di surga
Dari batu bernyawa
Suci murni indah permai
Tak ubahnya mempelai.

Engkau turun dari surga
Bagai mempelai mulia
Yang siap menghadap Tuhan
Dihias kesucian
Untuk bersatu slamanya
Dengan Tuhan yang jaya.

Pintumu penuh permata
Lebar-lebar terbuka
Bagi wargamu semua
Yang demi Anak Domba
Rela mengurbankan nyawa
Menumpahkan darahnya.

Terpujilah Allah Bapa
Pencipta yang kuasa
Bersama Putra ilahi
Yang bangkit dari mati
Menganugerahkan Roh-Nya
Untuk tinggal slamanya.
Amin.

Antifon 1
Kediaman Allah Yang Maha tinggi tidak akan goncang, sebab Allah tinggal di dalamnya, (M.P. Alleluya)

Mazmur 45

Allah itu perlindungan dan kekuatan kita,*
pertolongan-Nya terbukti dalam kesesakan kita.

Maka kita tidak takut, sekalipun bumi bergetar,*
sekalipun gunung-gemunung tenggelam ke dasar laut.

Sekalipun gelora lautan berbuih mengamuk,*
sekalipun gunung-gemunung goncang diempas ombak.

Kota kediaman Allah Yang Mahatinggi,*
digembirakan oleh aliran sungai.

Karena Allah mendiami-Nya, kota itu tidak akan goncang,*
Allah menolongnya waktu fajar merekah.

Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang,*
Allah memperdengarkan suaranya, maka hancurlah bumi.

Tuhan semesta alam menyertai kita,*
benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Mari, pandanglah karya Tuhan Yang Agung,*
dan karya-Nya yang dahsyat di seluruh bumi.

Dihentikan-Nya semua peperangan sampai ke ujung bumi,+
busur dipatahkan-Nya, tombak diremukkan-Nya,*
dibakar-Nya kereta perang.

“Jangan banyak bicara, akuilah aku sebagai Allah,*
agung di antara bangsa-bangsa, agung di seluruh dunia”.

Tuhan semesta alam menyertai kita,*
benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Antifon 1
Kediaman Allah Yang Maha tinggi tidak akan goncang, sebab Allah tinggal di dalamnya, (M.P. Alleluya)

Antifon 2
Mari kita pergi ke rumah Tuhan dengan hati gembira, (M.P. Alleluya)

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
“Mari kita pergi ke rumah Tuhan”.

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 2
Mari kita pergi ke rumah Tuhan dengan hati gembira, (M.P. Alleluya)

Antifon 3
Pujilah Allah kita, hai sekalian hamba-Nya yang kudus, Alleluya.

Why 19 : 1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusan-Nya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hamba-Nya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anak Domba telah tiba,*
dan mempelai-Nya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3
Pujilah Allah kita, hai sekalian hamba-Nya yang kudus, Alleluya.

Bacaan Singkat (Why 21 : 2-3, 22, 27)

Kulihat kota suci, Yerusalem baru, turun dari surga, dari Allah,
berhias laksana mempelai yang siap menyambut suami-Nya.
Dan aku mendengar suara yang nyaring dari takhta berseru:
Inilah kemah Allah di tengah-tengah manusia.
Allah akan tinggal bersama mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya,
dan Ia akan menjadi Allah mereka.
Dan aku tidak melihat suatu kenisah di kota itu;
sebab Tuhan, Allah Yang Mahakuasa sendiri dan Anak Domba itulah kenisah-Nya.
Ke dalamnya tidak akan masuk sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta.
Hanyalah orang yang terdaftar dalam kitab kehidupan Anak Domba, diizinkan masuk ke dalam kota suci itu.

Lagu Singkat

P: Berbahagialah orang,* Yang tinggal dalam rumah-Mu, ya Tuhan.
U: Berbahagialah…
P: Mereka akan memuji Engkau selama-lamanya.
U: Yang tinggal dalam rumah-Mu, ya Tuhan.
P: Kemuliaan…
U: Berbahagialah…

Antifon Kidung
Tuhan telah menyucikan tempat kediaman-Nya. Inilah rumah Allah, di sini orang menyerukan nama Tuhan. Tentang rumah ini Tuhan telah bersabda: Aku akan tinggal di dalamnya.

Kidung Maria (Luk 1 : 46-55)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa,*
kuduslah nama-Nya.

Kasih sayang-Nya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya,*
dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan,*
orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong

Menurut janji-Nya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon Kidung
Tuhan telah menyucikan tempat kediaman-Nya. Inilah rumah Allah, di sini orang menyerukan nama Tuhan. Tentang rumah ini Tuhan telah bersabda: Aku akan tinggal di dalamnya.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah menyerahkan nyawa-Nya untuk mempersatukan anak-anak Allah yang tersebar di mana-mana. Marilah berdoa kepada-Nya:

U: Ingatlah Gereja-Mu, ya Tuhan.

P: Tuhan Yesus, Engkau mendirikan rumah-Mu di atas wadas yang teguh,* kuatkanlah kepercayaan Gereja-Mu, dan teguhkanlah imannya.

P: Tuhan Yesus, dari lambung-Mu telah mengalir darah dan air,* perbaharuilah Gereja-Mu dengan sakramen-sakramen perjanjian yang baru dan kekal.

P: Tuhan Yesus, Engkau hadir di tengah-tengah kami yang berhimpun demi nama-Mu,* kabulkanlah doa seluruh Gereja-Mu.

P: Tuhan Yesus, bersama Bapa Engkau menyediakan tempat bagi setiap orang yang mencintai Engkau,* sempurnakanlah cinta kasih Gereja-Mu.

P: Tuhan Yesus, tak seorangpun yang datang kepada-Mu, Kaubuang ke luar,* terimalah semua orang mati dalam rumah Bapa.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Allah, untuk keagungan-Mu Kaubangun kediaman abadi dari batu yang hidup dan terpilih.
Lipat gandakanlah dalam Gereja-Mu pengaruh rahmat yang sudah Kauberikan.
Semoga umat yang percaya kepada-Mu, semakin berkembang dan ikut serta dalam pembangunan Yerusalem surgawi.
Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup…

Atau:
Ya Allah, Engkau telah sudi mengumpulkan kami menjadi umat pilihan-Mu.
Semoga kami sungguh menghormati, mencintai dan mentaati Engkau,
hingga di bawah bimbingan-Mu kami mencapai surga yang Kaujanjikan.
Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup…

Di gereja itu sendiri:
Ya Allah, setiap tahun kami kenangkan hari pemberkatan gereja ini.
Kabulkanlah permohonan umat-Mu, dan sucikanlah pengabdian kami,
agar Engkau dihormati di tempat ini, dan kami diberi keselamatan sempurna.
Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup…