Doa Katolik
Pesta

Pesta Pertobatan S. Paulus

Senin, 25 Januari 2027· Putih · Pekan Psalterium III
25 Januari 2027

Bacaan Misa

Pesta Pertobatan S. Paulus

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

"Aku adalah orang Yahudi, lahir di Tarsus di tanah Kilikia, tetapi dibesarkan di kota ini; dididik dengan teliti di bawah pimpinan Gamaliel dalam hukum nenek moyang kita, sehingga aku menjadi seorang yang giat bekerja bagi Allah sama seperti kamu semua pada waktu ini. Dan aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan sampai mereka mati; laki-laki dan perempuan kutangkap dan kuserahkan ke dalam penjara. Tentang hal itu baik Imam Besar maupun Majelis Tua-Tua dapat memberi kesaksian. Dari mereka aku telah membawa surat-surat untuk saudara-saudara di Damsyik dan aku telah pergi ke sana untuk menangkap penganut-penganut Jalan Tuhan, yang terdapat juga di situ dan membawa mereka ke Yerusalem untuk dihukum. Tetapi dalam perjalananku ke sana, ketika aku sudah dekat Damsyik, yaitu waktu tengah hari, tiba-tiba memancarlah cahaya yang menyilaukan dari langit mengelilingi aku. Maka rebahlah aku ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang berkata kepadaku: Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku? Jawabku: Siapakah Engkau, Tuhan? Kata-Nya: Akulah Yesus, orang Nazaret, yang kauaniaya itu. Dan mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidak mereka dengar. Maka kataku: Tuhan, apakah yang harus kuperbuat? Kata Tuhan kepadaku: Bangkitlah dan pergilah ke Damsyik. Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu. Dan karena aku tidak dapat melihat oleh karena cahaya yang menyilaukan mata itu, maka kawan-kawan seperjalananku memegang tanganku dan menuntun aku ke Damsyik. Di situ ada seorang bernama Ananias, seorang saleh yang menurut hukum Taurat dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ. Ia datang berdiri di dekatku dan berkata: Saulus, saudaraku, bukalah matamu dan melihatlah! Dan seketika itu juga aku melihat kembali dan menatap dia. Lalu katanya: Allah nenek moyang kita telah menetapkan engkau untuk mengetahui kehendak-Nya, untuk melihat Yang Benar dan untuk mendengar suara yang keluar dari mulut-Nya. Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kaudengar. Dan sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan dosa-dosamu disucikan sambil berseru kepada nama Tuhan!

Mazmur Tanggapan

Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!

Bacaan Injil

Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

Putar Balik

Renungan · 1 menit baca

Di jalan raya, ada satu manuver yang paling enggan dilakukan orang yang tersesat: putar balik. Kita lebih rela meneruskan jalan yang salah berkilo-kilo sambil berharap nanti ketemu sendiri jalannya. Mengakui salah arah itu berat. Makin jauh melaju, makin berat.

Saulus sedang melaju kencang di jalannya sendiri. Terpelajar, dididik Gamaliel, giat bekerja bagi Allah, dan yakin sekali bahwa menganiaya para pengikut Yesus adalah bakti sucinya. Orang yang paling sulit berputar balik memang bukan yang malas, melainkan yang merasa paling benar.

Maka Allah menghentikannya di tengah hari, dekat Damsyik, dengan cahaya yang menyilaukan dan satu pertanyaan: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?" Bukan "menganiaya mereka". Aku. Ternyata setiap luka yang ia buat pada jemaat dirasakan Kristus sendiri.

Hari ini Gereja merayakan peristiwa putar balik terbesar dalam sejarahnya. Penganiaya menjadi rasul bangsa-bangsa, yang kelak membawa Injil sampai ke ujung dunia. Dan semuanya diawali bukan dengan hukuman, melainkan dengan sapaan nama, dua kali, lembut: Saulus, Saulus.

Kepada kita yang sedang melaju di jalan yang keliru, suara itu masih sama. Tidak menghardik. Hanya memanggil nama.

Tuhan, hentikanlah aku di jalanku yang keliru, dan berilah aku kerendahan hati untuk berputar balik kepada-Mu. Amin.

Invitatorium

Pesta Pertobatan S. Paulus

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para rasul.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para rasul.

Ibadat Bacaan

Pesta Pertobatan S. Paulus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Gembalaku, Raja cinta,
Kebaikan-Nya tak pernah pudar.
Tak kurang suatu pun bagiku jika aku milik-Nya,
dan Dia milikku selamanya.

Di mana aliran air hidup mengalir,
jiwaku yang ditebus Dia pimpin;
dan di mana padang rumput hijau tumbuh,
dengan makanan surgawi Dia beri.

Sesat dan bodoh, sering aku menyimpang,
namun dalam cinta Dia mencariku;
dan di bahu-Nya dengan lembut Dia letakkan,
dan pulang, bersukacita, Dia bawaku.

Dalam lembah gelap kematian aku tak takut celaka,
dengan-Mu, Tuhan terkasih, di sisiku;
tongkat dan gada-Mu tetap penghiburku,
salib-Mu di depan untuk membimbingku.

Engkau menghidangkan meja di hadapanku;
rahmat urapan-Mu Engkau berikan;
dan oh, betapa sukacita yang meluap
dari piala-Mu yang murni!

Maka sepanjang hari-hari,
kebaikan-Mu tak pernah pudar;
Gembala Baik, semoga aku menyanyikan pujian-Mu
di dalam rumah-Mu selamanya.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Allah kita akan menyatakan diri; Dia tidak akan datang dalam keheningan.

Mazmur 49 (50)

Cinta sejati akan Allah

Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17)

I
Allah segala allah, Tuhan,
telah berfirman dan memanggil bumi,
dari terbitnya matahari sampai terbenamnya.
Dari keindahan Sion yang sempurna Dia bersinar.
Allah kita datang, Dia tidak berdiam diri lagi.
Di hadapan-Nya api melahap,
di sekeliling-Nya badai mengamuk.
Dia memanggil langit dan bumi
untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
“Kumpulkan di hadapan-Ku umat-Ku
yang telah mengadakan perjanjian dengan-Ku melalui kurban.”
Langit memberitakan keadilan-Nya,
sebab Allah sendiri adalah Hakim.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonAllah kita akan menyatakan diri; Dia tidak akan datang dalam keheningan.

Antifon 2Persembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

II
“Dengarkanlah, umat-Ku, Aku akan berbicara;
Israel, Aku akan bersaksi melawanmu,
sebab Akulah Allah, Allahmu.
Aku menuduhmu, mengajukan dakwaan di hadapanmu.
Aku tidak menemukan kesalahan pada kurban-kurbanmu,
persembahan-persembahanmu selalu di hadapan-Ku.
Aku tidak meminta lebih banyak lembu jantan dari peternakanmu,
pun tidak kambing dari antara kawananmu.
Sebab Aku memiliki semua binatang hutan,
ribuan binatang di bukit-bukit-Ku.
Aku mengenal semua burung di langit,
semua yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
Jika Aku lapar, Aku tidak akan memberitahumu,
sebab Aku memiliki dunia dan segala isinya.
Apakah kamu pikir Aku makan daging lembu,
atau minum darah kambing?
Persembahkanlah kurban syukurmu kepada Allah
dan bayarlah nazar-nazar-Mu kepada-Nya.
Panggillah Aku pada hari kesesakan.
Aku akan membebaskanmu dan kamu akan menghormati Aku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonPersembahkanlah kepada Allah kurban pujian.

Antifon 3Aku menghendaki hati yang penuh kasih lebih dari kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih dari kurban bakaran.

III
Tetapi Allah berfirman kepada orang fasik:
“Tetapi bagaimana kamu dapat mengucapkan perintah-perintah-Ku
dan mengambil perjanjian-Ku di bibirmu,
kamu yang membenci hukum-Ku
dan membuang firman-Ku ke angin,
kamu yang melihat pencuri dan pergi bersamanya;
yang bersekutu dengan pezina,
yang melepaskan mulutmu untuk kejahatan
dan lidahmu merencanakan kejahatan,
kamu yang duduk dan memfitnah saudaramu
dan memfitnah anak ibumu sendiri.
Kamu melakukan ini, dan haruskah Aku berdiam diri?
Apakah kamu pikir Aku sama denganmu?
Perhatikanlah ini, kamu yang tidak pernah memikirkan Allah,
jangan sampai Aku menangkapmu dan kamu tidak dapat melarikan diri;
kurban syukur menghormati Aku
dan Aku akan menunjukkan keselamatan Allah kepada orang yang jujur.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, terimalah kami sebagai kurban pujian, agar kami dapat menjalani hidup tanpa beban dosa, berjalan di jalan keselamatan, dan selalu bersyukur kepada-Mu.

AntifonAku menghendaki hati yang penuh kasih lebih dari kurban, pengetahuan akan jalan-jalan-Ku lebih dari kurban bakaran.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenungkan dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Engkau akan mendengar firman dari mulut-Ku.

Engkau akan memberitahukan kepada orang lain apa yang telah Aku katakan.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Ulangan

24:1-25:4

Perintah-perintah mengenai sesama
Musa berbicara kepada umat, katanya:
“Apabila seorang laki-laki mengambil seorang perempuan menjadi istrinya dan bersetubuh dengannya, kemudian ia tidak menyukai perempuan itu karena menemukan sesuatu yang tidak senonoh padanya, lalu ia menulis surat cerai dan menyerahkannya kepadanya, sehingga ia mengusir perempuan itu dari rumahnya: jika setelah meninggalkan rumahnya ia pergi dan menjadi istri laki-laki lain, dan suami kedua itu pun tidak menyukainya dan mengusirnya dari rumahnya dengan menyerahkan surat cerai tertulis kepadanya; atau jika laki-laki kedua yang telah menikahinya itu meninggal; maka suami pertamanya, yang telah mengusirnya, tidak boleh lagi mengambilnya sebagai istrinya setelah ia menjadi najis. Itu adalah kekejian di hadapan Tuhan, dan kamu tidak boleh mendatangkan kesalahan seperti itu atas tanah yang Tuhan, Allahmu, berikan kepadamu sebagai warisan.”
“Apabila seorang laki-laki baru saja menikah, ia tidak perlu pergi berperang, pun tidak boleh dibebani tugas umum apa pun. Ia harus dibebaskan selama satu tahun demi keluarganya, untuk membawa sukacita bagi istri yang telah dinikahinya.”
“Tidak seorang pun boleh mengambil batu gilingan tangan atau bahkan batu atasnya sebagai jaminan utang, sebab ia akan mengambil nafkah si berutang sebagai jaminan.”
“Jika ada orang yang tertangkap menculik sesama orang Israel untuk memperbudaknya dan menjualnya, penculik itu harus dihukum mati. Demikianlah kamu harus membersihkan kejahatan dari tengah-tengahmu.”
“Dalam serangan kusta kamu harus berhati-hati untuk mengamati dengan tepat dan melaksanakan semua petunjuk imam-imam Lewi. Berhati-hatilah untuk bertindak sesuai dengan petunjuk yang telah Kuberikan kepada mereka. Ingatlah apa yang Tuhan, Allahmu, lakukan kepada Miryam dalam perjalanan setelah kamu meninggalkan Mesir.”
“Apabila kamu memberikan pinjaman apa pun kepada sesamamu, kamu tidak boleh masuk ke rumahnya untuk menerima jaminan darinya, tetapi harus menunggu di luar sampai orang yang kamu beri pinjaman itu membawa jaminannya ke luar kepadamu. Jika ia orang miskin, kamu tidak boleh tidur dengan jubah yang ia berikan sebagai jaminan, tetapi harus mengembalikannya kepadanya saat matahari terbenam agar ia sendiri dapat tidur dengannya. Maka ia akan memberkatimu, dan itu akan menjadi perbuatan baikmu di hadapan Tuhan, Allahmu.”
“Kamu tidak boleh menipu pekerja upahan yang miskin dan membutuhkan, baik ia salah satu dari bangsamu sendiri maupun salah satu dari orang asing yang tinggal di komunitasmu. Kamu harus membayar upahnya setiap hari sebelum matahari terbenam pada hari itu juga, karena ia miskin dan menantikannya. Jika tidak, ia akan berseru kepada Tuhan melawanmu, dan kamu akan dianggap bersalah.”
“Bapa-bapa tidak boleh dihukum mati karena anak-anak mereka, pun anak-anak karena bapa-bapa mereka; hanya karena kesalahannya sendiri seorang laki-laki harus dihukum mati.”
“Kamu tidak boleh melanggar hak orang asing atau anak yatim, pun tidak mengambil pakaian seorang janda sebagai jaminan. Sebab, ingatlah, kamu pernah menjadi budak di Mesir, dan Tuhan, Allahmu, menebusmu dari sana; itulah sebabnya Aku memerintahkanmu untuk mematuhi peraturan ini.”
“Apabila kamu menuai hasil panen di ladangmu dan melupakan seikat gandum di sana, kamu tidak boleh kembali untuk mengambilnya; biarkanlah itu untuk orang asing, anak yatim, atau janda, agar Tuhan, Allahmu, memberkatimu dalam segala usahamu. Apabila kamu memetik buah zaitunmu, kamu tidak boleh melewati dahan-dahan itu untuk kedua kalinya; biarkanlah yang tersisa untuk orang asing, anak yatim, dan janda. Apabila kamu memetik anggurmu, kamu tidak boleh melewati kebun anggur itu untuk kedua kalinya; biarkanlah yang tersisa untuk orang asing, anak yatim, dan janda. Sebab ingatlah bahwa kamu pernah menjadi budak di Mesir; itulah sebabnya Aku memerintahkanmu untuk mematuhi peraturan ini.”
“Apabila ada perselisihan di antara orang-orang dan mereka membawanya ke pengadilan, dan keputusan diberikan kepada mereka yang membebaskan pihak yang tidak bersalah dan menghukum pihak yang bersalah, jika yang terakhir pantas dicambuk, hakim harus menyuruhnya berbaring dan di hadapannya menerima jumlah cambukan yang pantas untuk kesalahannya. Empat puluh cambukan boleh diberikan kepadanya, tetapi tidak lebih; jangan sampai, jika ia dicambuk lebih dari itu, kerabatmu dianggap tercela karena beratnya cambukan itu.”
“Kamu tidak boleh memasang moncong pada lembu ketika ia mengirik gandum.”

Responsorium Lihat Markus 12:32-33; Sirakh 35:4-5

Guru, Engkau telah mengatakan kebenaran kepada kami: hanya ada satu Allah, dan kami harus mengasihi-Nya dengan segenap hati kami;

mengasihi sesama seperti diri sendiri lebih dari kurban bakaran atau kurban apa pun.
Membalas kebaikan adalah seperti persembahan tepung halus. Tuhan Allah senang melihat kami berpaling dari kejahatan.

Mengasihi sesama seperti diri sendiri lebih dari kurban bakaran atau kurban apa pun.
Bacaan Kedua

Dari homili Santo Yohanes Krisostomus, uskup

Aku telah berjuang dalam perjuangan yang baik
Meskipun terkurung dalam penjara sempit, Paulus berdiam di surga. Ia menerima pukulan dan luka lebih mudah daripada orang lain meraih hadiah. Penderitaan ia cintai sebanyak hadiah; bahkan ia menganggapnya sebagai hadiahnya, dan karena itu menyebutnya rahmat atau karunia. Renungkanlah apa artinya ini. Berangkat dan bersama Kristus tentu saja adalah hadiah, sementara tetap dalam daging berarti perjuangan. Namun demikianlah kerinduannya akan Kristus sehingga ia ingin menunda hadiahnya dan tetap berada di tengah perjuangan; itulah prioritasnya. Sekarang, terpisah dari persekutuan Kristus berarti perjuangan dan rasa sakit bagi Paulus; bahkan, itu adalah penderitaan yang lebih besar daripada perjuangan atau rasa sakit apa pun. Di sisi lain, bersama Kristus adalah hadiah yang tak tertandingi. Namun, demi Kristus, Paulus memilih perpisahan.
Tetapi, Anda mungkin berkata: “Karena Kristus, Paulus menemukan semua ini menyenangkan.” Aku tidak dapat menyangkal itu, karena ia memperoleh kesenangan yang luar biasa dari apa yang menyedihkan kita. Aku tidak perlu hanya memikirkan bahaya dan kesulitan. Itu benar bahkan untuk kesedihan yang mendalam yang membuatnya berseru: Siapa yang lemah yang tidak aku bagi kelemahannya? Siapa yang tersandung yang tidak aku bakar dengan kemarahan?
Aku mendesak Anda untuk tidak hanya mengagumi tetapi juga meniru teladan kebajikan yang luar biasa ini, karena, jika kita melakukannya, kita juga dapat berbagi mahkotanya.
Apakah Anda terkejut dengan perkataanku bahwa jika Anda memiliki jasa Paulus, Anda akan berbagi hadiah yang sama? Maka dengarkanlah Paulus sendiri: Aku telah berjuang dalam perjuangan yang baik, aku telah menyelesaikan perlombaan, aku telah memelihara iman. Selanjutnya mahkota kebenaran menanti aku, dan Tuhan, yang adalah hakim yang adil, akan memberikannya kepadaku pada hari itu — dan bukan hanya kepadaku, tetapi kepada mereka yang merindukan kedatangan-Nya. Anda lihat bagaimana ia memanggil semua untuk berbagi kemuliaan yang sama?
Sekarang, karena mahkota kemuliaan yang sama ditawarkan kepada semua, marilah kita dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menjadi layak menerima berkat-berkat yang dijanjikan ini.
Dalam memikirkan Paulus kita tidak boleh hanya mempertimbangkan kebajikan-kebajikan mulia dan luhurnya atau kehendak yang kuat dan siap yang menyiapkannya untuk rahmat-rahmat yang begitu besar. Kita juga harus menyadari bahwa ia berbagi sifat kita dalam segala hal. Jika kita melakukannya, maka bahkan apa yang sangat sulit akan tampak mudah dan ringan bagi kita; kita akan bekerja keras selama waktu singkat yang kita miliki di bumi dan suatu hari kita akan mengenakan mahkota yang tidak dapat rusak, yang tidak fana. Ini akan kita lakukan oleh rahmat dan belas kasihan Tuhan kita Yesus Kristus, kepada-Nya segala kemuliaan dan kuasa milik sekarang dan selalu sepanjang segala abad. Amin.

Responsorium 1 Timotius 6:11-12; Titus 2:1

Hai manusia Allah, engkau harus mengejar kesucian, kebaikan, kesetiaan, kasih,

kesabaran dan kelemahlembutan.

Berjuanglah dalam perjuangan iman yang baik, dan raihlah hadiah hidup yang kekal.
Beritakanlah hanya ajaran yang sehat.

Berjuanglah dalam perjuangan iman yang baik, dan raihlah hadiah hidup yang kekal.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang telah menghiasi Santo Timotius dan Titus

dengan kebajikan-kebajikan apostolik,

karuniakanlah melalui perantaraan keduanya,

agar, hidup dengan adil dan saleh di zaman sekarang ini,

kami layak mencapai tanah air surgawi kami.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Pesta Pertobatan S. Paulus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

O para rasul mulia
Duta raja yang kuasa
Didikan guru utama
Yang mengatasi segala.

Di Yerusalem surgawi
Penuh cahaya ilahi
Kalian menjadi dasar
Bagi Gereja yang benar.

Kami rayakan pestamu
Kami kenangkan jasamu
Sambil mengucapkan syukur
Atas pengurbanan luhur.

Terpujilah Yesus Kristus
Yang sudah sudi mengutus
Rasul yang dipilih Bapa
Dipenuhi dengan RohNya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Antifon 1Inilah perintahKu, supaya kamu saling mencintai seperti Aku sudah mencintai kamu, (M.P. Alleluya)

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Inilah perintahKu, supaya kamu saling mencintai seperti Aku sudah mencintai kamu, (M.P. Alleluya)

Antifon 2Tidak ada cinta yang lebih besar dari pada cinta seorang yang menyerahkan nyawa untuk sahabatnya, (M.P. Alleluya)

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Tidak ada cinta yang lebih besar dari pada cinta seorang yang menyerahkan nyawa untuk sahabatnya, (M.P. Alleluya)

Antifon 3Kamu sungguh sahabatKu, jikalau kamu melaksanakan yang Kuperintahkan kepadamu, (M.P. Alleluya)

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Kamu sungguh sahabatKu, jikalau kamu melaksanakan yang Kuperintahkan kepadamu, (M.P. Alleluya)

Bacaan Singkat (Ef 2,19-20)

Kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan sewarga dengan para kudus dan anggota keluarga Allah. Kamu dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dan Kristus Yesuslah batu sendinya.

Lagu Singkat

℣.Mereka Kautetapkan sebagai pemimpin,* Di seluruh dunia.℟.Mereka.℣.Mereka mewartakan namaMu, ya Tuhan.℟.Di seluruh dunia.℣.Kemuliaan.℟.Mereka.

Antifon KidungMarilah kita merayakan pertobatan Santo Paulus rasul, sebab dari penganiaya ia menjadi bejana pilihan.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungMarilah kita merayakan pertobatan Santo Paulus rasul, sebab dari penganiaya ia menjadi bejana pilihan.

Doa Permohonan

Saudara tercinta, kita telah menerima warisan surgawi dari para rasul. Marilah kita mengucap syukur kepada Bapa kita atas semua kurniaNya, dan berkata:

℟. KepadaMu paduan para rasul bersyukur, ya Tuhan.

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, sebab para rasul telah menyampaikan kepada kami perjamuan tubuh dan darah Kristus,* yang memuaskan dan menyegarkan kami. ℟.

Terpujilah Engkau karena para rasul telah menyediakan bagi kami santapan sabda,* yang menerangi dan menggembirakan kami. ℟.

Terpujilah Engkau karena Gereja kudus telah Kaudirikan atas para rasul,* dan kami kaupersatukan menjadi satu umat. ℟.

Terpujilah Engkau sebab Engkau telah mempercayakan kepada para rasul pembaptisan dan pengampunan dosa,* yang menyucikan kami dari segala kejahatan. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau mengajar seluruh dunia dengan pewartaan Santo Paulus, rasulMu. Semoga kami, yang hari ini merayakan pertobatannya, berjalan menuju Engkau seturut teladannya dan menjadi saksi kebenaranMu di dunia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Pesta Pertobatan S. Paulus

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (2 Cor 13, 11)

Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!

Ayat Singkat

℣.Mata Tuhan tertuju kepada orang benar.℟.Dan telinga-Nya kepada teriakan mereka.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Pesta Pertobatan S. Paulus

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

Mazmur 118 (119),89-96

Ya Tuhan, firmanMu bertahan selama-lamanya,*
tetap teguh melebihi surga.

KesetiaanMu berlaku turun-temurun,*
kokoh kuat melebihi bumi.

Firman dan kesetiaanMu tetap bertahan,*
segala-galanya mengabdi kepadaMu.

Sekiranya hukumMu bukan kesayanganku,*
niscaya aku binasa dalam sengsaraku.

Untuk selamanya aku takkan melupakan sabdaMu,*
sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

MilikMulah aku, maka selamatkan daku,*
sebab aku selalu mengindahkan perintahMu.

Orang berdosa mengikhtiarkan kebinasaanku,*
tetapi aku memperhatikan ketetapanMu.

Kulihat segala kesempurnaan ada batasnya,*
tetapi perintahMu sempurna tanpa batas.

Antifon 1Aku selalu mengindahkan perintahMu, ya Tuhan, sebab dengan sabdaMu Engkau menghidupkan daku.

Antifon 2Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku.

Mazmur 70 (71) I

Padamu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sekali-kali aku dikecewakan.

Bebaskan dan belalah aku, karena Engkau adil,*
dengarkan dan selamatkanlah aku!

Jadilah bagiku tempat berteduh,+
gua perlindungan yang aman,*
sebab Engkaulah kekuatan dan pertahananku.

Ya Allah, luputkanlah aku dari tangan orang berdosa,*
dari cengkeraman orang lalim dan bengis

Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan,*
kepercayaanku sejak masa mudaku.

KepadaMulah aku bertopang sejak dikandung ibuku,+
sejak aku lahir Engkaulah kekuatanku,*
Engkau selalu kupuji.

Bagi banyak orang aku menjadi sasaran serangan,*
tetapi Engkaulah tempat perlindunganku yang aman.

Aku selalu menyanyikan pujian kepadamu,*
memuliakan Dikau sepanjang hari.

Janganlah menolak aku pada masa tuaku,*
jangan tinggalkan daku, bila kekuatanku surut.

Sebab musuhku sudah bersekongkol melawan daku,*
orang yang mengincar nyawaku berunding bersama:

"Allah telah meninggalkan dia,*
kejar dan tangkaplah dia, sebab tak ada pembelanya".

Ya Allah, janganlah jauh dari padaku,*
Allahku, segeralah menolong aku!

Antifon 2Tuhan, Engkaulah kepercayaanku, sejak masa mudaku.

Antifon 3Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku.

Mazmur 70 (71) II

Tuhan, aku selalu berharap padaMu,*
dan meningkatkan pujianMu.

Aku menceritakan keadilanMu sepanjang hari,*
mewartakan karya keselamatanMu yang tak terduga.

Aku datang ke rumah Allah yang megah,*
untuk mewartakan karya Tuhan yang luhur.

Ya Tuhan, sejak kecil aku Kaubimbing,*
dan sampai sekarang aku mewartakan kebijaksanaanMu.

Semoga juga pada masa tuaku,*
aku tidak Kautinggalkan, ya Allah,

agar aku masih dapat mewartakan kekuasaanMu,*
kepada semua yang datang ke rumahMu yang megah.

KeadilanMu, ya Allah, menjangkau awan,+
karena Engkau melakukan perbuatan yang agung,*
ya Allah, siapakah menyamai Engkau?

Engkau membiarkan daku mengalami banyak kesusahan dan malapetaka,*
namun Engkau akan menghidupkan daku kembali.

Engkau akan mengangkat aku dari alam maut,*
menguatkan dan menghibur aku di masa tuaku.

Maka aku akan bersyukur kepadaMu dengan iringan celempung,*
atas kesetiaanMu, ya Allahku.

Aku akan memetik kecapi bagiMu,*
Allah Israel yang kudus.

Bibirku akan bersorak gembira sambil bermazmur bagiMu,*
dan hatiku yang Kauselamatkan akan bersorak-sorai.

Dan juga lidahku akan menuturkan keadilanMu sepanjang hari,*
sebab Engkau mempermalukan orang yang merencanakan celakaku.

Antifon 3Semoga juga pada masa tuaku, tidak Kautinggalkan daku.

Bacaan singkat Kis 3,12a.14

Rasul-rasul mengerjakan pelbagai tanda dan mukjizat di tengah rakyat. Dan semakin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik pria maupun wanita.

℣.Mereka memelihara sabda Allah.℟.Dan segala peraturan Tuhan.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau mengajar seluruh dunia dengan pewartaan Santo Paulus, rasulMu. Semoga kami, yang hari ini merayakan pertobatannya, berjalan menuju Engkau seturut teladannya dan menjadi saksi kebenaranMu di dunia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Pesta Pertobatan S. Paulus

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Col 1, 21-22)

Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.

Ayat Singkat

℣.Bermazmurlah bagi Tuhan, hai orang-orang kudus-Nya.℟.Dan bersyukurlah sambil mengingat kekudusan-Nya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Pesta Pertobatan S. Paulus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Langit bersorak gembira
Dan bumi bersukacita
Merayakan hari pesta
Para rasul yang mulia.

Diangkat menjadi duta
Bentara warta gembira
Mereka dikuasakan
Memberikan pengampunan.

S'moga pada akhir zaman
Pada saat pengadilan
Kami terima lindungan
Agar selamat dan aman.

Dimuliakanlah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada kita semua. Amin.

Antifon 1Kamulah yang tinggal besertaKu dalam cobaanKu, (M.P. Alleluya).

Mazmur 115 (116B,10-19)

Aku tetap percaya, sekalipun aku berkata,*
"Aku ini sangat tertindas";

sekalipun aku berkata dalam kebingunganku,*
"Semua orang penipu".

Bagaimana akan kubalas,*
segala kebaikan Tuhan terhadapku?

Aku mengangkat piala untuk merayakan keselamatan,*
sambil menyerukan nama Tuhan.

Aku akan menepati nadarku kepada Tuhan,*
di depan seluruh umatNya.

Sungguh berhargalah di hadapan Tuhan,*
kematian para kekasihNya.

Ya Tuhan, aku hambaMu, aku anak sahayaMu,*
Engkau telah melepaskan belengguku.

Aku mempersembahkan kurban syukur kepadaMu,*
sambil menyerukan nama Tuhan.

Aku akan menepati nadarku kepada Tuhan,*
di depan seluruh umatNya,

di pelataran rumah Tuhan,*
di tengah kota Yerusalem.

Antifon 1Kamulah yang tinggal besertaKu dalam cobaanKu, (M.P. Alleluya).

Antifon 2Aku berada di tengahmu sebagai pelayan, (M.P. Alleluya).

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 2Aku berada di tengahmu sebagai pelayan, (M.P. Alleluya).

Antifon 3Kamu tidak lagi Kusebut hamba, melainkan sahabat, sebab segala yang Kudengar dari BapaKu telah Kunyatakan kepadamu, (M.P. Alleluya).

Kidung Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Kamu tidak lagi Kusebut hamba, melainkan sahabat, sebab segala yang Kudengar dari BapaKu telah Kunyatakan kepadamu, (M.P. Alleluya).

Bacaan Singkat (Ef 4,11-13)

Kristus mengangkat baik rasul maupun nabi, baik pewarta Injil maupun gembala dan pengajar umat untuk memperlengkapi para kudus bagi tugas pengabdian. Dengan demikian dibangun tubuh Kristus sampai kita semua akhirnya bersatu dalam iman dan benar-benar mengenal Putera Allah. Maka, kita menjadi manusia sempurna dan mencapai taraf kedewasaan Kristus yang sepenuh-penuhnya.

Lagu Singkat

℣.Wartakanlah kemuliaan Allah,* Di antara bangsa-bangsa.℟.Wartakanlah.℣.Dan karyaNya yang agung.℟.Di antara bangsa-bangsa.℣.Kemuliaan.℟.Wartakanlah.

Antifon KidungSanto Paulus rasul, pewarta kebenaran dan pengajar para bangsa, doakanlah kami kepada Allah yang telah memilihmu.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungSanto Paulus rasul, pewarta kebenaran dan pengajar para bangsa, doakanlah kami kepada Allah yang telah memilihmu.

Doa Permohonan

Saudara-saudara, kita dibangun atas dasar kedua belas rasul. Marilah kita berdoa kepada Bapa yang mahakuasa bagi umatNya:

℟. Ingatlah akan GerejaMu, ya Tuhan.

Ya Bapa, Kristus yang bangkit dari alam maut, menyatakan diri pertama-tama kepada para rasul,* semoga kami memberi kesaksian tentang Dia sampai ke ujung bumi. ℟.

Engkau telah mengutus PuteraMu ke dunia untuk mewartakan kabar gembira kepada orang papa,* semoga kami mewartakan Injil dengan ikhlas dan berani. ℟.

Engkau mengutus PuteraMu untuk menaburkan benih sabdaMu,* semoga sabdaMu membawa hasil yang menggembirakan hati. ℟.

Engkau mengutus PuteraMu untuk memperdamaikan dunia dengan Dikau dalam darahNya,* semoga semua orang hidup dalam damai dengan Dikau dan dengan sesamanya. ℟.

Engkau mentakhtakan PuteraMu di sisi kananMu dalam kemuliaan surgawi,* semoga orang beriman yang telah meninggal Kauterima dalam kerajaanMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau mengajar seluruh dunia dengan pewartaan Santo Paulus, rasulMu. Semoga kami, yang hari ini merayakan pertobatannya, berjalan menuju Engkau seturut teladannya dan menjadi saksi kebenaranMu di dunia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Pesta Pertobatan S. Paulus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Peliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tuhanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat 1Tes 5,9-10

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Pertobatan Santo Paulus

Rasul

Aku inilah yang paling hina diantara semua rasul, sebab aku telah menganiaya umat Allah. Tetapi karena kasih karunia Allah, aku adalah sebagaimana aku sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras daripada mereka semua; tetapi bukan aku, melainkan kasih karunia Allah menyertai aku (Kor15:9-10). Demikianlah kata-kata Paulus terhadap dirinya sendiri.

Selama tigapuluh tahun setelah peristiwa Pentakosta, Paulus yang saat itu masih bernama Saulus, menganiaya orang-orang nasrani di Yerusalem. Ia pun menyaksikan peristiwa pembunuhan atas diri Stefanus, seorang diakon yang penuh hikmah dan Roh Kudus. Pada suatu ketika, Paulus pergi ke Damsyik untuk menangkap orang-orang Kristen yang ada disana. Ia mendapat izin khusus dari imam besar. Dengan izin itu, ia merasa berhak dan berkuasa untuk membawa orang-orang Kristen ke dalam Yerusalem untuk dianiaya.

Tetapi apa yang terjadi? Di tengah perjalanan, ia dihadang oleh Yesus dengan suatu pancaran cahaya ajaib dari langit, yang membutakan mataya. Paulus rebah ke tanah. Lalu berserulah Yesus dari dalam cahaya itu: Saulus, Saulus mengapakah engkau menganiaya Aku? Saulus menjawab: Siapakah engkau Tuhan? Akulah Yesus yang kau aniaya itu. (Kis9:1-19a).

Kepada Yesus, Paulus bertanya: Tuhan apa yang kau kehendaki aku perbuat? Kata-kata ini meluncur dari sebuah hati yang dahulu keras bagaikan batu, namun telah lembut karena firman Allah. Inilah kata-kata awal yang menghantar Paulus ke gerbang tugasnya sebagai para rasul kaum kafir. Ia tidak lagi menjadi penganiaya Yesus melainkan penyayang Yesus yang paling unggul, orang ini adalah alat pilihan bagiKu untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta Raja-raja dan orang-orang Israel demikian kata Yesus kepada Ananias.

Paulus kemudian tampil sebagai seorang Rasul yang besar pengaruhnya di kalangan bangsa kafir. Dialah pewarta Injil dan pendiri Gereja-gereja diantara kaum kafir. Pada pesta pertobatannya ini, patutlah kita mendoakan orang yang belum mengenal Yesus dan Injil-Nya agar mereka pun peroleh keselamatan dalam Kristus Yesus serta kemuliaan kekal (2Tim1:10).

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari