Doa Katolik
Hari Raya

Hari Minggu Paskah V

Minggu, 25 April 2027· Putih · Pekan Psalterium I
25 April 2027

Bacaan Misa

Hari Minggu Paskah V

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama
Kis. 9:26-31

Barnabas menceritakan kepada para rasul bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan.

Setelah dibaptis dalam nama Yesus, Saulus pergi ke Yerusalem. Di sana, ia mencoba menggabungkan diri dengan murid-murid Yesus, tetapi semuanya takut kepadanya karena mereka tidak percaya bahwa Saulus juga seorang murid. Tetapi, Barnabas menerima dia lalu membawanya kepada rasul-rasul dan menceritakan kepada mereka bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan, dan bahwa Tuhan berbicara dengan dia. Juga diceritakannya bagaimana keberanian Saulus mengajar di Damsyik dalam nama Yesus. Maka, Saulus tetap bersama-sama dengan mereka di Yerusalem, dan dengan berani ia mengajar dalam namaTuhan. Saulus juga berbicara dan bersoal jawab dengan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani, dan mereka itu berusaha membunuh dia. Akan tetapi setelah hal itu diketahui oleh saudara-saudara anggota jemaat, mereka membawa Saulus ke Kaisarea, dan dari situ membantu dia ke Tarsus. Selama beberapa waktu, jemaat di seluruh Yudea, Galilea, dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya semakin bertambah besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus.

Mazmur Tanggapan
Mzm

Refren: Nama Tuhan hendak kuwartakan di tengah umat kumuliakan.

Nazarku akan kubayar di depan orang-orang yang bertakwa. Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang,orang yang mencari Tuhan akan memuji-muji Dia biarlah hatimu hidup untuk selamanya.

Segala ujung bumi akan menjadi sadar lalu berbalik kepada Tuhan; dan segala rumpun bangsa akan sujud menyembah di hadapan Allah kita. Kepada-Nya akan sujud menyembah: semua orang sombong di bumi di hadapan-Nya akan berlutut: semua orang yang telah kembali ke pangkuan pertiwi.

Dan, aku akan hidup bagi Tuhan, anak cucuku akan beribadah kepada-Nya. Mereka akan menceritakan hal-ikhwal Tuhan kepada angkatan yang akan datang. Mereka akan memberitakan keadilan-Nya kepada bangsa yang akan lahir nanti; semua itu telah dikerjakan oleh Tuhan.

Bacaan Kedua
1 Yoh. 3:18-24

Inilah perintah Allah, yaitu supaya kita percaya dan saling mengasihi.

Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. Demikianlah kita ketahui bahwa kita berasal dari kebenaran, dan kita dapat menghadap Allah dengan hati tenang. Sebab jika kita dituduh oleh hati kita, Allah adalah lebih besar dari hati kita, dan Ia mengetahui segala sesuatu. Saudara-saudaraku yang terkasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian penuh iman untuk mendekati Allah. Dan apa saja yangkita minta dari Allah, kita peroleh dari pada-Nya karenakita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. Dan inilah perintah Allah itu: yakni supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah-Nya yang diberikan Kristus kepada kita. Barangsiapa mennuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan, beginilah kita ketahui bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu dalam Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.

Bait Pengantar Injil
(Yoh. 15:5.5b)

Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Barang-siapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak.

Bacaan Injil
Yoh. 15:1-8

Barangsiapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak.

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya, dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya supaya berbuah lebih banyak. Kamu memang sudah bersih karena Firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal didalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku didalam dia, ia berbuah banyak sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang keluar seperti ranting yang menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan Firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak, dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”

Orang di Balik Catatan

Renungan · 2 menit baca

Dalam setiap rapat penting, ada satu orang yang jarang disorot: penulis notulen. Ia tidak berpidato. Namanya tidak disebut dalam sambutan. Tetapi berkat catatannya, keputusan hari itu bisa dibaca ulang bertahun-tahun kemudian. Tanpa pencatat, peristiwa besar menguap jadi kenangan samar.

Bacaan-bacaan hari ini mempertemukan kita dengan seorang pencatat besar dalam sejarah iman: Markus. Namanya muncul di ujung surat Petrus dengan sebutan yang hangat, salam dari Markus, anakku. Menurut tradisi Gereja, Markus inilah yang menuliskan pengajaran dan kenangan Petrus tentang Yesus menjadi Injil tertua yang kita miliki. Ia bukan salah satu dari kedua belas rasul. Ia orang di balik catatan. Tetapi coba bayangkan iman kita tanpa Injil Markus: tidak ada kisah yang bergerak cepat itu, yang memperlihatkan Yesus penuh kuasa sekaligus penuh belas kasih.

Injil hari ini adalah penutup catatannya. Yesus yang bangkit berkata: pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Lalu Ia terangkat ke surga, dan para murid pergi memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja meneguhkan firman itu. Kalimat terakhir itu indah sekali. Para murid pergi, dan Tuhan turut bekerja. Pewartaan bukan usaha sepihak manusia. Ia kerja sama dengan Tuhan yang hidup.

Menarik bahwa perintah seluas itu, seluruh dunia, segala makhluk, justru dijalankan lewat pekerjaan yang tampak kecil: Markus duduk menulis. Baris demi baris. Ia mungkin tidak membayangkan tulisannya akan dibaca miliaran orang di sepanjang dua puluh abad. Ia hanya setia pada bagiannya.

Surat Petrus dalam bacaan pertama memberi bekal bagi para pekerja di balik layar semacam itu: rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. Orang yang bekerja bagi Tuhan tidak perlu sibuk mengurus panggung. Peninggian itu urusan Tuhan, dan waktunya pun waktu Tuhan.

Kebanyakan dari kita bukan pengkhotbah di mimbar besar. Kita ibu yang mengajarkan doa sebelum tidur, guru yang setia pada kelasnya, orang yang menengok tetangga sakit. Pekerjaan-pekerjaan tanpa sorotan. Injil hari ini berbisik: justru lewat kesetiaan seperti itulah Injil sampai ke seluruh dunia.

Bagian kecil apa yang Tuhan percayakan untuk kita kerjakan dengan setia, walau tak seorang pun melihat?

Tuhan, seperti Markus yang setia mencatat, jadikanlah kami setia pada bagian kami yang tersembunyi, dan bekerjalah Engkau bersama kami. Amin.

Invitatorium

Hari Minggu Paskah V

Pembukaan

AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

AntifonTuhan sungguh bangkit, alleluya.

Ibadat Bacaan

Hari Minggu Paskah V

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Pada pesta Anak Domba yang agung, kami bernyanyi,

Puji bagi Raja kami yang jaya,

Yang telah membasuh kami dalam arus

Yang mengalir dari sisi-Nya yang tertikam.
Kami memuji Dia, yang cinta ilahi-Nya

Memberi darah suci-Nya sebagai anggur,

Memberi tubuh-Nya untuk pesta,

Kristus sang kurban, Kristus sang imam.
Di mana darah Paskah dicurahkan,

Malaikat maut menyarungkan pedangnya;

Pasukan Israel yang jaya melangkah

Melalui gelombang yang menenggelamkan musuh.
Kami memuji sekarang, yang darah-Nya dicurahkan,

Kurban Paskah, roti Paskah;

Dengan ketulusan dan kasih

Kami makan manna dari atas.
Kurban perkasa dari surga,

Kuasa neraka yang ganas tergeletak di bawah-Mu;

Engkau telah menang dalam pertempuran,

Engkau telah membawa kami hidup dan terang;
Kini maut tak lagi menakutkan,

Kini kubur tak lagi memperbudak;

Engkau telah membuka Firdaus,

Dan di dalam-Mu para kudus-Mu akan bangkit.
Kemenangan Paskah, sukacita Paskah,

Dosa sendirilah yang dapat menghancurkan ini;

Dari kuasa dosa, bebaskanlah

Jiwa-jiwa yang baru lahir, ya Tuhan, di dalam-Mu.
Madah kemuliaan dan pujian,

Tuhan yang bangkit, kepada-Mu kami naikkan;

Bapa yang Kudus, pujian bagi-Mu,

bersama Roh, selalu ada.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Alleluya, batu telah digulingkan dari pintu kubur, alleluya.

Mazmur 1

Ada dua jalan yang dapat ditempuh manusia

Berbahagialah mereka yang, menaruh seluruh kepercayaan pada salib, telah terjun ke dalam air kehidupan (dari seorang penulis abad kedua).
Berbahagialah orang

yang tidak mengikuti nasihat orang fasik;

tidak berlama-lama di jalan orang berdosa

tidak duduk dalam perkumpulan pencemooh,

tetapi yang kesukaannya adalah hukum Tuhan

dan yang merenungkan hukum-Nya siang dan malam.
Ia seperti pohon yang ditanam

di tepi aliran air,

yang menghasilkan buah pada musimnya

dan daunnya tidak akan pernah layu;

dan segala yang dilakukannya akan berhasil.
Tidak demikian halnya dengan orang fasik, tidak demikian!

Sebab mereka seperti sekam yang ditiup angin

akan dihalau oleh angin.

Ketika orang fasik dihakimi, mereka tidak akan bertahan,

tidak akan menemukan tempat di antara orang benar;

sebab Tuhan menjaga jalan orang benar

tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Engkaulah kepenuhan hidup, kekudusan, dan sukacita. Penuhilah hari dan malam kami dengan kasih kebijaksanaan-Mu, agar kami dapat berbuah dalam keindahan kekudusan, seperti pohon yang diairi oleh aliran sungai.

AntifonAlleluya, batu telah digulingkan dari pintu kubur, alleluya.

Antifon 2Alleluya, perempuan, siapakah yang Engkau cari? Mengapa Engkau mencari yang hidup di antara orang mati? alleluya.

Mazmur 2

Mesias, raja dan penakluk

Para penguasa bumi bersatu untuk menggulingkan Yesus, Putra-Mu yang diurapi (Kisah Para Rasul 4:27).

Mengapa keributan ini di antara bangsa-bangsa,

di antara bangsa-bangsa gumaman yang tidak berguna ini?

Mereka bangkit, raja-raja bumi,

para pangeran berkomplot melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

“Mari kita patahkan belenggu mereka,

mari, kita buang kuk mereka.”
Dia yang duduk di surga tertawa;

Tuhan menertawakan mereka dengan cemooh.

Kemudian Dia akan berbicara dalam kemarahan-Nya,

murka-Nya akan menyerang mereka dengan teror.

“Akulah yang telah menetapkan raja-Ku

di Sion, gunung-Ku yang kudus.”
Aku akan mengumumkan ketetapan Tuhan:

Tuhan berkata kepadaku: “Engkaulah Putra-Ku.

Akulah yang telah memperanakkan Engkau hari ini.

Mintalah dan Aku akan mewariskan bangsa-bangsa kepada-Mu,

menempatkan ujung-ujung bumi dalam kepemilikan-Mu.

Dengan tongkat besi Engkau akan mematahkan mereka,

menghancurkan mereka seperti bejana tukang tembikar.”
Sekarang, ya raja-raja, pahamilah,

terimalah peringatan, penguasa-penguasa bumi;

layani Tuhan dengan rasa hormat

dan gemetar, berikanlah penghormatan-Mu kepada-Nya

jangan sampai Dia marah dan Engkau binasa;

sebab tiba-tiba kemarahan-Nya akan berkobar.
Berbahagialah mereka

yang menaruh kepercayaan pada Allah.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau memberikan bangsa-bangsa di dunia sebagai warisan Putra-Mu yang tunggal; Engkau memahkotai-Nya sebagai Raja Sion, kota-Mu yang kudus, dan memberikan Gereja-Mu untuk menjadi Mempelai-Nya. Ketika Dia memberitakan hukum kerajaan-Mu yang kekal, semoga kami melayani-Nya dengan setia, dan dengan demikian berbagi kuasa kerajaan-Nya selamanya.

AntifonAlleluya, perempuan, siapakah yang Engkau cari? Mengapa Engkau mencari yang hidup di antara orang mati? alleluya.

Antifon 3Alleluya, jangan menangis, Maria; Tuhan telah bangkit dari antara orang mati, alleluya.

Mazmur 3

Aku aman dalam penjagaan Tuhan

Kristus tertidur dalam kematian, tetapi Dia bangkit dari antara orang mati, karena Allah adalah penyelamat-Nya (Santo Ireneus).
Betapa banyak musuhku, ya Tuhan!

Betapa banyak yang bangkit melawan aku!

Betapa banyak yang berkata tentang aku:

“Tidak ada pertolongan baginya di dalam Allah.”
Tetapi Engkau, Tuhan, adalah perisai di sekelilingku,

kemuliaanku, yang mengangkat kepalaku.

Aku berseru dengan nyaring kepada Tuhan.

Dia menjawab dari gunung-Nya yang kudus.
Aku berbaring untuk beristirahat dan aku tidur.

Aku bangun, karena Tuhan menopangku.

Aku tidak akan takut bahkan ribuan orang

yang berbaris di setiap sisi melawan aku.
Bangkitlah, Tuhan; selamatkan aku, ya Allahku,

Engkau yang memukul semua musuhku di mulut,

Engkau yang mematahkan gigi orang fasik!

Ya Tuhan keselamatan, berkatilah umat-Mu!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau mendengar seruan Putra-Mu ketika Dia tertindas dan menyelamatkan-Nya dari tidur kematian. Bangkitlah, Tuhan, tolonglah Gereja-Mu. Jadilah perisainya agar ia dapat mengangkat kepalanya dan memancarkan kemuliaan kebangkitan.

AntifonAlleluya, jangan menangis, Maria; Tuhan telah bangkit dari antara orang mati, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Seluruh tubuhku bersukacita, alleluya.

Dengan segenap kekuatanku aku akan memuji Allahku, alleluya.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Wahyu

18:21—19:10

Pesta perkawinan Anak Domba
Seorang malaikat perkasa mengangkat sebuah batu seperti batu kilangan besar dan melemparkannya ke laut dan berkata:
“Babel, kota besar,

akan dirobohkan seperti ini, dengan kekerasan,

dan tidak akan ditemukan lagi!

Tidak ada lagi suara harpa dan penyanyi,

pemain seruling dan peniup terompet,

tidak akan pernah lagi terdengar di dalammu!

Tidak ada pengrajin dalam perdagangan apa pun

tidak akan pernah lagi ditemukan di dalammu!

Tidak ada suara batu kilangan

tidak akan pernah lagi terdengar di dalammu!

Tidak ada cahaya dari lampu yang menyala

tidak akan pernah lagi bersinar di dalammu!

Tidak ada suara mempelai pria dan wanita

tidak akan pernah lagi terdengar di dalammu!

Karena pedagang-pedagangmu adalah bangsawan dunia,

Engkau menyesatkan semua bangsa dengan sihirmu.
“Di dalamnya ditemukan darah para nabi dan orang kudus dan semua yang dibunuh di bumi.”

Setelah ini aku mendengar apa yang terdengar seperti nyanyian nyaring dari kumpulan besar di surga. Mereka bernyanyi:
“Alleluya!

Keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan adalah milik Allah kita,

karena penghakiman-Nya benar dan adil!

Dia telah menghukum pelacur besar

yang merusak bumi dengan percabulannya.

Dia telah membalas darah hamba-hamba-Nya

yang ditumpahkan oleh tangannya.”
Sekali lagi mereka bernyanyi “Alleluya!” Dan ketika asap mulai naik darinya untuk selama-lamanya, kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk hidup itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di takhta dan bernyanyi, “Amin! Alleluya!”

Sebuah suara yang datang dari takhta berseru:
“Pujilah Allah kita, semua hamba-Nya,

yang kecil dan yang besar, yang menghormati Dia!”
Kemudian aku mendengar apa yang terdengar seperti sorakan orang banyak, atau deru laut yang dalam, atau guntur yang dahsyat, ketika mereka berseru:
“Alleluya!

Tuhan adalah raja,

Allah kita, Yang Mahakuasa!

Marilah kita bersukacita dan bergembira,

dan berikanlah kemuliaan kepada-Nya!

Karena inilah hari perkawinan Anak Domba;

mempelai wanita-Nya telah mempersiapkan diri untuk perkawinan.

Dia telah diberi gaun untuk dikenakan

terbuat dari linen terbaik, putih cemerlang.”
(Gaun linen adalah perbuatan baik para kudus Allah.)

Malaikat itu kemudian berkata kepadaku: “Tulislah ini: Berbahagialah mereka yang telah diundang ke pesta perkawinan Anak Domba.” Malaikat itu melanjutkan, “Kata-kata ini benar; mereka datang dari Allah.” Aku tersungkur di kakinya untuk menyembah dia, tetapi dia berkata, “Tidak, bangunlah! Aku hanyalah sesama hamba denganmu dan saudara-saudaramu yang memberi kesaksian tentang Yesus. Sembahlah Allah saja. Roh nubuat membuktikan dirinya dengan bersaksi tentang Yesus.”

Responsorium Wahyu 14:2; 19:6; 12:10; 19:5

Aku mendengar suara dari surga seperti deru guntur yang dahsyat: Tuhan Allah kita memerintah selamanya;

sekarang keselamatan dan kuasa dan otoritas Kristus telah datang, alleluya.
Sebuah suara dari takhta menyatakan: Pujilah Allah, semua orang kudus; pujilah Dia, semua yang menghormati Dia, baik besar maupun kecil.

Sekarang keselamatan dan kuasa dan otoritas Kristus telah datang, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Maksimus dari Turin, uskup

Kristus adalah hari itu
Kristus telah bangkit! Dia telah membobol gerbang neraka dan membebaskan orang mati; Dia telah memperbarui bumi melalui anggota Gereja-Nya yang kini lahir kembali dalam baptisan, dan telah membuatnya mekar kembali dengan manusia yang dihidupkan kembali. Roh Kudus-Nya telah membuka pintu surga, yang terbuka lebar untuk menerima mereka yang bangkit dari bumi. Karena kebangkitan Kristus, pencuri naik ke firdaus, tubuh orang-orang yang diberkati masuk ke kota suci, dan orang mati dipulihkan ke dalam persekutuan orang hidup. Ada gerakan ke atas dalam seluruh ciptaan, setiap elemen mengangkat dirinya ke sesuatu yang lebih tinggi. Kita melihat neraka mengembalikan korbannya ke daerah atas, bumi mengirimkan orang mati yang terkubur ke surga, dan surga mempersembahkan pendatang baru kepada Tuhan. Dalam gerakan yang sama, penderitaan Juruselamat kita mengangkat manusia dari kedalaman, mengangkat mereka dari bumi, dan menempatkan mereka di ketinggian.
Kristus telah bangkit. Kebangkitan-Nya membawa kehidupan bagi orang mati, pengampunan bagi orang berdosa, dan kemuliaan bagi orang kudus. Maka Nabi Daud memanggil seluruh ciptaan untuk bergabung dalam merayakan pesta Paskah: Bersukacitalah dan bergembiralah, serunya, pada hari ini yang telah dijadikan Tuhan.
Terang Kristus adalah hari yang tak berkesudahan yang tak mengenal malam. Kristus adalah hari ini, kata Rasul; demikianlah makna perkataan-Nya: Malam hampir berakhir; hari sudah dekat. Dia memberitahu kita bahwa malam hampir berakhir, bukan bahwa malam akan tiba. Dengan ini kita dimaksudkan untuk memahami bahwa kedatangan terang Kristus mengusir kegelapan Setan, tidak menyisakan tempat bagi bayangan dosa apa pun. Pancaran-Nya yang kekal menghalau awan gelap masa lalu dan mengendalikan pertumbuhan tersembunyi kejahatan. Putra adalah hari itu kepada siapa hari itu, yaitu Bapa, mengkomunikasikan misteri keilahian-Nya. Dia adalah hari yang berkata melalui mulut Salomo: Aku telah menyebabkan terang yang tak pernah padam terbit di surga. Dan sebagaimana di surga tidak ada malam yang dapat mengikuti siang, demikian pula tidak ada dosa yang dapat menaungi keadilan Kristus. Hari surgawi selalu cerah dan bersinar dengan terang yang cemerlang; awan tidak akan pernah menggelapkan langitnya. Dengan cara yang sama, terang Kristus selalu bersinar dengan pancaran yang bercahaya dan tidak akan pernah dapat dipadamkan oleh kegelapan dosa.

Inilah sebabnya Yohanes penginjil berkata: Terang bersinar dalam kegelapan, dan kegelapan tidak pernah mampu menguasainya.
Maka, saudara-saudaraku, setiap kita tentu harus bersukacita pada hari kudus ini. Jangan ada seorang pun, yang sadar akan keberdosaannya, menarik diri dari perayaan kita bersama, jangan pula ada seorang pun yang terhalang dari doa umum kita oleh beban kesalahannya. Berdosa memang dia, tetapi dia tidak boleh putus asa akan pengampunan pada hari yang begitu istimewa ini; sebab jika seorang pencuri dapat menerima rahmat firdaus, bagaimana mungkin seorang Kristen ditolak pengampunannya?

Responsorium

Tuhan dalam segala keindahan-Nya telah diangkat di atas bintang-bintang, dan kemuliaan-Nya bersinar di antara awan-awan surga

di mana nama-Nya akan dipuji selamanya, alleluya.
Dari ketinggian surga Dia pergi dan ke ketinggian itu Dia kembali.

Di mana nama-Nya akan dipuji selamanya, alleluya.

Te Deum

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah mahakuasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan mulia para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, keagungan tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkan umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan pada-Mu.
Di dalam-Mu, Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan kekal,

terus-menerus laksanakanlah Misteri Paskah di dalam kami,

agar mereka yang Engkau berkenan untuk memperbarui dalam Baptisan Kudus dapat,

di bawah perlindungan-Mu,

menghasilkan banyak buah dan mencapai sukacita hidup kekal.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan memerintah bersama Engkau dalam kesatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Hari Minggu Paskah V

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Fajar menyingsinglah sudah
Langit menggemakan madah
Bumi bersorak-sorailah
Neraka mengaduh kalah.

Kala raja nan perkasa
Menggempur markas neraka
Menggilas kuasa maut
Dengan gagah tanpa takut.

Meskipun tertutup batu
Dijaga banyak serdadu
Namun pemenang yang luhur
Bangkit mulya dari kubur.

Mulyalah Engkau ya Tuhan
Yang bangkit tak terkalahkan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulyalah kekal abadi. Amin.

Atau:

Hai Yerusalem surgawi
Nyanyikanlah lagu puji
Penuh sukacita murni
Merayakan Paska suci.

Kristus sebagai pahlawan
Mengalahkan kegelapan
Merebut mangsa neraka
Agar bebas dan berjaya.

Para umat yang ditebus
Berarak bersama Kristus
Gembira menuju Bapa
Untuk hidup selamanya.

Mulyalah Engkau, ya Tuhan
Yang bangkit tak terkalahkan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulyalah kekal abadi. Amin.

Antifon 1Barang siapa haus, akan menerima air kehidupan dengan cuma-cuma, alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Barang siapa haus, akan menerima air kehidupan dengan cuma-cuma, alleluya.

Antifon 2Hai lautan dan mata air, bersujudlah kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Hai lautan dan mata air, bersujudlah kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, alleluya.

Antifon 3Hendaknya orang takwa bersuka ria atas kejayaan Tuhan, alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah;*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Hendaknya orang takwa bersuka ria atas kejayaan Tuhan, alleluya.

Bacaan singkat: Kis 10,40-43

Allah telah membangkitkan Yesus pada hari yang ketiga, dan dengan kuasa Allah, Yesus menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah. Kamilah saksi-saksi itu, kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari alam maut. Kepada kami ditugaskan oleh Allah mewartakan kepada seluruh bangsa dan memberi kesaksian bahwa Yesuslah yang ditentukan Allah menjadi hakim atas orang yang hidup dan yang mati. Tentang Dialah semua nabi memberi kesaksian, bahwa barang siapa percaya kepadaNya akan mendapat pengampunan dosa demi namaNya.

Lagu singkat:

℣.Kristus, Putera Allah yang hidup, kasihanilah kami,* Alleluya, alleluya.℟.Kristus.℣.Engkau bangkit dari alam maut.℟.Alleluya, alleluya.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungSetiap orang akan menghasilkan banyak buah, kalau ia tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia, alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungSetiap orang akan menghasilkan banyak buah, kalau ia tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia, alleluya.

Doa Permohonan

Kristus, sumber kehidupan, telah dibangkitkan oleh Allah. Kristus juga akan membangkitkan kita dengan kekuatanNya. Marilah kita berdoa:

℟. Kristus, kehidupan kami, selamatkanlah kami.

Ya Kristus, cahaya yang cemerlang dalam kegelapan, raja kehidupan dan pemberi kesucian kepada semua insan,* semoga kami menjalani hari ini demi kemuliaanMu. ℟.

Tuhan, Engkau telah menempuh jalan penderitaan dan salib,* semoga kami menderita dan mati bersama Engkau, supaya dibangkitkan pula bersama Engkau. ℟.

Putera Bapa, guru dan saudara kami, Engkau telah mengangkat kami menjadi raja dan imam bagi Allah,* semoga kami dengan gembira hati menyampaikan kurban pujian kepadaMu. ℟.

Raja yang mulia, kami menantikan hari penampakanMu yang megah,* agar dapat memandang wajahMu dan menjadi serupa dengan Dikau. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah mahapengasih, Engkau telah menebus kami dan mengangkat kami menjadi anak-anakMu, karena kami percaya akan Kristus. Semoga kami memperoleh kebebasan sejati dan warisan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Hari Minggu Paskah V

MINGGU — Masa Paskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Cf. 1 Cor 15, 3 b-5)

Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,

Ayat Singkat

℣.Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.℟.Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Hari Minggu Paskah V

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut.*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.

Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa."

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.

Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.

Bacaan Singkat: (Ef 2,4-6)

Demi cintaNya yang amat besar, Allah telah mengasihi kita dengan kerahimanNya yang melimpah. Kita yang sudah mati karena dosa telah dihidupkan Allah bersama Kristus dan telah diselamatkan demi rahmat Kristus. Bersama Kristus Yesus pula kita dibangkitkan dan bersama Dia kita ditahtakan dalam surga.

℣.Jika kita sudah mati bersama Kristus, alleluya.℟.Kita akan hidup bersama Kristus pula, alleluya.

Doa Penutup

Allah mahapengasih, Engkau telah menebus kami dan mengangkat kami menjadi anak-anakMu, karena kami percaya akan Kristus. Semoga kami memperoleh kebebasan sejati dan warisan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Hari Minggu Paskah V

MINGGU — Masa Paskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Rom 6, 4)

Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Ayat Singkat

℣.Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.℟.Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Hari Minggu Paskah V

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Mari kita bergembira
Merayakan hari Paska
Sambil bernyanyi memuji
Dengan hati tulus murni.

Kristus sudah disalibkan
Dan tubuhNya dikurbankan
DarahNya yang kita trima
Sungguh menghidupkan kita.

Kristus bangkit dari kubur
Maut kalah hancur lebur
Musuh takluk terbelenggu
Firdaus membukakan pintu.

Terpujilah Kristus Tuhan
Kaukalahkan kematian
Engkau dibangkitkan Bapa
Dengan kekuatan RohNya. Amin.

Atau:

Yesus Kristus Paska kita
Dikurbankan bagai domba
TubuhNya dipersembahkan
Murni tanpa kesalahan.

O sungguh kurban mulia
Yang menghancurkan neraka
Membebaskan yang tertawan
Dari jerat kematian.

Semoga Yesus menjadi
Paska kesukaan kami
Himpunkan kami umatmu
Di dalam dunia baru.

Terpujilah Kristus Tuhan
Kaukalahkan kematian
Engkau dibangkitkan Bapa
Dengan kekuatan RohNya. Amin.

Antifon 1Tuhan bangkit dan duduk di sebelah kanan Allah, alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu."

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion:*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal:*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Tuhan bangkit dan duduk di sebelah kanan Allah, alleluya.

Antifon 2Allah telah merebut kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih, alleluya.

Mazmur 113

Ketika Israel keluar dari Mesir,*
keluarga Yakub dari bangsa asing,

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*
Israel daerah kekuasaanNya.

Laut melihat, lalu menyingkir,*
sungai Yordan berbalik ke hulu.

Gunung melompat bagaikan kijang,*
dan bukit laksana anakdomba.

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*
hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*
hai bukit, mengapa laksana anakdomba?

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*
di hadirat Allah Yakub.

Ia mengubah wadas menjadi danau,*
dan batu menjadi mata air.

Antifon 2Allah telah merebut kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan PuteraNya yang terkasih, alleluya.

Antifon 3Alleluya, Tuhan kita sudah menjadi raja. Marilah kita bersorak-sorai dan memuliakan Dia, alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Alleluya, Tuhan kita sudah menjadi raja. Marilah kita bersorak-sorai dan memuliakan Dia, alleluya.

Bacaan singkat: Ibr 10,12-14

Kristus mempersembahkan hanya satu kurban demi dosa-dosa. Lalu Ia duduk di sebelah kanan Allah sampai selama-lamanya, sambil menantikan saat musuh-musuhNya dijadikan tumpuan kakiNya. Dengan satu kurban Ia menyempurnakan orang yang dikuduskanNya untuk selama-lamanya.

Lagu singkat:

℣.Tuhan sungguh telah bangkit,* Alleluya, alleluya.℟.Tuhan.℣.Dan memperlihatkan diri kepada Simon.℟.Alleluya, alleluya.℣.Kemuliaan.℟.Tuhan.

Antifon KidungTuhan bersabda: Perintah baru Kuberikan kepadamu, yaitu supaya kamu saling mencintai, sebagaimana Aku telah mencintai kamu, alleluya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungTuhan bersabda: Perintah baru Kuberikan kepadamu, yaitu supaya kamu saling mencintai, sebagaimana Aku telah mencintai kamu, alleluya.

Doa Permohonan

Kristus Tuhan kita telah wafat, bangkit dan selalu menjadi perantara kita. Maka marilah kita memohon padaNya dengan gembira:

℟. Raja pemenang, dengarkanlah kami.

Kristus, cahaya dan keselamatan segala bangsa,* curahkanlah api Roh kudus atas kami yang mewartakan kebangkitanMu. ℟.

Semoga umat Israel menyadari bahwa pengharapannya terpenuhi dalam Engkau, ya Kristus,* dan seluruh bumi mengenal kemuliaanMu. ℟.

Semoga kami bersatu dengan para kudusMu,* dan bersama mereka kelak dapat melepaskan lelah, dan beristirahat dari segala jerih payah. ℟.

Engkau telah mengalahkan musuhMu, yakni kematian, maka kalahkanlah musuhMu dalam diri kami juga,* agar kami dapat hidup bagiMu, pemenang yang takkan mati lagi. ℟.

Engkau taat sampai mati, dan bertakhta di sebelah kanan Bapa,* perkenankanlah saudara-saudaraMu masuk ke dalam kerajaanMu yang mulia. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah mahapengasih, Engkau telah menebus kami dan mengangkat kami menjadi anak-anakMu, karena kami percaya akan Kristus. Semoga kami memperoleh kebebasan sejati dan warisan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

Hari Minggu Paskah V

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo Markus

Pengarang Injil · abad ke-1 (± 68)

Markus, pengarang Injil berasal dari Yerusalem. Rumah mereka biasanya digunakan sebagai pertemuan umat Kristen. Ketika Petrus dipenjarakan, banyak sekali orang Kristen berkumpul disana dan berdoa bagi keselamatan Petrus. Setelah dibebaskan malaikat, Petrus pergi menemui umat di rumah Markus. Semasa mudanya, Markus telah bertemu dengan Yesus, tetapi tidak menjadi seorang muridNya.

Dalam injilnya, Markus menceritakan bahwa ketika Yesus ditangkap dan di giring kehadapan mahkamah agung, seorang anak muda mengikuti-Nya dari belakang. Para serdadu hendak menangkap orang muda itu, tetapi dengan cepat pemuda itu meloloskan diri darinya. Besar kemungkinan orang muda itu adalah Markus sendiri, karena peristiwa ini hanya terdapat dalam Injil Markus saja.

Markus ini disebut juga Yohanes Markus. Ia adalah keponakan Barnabas. Ia ditobatkan dan dipermandikan oleh Petrus. Markus menemani Paulus dan Barnabas dalam beberapa perjalanan misi: perjalanan pertama ke Antiokia (Kis12:25) dan kemudian ke Siprus (Kis 13:4-5). Karena beberapa alasan, Markus kembali ke Yerusalem (Kis1 3:13). Ketika mereka mau melakukan perjalanan kedua, Barnabas mendesak agar Markus pun ikut serta, namun Paulus menolak hal itu sehingga terjadilah perpecahan antara Paulus dan Barnabas. Lalu Paulus pergi ke Asia kecil ditemani oleh Silas sedangkan Barnabas bersama Markus pergi ke Siprus (Kis 15:36-41). Dari permohonan Paulus kepada Timotius (2Tim 4:11) agar Markus mengunjunginya di penjara, dapatlah kita ketahui bahwa Paulus sangat membutuhkan Markus.

Dalam suratnya yang pertama, Petrus mengirimkan salam dari Roma, dari "anakku, Markus" (1Pet 5:13). Hal ini-diperkuat oleh tradisi purba dan nada Injil Markus-memberikan kepastian bahwa Markus juga adalah rekan atau orang yang dekat dengan Petrus. Di Roma, Markus menjadi pembantu Petrus. Ia menjadi juru bicara Petrus. Tentang hal ini dikatakan bahwa Markus dengan teliti mencatat segala sesuatu yang diingatnya tentang ucapan-ucapan Petrus kepada orang banyak.

Setelah Santo Petrus dan Paulus dibunuh oleh Kaisar Nero, Markus berangkat ke Mesir dan disana ia disebut oleh Hieronimus sebagai "bapa para pertapa di gurun pasir Mesir". Kemudian ia menjadi Uskup Aleksandria dan dibunuh karena Kristus. Jenazahnya kemudian di bawa ke Venesia dan relikiunya disimpan di Basilika Santo Markus. Tanggal lahir dan kematiannya tidak diketahui dengan pasti. Lambangnya sebagai pengarang Injil adalah singa, raja gurun pasir, yang diambil dari permulaan injilnya yang menyinggung gurun pasir.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari