Doa Katolik
Hari Raya

Hari Minggu Paskah VII

Minggu, 9 Mei 2027· Putih · Pekan Psalterium III
9 Mei 2027

Bacaan Misa

Hari Minggu Paskah VII

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama
Kis.1:15-17.20a.20c-26

Harus ditambahkan kepada kami satu orang untuk menjadi saksi tentang kebangkitan Tuhan.

Pada waktu itu, berdirilah Petrus di tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya. Ia berkata, “Hai, Saudara-saudara, harus digenapi nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud, tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu. Dahulu ia termasuk bilangan kami, dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini. Sebab ada tertulis dalam Kitab Mazmur: Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya. Dan lagi: Biarlah jabatannya diambil orang lain. Jadi harus ditambahkan kepada kami satu orang yang dipilih dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke surga meninggalkan kami. Bersama kami ia harus menjadi saksi tentang kebangkitan Yesus.” Lalu, mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan juga bernama Yustus, dan Matias. Mereka semua lalu berdoa, “Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang! Tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas, yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya.” Lalu, mereka membuang undi bagi kedua orang itu, dan yang kena undi adalah Matias. Dengan demikian, Matias ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul.

Mazmur Tanggapan
Mzm

Refren: Puji, jiwaku, nama Tuhan, jangan lupa pengasih Yahwe.

Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah Tuhan, hai jiwaku, janganlah lupa akan segala kebaikan-Nya!

Setinggi langit dari bumi, demikian besarnya kasih setia Tuhan atas orang-orang yang takut akan Dia. Sejauh timur dari barat, demikianlah pelanggaran kita dibuang-Nya.

Tuhan sudah menegakkan takhta-Nya di surga dan Kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu. Pujilah Tuhan, hai malikat-malaikat-Nya, agungkanlah Dia, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan Firman-Nya.

Bacaan Kedua
1 Yoh. 4:11-16

Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita.

Saudara-saudaraku yang terkasih, Allah begitu mengasihi kita! Maka, haruslah kita juga saling mengasihi. Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah. Tetapi jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita. Beginilah kita ketahui bahwa kita berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: yakni bahwa Ia telah mengaruniai kita mendapat bagian dalam Roh-Nya. Kami telah melihat dan bersaksi bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juru Selamat dunia. Barangsiapa mengaku bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah. Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.

Bait Pengantar Injil
(Yoh. 14:18)

Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu, maka bersukacitalah hati-Mu.

Bacaan Injil
Yoh. 17:11b-19

Supaya mereka menjadi satu sama seperti kita.

Dalam perjamuan malam terakhir, Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi semua murid-Nya, “Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku. Aku telah menjaga mereka, dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu. Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka. Aku telah memberikan Firman-Mu kepada mereka, dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Aku tidak meminta supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari yang jahat. Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran: Firman-Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia. Dan, Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran.”

Terpilih Lewat Undi

Renungan · 2 menit baca

Dalam banyak urusan kampung, undian adalah jalan damai. Arisan diundi. Pembagian lapak pasar diundi. Nomor kavling rumah bantuan pun diundi. Di balik gulungan kertas kecil itu ada pengakuan yang rendah hati: penilaian manusia terbatas, maka biarlah keputusan jatuh dari atas.

Bacaan pertama hari ini merekam undian paling bersejarah dalam Gereja perdana. Kursi Yudas kosong, dan kesebelas rasul harus mencari pengganti. Mereka mengajukan dua nama, Yusuf Barsabas dan Matias. Keduanya sama-sama layak, sama-sama menyertai Yesus sejak baptisan Yohanes. Lalu mereka berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah siapa yang Engkau pilih." Undi dibuang, dan Matias terpilih. Yang kalah undi, Yusuf Barsabas, tidak protes dan tidak membuat kubu tandingan. Ia kembali ke barisan, tetap murid seperti sebelumnya.

Perhatikan urutannya: doa dulu, undi kemudian. Undi itu bukan untung-untungan, melainkan penyerahan. Gereja tidak memilih berdasarkan suara terbanyak atau penampilan terbaik, tetapi menyerahkan keputusan kepada Dia yang mengenal hati. Dan Matias, yang namanya nyaris tak pernah kita dengar lagi sesudahnya, memikul kerasulan itu sampai akhir. Terpilih bukan untuk terkenal, melainkan untuk setia.

Injil hari ini membawa kita ke ruang doa Yesus sendiri. Pada malam terakhir-Nya Ia berdoa untuk para murid: "Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu." Menarik bahwa Yesus tidak meminta mereka diambil dari dunia. Ia meminta mereka dilindungi di dalam dunia. Murid bukan penghuni rumah kaca. Mereka diutus ke tengah dunia yang keras, dengan jaminan pemeliharaan, bukan jaminan bebas masalah. Seperti nyala lilin yang dibawa berjalan: tidak disimpan dalam lemari, tetapi dilindungi tangan yang menudunginya.

Yohanes dalam bacaan kedua meneruskan pesan yang kita dengar Minggu lalu, bahwa Allah lebih dulu mengasihi kita. Hari ini ia menarik kesimpulannya: "Jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi." Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah. Tetapi jika kita saling mengasihi, Allah tinggal di dalam kita. Kasih persaudaraan adalah tempat Allah yang tak kelihatan itu menjadi kelihatan.

Kita semua sesungguhnya sudah kena undi. Dari sekian miliar manusia, kita dipanggil mengenal Kristus, entah lewat keluarga, entah lewat jalan yang berliku. Bukan karena kita paling pantas. Pertanyaannya tinggal satu: seperti Matias, maukah kita setia pada bagian yang jatuh pada kita, meski tanpa sorotan?

Bapa, Engkau mengenal hatiku dan tetap memilihku. Peliharalah aku di tengah dunia, dan jadikanlah aku setia sampai akhir. Amin.

Invitatorium

Hari Minggu Paskah VII

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang menjanjikan Roh kudus, alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang menjanjikan Roh kudus, alleluya.

Ibadat Bacaan

Hari Minggu Paskah VII

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Bagi Anda yang telah merayakan Kenaikan Tuhan pada hari Kamis, gunakan tautan ini ke Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Paskah ke-7
Ibadat Bacaan untuk Hari Raya Kenaikan Tuhan

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Terang kemuliaan Bapa,

Yang memancar dari terang abadi,

Sumber terang yang diterangi terang,

Siang yang menerangi setiap hari.
Dalam cahaya-Mu yang abadi,

Bersinarlah atas kami, Kristus, matahari sejati,

Membawa hidup bagi jiwa dan raga,

Melalui kuasa Roh Kudus.
Bapa kemuliaan abadi,

Kaya akan rahmat dan kuat menyelamatkan,

Dengarkan doa kami dan datanglah menyelamatkan kami,

Jauhkan kami dari jalan dosa.
Fajar semakin mendekat,

Fajar yang membawa semua yang kami cari,

Putra yang berdiam dalam Bapa,

Bapa yang mengucapkan satu Sabda.
Kemuliaan bagi Allah Bapa,

Kemuliaan bagi Putra Tunggal-Nya,

Kemuliaan sekarang dan sepanjang segala abad,

Bagi Roh Penghibur.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Bernyanyilah bagi Allah, nyanyikanlah mazmur bagi nama-Nya, siapkanlah jalan bagi Dia yang berkendara di atas awan, alleluya.

Mazmur 67 (68)

Masuknya Tuhan yang jaya ke dalam tempat kudus-Nya

Naik ke tempat tinggi, Ia menawan tawanan, dan memberi karunia kepada manusia (Efesus 4:10).

I
Biarlah Allah bangkit, biarlah musuh-musuh-Nya tercerai-berai.

Biarlah orang-orang yang membenci-Nya melarikan diri dari hadapan-Nya.

Seperti asap dihembuskan, demikianlah mereka akan dihembuskan;

seperti lilin yang meleleh di hadapan api,

demikianlah orang fasik akan binasa di hadapan Allah.
Tetapi orang benar akan bersukacita di hadapan Allah,

mereka akan bersorak-sorai dan menari-nari karena sukacita.

Bernyanyilah bagi Tuhan, mainkanlah musik bagi nama-Nya;

buatlah jalan raya bagi Dia yang berkendara di atas awan.

Bersukacitalah dalam Tuhan, bersorak-sorailah di hadapan-Nya.
Bapa anak yatim, pembela janda,

demikianlah Allah di tempat kudus-Nya.

Allah memberi tempat tinggal bagi yang kesepian;

Ia memimpin para tawanan keluar menuju kebebasan;

tetapi para pemberontak harus tinggal di tanah yang kering.
Ketika Engkau maju, ya Allah, di depan umat-Mu,

ketika Engkau berbaris melintasi padang gurun, bumi bergetar:

langit meleleh di hadapan Allah,

di hadapan Allah, Allah Israel.
Engkau mencurahkan, ya Allah, hujan yang melimpah;

ketika umat-Mu kelaparan, Engkau memberi mereka hidup baru.

Di sanalah umat-Mu menemukan tempat tinggal,

disiapkan dalam kebaikan-Mu, ya Allah, bagi orang miskin.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonBernyanyilah bagi Allah, nyanyikanlah mazmur bagi nama-Nya, siapkanlah jalan bagi Dia yang berkendara di atas awan, alleluya.

Antifon 2Tuhan Allah naik ke tempat tinggi; Ia telah menawan tawanan, alleluya.

II
Tuhan memberi firman kepada para pembawa kabar baik:

Yang Mahakuasa telah mengalahkan pasukan yang tak terhitung jumlahnya

dan raja-raja serta tentara melarikan diri, melarikan diri

sementara Engkau beristirahat di antara kandang domba.
Di rumah para wanita sudah berbagi rampasan.

Mereka tertutup perak seperti sayap merpati,

bulu-bulunya berkilauan dengan emas yang bersinar

dan permata berkilauan seperti salju di Gunung Zalmon.
Gunung-gunung Basan adalah gunung-gunung yang perkasa;

gunung-gunung yang tinggi puncaknya adalah gunung-gunung Basan.

Mengapa Engkau memandang dengan iri, hai gunung-gunung yang tinggi puncaknya,

pada gunung tempat Allah telah memilih untuk berdiam?

Di sanalah Tuhan akan berdiam selama-lamanya.
Kereta-kereta Allah adalah ribuan kali ribuan.

Tuhan telah datang dari Sinai ke tempat kudus.

Engkau telah naik ke tempat tinggi; Engkau telah menawan tawanan,

menerima pria dan wanita sebagai upeti, ya Allah,

bahkan mereka yang memberontak, ke dalam kediaman-Mu, ya Tuhan.
Terpujilah Tuhan hari demi hari.

Ia menanggung beban kita, Allah penyelamat kita;

Allah kita ini adalah Allah yang menyelamatkan.

Tuhan Allah kita memegang kunci kematian.

Dan Allah akan memukul kepala musuh-musuh-Nya,

mahkota mereka yang berkeras dalam dosa-dosa mereka.
Tuhan berkata: “Aku akan membawa mereka kembali dari Basan;

Aku akan membawa mereka kembali dari kedalaman laut.

Maka kakimu akan menginjak darah mereka

dan lidah anjing-anjingmu akan mengambil bagian mereka dari musuh.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonTuhan Allah naik ke tempat tinggi; Ia telah menawan tawanan, alleluya.

Antifon 3Mereka melihat perarakan-Mu, ya Allah, perarakan Allahku dan rajaku ke tempat kudus, alleluya.

III
Mereka melihat perarakan-Mu yang khidmat, ya Allah,

perarakan Allahku, rajaku, ke tempat kudus:

para penyanyi di depan, para musisi di belakang,

di antara mereka, gadis-gadis membunyikan rebana mereka.
“Dalam pertemuan-pertemuan meriah, pujilah Tuhan;

pujilah Allah, hai kamu anak-anak Israel.”

Di sana ada Benyamin, yang terkecil dari suku-suku, di depan,

para pangeran Yehuda, kerumunan yang perkasa,

para pangeran Zebulon, para pangeran Naftali.
Tunjukkanlah, ya Allah, tunjukkanlah kekuatan-Mu,

kekuatan-Mu, ya Allah, yang telah Engkau tunjukkan bagi kami.

Demi bait-Mu yang tinggi di Yerusalem

semoga bangsa-bangsa datang kepada-Mu membawa upeti mereka.
Ancamlah binatang buas yang berdiam di alang-alang,

gerombolan orang-orang perkasa dan penguasa bangsa-bangsa.

Biarlah mereka membungkuk menawarkan perak.

Sebarkanlah bangsa-bangsa yang senang berperang.

Para pangeran akan datang dari Mesir;

Etiopia akan mengulurkan tangannya kepada Allah.
Kerajaan-kerajaan bumi, bernyanyilah bagi Allah, pujilah Tuhan

yang berkendara di atas langit, langit purba.

Ia mengguntur dengan suara-Nya, suara-Nya yang perkasa.

Datanglah, akuilah kuasa Allah.
Kemuliaan-Nya ada pada Israel; kekuatan-Nya ada di langit.

Allah harus ditakuti di tempat kudus-Nya.

Ia adalah Tuhan, Allah Israel.

Ia memberi kekuatan dan kuasa kepada umat-Nya.
Terpujilah Allah!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMereka melihat perarakan-Mu, ya Allah, perarakan Allahku dan rajaku ke tempat kudus, alleluya.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan membuka pikiran mereka, alleluya.

Agar mereka memahami Kitab Suci, alleluya.
Bacaan Pertama

Dari surat Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus

Ia naik ke surga dan menawan tawanan
Aku memohon kepadamu, sebagai seorang tahanan demi Tuhan, untuk hidup sesuai dengan panggilan yang telah kamu terima, dengan kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran yang sempurna, saling menanggung dalam kasih. Berusahalah sekuat tenaga untuk memelihara kesatuan yang berawal dari Roh dan kedamaian sebagai pengikatnya. Hanya ada satu tubuh dan satu Roh, sama seperti hanya ada satu harapan yang diberikan kepada kamu semua oleh panggilanmu. Ada satu Tuhan, satu iman, satu baptisan; satu Allah dan Bapa dari semua, yang di atas semua, dan bekerja melalui semua, dan di dalam semua.
Masing-masing dari kita telah menerima anugerah Allah sesuai dengan ukuran yang Kristus berikan. Demikianlah kamu menemukan Kitab Suci berkata:
“Ketika Ia naik ke tempat tinggi, Ia menawan sejumlah tawanan

dan memberi karunia kepada manusia.”
“Ia naik”—apa artinya ini selain bahwa Ia terlebih dahulu turun ke bagian-bagian bumi yang lebih rendah? Ia yang turun adalah Dia yang sama yang naik tinggi di atas langit, agar Ia dapat memenuhi semua orang dengan karunia-karunia-Nya.
Dialah yang memberikan rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, gembala-gembala dan guru-guru dalam peran pelayanan bagi orang-orang beriman untuk membangun tubuh Kristus, sampai kita menjadi satu dalam iman dan dalam pengetahuan akan Putra Allah, dan membentuk manusia sempurna itu yang adalah Kristus yang telah mencapai kepenuhan.
Maka, janganlah kita menjadi anak-anak lagi, yang diombang-ambingkan ke sana kemari, dibawa oleh setiap angin ajaran yang berasal dari tipu daya manusia dan keterampilan dalam mengajukan kesalahan. Sebaliknya, marilah kita menyatakan kebenaran dalam kasih dan bertumbuh menuju kedewasaan penuh Kristus sebagai kepala. Melalui Dia seluruh tubuh bertumbuh, dan dengan fungsi yang tepat dari anggota-anggota yang terhubung erat oleh setiap ligamen pendukung, membangun dirinya sendiri dalam kasih.
Aku menyatakan dan dengan sungguh-sungguh bersaksi dalam Tuhan bahwa kamu tidak boleh lagi hidup seperti orang-orang kafir—pikiran mereka kosong, pengertian mereka digelapkan. Mereka terasing dari kehidupan dalam Allah karena ketidaktahuan dan perlawanan mereka; tanpa penyesalan mereka telah menyerahkan diri pada hawa nafsu dan pemuasan segala macam perilaku cabul.
Bukan itu yang kamu pelajari ketika kamu belajar Kristus! Aku berasumsi, tentu saja, bahwa Ia telah diberitakan dan diajarkan kepadamu sesuai dengan kebenaran yang ada dalam Yesus: yaitu, bahwa kamu harus menanggalkan cara hidupmu yang lama dan diri lama yang memburuk melalui ilusi dan keinginan, dan memperoleh cara berpikir rohani yang baru. Kamu harus mengenakan manusia baru yang diciptakan menurut gambar Allah, yang keadilan dan kekudusannya lahir dari kebenaran.

Responsorium Efesus 4:8 (Mazmur 68:19); Mazmur 47:6

Ketika Kristus naik ke tempat tinggi, Ia menawan tawanan,

Ia memberi karunia kepada manusia, alleluya.
Allah naik dengan sorak-sorai, Tuhan dengan tiupan terompet.

Ia memberi karunia kepada manusia, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Agustinus, uskup

Tidak seorang pun pernah naik ke surga kecuali Dia yang turun dari surga
Hari ini Tuhan kita Yesus Kristus naik ke surga; biarlah hati kita naik bersama-Nya. Dengarkanlah perkataan Rasul: Jika kamu telah bangkit bersama Kristus, arahkanlah hatimu kepada hal-hal yang di atas di mana Kristus berada, duduk di sebelah kanan Allah; carilah hal-hal yang di atas, bukan hal-hal yang di bumi. Karena sama seperti Ia tetap bersama kita bahkan setelah kenaikan-Nya, demikian pula kita sudah ada di surga bersama-Nya, meskipun apa yang dijanjikan kepada kita belum terpenuhi dalam tubuh kita.
Kristus sekarang ditinggikan di atas langit, tetapi Ia masih menderita di bumi semua rasa sakit yang harus kita, anggota-anggota tubuh-Nya, tanggung. Ia menunjukkan ini ketika Ia berseru dari atas: Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku? dan ketika Ia berkata: Aku lapar dan kamu memberi Aku makan.
Mengapa kita di bumi tidak berusaha menemukan istirahat bersama-Nya di surga bahkan sekarang, melalui iman, harapan, dan kasih yang menyatukan kita dengan-Nya? Sementara di surga Ia juga bersama kita; dan kita sementara di bumi bersama-Nya. Ia ada di sini bersama kita oleh keilahian-Nya, kuasa-Nya, dan kasih-Nya. Kita tidak bisa berada di surga, seperti Ia di bumi, oleh keilahian, tetapi di dalam Dia, kita bisa berada di sana oleh kasih.
Ia tidak meninggalkan surga ketika Ia turun kepada kita; Ia juga tidak menarik diri dari kita ketika Ia naik kembali ke surga. Fakta bahwa Ia ada di surga bahkan ketika Ia ada di bumi dibuktikan oleh pernyataan-Nya sendiri: Tidak seorang pun pernah naik ke surga kecuali Dia yang turun dari surga, Anak Manusia, yang ada di surga.
Kata-kata ini dijelaskan oleh kesatuan kita dengan Kristus, karena Ia adalah kepala kita dan kita adalah tubuh-Nya. Tidak seorang pun naik ke surga kecuali Kristus karena kita juga adalah Kristus: Ia adalah Anak Manusia oleh persatuan-Nya dengan kita, dan kita oleh persatuan kita dengan Dia adalah anak-anak Allah. Jadi Rasul berkata: Sama seperti tubuh manusia, yang memiliki banyak anggota, adalah satu kesatuan, karena semua anggota yang berbeda membentuk satu tubuh, demikian pula dengan Kristus. Ia juga memiliki banyak anggota, tetapi satu tubuh.
Karena belas kasihan-Nya kepada kita, Ia turun dari surga, dan meskipun Ia naik sendirian, kita juga naik, karena kita ada di dalam Dia oleh rahmat. Demikianlah, tidak seorang pun kecuali Kristus yang turun dan tidak seorang pun kecuali Kristus yang naik; bukan karena tidak ada perbedaan antara kepala dan tubuh, tetapi karena tubuh sebagai satu kesatuan tidak dapat dipisahkan dari kepala.

Responsorium Kisah Para Rasul 1:3, 9, 4

Selama empat puluh hari setelah penderitaan-Nya, Ia menampakkan diri kepada mereka dan berbicara dengan mereka tentang kerajaan Allah.

Ketika mereka melihat, Ia diangkat, dan awan membawa-Nya dari pandangan mereka, alleluya.
Ketika Ia bersama mereka, Ia memberitahu mereka untuk tidak meninggalkan Yerusalem, tetapi menunggu di sana untuk pemenuhan janji Bapa.

Ketika mereka melihat, Ia diangkat, dan awan membawa-Nya dari pandangan mereka, alleluya.

Te Deum

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah mahakuasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan luhur para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, kemuliaan-Mu tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan penuntun.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sebelah kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Pada-Mu, ya Tuhan, harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap sia-sia.

Doa Penutup

Gembirakanlah kami dengan sukacita kudus,

Allah yang mahakuasa, dan buatlah kami bersukacita

dengan ucapan syukur yang tulus,

karena Kenaikan Kristus Putra-Mu adalah pemuliaan kami,

dan, di mana Kepala telah mendahului dalam kemuliaan,

Tubuh dipanggil untuk mengikuti dalam harapan.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Hari Minggu Paskah VII

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

O sungguh menggembirakan
Bahwa Yesus Kristus Tuhan
Yang tersalib di Golgota
Bertakhta di sisi Bapa.

Marilah kita bersyukur
Memuji Allah yang luhur
Sambil mohon kepadaNya
Kerinduan akan surga.

Kita turut bahagia
Bersama seisi surga
Atas kemulyaan Tuhan
Yang jaya tak terkalahkan.

Mulyalah Engkau ya Tuhan
Yang naik ke atas awan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulyalah kekal abadi. Amin.

Antifon 1Tuhan meraja, berpakaian kemuliaan, alleluya.

Mazmur 92 (93)

Tuhan meraja, berpakaian kemuliaan,*
dan kejayaan ikat pinggangNya.

Bumi Kaualaskan dengan kokoh tak tergoyangkan,+
takhtaMu teguh sejak dahulu,*
dari sediakala Engkau ada.

Air pasang meningkat, ya Tuhan,+
air pasang meningkatkan suaranya,*
air pasang meningkatkan deru geloranya.

Namun Tuhan dahsyat melebihi deru air pasang,+
hebat melebihi empasan samudera,*
agung melebihi angkasa raya.

TakhtaMu diteguhkan dari sediakala, ya Tuhan,*
rumahMu menggemakan pujian para kudus, untuk selama-lamanya.

Antifon 1Tuhan meraja, berpakaian kemuliaan, alleluya.

Antifon 2Semua makhluk akan memperoleh kebebasan mulia anak-anak Allah, alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Semua makhluk akan memperoleh kebebasan mulia anak-anak Allah, alleluya.

Antifon 3Kemegahan Tuhan mengatasi langit dan bumi, alleluya.

Mazmur 148

Pujilah Tuhan dari surga,*
pujilah Dia di angkasa raya!

Pujilah Tuhan, semua malaikatNya,*
pujilah Dia, seluruh bala tentaraNya!

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
pujilah Dia, segala bintang yang gemerlapan!

Pujilah Tuhan, langit yang tertinggi,*
dan segala air di atas langit!

Hendaknya semua memuji nama Tuhan;*
Tuhan memberi perintah, maka terciptalah semuanya.

Tuhan menempatkan mereka untuk selama-lamanya,*
ketetapan Tuhan senantiasa berlaku.

Pujilah Tuhan di bumi,*
naga lautan dan segenap samudera raya,

api dan hujan es, salju dan kabut,*
angin badai, yang melaksanakan firmanNya.

Pujilah Tuhan, gunung-gemunung dan segala bukit,*
pohon buah dan segala pohon kayu,

binatang liar dan segala ternak,*
binatang melata dan burung bersayap.

Pujilah Tuhan, para raja di bumi dan segala bangsa,*
para penguasa dan segala suku di dunia;

para memuda dan pemudi,*
kaum tua berserta anak-anak.

Hendaknya mereka memuji nama Tuhan;*
sebab hanya nama Tuhanlah tinggi luhur.

Walaupun kemegahanNya mengatasi langit dan bumi,*
namun Tuhan sudi meningkatkan kekuatan bangsaNya.

Pujilah Tuhan, semua sahabatNya,*
hai Israel, umat yang dekat padaNya.

Antifon 3Kemegahan Tuhan mengatasi langit dan bumi, alleluya.

Bacaan singkat: Kis 10,40-43

Allah telah membangkitkan Yesus pada hari yang ketiga, dan dengan kuasa Allah, Yesus menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah. Kamilah saksi-saksi itu, kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari alam maut. Kepada kami ditugaskan oleh Allah mewartakan kepada seluruh bangsa dan memberi kesaksian bahwa Yesuslah yang ditentukan Allah menjadi hakim atas orang yang hidup dan yang mati. Tentang Dialah semua nabi memberi kesaksian, bahwa barang siapa percaya kepadaNya akan mendapat pengampunan dosa demi namaNya.

Lagu singkat:

℣.Kristus, Putera Allah yang hidup, kasihanilah kami,* Alleluya, alleluya.℟.Kristus.℣.Engkau bangkit dari alam maut.℟.Alleluya, alleluya.℣.Kemuliaan.℟.Kristus.

Antifon KidungBapa, Aku telah memuliakan Dikau di dunia ini dengan menyelesaikan pekerjaan yang Kautugaskan, alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungBapa, Aku telah memuliakan Dikau di dunia ini dengan menyelesaikan pekerjaan yang Kautugaskan, alleluya.

Doa Permohonan

Kristus, sumber kehidupan, telah dibangkitkan oleh Allah. Kristus juga akan membangkitkan kita dengan kekuatanNya. Marilah kita berdoa:

℟. Kristus, kehidupan kami, selamatkanlah kami.

Ya Kristus, cahaya yang cemerlang dalam kegelapan, raja kehidupan dan pemberi kesucian kepada semua insan,* semoga kami menjalani hari ini demi kemuliaanMu. ℟.

Tuhan, Engkau telah menempuh jalan penderitaan dan salib,* semoga kami menderita dan mati bersama Engkau, supaya dibangkitkan pula bersama Engkau. ℟.

Putera Bapa, guru dan saudara kami, Engkau telah mengangkat kami menjadi raja dan imam bagi Allah,* semoga kami dengan gembira hati menyampaikan kurban pujian kepadaMu. ℟.

Raja yang mulia, kami menantikan hari penampakanMu yang megah,* agar dapat memandang wajahMu dan menjadi serupa dengan Dikau. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah penyelamat kami, kami percaya bahwa Kristus sudah bersatu dengan Dikau dalam keagungan. Semoga Ia selalu menyertai kami sampai akhir zaman, seperti dijanjikanNya. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Hari Minggu Paskah VII

MINGGU — Masa Paskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Cf. 1 Cor 15, 3 b-5)

Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,

Ayat Singkat

℣.Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.℟.Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Hari Minggu Paskah VII

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut.*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Antifon 1Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan, Ia menjawab aku, alleluya.

Antifon 2Tuhan bertindak dengan tangan Kuat, alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa."

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Antifon 2Tuhan bertindak dengan tangan Kuat, alleluya.

Antifon 3Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 3Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita, alleluya.

Bacaan Singkat: (Ef 2,4-6)

Demi cintaNya yang amat besar, Allah telah mengasihi kita dengan kerahimanNya yang melimpah. Kita yang sudah mati karena dosa telah dihidupkan Allah bersama Kristus dan telah diselamatkan demi rahmat Kristus. Bersama Kristus Yesus pula kita dibangkitkan dan bersama Dia kita ditahtakan dalam surga.

℣.Jika kita sudah mati bersama Kristus, alleluya.℟.Kita akan hidup bersama Kristus pula, alleluya.

Doa Penutup

Allah, Bapa kami yang ada di surga, kami umatMu selalu bergembira karena diangkat menjadi anak-anakMu. Semoga kami dapat mengharapkan kebangkitan serta keselamatan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Hari Minggu Paskah VII

MINGGU — Masa Paskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Rom 6, 4)

Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Ayat Singkat

℣.Inilah hari yang dijadikan Tuhan, alleluya.℟.Marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Hari Minggu Paskah VII

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Madah

Datanglah Roh mahasuci
Kunjungilah hati kami
Penuhilah dengan rahmat
Agar suci dan selamat.

Engkaulah penghibur kami
Rahmat Allah mahatinggi
Engkaulah pancaran cinta
Yang menguatkan segala.

Engkau tangan kanan Bapa
Yang membagikan kurnia
Engkau sudah dinjanjikan
Oleh Yesus Kristus Tuhan.

Tolonglah kami, Roh suci
Dengan pengaruh ilahi
Agar mengikuti Putra
Slalu mengasihi Bapa. Amin.

Antifon 1Setelah menyucikan dunia dari dosa, Tuhan kini bertakhta di surga di sisi Allah yang mahaagung, alleluya.

Mazmur 109 (110),1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu."

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion:*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal:*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Antifon 1Setelah menyucikan dunia dari dosa, Tuhan kini bertakhta di surga di sisi Allah yang mahaagung, alleluya.

Antifon 2Tuhan menganugerahkan keselamatan kepada umatNya, alleluya.

Mazmur 110 (111)

Aku bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati,*
dalam lingkungan orang jujur dan di tengah umat.

Agunglah karya Tuhan,*
layak diselidiki oleh orang yang mengaguminya.

Agung dan semarak karya Tuhan,*
keadilanNya tetap selamanya.

PerbuatanNya yang agung pantas dikenang,*
Tuhan itu pengasih dan penyayang.

Kepada orang takwa diberikanNya santapan,*
Ia selalu ingat akan perjanjianNya.

Kepada umatNya Ia membuktikan kekuasaanNya,*
dengan menganugerahinya milik pusaka para bangsa.

Adil dan benarlah karya tanganNya,*
segala titahNya teguh.

PerintahNya ditetapkan untuk selama-lamanya,*
diberikan dengan tulus dan jujur.

DianugerahkanNya keselamatan kepada umatNya,+
diikatNya perjanjian untuk selama-lamanya,*
kudus dan dahsyatlah namaNya.

Sikap yang takwa itu pangkal kebijaksanaan,+
besarlah ganjaran bagi orang yang berpegang padanya,*
terpujilah Tuhan selama-lamanya.

Antifon 2Tuhan menganugerahkan keselamatan kepada umatNya, alleluya.

Antifon 3Alleluya. Tuhan kita sudah menjadi raja. Marilah kita bersorak-sorai dan memuliakan Dia, alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Antifon 3Alleluya. Tuhan kita sudah menjadi raja. Marilah kita bersorak-sorai dan memuliakan Dia, alleluya.

Bacaan singkat: Ibr 10,12-14

Kristus mempersembahkan hanya satu kurban demi dosa-dosa. Lalu Ia duduk di sebelah kanan Allah sampai selama-lamanya, sambil menantikan saat musuh-musuhNya dijadikan tumpuan kakiNya. Dengan satu kurban Ia menyempurnakan orang yang dikuduskanNya untuk selama-lamanya.

Lagu singkat:

℣.Roh penghibur,* Alleluya, alleluya.℟.Roh.℣.Akan mengajar kamu segalanya.℟.Alleluya, alleluya.℣.Kemuliaan.℟.Roh.

Antifon KidungApabila penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan memberi kesaksian tentang Aku, alleluya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungApabila penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan memberi kesaksian tentang Aku, alleluya.

Doa Permohonan

Kristus Tuhan kita telah wafat, bangkit dan selalu menjadi perantara kita. Maka marilah kita memohon padaNya dengan gembira:

℟. Raja pemenang, dengarkanlah kami.

Kristus, cahaya dan keselamatan segala bangsa,* curahkanlah api Roh kudus atas kami yang mewartakan kebangkitanMu. ℟.

Semoga umat Israel menyadari bahwa pengharapannya terpenuhi dalam Engkau, ya Kristus,* dan seluruh bumi mengenal kemuliaanMu. ℟.

Semoga kami bersatu dengan para kudusMu,* dan bersama mereka kelak dapat melepaskan lelah, dan beristirahat dari segala jerih payah. ℟.

Engkau telah mengalahkan musuhMu, yakni kematian, maka kalahkanlah musuhMu dalam diri kami juga,* agar kami dapat hidup bagiMu, pemenang yang takkan mati lagi. ℟.

Engkau taat sampai mati, dan bertakhta di sebelah kanan Bapa,* perkenankanlah saudara-saudaraMu masuk ke dalam kerajaanMu yang mulia. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah penyelamat kami, kami percaya bahwa Kristus sudah bersatu dengan Dikau dalam keagungan. Semoga Ia selalu menyertai kami sampai akhir zaman, seperti dijanjikanNya. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

Hari Minggu Paskah VII

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan II Mazmur

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat Why 22,4-5

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo Sirilus dari Sasarea

Martir

Sirilus lahir di Kapadokia, Asia Kecil pada abad ke-3 dari sebuah keluarga kafir. Semenjak mudanya ia menjadi Kristen. Ayahnya yang kafir itu menyiksanya dengan berbagai cara agar dia bisa murtad kembali. Meskipun demikian ia tetap teguh memeluk imannya. Ia memang sedih namun bukan karena perlakuan kejam ayahnya melainkan karena ayah tidak sudi mengerti akan keputusan kehendaknya. Satu-satunya penguat hatinya adalah kata-kata Kristus ini: “Barang siapa yang mengasihi ayah dan ibunya lebih dari Aku, tak layak ia bagiKu”. Perlakuan kasar ayahnya malah semakin menambah semangat imannya hingga berhasil menarik simpatik banyak temannya. Oleh karena itu, ia diusir ayahnya dari rumah dan kemudian dihadapkan ke pengadilan karena imannya. Sedikitpun ia tidak takut ketika diancam oleh hakim.

Karena umurnya , ia dibebaskan dan diizinkan kembali ke rumah ayahnya untuk meminta maaf. Tetapi hal ini ditolaknya dengan tegas. Katanya: “Karena imanku, saya telah diusir dari rumah oleh ayahku. Saya meninggalkan rumah dengan gembira, sebab aku mempunyai tempat tinggal lain yang lebih mulia yang sedang menantikan aku.” Sekali lagi hakim mencoba mengubah pikiran anak muda itu. Sirilus diseret ke sebuah api unggun, seakan-akan hendak di bakar. Tetapi ia tidak gentar sedikitpun. Sebaliknya, ia memprotes penundaan hukuman atas dirinya. Hakim merasa gagal mempengaruhi keputusan anak muda ini menjadi sangat marah dan menyuruh serdadu-serdadu memenggal kepalanya.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari