Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Kekuasaan-Nya kekal adanya.
Aku, Daniel, melihat dalam penglihatan pada waktu malam: Tampak seorang seperti anak manusia datang dari langit bersama awan-gemawan. Ia menghadap Dia Yang Lanjut Usianya, dan diantar ke hadapan-Nya. Kepada yang serupa anak manusia itu diserahkan kekuasaan, kehormatan, dan kuasa sebagai raja. Dan, segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepada-Nya. Kekuasaan-Nya kekal adanya, dan Kerajaan-Nya takkan binasa.
Refren: Tuhan Rajaku, agunglah nama-Mu. Alam raya dan makhluk-Mu kagum memandang-Mu.
Tuhan adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan, Tuhan adalah Raja, dan kekuatanlah ikat pinggang-Nya.
Sungguh, telah tegaklah dunia, tidak lagi goyah! Takhta-Mu tegak sejak dahulu kala, dari kekal Engkau ada.
Peraturan-Mu sangat teguh, ya Tuhan yang abadi. Bait-Mu berhiaskan kekudusan, ya Tuhan, sepanjang masa.
Kristus Raja melepaskan umat-Nya dari belenggu dosa. Kerajaan-Nya akan hadir di antara jemaat-Nya mulai sekarang ini dan akan mencapai puncak kepenuhannya pada hari kiamat.
Ia yang berkuasa atas raja-raja di bumi telah membuat kita menjadi suatu Kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah.
Yesus Kristus adalah saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Dia mengasihi kita, dan berkat Darah-Nya Ia telah melepaskan kita dari dosa kita. Dia telah membuat kita menjadi suatu Kerajaan dan menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya. Bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin. Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan, dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan, semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, Amin! “Aku adalah Alfa dan Omega,” Firman Tuhan Allah, “yang kini ada, yang dulu sudah ada, dan yang akan tetap ada, Yang Mahakuasa.”
Alleluya. U: Alleluya.
Seperti yang kaukatakan, Aku adalah raja.
Ketika Yesus dihadapkan ke pengadilan, bertanyalah Pilatus kepada-Nya, “Engkaukah raja orang Yahudi?” Jawab Yesus, “Dari hatimu sendirikah engkau katakan hal itu? Atau adakah orang lain yang mengatakan kepadamu tentang Aku?” Kata Pilatus, “Orang Yahudikah aku! Bangsamu sendiri dan imam-imam kepala telah menyerahkan Engkau kepadaku; apakah yang telah Engkau perbuat?” Jawab Yesus,”Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini! Jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku sudah melawan supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi. Akan tetapi, Kerajaan-Ku bukan dari sini!” Maka kata Pilatus kepada-Nya, “Jadi Engkau adalah raja?” Jawab Yesus,”Seperti yang kaukatakan, Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir, dan untuk itulah Aku datang ke dunia ini, yakni untuk memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.”
Inilah Injil Tuhan kita!
Raja yang Terikat Tangannya
Bayangan kita tentang raja hampir seragam: singgasana, mahkota, pengawal berlapis, titah yang tidak boleh dibantah. Orang Jawa mengenal ungkapan sabda pandhita ratu: ucapan raja pantang ditarik kembali; sekali diucapkan, jadilah.
Hari ini, pada Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, Gereja justru memajang gambar yang janggal: seorang tahanan berdiri di hadapan Pilatus. Pilatus punya pasukan, gedung pengadilan, dan wewenang menjatuhkan hukuman mati. Yesus tidak membawa apa-apa. Lalu siapa sebenarnya raja di ruangan itu?
Perhatikan siapa yang gelisah bertanya dan siapa yang tenang menjawab. Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini, kata Yesus. Kerajaan-Nya tidak ditopang pedang; seandainya ditopang pedang, hamba-hamba-Nya pasti sudah melawan. Kerajaan-Nya ditopang kebenaran: untuk itulah Aku lahir, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran. Pilatus punya kuasa memaksa tubuh. Yesus punya kebenaran yang memerdekakan hati. Dan sejarah membuktikan mana yang lebih awet: kekaisaran Roma kini tinggal reruntuhan yang dikunjungi turis, sedangkan sabda tahanan itu masih dibacakan di seluruh dunia setiap hari.
Daniel sudah melihatnya dari jauh: seorang seperti anak manusia datang dengan awan-awan dari langit, diberi kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap. Kerajaan-kerajaan dunia datang silih berganti; museum-museum kita penuh mahkota bekas. Kerajaan yang satu ini tidak meninggalkan mahkota bekas, sebab tidak pernah berakhir.
Kitab Wahyu menambahkan hal yang mengejutkan: Raja itu telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah. Kita bukan penonton di pinggir jalan yang melambai ketika iring-iringan lewat. Kita diangkat masuk ke dalam pemerintahan-Nya. Setiap kali kebenaran kita pilih walau merugikan, setiap kali kasih menang atas dendam, setiap kali yang lemah dibela, di situ pemerintahan-Nya sedang berlaku di bumi. Takhta-Nya tidak berdiri di ibu kota mana pun; takhta-Nya berdiri di hati yang taat.
Hari ini tahun liturgi tiba di halaman terakhirnya. Pekan depan Adven dimulai, dan Gereja kembali ke awal: menantikan kedatangan-Nya. Sebelum halaman ini ditutup, baiklah kita jujur menjawab satu pertanyaan: selama setahun ini, siapa yang sesungguhnya bertakhta atas keputusan-keputusan kita? Uang? Rasa takut? Gengsi? Atau Raja yang tangan-Nya terikat itu? Jawaban yang jujur atas pertanyaan itu adalah persembahan terbaik di penghujung tahun.
Yesus, Raja semesta alam, rajailah hatiku. Jadikan aku warga kerajaan-Mu yang setia kepada kebenaran, hari ini dan sampai Engkau datang. Amin.
Invitatorium
Pembukaan
AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita bernyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita, alleluya.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Ya Allah, mahkota dan ganjaran agung
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Barang siapa merendahkan diri seperti anak kecil, ia akan menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Surga.
Mazmur 130 (131)
Kepercayaan seperti anak kecil kepada Allah
Belajarlah dari-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati (Matius 11:29).
AntifonBarang siapa merendahkan diri seperti anak kecil, ia akan menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Surga.
Antifon 2Dengan kesederhanaan hati, aku telah dengan gembira mempersembahkan segalanya kepada-Mu, ya Allahku.
Mazmur 131 (132)
Janji-janji Allah kepada keluarga Daud
Tuhan Allah akan menganugerahkan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya (Lukas 1:32).
AntifonDengan kesederhanaan hati, aku telah dengan gembira mempersembahkan segalanya kepada-Mu, ya Allahku.
Antifon 3Tuhan telah bersumpah kepada Daud; kerajaan-Nya akan berdiri selamanya.
AntifonTuhan telah bersumpah kepada Daud; kerajaan-Nya akan berdiri selamanya.
Responsorium Zakharia 13:1; 14:8; Yohanes 19:34
Responsorium Mazmur 71:8, 23; 9:3
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.
Mazmur 62
Antifon 1Ya Allah, aku mencari Engkau untuk merasakan kekuatanMu. Alleluya.
Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.
Dan 3,57-88.56
Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.
Antifon 2Tiga pemuda dalam tanur api serentak berseru: Terpujilah Allah. Alleluya.
Antifon 3Para warga Sion bersukaria atas Rajanya. Alleluya.
Mazmur 149
Antifon 3Para warga Sion bersukacita atas Rajanya. Alleluya.
Bacaan Singkat (Kolose 1,12-14)
Antifon KidungTuhan menganugerahkan kepadaNya kuasa, kehormatan, dan kerajaan; segala bangsa akan mengabdi kepadaNya.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungTuhan menganugerahkan kepadaNya kuasa, kehormatan, dan kerajaan; segala bangsa akan mengabdi kepadaNya.
Doa Permohonan
℟. Ya Tuhan, Engkaulah kehidupan dan keselamatan kami.
Pencipta bintang-bintang, permulaan hari ini kami terima penuh syukur dari tanganMu,* sambil mengenangkan kebangkitanMu. ℟.
Semoga rohMu mengajar kami bertindak seturut keinginan hatiMu,* dan semoga kebijaksanaanMu tetap membimbing kami. ℟.
Semoga kami pada hari Minggu ini berhimpun sebagai umatMu,* untuk menyambut santapan sabda dan tubuhMu. ℟.
Kami mengucap syukur kepadaMu,* atas kurniaMu yang tak terbilang banyaknya. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (Rom 5, 1-2. 5)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Madah
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Mazmur 22 (23)
Antifon 1Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Mazmur 75 (76)
Antifon 2Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Antifon 3Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Bacaan singkat Rom 8,26
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pekan II Mazmur
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (2 Cor 1, 21-22)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.
Antifon 1Tuhan meluaskan kekuasaanNya dari Sion, Tuhan meraja selama-lamanya. Alleluya.
Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.
Mazmur 113
Antifon 2Bumi bergetar di hadapan Tuhan. Alleluya.
Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.
Why 19,1-7
Antifon 3Tuhan, Allah kita yang mahakuasa, sudah menjadi raja. Alleluya.
Bacaan singkat 2Kor 1,3-4
Antifon KidungPada jubahNya dan pahaNya tertulis nama: Raja segala raja dan Tuan segala tuan; bagiNyalah kemuliaan dan kuasa sepanjang segala masa.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungPada jubahNya dan pahaNya tertulis nama: Raja segala raja dan Tuan segala tuan; bagiNyalah kemuliaan dan kuasa sepanjang segala masa.
Doa Permohonan
℟. Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.
Ya Penyelamat kami, teguhkanlah umat pilihanMu, agar lebih jelas melambangkan kesatuan umat manusia,* dan menjadi tanda pembawa selamat yang lebih nyata bagi semua bangsa. ℟.
Dampingilah selalu para uskup bersama bapa suci,* dan anugerahilah mereka kesatuan, cinta kasih dan damai. ℟.
Satukanlah seluruh umat Kristen dalam diriMu sebagai kepala,* supaya kami dalam kehidupan sehari-hari memberi kesaksian tentang kerajaanMu. ℟.
Berikanlah perdamaian kepada dunia,* supaya keamanan dan kesejahteraan berkembang di mana-mana. ℟.
Bangkitkanlah semua orang mati pada hari kiamat,* dan ikutsertakanlah kami dalam kebahagiaan mereka. ℟.
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santa Perawan Maria Dipersembahkan
Peringatan ini mengenangkan persembahan Santa Perawan Maria kepada Allah di Bait Suci sejak masa kanak-kanaknya. Yang dirayakan bukan sekadar sebuah peristiwa, melainkan seluruh hidup Maria yang sejak dini sepenuhnya diserahkan dan dikuduskan bagi kehendak Allah.
Kisahnya tidak terdapat dalam Kitab Suci, melainkan dalam tulisan kuno Protoevangelium Yakobus. Menurut tradisi ini, Yoakim dan Anna, orang tua Maria, membawa putri mereka ke Bait Allah di Yerusalem ketika ia berusia sekitar tiga tahun, untuk memenuhi kaul mereka dan menyerahkannya kepada Tuhan. Gereja menerima kisah ini sebagai tradisi saleh, bukan sebagai fakta sejarah yang pasti. Dalam surat apostolik Marialis Cultus tahun 1974, Paus Paulus VI menegaskan bahwa meski berlatar sumber apokrif, perayaan ini mengandung nilai teladan yang luhur dan melanjutkan tradisi mulia yang berasal dari gereja-gereja Timur.
Perayaan ini bermula di Timur, terkait pentahbisan sebuah gereja untuk menghormati Maria di Yerusalem pada abad keenam. Dari sana ia menyebar ke Barat, dan pada tahun 1585 Paus Sikstus V menetapkannya bagi seluruh Gereja Latin dalam kalender Roma.
Bagi umat, peringatan ini menjadi ajakan meneladani Maria: mempersembahkan diri kepada Allah sejak dini dan sepenuh hati, sebagai bait yang hidup bagi kehadiran-Nya.
Santo Nikolo Giustiniani
Mulanya Nikolo seorang biarawan. Kemudian beliau diizinkan keluar dari biara karena semua saudaranya laki-laki meninggal dunia. Lalu ia menikah dan mendapat enam orang anak laki-laki dan tiga orang puteri. Sesudah anak-anaknya dewasa, ia diizinkan masuk biara lagi di Venesia, Italia. Isterinya menjadi suster dan dihormati sebagai 'santa' juga.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari