Doa Katolik
Pesta

Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

Rabu, 31 Mei 2028· Putih · Pekan Psalterium III
31 Mei 2028

Bacaan Misa

Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bertempik-soraklah, hai Israel! Bersukacitalah dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem! TUHAN telah menyingkirkan hukuman yang jatuh atasmu, telah menebas binasa musuhmu. Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu; engkau tidak akan takut kepada malapetaka lagi. Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: "Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu. TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai, seperti pada hari pertemuan raya." "Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.

Mazmur Tanggapan

Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku."
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.
Pada waktu itu kamu akan berkata: "Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!
Bermazmurlah bagi TUHAN, sebab perbuatan-Nya mulia; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi!
Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab Yang Mahakudus, Allah Israel, agung di tengah-tengahmu!"

Bacaan Injil

Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana." Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus. Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

Allah yang Bersenandung

Renungan · 1 menit baca

Ada pemandangan yang lembut di dapur: seorang ibu bersenandung kecil sambil menggendong bayinya. Lagunya tanpa judul, kadang tanpa lirik yang jelas, tetapi si bayi tenang. Ia belum mengerti kata-katanya, tetapi ia mengerti bahwa ia sedang dinyanyikan, dan itu sudah cukup.

Kita biasa membayangkan doa sebagai kita yang menyanyi bagi Allah. Maria melakukannya dengan megah dalam Magnificat: "Jiwaku memuliakan Tuhan." Tetapi Bacaan Pertama membalik arah yang tak terduga. Nabi Zefanya berkata tentang Allah, "Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai." Ternyata bukan hanya kita yang bernyanyi bagi Allah. Allah lebih dulu bersenandung karena kita. Kita ini, dengan segala kekurangan, adalah lagu kesukaan-Nya.

Pesta hari ini merayakan saat Maria bergegas ke pegunungan mengunjungi Elisabet. Dan begitu salam Maria terdengar, anak dalam rahim Elisabet melonjak kegirangan. Sukacita memang menular. Maria yang penuh Kristus membawa lonjakan sukacita ke rumah saudarinya, lalu meledak menjadi nyanyian.

Di penutup bulan Maria ini, baiklah kita ingat dua hal sederhana. Bahwa kita sedang dinyanyikan oleh Allah yang bergirang karena kita. Dan bahwa, seperti Maria, tugas kita adalah membawa sukacita itu bergegas kepada orang lain.

Tuhan, sungguh ajaib, Engkau bersorak karena aku. Jadikanlah aku, seperti Maria, pembawa sukacita-Mu bagi sesama. Amin.

Invitatorium

Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

Pembukaan

AntifonMarilah kita menyembah Kristus, putera Maria.

Atau:
Marilah kita bergembira dalam Tuhan pada pesta santa perawan Maria.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah kita menyembah Kristus, putera Maria.

Atau:
Marilah kita bergembira dalam Tuhan pada pesta santa perawan Maria.

Ibadat Bacaan

Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah membantu aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Pujilah Tuhan, Yang Mahakuasa, Raja ciptaan!

Hai jiwaku, pujilah Dia, sebab Dialah kesehatan dan keselamatanmu!

Biarlah semua yang mendengar, kini mendekat ke bait-Nya;

Bergabung dalam adorasi yang gembira.
Pujilah Tuhan, yang atas segala sesuatu memerintah dengan ajaib;

Dan, seperti di atas sayap rajawali, mengangkat, menopang.

Tidakkah kau lihat semua yang diperlukan telah

Dikirim oleh ketetapan-Nya yang penuh rahmat?
Pujilah Tuhan, yang akan melancarkan pekerjaanmu dan membelamu;

Sesungguhnya kebaikan dan belas kasihan-Nya akan menyertaimu setiap hari.

Renungkan kembali apa yang dapat dilakukan Yang Mahakuasa

Saat Dia bersahabat dengan kasih-Nya.
Pujilah Tuhan, ya biarlah semua yang ada padaku memuja-Nya!

Semua yang memiliki hidup dan napas, datanglah sekarang dengan pujian di hadapan-Nya.

Biarlah Amin bergema lagi dari umat-Nya,

Dengan gembira memuja-Nya selamanya.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Di mana pun Engkau berada, Tuhan, di sana ada belas kasihan, di sana ada kebenaran, alleluya.

Mazmur 88 (89):2-38

Kebaikan Allah kepada keluarga Daud

Menurut janji-Nya, Tuhan telah membangkitkan Yesus, seorang Juruselamat, dari keluarga Daud (Kis. 13:22, 23).

I
Aku akan menyanyikan kasih-Mu, ya Tuhan, selama-lamanya;

melalui segala abad mulutku akan mewartakan kebenaran-Mu.

Tentang ini aku yakin, bahwa kasih-Mu kekal abadi,

bahwa kebenaran-Mu teguh di surga.
“Dengan orang pilihan-Ku, Aku telah membuat perjanjian;

Aku telah bersumpah kepada Daud hamba-Ku:

Aku akan menegakkan dinastimu untuk selama-lamanya

dan mendirikan takhtamu sepanjang segala abad.”
Langit mewartakan keajaiban-Mu, ya Tuhan;

perkumpulan orang-orang kudus-Mu mewartakan kebenaran-Mu.

Sebab siapa di langit yang dapat dibandingkan dengan Tuhan

atau siapa yang seperti Tuhan di antara anak-anak Allah?
Allah yang ditakuti dalam dewan orang-orang kudus,

agung dan dahsyat bagi semua di sekeliling-Nya.

Ya Tuhan Allah semesta alam, siapa yang setara dengan-Mu?
Engkau perkasa, ya Tuhan, dan kebenaran adalah pakaian-Mu.

Engkaulah yang memerintah laut dalam kebanggaannya;

Engkaulah yang menenangkan gelombang-gelombangnya yang bergelora.

Engkau menghancurkan monster Rahab dan membunuhnya,

menyebarkan musuh-musuh-Mu dengan lengan-Mu yang perkasa.
Langit adalah milik-Mu, dunia adalah milik-Mu.

Engkaulah yang mendirikan bumi dan segala isinya;

Engkaulah yang menciptakan Utara dan Selatan.

Tabor dan Hermon bersorak gembira atas nama-Mu.
Milik-Mu adalah lengan yang perkasa, ya Tuhan;

tangan-Mu kuat, tangan kanan-Mu siap.

Keadilan dan kebenaran adalah tiang-tiang takhta-Mu,

kasih dan kebenaran berjalan di hadapan-Mu.
Berbahagialah umat yang memuji raja seperti itu,

yang berjalan, ya Tuhan, dalam terang wajah-Mu,

yang menemukan sukacita mereka setiap hari dalam nama-Mu,

yang menjadikan keadilan-Mu sumber kebahagiaan mereka.
Sebab Engkau, ya Tuhan, adalah kemuliaan kekuatan mereka;

oleh rahmat-Mu kekuatan kami ditinggikan:

sebab penguasa kami dalam pemeliharaan Tuhan;

raja kami dalam pemeliharaan Yang Mahakudus Israel.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonDi mana pun Engkau berada, Tuhan, di sana ada belas kasihan, di sana ada kebenaran, alleluya.

Antifon 2Ketika Putra Allah datang ke dunia ini, Dia dilahirkan dari garis keturunan Daud, alleluya.

II
Dahulu Engkau berbicara dalam suatu penglihatan.

Kepada sahabat-sahabat-Mu para nabi Engkau berkata:

“Aku telah menaruh mahkota pada seorang pahlawan,

Aku telah meninggikan seorang yang terpilih dari antara umat.
Aku telah menemukan Daud hamba-Ku

dan dengan minyak suci-Ku mengurapinya.

Tangan-Ku akan selalu menyertainya

dan lengan-Ku akan membuatnya kuat.
Musuh tidak akan pernah mengalahkannya

pun orang jahat tidak akan menindasnya.

Aku akan mengalahkan musuh-musuhnya di hadapannya

dan memukul mereka yang membencinya.
Kebenaran-Ku dan kasih-Ku akan menyertainya;

oleh nama-Ku kekuatannya akan ditinggikan.

Aku akan membentangkan tangannya ke Laut

dan tangan kanannya sejauh Sungai.
Dia akan berkata kepada-Ku: ‘Engkau adalah Bapaku,

Allahku, batu karang yang menyelamatkanku.’

Dan Aku akan menjadikannya anak sulung-Ku,

yang tertinggi di antara raja-raja bumi.
Aku akan menjaga kasih-Ku baginya selalu;

baginya perjanjian-Ku akan kekal.

Aku akan menegakkan dinastinya untuk selama-lamanya,

menjadikan takhtanya bertahan seperti langit.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonKetika Putra Allah datang ke dunia ini, Dia dilahirkan dari garis keturunan Daud, alleluya.

Antifon 3Sekali untuk selamanya Aku bersumpah kepada hamba-Ku Daud: dinastinya tidak akan pernah gagal, alleluya.

III
“Jika anak-anaknya meninggalkan hukum-Ku

dan menolak untuk berjalan sesuai ketetapan-Ku

dan jika mereka melanggar ketetapan-ketetapan-Ku,

menolak untuk menaati perintah-perintah-Ku;
maka Aku akan menghukum pelanggaran-pelanggaran mereka dengan tongkat,

maka Aku akan mencambuk mereka karena kesalahan mereka.

Tetapi Aku tidak akan pernah menarik kembali kasih-Ku:

kebenaran-Ku tidak akan pernah gagal.
Aku tidak akan pernah melanggar perjanjian-Ku

pun tidak akan menarik kembali perkataan yang telah Kuucapkan.

Sekali untuk selamanya, Aku telah bersumpah demi kekudusan-Ku.

‘Aku tidak akan pernah berbohong kepada Daud.
Dinastinya akan kekal abadi.

Di mata-Ku takhtanya seperti matahari;

seperti bulan, ia akan bertahan selamanya,

saksi yang setia di langit.’”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah, Engkau telah mengurapi hamba-Mu Yesus dengan minyak suci dan mengangkat-Nya lebih tinggi dari semua raja di bumi. Dalam hal ini Engkau memenuhi janji yang dibuat kepada keturunan Daud dan menegakkan perjanjian yang kekal melalui Putra sulung-Mu. Janganlah melupakan perjanjian-Mu yang kudus, agar kami yang ditandai dengan darah Putra-Mu melalui sakramen-sakramen iman yang baru dapat menyanyikan belas kasihan-Mu untuk selama-lamanya.

AntifonSekali untuk selamanya Aku bersumpah kepada hamba-Ku Daud: dinastinya tidak akan pernah gagal, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan bel) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Allah membangkitkan Kristus dari antara orang mati, alleluya.

Agar seluruh iman dan harapan kita ada pada Allah, alleluya.
Bacaan Pertama

Dari surat pertama Rasul Yohanes

5:1-12

Iman kita adalah kemenangan kita atas dunia
Setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Kristus

telah dilahirkan dari Allah.

Sekarang, setiap orang yang mengasihi Bapa

mengasihi anak yang telah dilahirkan-Nya.

Kita dapat yakin bahwa kita mengasihi anak-anak Allah

ketika kita mengasihi Allah

dan melakukan apa yang telah diperintahkan-Nya.

Kasih Allah terdiri dari ini:

bahwa kita menaati perintah-perintah-Nya—

dan perintah-perintah-Nya tidaklah berat.
Setiap orang yang dilahirkan dari Allah mengalahkan dunia,

dan kuasa yang telah mengalahkan dunia

adalah iman kita ini.

Siapakah, kalau begitu, penakluk dunia?

Dia yang percaya bahwa Yesus adalah Putra Allah.
Yesus Kristuslah yang datang melalui air dan darah—

bukan hanya dalam air,

tetapi dalam air dan dalam darah.

Rohlah yang bersaksi tentang ini,

dan Roh adalah kebenaran.

Demikianlah ada tiga yang bersaksi,

Roh dan air dan darah—

dan ketiga ini sepakat.
Tidakkah kita menerima kesaksian manusia?

Kesaksian Allah jauh lebih besar:

itulah kesaksian yang telah diberikan Allah

atas nama Putra-Nya sendiri.

Barangsiapa percaya kepada Putra Allah

memiliki kesaksian itu di dalam hatinya.

Barangsiapa tidak percaya kepada Allah

telah menjadikan Allah pendusta

dengan menolak untuk percaya pada kesaksian

yang telah diberikan-Nya atas nama Putra-Nya sendiri.

Kesaksian itu adalah ini:

Allah memberi kita hidup yang kekal,

dan hidup ini ada dalam Putra-Nya.

Barangsiapa memiliki Putra

memiliki hidup;

barangsiapa tidak memiliki Putra Allah

tidak memiliki hidup.

Responsorium 1 Yohanes 5:6; Zakharia 13:1

Yesus Kristus datang melalui air dan darah, bukan hanya dalam air, tetapi dalam air dan darah.

Roh bersaksi tentang ini, dan Roh adalah kebenaran, alleluya.
Pada hari itu sebuah mata air akan terbuka bagi keluarga Daud dan penduduk Yerusalem, untuk membasuh dosa-dosa mereka.

Roh bersaksi tentang ini, dan Roh adalah kebenaran, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari Konstitusi Dogmatis tentang Gereja dari Konsili Vatikan Kedua

Misi Roh Kudus dalam Gereja
Ketika Putra menyelesaikan pekerjaan yang telah dipercayakan Bapa kepada-Nya di bumi, Roh Kudus diutus pada hari Pentakosta untuk menguduskan Gereja tanpa henti, dan dengan demikian memungkinkan orang-orang percaya untuk memiliki akses kepada Bapa melalui Kristus dalam satu Roh. Dialah Roh kehidupan, mata air yang memancar untuk memberikan hidup yang kekal. Melalui Dia Bapa memberikan hidup kepada manusia, yang mati karena dosa, sampai Dia membangkitkan tubuh fana mereka dalam Kristus.
Roh berdiam di dalam Gereja dan di dalam hati orang-orang beriman seperti di dalam bait suci. Dia berdoa di dalam mereka dan bersaksi di dalam mereka tentang adopsi mereka sebagai anak-anak. Dia memimpin Gereja ke dalam seluruh kebenaran dan memberinya kesatuan dalam persekutuan dan dalam pelayanan. Dia menganugerahinya dengan berbagai karunia hierarkis dan karismatik, mengarahkannya melalui karunia-karunia itu, dan memperkayanya dengan buah-buah-Nya.
Dengan kuasa Injil Dia memungkinkan Gereja untuk menjadi muda kembali, terus-menerus memperbaruinya, dan membimbingnya menuju persatuan yang sempurna dengan Mempelai Pria-nya. Sebab Roh dan Mempelai Wanita berkata kepada Tuhan Yesus: “Datanglah!”
Dengan cara ini Gereja menyatakan dirinya sebagai umat yang kesatuannya bersumber pada kesatuan Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Seluruh jemaat orang beriman, yang memiliki urapan oleh Roh Kudus, tidak dapat keliru dalam iman. Mereka menunjukkan ciri khas mereka ini dalam naluri iman supernatural (sensus fidei) dari seluruh umat ketika, dari para uskup hingga orang awam yang paling biasa di antara orang beriman, mereka menunjukkan kesepakatan universal tentang masalah-masalah iman dan moral.
Naluri iman ini dibangkitkan dan dipertahankan oleh Roh kebenaran. Melalui itu umat Allah berpegang teguh pada iman yang pernah disampaikan kepada orang-orang kudus, memahaminya lebih dalam melalui penilaian yang benar, dan menerapkannya lebih sempurna dalam hidup mereka. Mereka melakukan semua ini di bawah bimbingan magisterium pengajaran yang kudus: dengan ketaatan yang setia kepadanya mereka menerima, bukan perkataan manusia tetapi sesungguhnya perkataan Allah.
Selain itu, Roh Kudus tidak hanya menguduskan dan membimbing umat Allah melalui sakramen-sakramen dan pelayanan, serta memperkayanya dengan kebajikan, Dia juga membagikan rahmat-rahmat khusus di antara orang-orang beriman dari setiap status kehidupan, memberikan karunia-karunia-Nya kepada setiap orang sesuai kehendak-Nya. Melalui karunia-karunia khusus ini Dia melengkapi mereka dan membuat mereka bersemangat untuk berbagai kegiatan dan tanggung jawab yang bermanfaat bagi Gereja dalam pembaharuan atau peningkatannya, sesuai dengan teks: Kepada setiap orang diberikan manifestasi Roh untuk tujuan yang baik.
Karunia-karunia ini, baik yang lebih sederhana dan lebih luas maupun yang paling menonjol, harus diterima dengan rasa syukur dan penghiburan, karena dengan cara yang sangat istimewa karunia-karunia itu menjawab dan melayani kebutuhan Gereja.

Responsorium Yohanes 7:37, 38, 39

Pada hari terakhir perayaan, Yesus berseru: Aliran air hidup akan mengalir dari hati semua orang yang percaya kepada-Ku.

Dia berbicara tentang Roh yang akan diterima semua orang percaya, alleluya.
Jika ada yang haus, biarlah ia datang kepada-Ku dan minum. Aliran air hidup akan mengalir dari hatinya.

Dia berbicara tentang Roh yang akan diterima semua orang percaya, alleluya.

Doa Penutup

Dengan murah hati

berikanlah kepada Gereja-Mu,

ya Allah yang penuh belas kasihan, agar,

dikumpulkan oleh Roh Kudus,

ia dapat mengabdi kepada-Mu dengan segenap hati

dan bersatu dalam kemurnian niat.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

O ratu kami yang mulya
Luhur tiada taranya
Engkau merangkul memangku
Tuhan Allah penciptamu.

Pintu yang ditutup Hawa
Dibuka putera bunda
Engkaupun turut berjasa
Membukakan gerbang surga.

Kami anggap tugas luhur
Untuk mengucapkan syukur
Dengan menyanyikan madah
Atas anugerah Allah.

Dimuliakanlah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada bunda Maria. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Antifon 1Berbahagialah engkau, santa Maria, sebab dari padamulah datang penyelamat dunia. Maka engkau bergembira dan mulia di hadirat Tuhan. Doakanlah kami pada Puteramu, (M.P. Alleluya)

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Berbahagialah engkau, santa Maria, sebab dari padamulah datang penyelamat dunia. Maka engkau bergembira dan mulia di hadirat Tuhan. Doakanlah kami pada Puteramu, (M.P. Alleluya)

Antifon 2Santa Maria, engkaulah kebanggaan Yerusalem, sukacita Israel dan kehormatan umat Allah, (M.P. Alleluya)

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Santa Maria, engkaulah kebanggaan Yerusalem, sukacita Israel dan kehormatan umat Allah, (M.P. Alleluya)

Antifon 3Perawan Maria, bersukacitalah, sebab engkau diperkenankan melahirkan Kristus penyelamat kita, (M.P. Alleluya)

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Perawan Maria, bersukacitalah, sebab engkau diperkenankan melahirkan Kristus penyelamat kita, (M.P. Alleluya)

Bacaan Singkat (lh. Yes 61,10)

Aku bersuka ria dalam Tuhan, dan jiwaku bersorak-sorai dalam Allah. Aku dikenakan dandanan keselamatan dan diselubungi dengan pakaian kejujuran, bagaikan mempelai berhiaskan ratna mutu manikam.

Lagu Singkat

℣.Tuhan memilih Maria,* Dan mencintai dia.℟.Tuhan.℣.Tuhan menerima Maria ke dalam kemuliaan.℟.Dan mencintai dia.℣.Kemuliaan.℟.Tuhan.

Antifon KidungKetika Elisabet mendengar salam Maria, berserulah ia dengan suara nyaring: Siapakah aku ini, sehingga ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungKetika Elisabet mendengar salam Maria, berserulah ia dengan suara nyaring: Siapakah aku ini, sehingga ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Alleluya.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah sudi lahir dari perawan Maria. Marilah kita menyembah Kristus dan berkata:

℟. Semoga bundaMu mendoakan kami, ya Tuhan.

Kristus, matahari sejati, perawan Maria telah mendahului Engkau seperti fajar mendahului siang,* semoga kami hidup dalam cahaya kedatanganMu. ℟.

Sabda kekal, Engkau telah memilih Maria menjadi bundaMu yang tak bernoda,* bebaskanlah kami dari noda dosa. ℟.

Penyelamat kami, pada saat penderitaan dan wafatMu, bundaMu berdiri di kaki salib,* semoga berkat doanya, kami mengambil bagian dalam penderitaanMu dengan gembira hati. ℟.

Yesus yang mahamurah, ketika terpaku pada salib, Engkau menyerahkan Maria kepada Yohanes sebagai bundanya,* semoga kami hidup selaku putera Maria yang sejati. ℟.

Atau:
Penyelamat kita telah sudi lahir dari perawan Maria. Marilah kita menyembah Kristus dan berkata:

℟. Semoga bundaMu mendoakan kami, ya Tuhan.

Penyelamat dunia, berkat kekuatan penebusanMu, Engkau telah melindungi bundaMu terhadap noda dosa,* lindungilah kamipun terhadap dosa. ℟.

Penebus kami, Engkau menjadikan santa Maria tempat kediaman Roh kudus,* penuhilah kami juga dengan RohMu. ℟.

Sabda kekal, Engkau telah mengajar bundaMu memilih bagian yang terbaik,* semoga kami meneladan dia dan tekun mendengarkan sabdaMu. ℟.

Raja para raja, Engkau telah mengangkat bundaMu ke surga dengan jiwa raganya,* semoga hati kami tetap terarah kepadaMu. ℟.

Penguasa surga dan dunia, Engkau mentakhtakan Maria menjadi ratu yang mulia,* semoga kamipun Kauizinkan masuk ke dalam kemuliaan abadi. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan kekal, Engkau mengilhami Santa Perawan Maria, yang sedang mengandung PuteraMu, untuk mengunjungi Elisabet. Anugerahkanlah agar kami taat kepada hembusan Roh Kudus, dan dengan demikian dapat bersama Maria senantiasa memuliakan Dikau. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

RABU — Masa Paskah — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Cf. Rom 4, 24-25)

tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kitapun Allah memperhitungkannya, karena kita percaya kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.

Ayat Singkat

℣.Tuhan sungguh telah bangkit, alleluya.℟.Dan menampakkan diri kepada Simon, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Marilah kita bernyanyi
Bagi penebus ilahi
Dengan iman dan harapan
Penuh cinta yang bertahan.

Sambil mohon dibebaskan
Dari tipu daya lawan
Agar selalu setia
Dalam mengabdi sesama.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Barang siapa mengikuti Aku, tidak berjalan dalam kegelapan, tetapi mempunyai cahaya kehidupan, sabda Tuhan, alleluya.

Mazmur 118 (119),105-112

FirmanMu adalah pelita bagi langkahku,*
dan cahaya bagi jalanku.

Aku telah bersumpah dan akan bertekun,*
untuk memelihara ketetapanMu yang adil

Aku sangat tertindas, ya Tuhan,*
hidupkan daku sesuai dengan firmanMu.

Berkenanlah menerima pujian, persembahan mulutku,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan.

Hidupku selalu terancam bahaya,*
tetapi aku tidak lupa akan hukumMu.

Orang berdosa memasang jerat terhadapku,*
tetapi aku tidak menyimpang dari titahMu.

KesaksianMu menjadi milik pusakaku selama-lamanya,*
dan merupakan kegirangan hatiku.

Hatiku bersedia melaksanakan kehendakMu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 1Barang siapa mengikuti Aku, tidak berjalan dalam kegelapan, tetapi mempunyai cahaya kehidupan, sabda Tuhan, alleluya.

Antifon 2Kami ini miskin dan malang, ya Allah, tolonglah kami.

Mazmur 69 (70)

Ya Allah, bebaskan daku,*
Tuhan, bergegaslah menolong aku.

Biarlah mendapat malu dan tersipu-sipu,*
orang yang ingin mencabut nyawaku.

Biarlah mundur dan kehilangan muka,*
orang yang mengharapkan kemalanganku.

Biarlah berbalik dengan rasa sesal,*
orang yang mengatakan: "Nah, rasakan!"

Hendaklah bergembira dan bersukaria karena Engkau,*
orang yang mencari Engkau.

Orang yang mencintai keselamatanMu,*
hendaknya selalu berkata: "Agunglah Allah!"

Tetapi aku ini miskin dan malang,*
ya Allah, datanglah segera!

Engkaulah yang menolong dan membebaskan daku,*
ya Tuhan, janganlah berlambat!

Antifon 2Kami ini miskin dan malang, ya Allah, tolonglah kami.

Antifon 3Allah memutuskan perkara bukan menurut apa yang kelihatan, melainkan menurut keadilan, alleluya.

Mazmur 74 (75)

Kami bersyukur kepadaMu, ya Allah, kami memuji namaMu,*
dengan memaklumkan karyaMu yang agung.

"Sungguh, Aku akan menghimpun umat,*
Aku akan menghakimi dengan adil.

Bila bumi goncang dengan semua penduduknya,*
Akulah yang akan meneguhkan tiang-tiangnya."

Aku berkata: "Hai orang angkuh, jangan angkuh,*
hai orang jahat, jangan menyombongkan diri.

Jangan menyombongkan diri melawan Tuhan yang mahaluhur,*
jangan bermulut besar menentang Pelindung Israel."

Sebab Dialah pemenang dari timur sampai ke barat,*
Dialah pemenang dari pegunungan sampai ke padang gurun.

Sebab Tuhanlah penguasa,*
Dialah yang merendahkan, Dialah yang meninggikan.

Sebab Tuhan memegang piala angkara,*
dan menuangkan anggur kemurkaan ke bumi.

Anggur itu akan diminum sampai tetes terakhir,*
oleh orang-orang jahat di atas bumi.

Tetapi aku akan meluhurkan Allah yang kekal,*
dan bermazmur bagi Allah Yakub.

Aku akan menghancurkan kekuasan orang berdosa,*
dan akan meninggikan kekuasan orang jujur.

Antifon 3Allah memutuskan perkara bukan menurut apa yang kelihatan, melainkan menurut keadilan, alleluya.

Bacaan singkat Zak 9,9

Bersorak-sorailah sekuat tenagamu, hai puteri Sion!
Gemakanlah suaramu, hai puteri Yerusalem! Lihatlah, rajamu datang kepadamu. Ia jujur dan jaya.

℣.Berbahagialah rahim perawan Maria.℟.Yang telah mengandung Putera Bapa.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan kekal, Engkau mengilhami Santa Perawan Maria, yang sedang mengandung PuteraMu, untuk mengunjungi Elisabet. Anugerahkanlah agar kami taat kepada hembusan Roh Kudus, dan dengan demikian dapat bersama Maria senantiasa memuliakan Dikau. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

RABU — Masa Paskah — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Cf. Eph 4, 23-24)

supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Ayat Singkat

℣.Tinggallah bersama kami, ya Tuhan, alleluya.℟.Sebab hari telah menjelang malam, alleluya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Salam bintang laut
Bunda Yesus Kristus
Sebab engkau ikut
Membantu penebus.

Tolonglah yang papa
Bimbinglah yang buta
Hiburlah yang duka
Sembuhkan yang luka.

Kami mohon iman
Mohon pengharapan
Supaya bertahan
Dalam cinta Tuhan.

Terpujilah Bapa
Bersama Putera
Serta RohNya pula
Selama-lamanya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Salam Maria, penuh rahmat; Tuhan sertamu, (M.P. Alleluya)

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 1Salam Maria, penuh rahmat; Tuhan sertamu, (M.P. Alleluya)

Antifon 2Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu, (M.P. Alleluya).

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu, (M.P. Alleluya).

Antifon 3Terpujilah Engkau diantara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, (M.P. Alleluya).

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Terpujilah Engkau diantara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, (M.P. Alleluya).

Bacaan Singkat (Gal 4,4-5)

Ketika sudah sampai saat yang ditetapkan Allah, Ia mengutus PuteraNya. PuteraNya itu dilahirkan dari seorang wanita dan hidup di bawah hukum Taurat, supaya mereka semua yang tunduk pada hukum itu, dibebaskan olehNya dan diangkat menjadi anak Allah.

Lagu Singkat

℣.Salam Maria, penuh rahmat,* Tuhan sertamu.℟.Salam.℣.Terpujilah engkau di antara wanita, dan terpujilah buah tubuhmu.℟.Tuhan sertamu.℣.Kemuliaan.℟.Salam.

Antifon KidungSemua keturunan akan menyebut aku bahagia, sebab Allah memperhatikan hambaNya yang hina, alleluya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungSemua keturunan akan menyebut aku bahagia, sebab Allah memperhatikan hambaNya yang hina, alleluya.

Doa Permohonan

Marilah kita memuji Allah, Bapa yang mahakuasa, dan bersuka ria di hadapanNya. Sebab Ia telah merahmati santa Maria yang disebut bahagia oleh semua bangsa. Maka hendaklah kita berdoa dengan rendah hati:

℟. Terimalah doa Maria dan kasihanilah kami.

Engkau telah mengangkat Maria menjadi bunda yang bermurah hati,* semoga semua orang yang ditimpa mara bahaya mengalami cintanya. ℟.

Engkau menghendaki Maria sebagai ibu keluarga di rumah Yesus dan Yusuf,* semoga berkat doanya semua ibu memupuk cinta kasih dalam rumah tangganya. ℟.

Engkau menguatkan Maria, ketika ia berdiri di kaki salib, dan menggembirakan hatinya dengan kebangkitan PuteraMu,*hiburkanlah orang yang bersusah dan kuatkanlah harapan mereka. ℟.

Engkau membuka hati Maria untuk mendengarkan sabdaMu dan menyerahkan dirinya kepadaMu sebagai hamba yang setia,* semoga berkat doanya, kami menjadi hamba dan murid PuteraMu. ℟.

Engkau telah memahkotai Maria di surga,* semoga semua arwah bersuka ria di dalam kerajaanMu bersama para kudus. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan kekal, Engkau mengilhami Santa Perawan Maria, yang sedang mengandung PuteraMu, untuk mengunjungi Elisabet. Anugerahkanlah agar kami taat kepada hembusan Roh Kudus, dan dengan demikian dapat bersama Maria senantiasa memuliakan Dikau. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

Pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Ya Tuhan dan penyelamat
Sebelum beristirahat
Kami bersyukur padaMu
Atas hari yang berlalu.

Kami mohon Kauampuni
Karna sungguh menyadari
Pikiran dan perbuatan
Yang sangat kami sesalkan.

Kabulkanlah permohonan
Yang kini kami panjatkan
Ya Yesus yang berkuasa
Bersama Bapa dan RohNya. Amin.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Mazmur 30 (31),1-6

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sampai aku dikecewakan!

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,+
condongkanlah telingaMu kepadaku,*
dan bebaskanlah aku segera!

Sudilah Engkau menjadi gunung pengsungsianku,*
dan benteng pertahananku yang kuat.

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,*
dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

Engkau akan melepaskan daku dari jaring,+
yang dipasang untuk menjerat aku,*
sebab Engkaulah pelindungku.

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*
tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat Ef 4,26-27

Jangan berdosa. Janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu, dan janganlah memberi kesempatan kepada setan.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, enaklah pikulan yang Kauletakkan atas bahu para pengikutMu, dan ringanlah beban yang Kauberikan kepada orang yang lemah lembut dan rendah hati. Terimalah kiranya usaha dan niat kami pada hari ini dan berilah kami istirahat, supaya kami dapat mengabdi Engkau dengan lebih giat. Sebab Engkaulah pengantara kami sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Bunda yang berbelaskasih,
engkau melahirkan penyelamat.
Pelindung kami, kami mohon restu,
agar slamat senantiasa
berkat doamu di hadapan Yesus,
puteramu yang tercinta.
Kuatkanlah kami yang lemah
dengan iman, harapan dan kasih sejati,
ya Maria, bunda kami.

Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet

Pesta · Ditetapkan bagi Gereja universal 1389

Pesta ini merayakan kunjungan Santa Perawan Maria kepada saudarinya Elisabet, seperti dikisahkan dalam Injil Lukas. Sesudah menerima kabar dari malaikat bahwa ia akan mengandung Sang Penyelamat, dan bahwa Elisabet yang sudah lanjut usia pun sedang mengandung, Maria segera berangkat ke pegunungan Yudea untuk melayani.

Perjumpaan itu penuh sukacita. Ketika Maria memberi salam, bayi dalam rahim Elisabet, yaitu Yohanes Pembaptis, melonjak kegirangan, dan Elisabet yang dipenuhi Roh Kudus berseru, Diberkatilah engkau di antara semua perempuan (Lukas 1:42). Maria menanggapinya dengan madah Magnificat, nyanyian pujian yang mengagungkan Allah karena berpihak kepada mereka yang rendah dan lapar akan keadilan.

Perayaan ini pertama kali dijalankan oleh para Fransiskan pada tahun 1263 atas anjuran Santo Bonaventura. Kemudian Paus Urbanus VI menetapkannya bagi seluruh Gereja pada tahun 1389, dengan harapan agar melalui perantaraan Maria, perpecahan besar yang saat itu melanda Gereja Barat dapat dipulihkan.

Sesudah pembaruan liturgi Konsili Vatikan II, pestanya ditempatkan pada 31 Mei, di penghujung bulan yang khusus didedikasikan bagi Maria. Letaknya pun bermakna, di antara Hari Raya Kabar Sukacita dan Kelahiran Yohanes Pembaptis. Bagi umat hari ini, pesta ini mengajarkan bahwa membawa Kristus kepada sesama selalu terwujud dalam pelayanan yang nyata dan penuh kasih.

Ditetapkan: bagi Gereja universal oleh Paus Urbanus VI tahun 1389; tanggal 31 Mei ditetapkan dalam pembaruan kalender Konsili Vatikan II.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari