Doa Katolik
Peringatan Wajib

S. Leo Agung

Sabtu, 10 November 2029· Putih · Pekan Psalterium III
10 November 2029

Bacaan Misa

S. Leo Agung
Bacaan Pertama

Sampaikan salam kepada Priskila dan Akwila, teman-teman sekerjaku dalam Kristus Yesus. Mereka telah mempertaruhkan nyawanya untuk hidupku. Kepada mereka bukan aku saja yang berterima kasih, tetapi juga semua jemaat bukan Yahudi. Salam juga kepada jemaat di rumah mereka. Salam kepada Epenetus, saudara yang kukasihi, yang adalah buah pertama dari daerah Asia untuk Kristus. Salam kepada Maria, yang telah bekerja keras untuk kamu. Salam kepada Andronikus dan Yunias, saudara-saudaraku sebangsa, yang pernah dipenjarakan bersama-sama dengan aku, yaitu orang-orang yang terpandang di antara para rasul dan yang telah menjadi Kristen sebelum aku. Salam kepada Ampliatus yang kukasihi dalam Tuhan. Salam kepada Urbanus, teman sekerja kami dalam Kristus, dan salam kepada Stakhis, yang kukasihi. Bersalam-salamlah kamu dengan cium kudus. Salam kepada kamu dari semua jemaat Kristus. Salam dalam Tuhan kepada kamu dari Tertius, yaitu aku, yang menulis surat ini. Salam kepada kamu dari Gayus, yang memberi tumpangan kepadaku, dan kepada seluruh jemaat. Salam kepada kamu dari Erastus, bendahara negeri, dan dari Kwartus, saudara kita. (Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita, menyertai kamu sekalian! Amin.) Bagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, --menurut Injil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya, tetapi yang sekarang telah dinyatakan dan yang menurut perintah Allah yang abadi, telah diberitakan oleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk membimbing mereka kepada ketaatan iman-- bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh hikmat, oleh Yesus Kristus: segala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

Mazmur Tanggapan

Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.
Besarlah TUHAN dan sangat terpuji, dan kebesaran-Nya tidak terduga.
Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu.
Semarak kemuliaan-Mu yang agung dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib akan kunyanyikan.
Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau.
Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu,

Bacaan Injil

Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi." "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya? Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu? Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah.

Setia dalam Perkara Receh

Renungan · 1 menit baca

Di warung kecil dekat rumah ada buku catatan utang. Isinya angka-angka kecil: lima ribu, tujuh ribu. Pemiliknya mencatat dengan teliti dan menagih dengan jujur. Orang kampung percaya kepadanya justru karena urusan receh itu tidak pernah ia selewengkan.

Yesus hari ini berkata: barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Kejujuran tidak lahir mendadak saat jumlahnya besar. Ia dilatih di angka-angka kecil: uang kembalian, laporan yang jujur, janji sepele yang ditepati.

Lalu Ia menyebut Mamon. Kata Aram itu kurang lebih berarti sesuatu yang diandalkan. Uang menjadi berhala bukan karena jumlahnya, melainkan ketika kita mulai mengandalkannya melebihi Allah. Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Cepat atau lambat, satu dicintai dan satu diabaikan.

Santo Leo Agung, paus yang kita kenang hari ini, pernah berjalan keluar kota menghadang Attila demi menyelamatkan Roma. Keberanian sebesar itu tidak jatuh dari langit. Ia dibangun dari kesetiaan-kesetiaan kecil yang panjang: doa harian, pengajaran yang tekun, pelayanan yang tidak dilihat orang.

Hari ini, periksalah perkara receh kita. Di situlah ternyata iman diuji lebih dulu.

Tuhan, jadikan aku jujur dalam perkara paling kecil, supaya Engkau dapat mempercayakan kepadaku harta yang sesungguhnya. Amin.

Invitatorium

S. Leo Agung

Pekan III Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, sumber kebijaksanaan.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, sumber kebijaksanaan.

Ibadat Bacaan

S. Leo Agung

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Salam Maria, penuh rahmat
Tuhan besertamu
Terpujilah Engkau di antara wanita
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus
Santa Maria, Bunda Allah
Doakanlah kami orang berdosa
Sekarang dan waktu kami mati
Amin.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Hanya Tuhanlah yang telah melakukan keajaiban demikian; kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Mazmur 135 (136)

Nyanyian Paskah

Kami memuji Allah dengan mengenang karya-karya-Nya yang ajaib (Cassiodorus).
I
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Bersyukurlah kepada Allah segala allah,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

yang seorang diri melakukan keajaiban-keajaiban besar,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

yang dengan hikmat-Nya menjadikan langit,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

yang membentangkan bumi di atas air,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Yang menjadikan benda-benda penerang yang besar,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

matahari untuk menguasai siang,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

bulan dan bintang-bintang untuk menguasai malam,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonHanya Tuhanlah yang telah melakukan keajaiban demikian; kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Antifon 2Ia membawa Israel keluar dari Mesir dengan tangan yang perkasa dan lengan yang teracung.

II
Yang memukul mati anak-anak sulung Mesir,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

dan membawa Israel keluar dari tengah-tengah mereka,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

dengan tangan yang perkasa dan lengan yang teracung,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Yang membelah Laut Teberau menjadi dua,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

dan menyeberangkan Israel dari tengah-tengahnya,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

dan menenggelamkan Firaun serta pasukannya ke dalam Laut Teberau,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonIa membawa Israel keluar dari Mesir dengan tangan yang perkasa dan lengan yang teracung.

Antifon 3Pujilah Allah surga; Ia telah menebus kita dari musuh-musuh kita.

III
Yang menuntun umat-Nya melalui padang gurun,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

yang memukul raja-raja yang besar,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

dan membunuh raja-raja yang perkasa,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Sihon, raja orang Amori,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

dan Og, raja Basan,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Dan memberikan tanah mereka kepada Israel menjadi milik pusaka,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya;

menjadi milik pusaka hamba-Nya,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Ia mengingat kita dalam kerendahan kita,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Dan melepaskan kita dari musuh-musuh kita,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Ia memberi makan kepada segala makhluk hidup,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Bersyukurlah kepada Allah surga,

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah, Pencipta kami, betapa ajaibnya Engkau menciptakan kami. Engkau mengubah debu menjadi gambar-Mu sendiri dan memberinya bagian dalam kodrat-Mu sendiri; namun Engkau lebih ajaib dalam mengampuni orang yang telah memberontak terhadap-Mu. Berilah kiranya, agar di mana dosa berlimpah, rahmat lebih berlimpah, sehingga kami dapat menjadi lebih kudus melalui pengampunan dan lebih bersyukur kepada-Mu.

AntifonPujilah Allah surga; Ia telah menebus kita dari musuh-musuh kita.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita gema penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan, tunjukkanlah jalan-jalan-Mu kepadaku.

Ajarlah aku berjalan di jejak-jejak-Mu.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Kebijaksanaan

11:20b—12:2, 11b-19

Mengenai belas kasihan dan kesabaran Allah
Engkau telah mengatur segala sesuatu dengan ukuran, bilangan, dan timbangan, ya Tuhan.

Sebab pada-Mu selalu ada kekuatan besar;

siapa yang dapat menahan kekuatan lengan-Mu?

Sesungguhnya, di hadapan-Mu seluruh alam semesta bagaikan sebutir pasir dari timbangan,

atau setetes embun pagi yang turun ke bumi.

Tetapi Engkau berbelas kasihan kepada semua, karena Engkau dapat melakukan segala sesuatu;

dan Engkau mengabaikan dosa-dosa manusia agar mereka bertobat.

Sebab Engkau mengasihi segala sesuatu yang ada

dan tidak membenci apa pun yang telah Engkau buat;

sebab apa yang Engkau benci, tidak akan Engkau bentuk.

Dan bagaimana mungkin sesuatu tetap ada, jika tidak Engkau kehendaki;

atau terpelihara, jika tidak Engkau panggil?

Tetapi Engkau mengampuni segala sesuatu, karena mereka

adalah milik-Mu, ya Tuhan dan Pencinta jiwa-jiwa,

sebab roh-Mu yang tak dapat binasa ada dalam segala sesuatu!

Oleh karena itu, Engkau menegur pelanggar sedikit demi sedikit,

memperingatkan mereka, dan mengingatkan mereka akan dosa-dosa yang mereka lakukan,

agar mereka meninggalkan kejahatan mereka dan percaya kepada-Mu, ya Tuhan!

Bukan pula karena takut kepada siapa pun

Engkau memberikan pengampunan atas dosa-dosa mereka.

Sebab siapa yang dapat berkata kepada-Mu, “Apa yang telah Engkau lakukan?”

atau siapa yang dapat menentang ketetapan-Mu?

Atau ketika bangsa-bangsa binasa, siapa yang dapat menantang Engkau, Pencipta mereka;

atau siapa yang dapat datang ke hadapan-Mu sebagai pembela orang-orang yang tidak adil?

Sebab tidak ada Allah lain selain Engkau yang memelihara semua,

sehingga Engkau perlu menunjukkan bahwa Engkau tidak menghukum dengan tidak adil;

Tidak ada raja atau pangeran yang dapat menghadapi Engkau atas nama

mereka yang telah Engkau hukum.

Tetapi sebagaimana Engkau adil, Engkau memerintah segala sesuatu dengan adil;

Engkau menganggap tidak layak bagi kuasa-Mu

untuk menghukum orang yang tidak bersalah.

Sebab kekuatan-Mu adalah sumber keadilan;

kekuasaan-Mu atas segala sesuatu membuat Engkau berbelas kasihan kepada semua.

Sebab Engkau menunjukkan kekuatan-Mu ketika kesempurnaan kuasa-Mu diragukan;

dan pada mereka yang mengenal Engkau, Engkau menegur keberanian yang gegabah.

Tetapi meskipun Engkau adalah penguasa kekuatan, Engkau menghakimi dengan belas kasihan,

dan dengan banyak kelonggaran Engkau memerintah kami;

sebab kuasa, kapan pun Engkau kehendaki, menyertai Engkau.

Dan Engkau mengajar umat-Mu, melalui perbuatan-perbuatan ini,

bahwa mereka yang adil haruslah berbelas kasihan;

Dan Engkau memberi anak-anak-Mu dasar yang baik untuk berharap

bahwa Engkau akan mengizinkan pertobatan atas dosa-dosa mereka.

Responsorium (Lihat Kebijaksanaan 11:24, 27; Sirakh 36:1)

Tuhan, Engkau berbelas kasihan kepada semua dan tidak membenci apa pun yang telah Engkau ciptakan. Engkau mengabaikan dosa-dosa manusia, agar mereka bertobat dan Engkau mengampuni mereka,

karena Engkau adalah Tuhan Allah kami.
Pandanglah kami dengan belas kasihan, dan semoga cahaya belas kasihan-Mu menyinari kami.

Karena Engkau adalah Tuhan Allah kami.
Bacaan Kedua

Dari dialog tentang Penyelenggaraan Ilahi oleh Santa Katarina dari Siena, perawan

Betapa baik dan menghiburkan roh-Mu yang berdiam dalam semua manusia, ya Tuhan
Dengan tatapan belas kasihan yang mengungkapkan kebaikan-Nya yang tak terlukiskan, Allah Bapa berbicara kepada Katarina:
Putri terkasih, segala sesuatu yang Kuberikan kepada manusia berasal dari kasih dan perhatian-Ku kepadanya. Aku ingin menunjukkan belas kasihan-Ku kepada seluruh dunia dan kasih perlindungan-Ku kepada semua orang yang menginginkannya.
Tetapi dalam ketidaktahuannya, manusia memperlakukan dirinya sendiri dengan sangat kejam. Perhatian-Ku tak henti-hentinya, tetapi ia mengubah karunia-karunia-Ku yang memberi hidup menjadi sumber kematian. Ya, Aku menciptakannya dengan kasih sayang dan membentuknya menurut gambar dan rupa-Ku. Aku merenung, dan Aku tergerak oleh keindahan ciptaan-Ku.
Aku memberinya ingatan untuk mengingat kebaikan-Ku, karena Aku ingin ia berbagi dalam kuasa-Ku sendiri. Aku memberinya akal budi untuk mengetahui dan memahami kehendak-Ku melalui hikmat Putra-Ku, karena Aku adalah pemberi setiap karunia yang baik dan Aku mengasihinya dengan kasih seorang Bapa yang tak berubah. Melalui Roh Kudus Aku memberinya kehendak untuk mengasihi apa yang akan ia ketahui dengan akal budinya.
Dalam kasih sayang-Ku, Aku melakukan semua ini, agar ia dapat mengenal Aku dan memahami kebaikan-Ku serta bersukacita melihat Aku selama-lamanya. Tetapi seperti yang telah Kuceritakan di tempat lain, surga telah tertutup karena ketidaktaatan Adam. Segera setelah dosanya, segala macam kejahatan mulai menyebar ke seluruh dunia.
Agar Aku dapat mengubah kematian yang diakibatkan oleh ketidaktaatan ini, Aku memperhatikanmu dengan kasih sayang—karena keprihatinan yang penuh penyelenggaraan, Aku menyerahkan Putra tunggal-Ku untuk mengadakan penebusan bagi kebutuhanmu. Aku menuntut ketaatan tertinggi dari-Nya agar umat manusia dapat dibebaskan dari racun yang telah menginfeksi seluruh bumi karena ketidaktaatan Adam. Dengan kasih yang bersemangat, Ia menyerahkan diri pada kematian yang memalukan di kayu salib dan dengan kematian itu Ia memberimu hidup, bukan hanya manusiawi tetapi ilahi.

Responsorium Mazmur 17:8, 7

Peliharalah kami, ya Tuhan, seperti biji mata-Mu.

Kumpulkanlah kami di bawah naungan sayap-Mu.
Tunjukkanlah kepada kami kasih-Mu yang ajaib, ya Penyelamat semua orang yang mencari perlindungan pada-Mu.

Kumpulkanlah kami di bawah naungan sayap-Mu.

Doa Penutup

Ya Allah yang mahakuasa

dan kekal,

tambahkanlah iman,

harapan, dan kasih kami,

dan buatlah kami mengasihi apa yang Engkau perintahkan,

agar kami layak menerima apa yang Engkau janjikan.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.
Aklamasi (setidaknya dalam perayaan bersama)
Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

S. Leo Agung

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Guru abadi Kristus Tuhan kami
Satu-satunya guru bijaksana
Yang menyampaikan sabda kehidupan
Kepada insan.

Dengarkan kami Gembala sejati
S'moga Gereja Kauberi cahaya
Supaya rela menyiarkan warta
Kabar gembira.

Kauberi kami pujangga teruji
Yang menerangi budi serta hati
Supaya kami lebih menyelami
Kasih ilahi.

Semoga ia yang kini berpesta
Menghantar kami ke hidup yang suci
Hingga akhirnya kami bahagia
Di alam baka. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Antifon 1Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.

Mazmur 118,145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan mohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Antifon 1Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.

Antifon 2Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.

Kebij 9,1-12

Allah leluhur kami, Tuhan yang berbelaskasih,*
Engkau menciptakan semesta alam dengan sabdaMu.

Engkau membentuk manusia dengan hikmatMu,*
agar ia menguasai makhluk ciptaanMu,

agar ia memerintah dunia dengan suci dan adil,*
dan memegang kekuasaan dengan lurus hati.

Berikanlah kepadaku hikmat yang memerintah bersama Engkau,*
dan janganlah aku Kauusir dari lingkungan anakMu.

Sebab aku ini hambaMu dan anak sahayaMu,+
manusia yang lemah dan pendek umur,*
kurang pengertian tentang hukum dan keadilan.

Bahkan orang yang paling sempurna tidak berarti sama sekali,*
kalau tidak mempunyai hikmat yang berasal dari padaMu.

Engkau telah memilih aku menjadi raja bangsaMu,*
untuk memerintah putera-puteriMu.

Engkau menyuruh aku membangun kenisah di atas gunungMu yang kudus,+
dan mesbah dalam kota kediamanMu,*
gambaran yang serupa dengan kemah suci di surga.

PadaMulah hikmat yang mengenal segala karyaMu,*
yang hadir tatkala Engkau menciptakan bumi.

Ia mengetahui yang baik di hadapanMu,*
dan yang sesuai dengan firmanMu.

Utuslah hikmat itu dari surga suci,*
dari takhtaMu yang mulia.

Agar mendampingi aku dalam usahaku,*
untuk mengetahui yang baik di hadapanMu.

Sebab hikmatMu mengetahui dan memahami segala-galanya,+
ia menuntun aku dengan bijaksana dalam segala tingkah laku,*
dan melindungi aku dengan cahaya kemuliaannya.

Antifon 2Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.

Antifon 3Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

Sebab besar kasihNya kepada kita,*
kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Antifon 3Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Bacaan Singkat (Keb 7,13-14)

Aku telah mempelajari kebijaksanaan dengan tulus ikhlas dan mewartakannya dengan rela hati. Keluhurannya tidak kusembunyikan. Sebab kebijaksanaan itu amat berharga bagi manusia, dan orang yang memperolehnya menjadi sahabat Allah.

Lagu Singkat

℣.Kebijaksanaan orang suci,* Dikenangkan turun-temurun.℟.Kebijaksanaan.℣.Nama mereka harum selamanya.℟.Dikenangkan turun-temurun.℣.Kemuliaan.℟.Kebijaksanaan.

Antifon KidungOrang bijaksana akan bersemarak, cemerlang laksana matahari, dan guru kebenaran akan berseri, kilau-kemilau laksana bintang abadi.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungOrang bijaksana akan bersemarak, cemerlang laksana matahari, dan guru kebenaran akan berseri, kilau-kemilau laksana bintang abadi.

Doa Permohonan

Kristus, gembala yang baik, telah menyerahkan nyawa bagi domba-dombaNya. Marilah kita memuji Dia dan berdoa:

℟. Gembalakanlah umatMu, ya Tuhan.

Kristus, Engkau menunjukkan belaskasihan dan cintaMu melalui gembala-gembala umatMu,* janganlah berhenti berbelaskasih terhadap kami melalui usaha mereka. ℟.

Kristus, Engkau melanjutkan tugas penggembalaan umat dalam diri wakil-wakilMu,* semoga Engkau sendiri memimpin kami dengan perantaraan mereka. ℟.

Kristus, Engkau merawat jiwa raga kami dengan perantaraan para kudus yang memimpin umatMu,* semoga Engkau selalu menghidupkan dan menguduskan kami. ℟.

Kristus, Engkau mendidik kawananMu dengan kebijaksaan dan cinta kasih para kudusMu,* teguhkanlah kami selalu dalam kesucian berkat usaha para gembala kami. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang tidak pernah membiarkan gerbang neraka mengalahkan Gereja-Mu, yang teguh didirikan di atas batu apostolik, kami mohon, berilah dia, melalui perantaraan Paus Santo Leo, agar dia tetap teguh dalam kebenaran-Mu dan mengenal perlindungan damai yang abadi. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Sebelum Tengah Hari

S. Leo Agung

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (1 Sam 15, 22)

Tetapi jawab Samuel: "Apakah Tuhan itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara Tuhan? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.

Ayat Singkat

℣.Siapa mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku.℟.Dan kepada orang yang jujur jalannya, Kutunjukkan keselamatan yang dari Allah.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

S. Leo Agung

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan III Mazmur

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Antifon 1Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.

Mazmur 118 (119), 121-128

Aku bertindak adil dan jujur,*
jangan aku Kauserahkan kepada pemerasku.

Jaminlah kesejahteraan hambaMu,*
jangan sampai orang sombong menganiaya aku.

Mataku sangat merindukan keselamatanMu,*
dan keadilan yang Kaujanjikan.

Perlakukanlah hambaMu sesuai dengan kasih setiaMu,*
dan ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

HambaMulah aku, beri aku pengertian,*
supaya aku memahami perintahMu.

Ya Tuhan, telah tiba saatnya Engkau bertindak,*
mereka telah memperkosa hukumMu.

Itulah sebabnya aku mencintai perintahMu,*
melebihi emas yang paling murni.

Itulah sebabnya aku hidup sesuai dengan segala titahMu,*
segala jalan dusta kubenci.

Antifon 1Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.

Antifon 2Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.

Mazmur 33 I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Antifon 2Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.

Antifon 3Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.

Mazmur 33 II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Antifon 3Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.

Bacaan singkat 1Tim 4,16

Awasilah dirimu sendiri dan awasilah pengajaranmu. Bertekunlah di dalamnya. Sebab dengan berbuat demikian, engkau akan menyelamatkan dirimu dan para pendengarmu.

℣.Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah.℟.Sia-sialah para pembangun bekerja.

Doa Penutup

Ya Allah, yang tidak pernah membiarkan gerbang neraka mengalahkan Gereja-Mu, yang teguh didirikan di atas batu apostolik, kami mohon, berilah dia, melalui perantaraan Paus Santo Leo, agar dia tetap teguh dalam kebenaran-Mu dan mengenal perlindungan damai yang abadi. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Sesudah Tengah Hari

S. Leo Agung

Pekan III Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Mich 6, 8)

"Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut Tuhan dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?"

Ayat Singkat

℣.Aku bersukacita di jalan peringatan-peringatan-Mu, ya Tuhan.℟.Aku takkan melupakan firman-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

S. Leo Agung

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Hari kan berlalu, namun cinta Allah
Pasti dekat s'lalu tidak kan berpisah.
Cemas tidak perlu, tak usah gelisah,
Hati harus tetap tabah.

Tinggallah ya Bapa, dampingilah kami
Dalam suka duka yang kami hadapi
Agar senantiasa kami mengimani
KehadiranMu yang sakti.

T'rimalah luapan rasa syukur kami
Atas kelimpahan kebaikan hati
Yang Kauperlihatkan pada hari ini
Ya Tuhan dan Allah kami.

Terpujilah Bapa pencipta semesta
Bersama Putera penebus dunia
Yang mengutus RohNya di tengah Gereja
Untuk tinggal selamanya. Amin.

Antifon 1Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 1Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem.

Antifon 2Aku menantikan Tuhan lebih dari penjaga menantikan fajar.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Antifon 2Aku menantikan Tuhan lebih dari penjaga menantikan fajar.

Antifon 3Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Antifon 3Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi.

Bacaan Singkat (2Ptr 1,19-20)

Karena Kristus, sabda para nabi menjadi lebih teguh bagi kita. Baiklah kamu memperhatikannya, seperti seorang dalam kegelapan memperhatikan pelita yang bercahaya sampai fajar menyingsing dan bintang kejora terbit dalam hatinya. Perhatikanlah pertama-tama bahwa nubuat-nubuat Kitab suci tak boleh ditafsirkan sesuka hati. Sebab nubuat itu tak pernah timbul karena kehendak manusia. Tetapi berkat dorongan Roh kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

Lagu Singkat

℣.Dari terbitnya matahari sampai terbenamnya,* Nama Tuhan patut dipuji.℟.Dari.℣.Kemuliaan Tuhan mengatasi langit.℟.Nama Tuhan patut dipuji.℣.Kemuliaan.℟.Dari.

Antifon Kidung(Mi IV): Melihat orang banyak datang, Yesus mendaki lereng sebuah bukit. Setelah dia duduk, datanglah murid-muridNya. Lalu Yesus mulai berbicara.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungMelihat orang banyak datang, Yesus mendaki lereng sebuah bukit. Setelah dia duduk, datanglah murid-muridNya. Lalu Yesus mulai berbicara.

Doa Permohonan

Kristus menggembirakan semua orang yang berharap kepadaNya. Sebab itu marilah kita berdoa:

℟. Pandanglah dan dengarkanlah kami, ya Tuhan.

Kristus, Engkaulah saksi yang setia, Engkau telah bangkit dari alam maut, dan dalam darahMu Engkau menyucikan kami dari dosa,* semoga kami tetap mengenangkan karyaMu yang luhur. ℟.

Semoga semua orang yang Kaupanggil sebagai pewarta Injil,* melayani rahasia kerajaanMu dengan tekun dan setia. ℟.

Raja damai, semoga RohMu memenuhi hati para pemimpin bangsa-bangsa,* supaya mereka memperhatikan orang yang miskin dan papa. ℟.

Bantulah semua orang yang dipandang hina karena suku atau warna kulit, karena tingkat hidup, bahasa atau agamanya,* agar hak dan mertabat mereka diakui sepenuhnya. ℟.

Terimalah semua orang yang telah meninggal dalam cintaMu dan ikut sertakanlah mereka dalam kebahagiaan,* bersama santa perawan Maria dan semua orang kudusMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang tidak pernah membiarkan gerbang neraka mengalahkan Gereja-Mu, yang teguh didirikan di atas batu apostolik, kami mohon, berilah dia, melalui perantaraan Paus Santo Leo, agar dia tetap teguh dalam kebenaran-Mu dan mengenal perlindungan damai yang abadi. Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Penutup

S. Leo Agung

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Doa Tobat

℣.Kasihanilah kami, ya Tuhan.℟.Sebab kami orang yang berdosa.℣.Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.℟.Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Antifon 1Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat Ul 6,4-7

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

S. Leo Agung

Paus dan Pujangga Gereja · ± 400-461

Leo lahir di Toskana, Italia, sekitar tahun 400. Ia bertugas di Roma sebagai diakon yang cakap dan dipercaya, sampai akhirnya terpilih menjadi Paus pada tahun 440. Ia memimpin Gereja pada masa yang sulit, ketika Kekaisaran Romawi Barat sedang runtuh dan aneka ajaran sesat mengancam kemurnian iman.

Leo dikenal sebagai pembela ajaran yang benar tentang Kristus. Suratnya yang termasyhur, yang biasa disebut Tomus Leonis, menegaskan bahwa dalam diri Yesus Kristus terdapat dua kodrat yang utuh, ilahi dan manusiawi, dalam satu Pribadi. Ajaran ini menjadi dasar rumusan Konsili Kalsedon pada tahun 451. Ketika para bapa konsili mendengar suratnya dibacakan, mereka berseru, "Petrus telah berbicara melalui Leo."

Leo juga seorang pemimpin yang berani. Pada tahun 452 ia menemui Attila, raja bangsa Hun yang hendak menyerbu Italia, dan berhasil membujuknya mundur. Ia pun menghadapi bangsa Vandal ketika mereka masuk ke Roma, dan meringankan kekejaman mereka terhadap penduduk. Ia meninggalkan banyak khotbah dan surat yang masih dibaca hingga kini. Karena keteguhan iman dan mutu ajarannya, ia digelari Pujangga Gereja. Ia wafat pada tahun 461.

Pelindung: para paus dan pembela ajaran iman yang benar.

Santo Andreas Avelino

Pengaku Iman

Andreas lahir di kota Napoli, Italia pada tahun 1521. Semasa mudanya, ia sudah menaruh cinta kasih yang besar kepada Santa Maria. Sehari-harian ia berdoa Rosario, walaupun masa itu doa ini belum menjadi kebiasaan di kalangan umat.

Setelah ditahbiskan menjadi imam, ia melanjutkan studinya hingga meraih gelar doktor di bidang Hukum Gereja. Ia bekerja di pengadilan Gerejawi di Tripoli, Italia. Walaupun ditugaskan dan telah bekerja mati-matian, namun ia tidak berhasil menertibkan satu biara suster-suster yang brengsek, lalu membaktikan seluruh dirinya semata-mata demi kepentingan keselamatan jiwa-jiwa.

Sewaktu berusia 35 tahun, ia masuk Ordo Teatian. Ia berniat melawan kemauannya sendiri dan maju lebih jauh ke dalam kehidupan kerohanian dan kesempurnaan setiap hari. Ia menjadi pengkotbah dan bapa pengakuan yang termasyhur, teristimewa di keuskupan Milano bersama-sama dengan Santo Karolus Boromeus. Lebih dari limapuluh tahun lamanya, ia berusaha keras untuk mengembalikan orang-orang berdosa ke dalam pangkuan Gereja; banyak kesusahan yang harus ditanggungnya dalam usahanya mempertobatkan kembali banyak orang dan membawa mereka kembali kepada Kristus. Cacat pada badannya yang menyebabkan banyak kesulitan dalam perjalanannya tidaklah merintangi dia dalam tugas-tugasnya. Panggilan orang-orang sakit terus menerus dipenuhinya. Pada umur 80 tahun, ia meninggal dunia di kaki altar sementara merayakan Ekaristi Kudus. Banyaklah mujizat yang terjadi oleh perantaraannya, baik sebelum maupun sesudah kematiannya.

Santo Leo I atau Leo Agung

Paus

Ia lahir di Tuscany, Italia dari sebuah keluarga bangsawan kaya. Ia diangkat menggantikan Paus Sixtus III (432-440) dan dinobatkan pada tanggal 29 September 440. Ketika terpilih menjadi Paus, ia sedang menjalankan suatu misi diplomatik di Gaul (sekarang: Prancis) atas permintaan Kaisar Valentinianus III. Misi itu ialah mendamaikan Aetius dan Albinus, dua jenderal kekaisaran yang bertikai sehingga melemahkan pertahanan bangsa Prancis melawan serangan bangsa Barbar. Pengangkatan dirinya menjadi Paus sungguh mengejutkan karena pada waktu itu ia masih berstatus Diakon Agung di dioses Roma.

Ia segera menunjukkan bakat dan kemampuannya memimpin Gereja, dengan mengambil tindakan keras terhadap bidaah-bidaah yang berkembang pada masa itu: Pelagianisme, Manicheisme, Priscillianisme dan Monofisitisme. Leo benar-benar menghadirkan kembali sosok Rasul Petrus yang pernah dengan pedangnya membela Yesus di taman Getzemani. Leo menghadapi semua serangan terhadap ajaran iman yang benar dan serangan terhadap kota Roma dengan kesucian dan kefasihan lidahnya. Raja Atilla dan Genserik tak berdaya menghadapinya.

Pada tahun 442, Leo menghadapi masalah-masalah serius di dalam diosesnya, khususnya di Aquileia, Italia. Di sana ada beberapa pengikut Pelagius-seorang rahib Inggris yang menyebarkan ajaran sesat Pelagianisme-berniat kembali ke pangkuan Gereja namun tidak sudi melepaskan ajaran sesat yang telah dianutnya. Hal ini sangat merisaukan Leo, karena di antara ajarannya yang lain, Pelagius dengan tegas menolak pentingnya rahmat Allah bagi keselamatan. Menghadapi hal ini, Paus menuntut agar semua pengikut Pelagianisme yang mau kembali ke pangkuan Gereja harus membuat pengakuan umum akan iman Katolik di hadapan sinode para Uskup di wilayahnya dan secara terbuka menolak Pelagianisme.

Selanjutnya Leo menghadapi lagi aliran Manicheisme, yang mengajarkan adanya dualisme antara prinsip kebaikan dan kejahatan. Hidup manusia di dunia ini merupakan suatu pertentangan kekal antara kedua prinsip itu; semua hal duniawi, termasuk tubuh manusia, adalah jahat pada dirinya. Ditumpangi oleh bangsa Vandal yang suka berperang, banyak penganut Manicheisme berimigrasi dari Kartago ke Italia dan menetap di Roma. Menghadapi bahaya aliran sesat ini maka pada tahun 443 Leo menggalakkan kampanye menentang para penganut Manicheisme itu. Ia didukung oleh kaisar Valentinianus III. Banyak penganut aliran itu kemudian bertobat dan kembali ke pangkuan Gereja.

Di luar Roma, Paus kuatir akan bahaya bangkitnya kembali ajaran sesat Priscilianisme di Spanyol yang dalam beberapa hal sama dengan Manicheisme. Aliran itu mengajarkan bahwa unsur manusiawi dan unsur duniawi sama-sama merupakan hasil prinsip kejahatan dan bahwa hanya unsur ilahi sajalah yang baik. Sebagai jawaban terhadap seruan Paus, para Uskup Spanyol menyelenggarakan sinode untuk menghukum aliran sesat Priscillianisme di Spanyol.

Paus juga menyerang aliran sesat Monofisitisme, yang mengajarkan bahwa Kristus hanya mempunyai satu kodrat, yaitu kodrat ilahi. Ajaran ini menentang dogma tentang Kristus, Pribadi Ilahi yang mempunyai dua kodrat, Allah sekaligus Manusia. Aliran inilah yang menyebabkan krisis doktrinal paling besar dalam masa kepemimpinan Leo. Aliran ini berkembang luar biasa cepatnya, sehingga Santo Flavianus, Patriark Konstantinopel menyerukan kepada Leo akan dukungannya sebagai pembela dan pimpinan tertinggi Gereja. Leo menjawab seruan itu dalam sebuah suratnya kepada Flavianus. Di dalamnya ia menandaskan secara jelas bahwa Kristus sungguh Allah dan sungguh Manusia, tetapi satu Pribadi yaitu Pribadi Yesus Kristus. Surat kepada Flavianus ini kemudian menjadi pokok keputusan Konsili Kalsedon.

Ketika kaisar Teodosius II-pendukung kental para penganut Monofisitisme-mendengar pernyataan Paus itu, ia segera memerintahkan Dioscurus, Patriark Aleksandria yang menganut Monofisitisme, untuk menyelenggarakan satu konsili di Efesus. Uskup-uskup yang berkumpul dalam Konsili itu dijaga ketat oleh pasukan-pasukan kekaisaran. Santo Flavianus dipersalahkan dan mati karena pembelaannya terhadap ajaran iman yang benar sebagaimana ditekankan Paus Leo. Para utusan Paus tidak punya hak bicara dan tidak diperkenankan memimpin rapat. Surat yang dikirim Paus Leo tidak dapat didengarkan dengan baik karena kegaduhan dan teriakan-teriakan. Akhirnya konsili liar itu mengesahkan ajaran sesat Monofisitisme. Paus Leo mengutuk konsili itu dan menamakannya sebagai Konsili para Penyamun. Sebagai protes terhadap keputusan konsili liar itu, Paus Leo menyelenggarakan sebuah konsili lain di Kalsedon pada tahun 451. Tugas Konsili ini ialah "menegaskan kodrat keallahan dan kemanusiaan dalam Pribadi Yesus Kristus serta mengutuk Monofisitisme dan membendung pengaruhnya". Sekitar 600 orang Uskup yang berkumpul dalam Konsili itu menerima ajaran dogmatik Leo yang tertulis di dalam suratnya kepada Santo Flavianus. Dalam tulisan-tulisannya yang bernada keras maupun manis, ia menyerang semua bidaah itu. Ia pantang menyerah ... seperti seekor singa menerjang setiap mangsa yang ada di hadapannya.

Selain menghadapi berbagai aliran sesat itu, Leo menghadapi juga serangan terhadap kota Roma. Tercatat serangan Attila, raja bangsa Hun pada tahun 452, dan serangan Genserik, raja bangsa Vandal yang suka berperang. Leo bersama sekelompok imam dan senator Roma menghadap Attila dan berbicara dengannya. Ia berhasil meyakinkan Attila, agar segera menarik pasukan-pasukannya dan tidak menyerang kota Roma. Demikian juga terhadap Genserik, raja Vandal itu. Leo benar-benar menghadirkan kembali sosok Rasul Petrus yang membela Yesus dengan pedangnya. Ia berhasil menerjang bangsa-bangsa Barbar yang mau menghancurkan kekristenan.

Dengan semua tindakannya, Leo menjadi salah seorang Paus pembela ajaran iman yang benar dan pembela kota Roma dari serangan bangsa Barbar. Ia seorang gembala yang baik yang berani membela umatnya dari berbagai serangan. Ia menjadi teladan bagi para gembala: penuh semangat, berhati lapang tetapi tetap saleh, sehingga dapat bertindak secara fleksibel. Surat-surat dan kotbah-kotbahnya sangat bernilai karena buah pikirannya yang dalam. Selain dikenal sebagai penulis, orator, diplomat, negarawan dan teolog, Leo juga seorang administrator besar. Selama masa pontifikatnya, ia membangun dan memperbaiki banyak gereja. Masa kepemimpinannya menandai salah satu masa yang paling penting dalam sejarah Gereja Perdana.

Ia wafat pada tanggal 10 Nopember 461 dan dimakamkan di ruang depan basilik Santo Petrus. Beliau adalah Paus non-martir pertama dalam sejarah Gereja. Pada tahun 688, Paus Sergius I (687-701) memindahkan relikuinya ke bagian dalam basilik itu. Pada tahun 1607 para pekerja menggali kembali relikuinya dan memindahkannya ke dalam basilik Santo Petrus yang baru. Pada tahun 1754, Paus Benediktus XIV (1740-1758) menggelari Leo sebagai Pujangga Gereja.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari