Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Perjanjian Allah dengan Nuh sesudah ia dibebaskan dari air bah.
Sesudah air bah, berfirmanlah Allah kepada Nuh dan kepada anak-anak Nuh yang bersama-sama dengan dia, “Camkanlah, Aku mengadakan perjanjian dengan kamu dan keturunanmu, dan dengan segala makhluk hidup yang ada besertamu, yakni burung-burung, ternak, dan binatang-binatang liar di bumi, segala yang keluar dari bahteramu, segala binatang di bumi. Maka, Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak kini segala yang hidup takkan dilenyapkan oleh air bah lagi dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi.” Dan, Allah berfirman, “Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan kamu serta segala makhluk hidup yang ada sertamu turun-temurun untuk selama-lamanya: Busur-Ku akan Kutempatkan di awan sebagai tanda perjanjian antara Aku dan bumi. Apabila kemudian Kudatangkan awan di atas bumi dan busur itu tampak di awan, maka aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah Kuadakan dengan kamu dan dengan segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa sehingga segenap air tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup.”
Refren: Tuhan adalah kasih setia bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya.
Tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku, ya Tuhan, bawa-lah aku dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku sebab Engkau-lah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunantikan se-panjang hari.
Ingatlah segala rahmat dan kasih setia-Mu, ya Tuhan sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala. Tetapi, ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu, ya Tuhan.
Tuhan itu baik dan benar sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yangrendah hati menurut hukum, dan mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang bersahaja.
Air itu melambangkan pembaptisan yang kini menyelamatkan kamu.
Saudara-saudara terkasih, Kristus telah mati satu kali untuk segala dosa kita. Ia yang benar telah mati untuk orang-orang yang tidak benar supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi dibangkitkan menurut Roh, dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, yaitu roh-roh mereka yang pada masa Nuh tidak taat kepada Allah ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan dari air bah itu. Air itu melambangkan pembaptisan yang kini menyelamatkan kamu, bukan dengan membersihkan kenajisan jasmani, melainkan dengan memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah berkat kebangkitan Yesus Kristus, yang telah naik ke surga dan kini duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia menaklukkan segala malaikat, kuasa dan kekuatan kepadanya.
Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Yesus dicobai oleh Iblis, dan malaikat-malaikat melayani Dia.
Sekali peristiwa, Roh memimpin Yesus ke padang gurun. Di padang gurun itu, Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dan dicobai oleh Iblis. Yesus berada di sana di antara binatang-binatang liar, dan malaikat-malaikat melayani Dia. Sesudah Yohanes Pembaptis ditangkap, datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah. Yesus memberitakan, ”Waktunya telah genap. Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.”
Berbahagialah orang yang mendengarkan Sabda Tuhan, dan tekun melaksanakannya.
Busur yang Digantung
Hujan deras baru saja reda. Anak-anak berlarian keluar rumah sambil menunjuk langit: pelangi. Orang dewasa pun ikut menoleh. Ada sesuatu pada lengkung warna itu yang selalu membuat hati lega, seolah-olah langit sedang tersenyum setelah menangis.
Kitab Kejadian memberi arti yang jauh lebih dalam pada lengkung itu. Setelah air bah surut, Allah berkata kepada Nuh: busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi. Kata yang dipakai memang busur, senjata perang. Bayangkanlah: Allah menggantung senjata-Nya di langit, dengan lengkungnya menghadap ke atas, menjauhi bumi. Seperti prajurit yang menyarungkan pedang, Allah bersumpah tidak lagi memusnahkan. Pelangi adalah senjata yang dipensiunkan.
Petrus dalam bacaan kedua menautkan air bah itu dengan baptisan. Air yang dahulu menenggelamkan kini menyelamatkan. Kita semua sudah melewati air itu. Pertanyaannya: sesudah diselamatkan, mau ke mana?
Injil hari ini menjawab dengan kisah yang sangat ringkas, khas Markus. Roh memimpin Yesus ke padang gurun. Empat puluh hari Ia dicobai Iblis, berada di antara binatang liar, dan malaikat melayani Dia. Tidak ada rincian percakapan seperti pada Matius dan Lukas. Justru keringkasan itu berbicara: gurun adalah bagian dari jalan. Bahkan Anak Allah tidak melompatinya.
Empat puluh hari Prapaskah kita adalah gurun kecil itu. Di gurun tidak ada hiburan, tidak ada persediaan, tidak ada tempat bersembunyi dari diri sendiri. Justru di sana telinga menjadi jernih. Dan sesudah gurun, kalimat pertama Yesus berbunyi seperti terompet pagi: waktunya telah genap, Kerajaan Allah sudah dekat, bertobatlah dan percayalah kepada Injil.
Bertobat dan percaya. Dua kata kerja itu satu paket. Bertobat tanpa percaya menjadi muram, seperti orang yang hanya sibuk menyesali diri. Percaya tanpa bertobat menjadi murahan, seperti orang yang minta diampuni tanpa mau berubah.
Masa Prapaskah pada akhirnya berdiri di antara dua tanda: gurun yang kering dan pelangi yang berwarna. Kita berjalan melewati yang pertama sambil memandang yang kedua. Sebab perjanjian-Nya tidak pernah dicabut.
Gurun apa yang sedang kita jalani sekarang? Beranikah kita percaya bahwa di ujungnya Allah sudah menggantungkan busur-Nya?
Tuhan, temanilah aku di gurun empat puluh hari ini. Bila aku letih, ingatkanlah aku pada pelangi-Mu. Amin.
Invitatorium
Pekan I Mazmur
Pembukaan
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Mazmur 94 (95)
AntifonMarilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Ibadat Bacaan
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Iman para Bapa! iman dan doa
Pendarasan Mazmur
Antifon 1Petrus berkata: Allah telah membangkitkan dan memuliakan Yesus ini, yang kamu salibkan.
AntifonPetrus berkata: Allah telah membangkitkan dan memuliakan Yesus ini, yang kamu salibkan.
Antifon 2Tuhan telah mengutus malaikat-Nya untuk membebaskan aku dari kuasa Herodes.
Mazmur 63 (64)
Doa memohon pertolongan melawan musuh
jagalah hidupku dari ketakutan akan musuh.
AntifonTuhan telah mengutus malaikat-Nya untuk membebaskan aku dari kuasa Herodes.
Antifon 3Tiba-tiba awan terang menaungi mereka, dan suara Bapa terdengar: Inilah Putra-Ku yang terkasih.
Mazmur 96 (97)
Kemuliaan Tuhan dalam ketetapan-ketetapan-Nya bagi dunia
biarlah semua pesisir bersukacita.
AntifonTiba-tiba awan terang menaungi mereka, dan suara Bapa terdengar: Inilah Putra-Ku yang terkasih.
Responsorium Lukas 22:32; Matius 16:17b
Responsorium
Te Deum
Doa Penutup
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Antifon 1Aku akan memuji Engkau seumur hidupku, ya Tuhan, dan menadahkan tangan kepadaMu.
Mazmur 62
Antifon 1Aku akan memuji Engkau seumur hidupku, ya Tuhan, dan menadahkan tangan kepadaMu.
Antifon 2Pujilah dan luhurkanlah Tuhan selama-lamanya.
Dan 3,57-88.56
Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.
Antifon 2Pujilah dan luhurkanlah Tuhan selama-lamanya.
Antifon 3Tuhan berkenan kepada umatNya, Ia memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.
Mazmur 149
Antifon 3Tuhan berkenan kepada umatNya, Ia memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.
Bacaan Singkat: (Lh. Neh 8,9.10)
Antifon KidungYesus dibawa oleh Roh kudus ke padang gurun untuk digodai setan. Setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, Ia merasa lapar.
Kidung Zakaria Luk 1,68-79
Antifon KidungYesus dibawa oleh Roh kudus ke padang gurun untuk digodai setan. Setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, Ia merasa lapar.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Mazmur 119 (120)
Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Mazmur 120 (121)
Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Mazmur 121 (122)
Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.
Bacaan singkat (1 Thess 4, 1. 7)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya.
Mazmur 117 (118)
Antifon 1Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya.
Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku.
Antifon 2Tuhanlah kekuatan dan pujaanku.
Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku.
Antifon 3Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku.
Bacaan Singkat: (1Tes 4,1.7)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Madah
Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Mazmur 125 (126)
Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Mazmur 126 (127)
Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Mazmur 127 (128)
Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.
Bacaan singkat (Dt 4, 29-31)
Ayat Singkat
Doa Penutup
Ibadat Sore
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan I Mazmur
Madah
Antifon 1Ya Tuhan, terimalah kami, yang dengan rendah hati menyesali dosa, dan sudilah kiranya menerima persembahan kami ini.
Antifon 1Ya Tuhan, terimalah kami, yang dengan rendah hati menyesali dosa, dan sudilah kiranya menerima persembahan kami ini.
Antifon 2Apabila kamu berseru, niscaya Tuhan akan menjawab. Kalau kamu memanggilNya, Ia akan menyahut: Aku hadir di sini.
Mazmur 113
Antifon 2Apabila kamu berseru, niscaya Tuhan akan menjawab. Kalau kamu memanggilNya, Ia akan menyahut: Aku hadir di sini.
Antifon 3Kristus sudah mati karena dosa kita, yang tak bersalah bagi orang-orang yang bersalah, untuk menghantar kita kepada Allah. Kristus telah menderita kematian di dunia ini, tetapi Allah sudah menghidupkanNya di dalam Roh.
1Petr 2,21-24
Antifon 3Kristus sudah mati karena dosa kita, yang tak bersalah bagi orang-orang yang bersalah, untuk menghantar kita kepada Allah. Kristus telah menderita kematian di dunia ini, tetapi Allah sudah menghidupkanNya di dalam Roh.
Bacaan Singkat: (1Kor 9,24-25)
Antifon KidungJagalah kami, penyelamat kekal, jangan sampai kami terjerat oleh penggoda yang licik, sebab Engkaulah yang menjadi penolong kami.
Kidung Maria Luk 1,46-55
Antifon KidungJagalah kami, penyelamat kekal, jangan sampai kami terjerat oleh penggoda yang licik, sebab Engkaulah yang menjadi penolong kami.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
Pembukaan
Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.
Pekan II Mazmur
Doa Tobat
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
Madah
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
AntifonTuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat Why 22,4-5
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon
Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo Yohanes
Biarawan ini memiliki kegemaran membaca buku-buku perdukunan sehingga ia sendiri melakukan praktek-praktek klinik perdukunan secara gelap. Oleh teman-temannya ia dituduh bertahayul dan dimasukkan ke dalam tahanan biara di sebuah ruangan yang sangat kotor. Menyadari perbuatannya yang melawan ajaran iman ini, ia bertobat dan mengakui kesalahan-kesalahannya. Untuk menebus dosa-dosanya, ia melakukan puasa dan tapa yang keras diruang tahanan yang pengap itu. Melihat pertobatannya yang mendalam itu, kawan-kawannya mengajak dia kembali ke dalam kehidupan normal di dalam komunitas biara. Tetapi ia lebih suka bermatiraga keras di dalam ruang tahanan itu hingga menghembuskan nafas terakhirnya. Ia banyak menulis dan menjadi seorang pengarang yang terkenal. Ia meninggal pada tahun 1380.
Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari