Doa Katolik
Pesta

Pesta S. Tomas Rasul

Rabu, 3 Juli 2030· Merah · Pekan Psalterium I
3 Juli 2030

Bacaan Misa

Pesta S. Tomas Rasul

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama

Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

Mazmur Tanggapan

Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!

Bacaan Injil

Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya." Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!" Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah." Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."

Batu Penjuru

Renungan · 1 menit baca

Tukang bangunan di kampung punya kebiasaan yang sama di mana-mana. Sebelum menaikkan tembok, ia memasang satu batu di sudut, lalu menarik benang dari sana. Batu sudut itu menentukan lurus tidaknya seluruh bangunan. Salah meletakkannya, miring semuanya.

Surat Efesus memakai gambar itu: kita dibangun di atas dasar para rasul, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Yang mengejutkan, salah satu batu dasar itu bernama Tomas. Si peragu. Orang yang pernah bersumpah tidak akan percaya sebelum mencucukkan jari ke bekas paku.

Bagaimana bisa Gereja berdiri di atas orang yang pernah ragu? Justru itu kabar baiknya. Allah tidak menunggu batu yang sempurna. Ia memakai batu yang pernah retak, asal mau diletakkan pada Kristus dan mengikuti benang-Nya. Keraguan Tomas malah melahirkan pengakuan iman terpendek dan terpadat: "Ya Tuhanku dan Allahku!"

Efesus juga berkata: kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga. Dalam bangunan Allah tidak ada batu tamu. Semua batu adalah penghuni.

Keraguan kita, kegagalan kita, masa lalu kita: semuanya bisa tersusun rapi asal batu penjurunya benar.

Tuhan Yesus, Engkaulah batu penjuruku. Susunlah hidupku yang retak ini menjadi kediaman-Mu. Amin.

Invitatorium

Pesta S. Tomas Rasul

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para rasul.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para rasul.

Ibadat Bacaan

Pesta S. Tomas Rasul

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolongku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolongku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, dan selama-lamanya. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Demi indahnya bumi,

Demi indahnya langit,

Demi kasih yang sejak lahir

Meliputi dan mengelilingi kami,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami panjatkan

Madah pujian syukur ini.
Demi indahnya setiap jam

Siang dan malam,

Bukit dan lembah, pohon dan bunga,

Matahari dan bulan, serta bintang-bintang terang,
Tuhan semesta, kepada-Mu kami panjatkan

Madah pujian syukur ini.
Demi sukacita telinga dan mata,

Demi kegembiraan hati dan pikiran,

Demi harmoni mistik,

Menghubungkan indra dengan suara dan penglihatan;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami panjatkan

Madah pujian syukur ini.
Demi sukacita kasih insani,

Saudara laki-laki, saudara perempuan, orang tua, anak,

Sahabat di bumi dan sahabat di surga,

Demi segala pikiran lembut dan halus;
Tuhan semesta, kepada-Mu kami panjatkan

Madah pujian syukur ini.
Demi setiap anugerah-Mu yang sempurna,

Yang begitu bebas Kau berikan kepada umat kami,

Rahmat insani dan ilahi,

Bunga-bunga bumi dan kuncup-kuncup surga.
Tuhan semesta, kepada-Mu kami panjatkan

Madah pujian syukur ini.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Pujilah Tuhan, hai jiwaku; jangan pernah lupakan segala yang telah Ia lakukan bagimu.

Mazmur 102 (103)

Pujian atas belas kasihan Allah yang lembut

Dalam belas kasihan Allah kita yang lembut, fajar dari tempat tinggi akan menyinari kita (lihat Lukas 1:78).

I
Pujilah Tuhan, hai jiwaku,

segala batinku, pujilah nama-Nya yang kudus.

Pujilah Tuhan, hai jiwaku,

dan jangan pernah lupakan segala berkat-Nya.
Dialah yang mengampuni segala dosamu,

yang menyembuhkan setiap penyakitmu,

yang menebus hidupmu dari kubur,

yang memahkotai engkau dengan kasih dan belas kasihan,

yang memenuhi hidupmu dengan hal-hal baik,

memperbarui masa mudamu seperti elang.
Tuhan melakukan perbuatan-perbuatan keadilan,

memberikan penghakiman bagi semua yang tertindas.

Ia menyatakan jalan-jalan-Nya kepada Musa

dan perbuatan-perbuatan-Nya kepada anak-anak Israel.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, dan selama-lamanya. Amin.

AntifonPujilah Tuhan, hai jiwaku; jangan pernah lupakan segala yang telah Ia lakukan bagimu.

Antifon 2Seperti seorang ayah lembut kepada anak-anaknya, demikianlah Tuhan kepada mereka yang menghormati-Nya.

II
Tuhan adalah belas kasihan dan kasih,

lambat marah dan kaya akan belas kasihan.

Murka-Nya akan berakhir;

Ia tidak akan marah selamanya.

Ia tidak memperlakukan kita sesuai dosa-dosa kita

pun tidak membalas kita sesuai kesalahan-kesalahan kita.
Sebab setinggi langit di atas bumi

demikianlah kuat kasih-Nya bagi mereka yang takut akan Dia.

Sejauh timur dari barat

demikianlah jauh Ia menjauhkan dosa-dosa kita.
Seperti seorang ayah berbelas kasihan kepada anak-anaknya,

Tuhan berbelas kasihan kepada mereka yang takut akan Dia;

sebab Ia tahu dari apa kita dijadikan,

Ia ingat bahwa kita adalah debu.
Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput;

ia mekar seperti bunga di padang;

angin bertiup dan ia lenyap

dan tempatnya tidak pernah melihatnya lagi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, dan selama-lamanya. Amin.

AntifonSeperti seorang ayah lembut kepada anak-anaknya, demikianlah Tuhan kepada mereka yang menghormati-Nya.

Antifon 3Pujilah Tuhan, hai segala karya-Nya!

III
Tetapi kasih Tuhan kekal abadi

atas mereka yang takut akan Dia;

keadilan-Nya menjangkau anak cucu

ketika mereka memegang perjanjian-Nya dalam kebenaran,

ketika mereka memegang kehendak-Nya dalam pikiran mereka.
Tuhan telah menetapkan takhta-Nya di surga

dan kerajaan-Nya memerintah atas segalanya.

Bersyukurlah kepada Tuhan, hai segala malaikat-Nya,

perkasa dalam kuasa, melaksanakan firman-Nya,

yang memperhatikan suara firman-Nya.
Bersyukurlah kepada Tuhan, hai segala bala tentara-Nya,

hamba-hamba-Nya yang melakukan kehendak-Nya.

Bersyukurlah kepada Tuhan, hai segala karya-Nya,

di setiap tempat di mana Ia memerintah.

Pujilah Tuhan, hai jiwaku!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, dan selama-lamanya. Amin.
Doa Mazmur
Engkau berbelas kasihan kepada orang berdosa, Tuhan, seperti seorang ayah berbelas kasihan kepada anak-anaknya. Sembuhkanlah kelemahan umat-Mu dan selamatkanlah kami dari kematian kekal agar kami dapat memuji dan memuliakan Engkau selama-lamanya.

AntifonPujilah Tuhan, hai segala karya-Nya!

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan, buatlah aku mengerti jalan perintah-perintah-Mu.

Dan aku akan mengagumi hikmat-Mu.
Bacaan Pertama

Dari Kitab Pertama Samuel

19:8-10; 20:1-17

Persahabatan Daud dan Yonatan
Ketika perang pecah lagi, Daud keluar untuk berperang melawan orang Filistin dan menimbulkan kekalahan besar atas mereka, membuat mereka lari. Kemudian roh jahat dari Tuhan datang atas Saul ketika ia duduk di rumahnya dengan tombak di tangan dan Daud sedang bermain kecapi di dekatnya. Saul mencoba memakukan Daud ke dinding dengan tombak, tetapi Daud menghindar dari Saul, sehingga tombak itu hanya mengenai dinding, dan Daud berhasil melarikan diri dengan selamat.
Daud melarikan diri dari gudang-gudang dekat Rama, dan pergi kepada Yonatan. “Apa yang telah kulakukan?” tanyanya. “Kejahatan apa atau pelanggaran apa yang ayahmu pegang terhadapku sehingga ia mencari nyawaku?” Yonatan menjawabnya: “Jauhkanlah kiranya engkau mati! Ayahku tidak melakukan apa pun, besar atau kecil, tanpa memberitahukannya kepadaku. Mengapa, kalau begitu, ayahku harus menyembunyikan ini dariku? Ini tidak mungkin!” Tetapi Daud menjawab: “Ayahmu sangat menyadari bahwa aku disukai oleh persahabatanmu, jadi ia telah memutuskan, ‘Yonatan tidak boleh tahu tentang ini agar ia tidak berduka.’ Namun demikian, demi Tuhan yang hidup dan demi engkau hidup, hanya ada satu langkah antara aku dan kematian.”
Yonatan kemudian berkata kepada Daud, “Aku akan melakukan apa pun yang engkau inginkan.” Daud menjawab: “Besok adalah bulan baru, ketika aku seharusnya makan malam dengan raja. Biarkan aku pergi dan bersembunyi di pedesaan terbuka sampai malam. Jika ternyata ayahmu merindukanku, katakanlah, ‘Daud mendesakku untuk membiarkannya pergi dalam waktu singkat ke kotanya Betlehem, karena seluruh kaumnya mengadakan kurban musiman di sana.’ Jika ia berkata, ‘Baiklah,’ hambamu aman. Tetapi jika ia menjadi sangat marah, engkau dapat yakin ia telah merencanakan sesuatu yang jahat. Lakukanlah kebaikan ini untuk hambamu karena ikatan Tuhan di antara kita, ke mana engkau membawaku: jika aku bersalah, bunuhlah aku sendiri! Mengapa engkau harus menyerahkanku kepada ayahmu?”
Tetapi Yonatan menjawab: “Bukan aku! Jika aku pernah mengetahui bahwa ayahku bertekad untuk melukai engkau, aku pasti akan memberitahumu.” Daud kemudian bertanya kepada Yonatan, “Siapa yang akan memberitahuku jika ayahmu memberimu jawaban yang keras?”
[Yonatan menjawab Daud, “Mari, kita pergi ke padang.” Ketika mereka berada di pedesaan terbuka bersama, Yonatan berkata kepada Daud: “Demi Tuhan, Allah Israel yang hidup, aku akan menyelidiki ayahku sekitar waktu ini besok. Apakah ia berbaik hati terhadap Daud atau tidak, aku akan mengirimkan informasi kepadamu. Jika ayahku berkenan untuk melukai engkau, semoga Tuhan melakukan demikian dan demikian kepada Yonatan jika aku tidak memberitahumu dan mengirimmu pergi dengan damai. Semoga Tuhan menyertaimu bahkan seperti Ia menyertai ayahku. Hanya ini: jika aku masih hidup, semoga engkau menunjukkan kepadaku kebaikan Tuhan. Tetapi jika aku mati, jangan pernah menarik kebaikanmu dari rumahku. Dan ketika Tuhan memusnahkan semua musuh Daud dari muka bumi, nama Yonatan tidak boleh dibiarkan oleh keluarga Daud mati dari antara kamu, atau Tuhan akan meminta pertanggungjawabanmu.”]
[Dan dalam kasihnya kepada Daud, Yonatan memperbarui sumpahnya kepadanya, karena ia mengasihinya seperti dirinya sendiri.]

Responsorium Amsal 17:17; 1 Yohanes 4:7

Sahabat sejati mengasihimu setiap waktu,

dan seorang saudara membuktikan dirinya dalam kesukaran.
Setiap orang yang mengasihi adalah anak Allah dan mengenal Allah.

Dan seorang saudara membuktikan dirinya dalam kesukaran.
Bacaan Kedua

Dari risalah tentang Persahabatan Rohani oleh Beato Aelred, abbas

Persahabatan sejati, sempurna, dan abadi
Yonatan, yang menonjol di antara semua pemuda, tidak mengindahkan garis keturunan kerajaannya atau harapannya akan takhta, tetapi bersekutu dengan Daud sang hamba dan menjadikannya setara dengannya dalam persahabatan di hadapan Tuhan. Raja telah menjadikan Daud buronan, memaksanya bersembunyi di padang gurun, dan menghukumnya mati. Namun Yonatan lebih memilih Daud daripada dirinya sendiri, meninggikannya, merendahkan dirinya. Engkau, katanya, akan menjadi raja dan aku akan mengikutimu.
Betapa gambaran persahabatan sejati yang indah! Betapa situasi yang menakjubkan! Di sini ada raja, mengamuk terhadap hambanya dan menggerakkan seluruh negeri seolah-olah Daud mengincar mahkota. Ia menuduh para imam berkhianat dan menghukum mati mereka hanya atas dasar kecurigaan. Ia menyisir dan mencari hutan dan lembah, mengepung gunung-gunung dan tebing-tebing berbatu dengan pasukan, dan setiap orang bersumpah untuk membalas dendam atas sumber kemarahan raja. Hanya Yonatan, yang sendirian seharusnya memiliki alasan yang lebih besar untuk iri hati, menganggapnya benar untuk menentang ayahnya. Menempatkan dirinya dalam pelayanan temannya, ia menawarkan bantuan dan nasihat di saat dibutuhkan. Yonatan menempatkan persahabatan di atas kerajaan. Engkau akan menjadi raja, katanya, dan aku akan menjadi yang kedua setelahmu. Dan masih saja sang ayah mencoba menghasut putranya untuk iri hati kepada Daud. Ia menghujatnya dan menakutinya dengan mengancam akan merampas kerajaan darinya dan melucuti pangkatnya.
Bahkan ketika raja menjatuhkan hukuman mati atas Daud, Yonatan tetap tidak meninggalkan temannya. Mengapa Daud harus mati? Bagaimana ia berdosa? Apa yang telah ia lakukan? Ketika ia mempertaruhkan nyawanya dan membunuh orang Filistin, engkau bersukacita. Mengapa kalau begitu ia harus mati? Raja begitu marah mendengar kata-kata ini sehingga ia mencoba memakukan Yonatan ke dinding dengan tombaknya, menghujatnya lebih lanjut dan mengancam: Anak haram dari wanita sesat, teriaknya, aku tahu betul bahwa, demi kehancuranmu dan kehancuran ibumu yang memalukan, engkau mengasihinya. Dengan ini ia memuntahkan seluruh racunnya atas Yonatan dan mengucapkan kata-kata yang merupakan upaya terakhirnya untuk membangkitkan iri hati yang pahit dan ambisi yang cemburu: Selama anak Isai hidup, kerajaanmu tidak akan pernah tegak.
Siapa yang tidak akan tergerak untuk iri hati oleh kata-kata ini? Siapa yang kasihnya, siapa yang kebaikannya, siapa yang persahabatannya yang abadi tidak akan rusak, melemah, dan hancur oleh ucapan seperti itu? Tetapi dalam kasihnya yang besar, pemuda ini tetap setia kepada temannya. Ia teguh menghadapi ancaman, tidak tergoyahkan oleh hinaan; melupakan ketenaran, ia hanya memikirkan pelayanan. Ia menolak kerajaan demi persahabatan. Engkau, katanya, akan menjadi raja, dan aku akan menjadi yang kedua setelahmu.
Inilah persahabatan yang benar-benar sempurna, stabil, dan abadi, ikatan yang tidak dapat dirusak oleh iri hati, tidak dapat dilemahkan oleh kecurigaan, tidak dapat dihancurkan oleh ambisi. Persahabatan yang begitu tergoda tidak menyerah sedikit pun, dihantam tetapi tidak runtuh. Menghadapi begitu banyak hinaan, ia tetap tak tergoyahkan. Pergilah, karena itu, dan lakukanlah hal yang sama.

Responsorium Sirakh 6:14, 17

Sahabat setia adalah tempat berlindung yang aman.

Siapa pun yang menemukannya, menemukan harta karun.
Siapa pun yang takut akan Tuhan menjalin persahabatan sejati,

karena sahabat itu akan seperti dirinya sendiri.

Siapa pun yang menemukannya, menemukan harta karun.

Doa Penutup

Anugerahilah, ya Tuhan,

agar kami senantiasa menghormati dan mengasihi nama-Mu yang kudus,

sebab Engkau tidak pernah mencabut bimbingan-Mu

dari mereka yang Engkau teguhkan di atas dasar kasih-Mu.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan meraja bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala masa.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Pesta S. Tomas Rasul

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

O para rasul mulia
Duta raja yang kuasa
Didikan guru utama
Yang mengatasi segala.

Di Yerusalem surgawi
Penuh cahaya ilahi
Kalian menjadi dasar
Bagi Gereja yang benar.

Kami rayakan pestamu
Kami kenangkan jasamu
Sambil mengucapkan syukur
Atas pengurbanan luhur.

Terpujilah Yesus Kristus
Yang sudah sudi mengutus
Rasul yang dipilih Bapa
Dipenuhi dengan RohNya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Antifon 1Inilah perintahKu, supaya kamu saling mencintai seperti Aku sudah mencintai kamu, (M.P. Alleluya)

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Antifon 1Inilah perintahKu, supaya kamu saling mencintai seperti Aku sudah mencintai kamu, (M.P. Alleluya)

Antifon 2Tidak ada cinta yang lebih besar dari pada cinta seorang yang menyerahkan nyawa untuk sahabatnya, (M.P. Alleluya)

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Antifon 2Tidak ada cinta yang lebih besar dari pada cinta seorang yang menyerahkan nyawa untuk sahabatnya, (M.P. Alleluya)

Antifon 3Kamu sungguh sahabatKu, jikalau kamu melaksanakan yang Kuperintahkan kepadamu, (M.P. Alleluya)

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Antifon 3Kamu sungguh sahabatKu, jikalau kamu melaksanakan yang Kuperintahkan kepadamu, (M.P. Alleluya)

Bacaan Singkat (Ef 2,19-20)

Kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan sewarga dengan para kudus dan anggota keluarga Allah. Kamu dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dan Kristus Yesuslah batu sendinya.

Lagu Singkat

℣.Mereka Kautetapkan sebagai pemimpin,* Di seluruh dunia.℟.Mereka.℣.Mereka mewartakan namaMu, ya Tuhan.℟.Di seluruh dunia.℣.Kemuliaan.℟.Mereka.

Antifon KidungKarena engkau telah melihat Aku, Tomas, maka engkau percaya; berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya, alleluya.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungKarena engkau telah melihat Aku, Tomas, maka engkau percaya; berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya, alleluya.

Doa Permohonan

Saudara tercinta, kita telah menerima warisan surgawi dari para rasul. Marilah kita mengucap syukur kepada Bapa kita atas semua kurniaNya, dan berkata:

℟. KepadaMu paduan para rasul bersyukur, ya Tuhan.

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, sebab para rasul telah menyampaikan kepada kami perjamuan tubuh dan darah Kristus,* yang memuaskan dan menyegarkan kami. ℟.

Terpujilah Engkau karena para rasul telah menyediakan bagi kami santapan sabda,* yang menerangi dan menggembirakan kami. ℟.

Terpujilah Engkau karena Gereja kudus telah Kaudirikan atas para rasul,* dan kami kaupersatukan menjadi satu umat. ℟.

Terpujilah Engkau sebab Engkau telah mempercayakan kepada para rasul pembaptisan dan pengampunan dosa,* yang menyucikan kami dari segala kejahatan. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Anugerahkanlah, ya Allah yang mahakuasa, agar kami dapat bermegah dalam Pesta Rasul Tomas yang terberkati, sehingga kami selalu ditopang oleh perantaraannya dan, dengan percaya, dapat memiliki hidup dalam nama Yesus Kristus Putra-Mu, yang diakui Tomas sebagai Tuhan. Yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Sebelum Tengah Hari

Pesta S. Tomas Rasul

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (1 Pe 1, 13-14)

Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,

Ayat Singkat

℣.Tunjukkanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan.℟.Dan ajarkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Pesta S. Tomas Rasul

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan I Mazmur

Madah

Marilah kita bernyanyi
Bagi penebus ilahi
Dengan iman dan harapan
Penuh cinta yang bertahan.

Sambil mohon dibebaskan
Dari tipu daya lawan
Agar selalu setia
Dalam mengabdi sesama.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Antifon 1Terpujilah Engkau, ya Tuhan; ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Mazmur 118 (119),9-16

Bagaimana kaum muda dapat mempertahankan hidupnya tanpa cela?*
Dengan memperhatikan firmanMu.

Dengan segenap hati aku mencari Engkau,*
jangan biarkan aku menyimpang dari perintahMu.

Dalam hatiku kusimpan sabdaMu,*
agar aku jangan berdosa terhadapMu.

Terpujilah Engkau, ya Tuhan,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Bibirku akan mewartakan,*
segala ucapan mulutMu.

Aku bergembira atas perintahMu,*
melebihi segala harta.

TitahMu selalu kurenungkan,*
jalanMu selalu kuamat-amati.

KehendakMulah kesukaanku,*
firmanMu takkan kulupakan.

Antifon 1Terpujilah Engkau, ya Tuhan; ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Antifon 2Langkahku menempuh jalan perintahMu, ya Tuhan.

Mazmur 16 (17) I

Tuhan, dengarkanlah permohonanku yang jujur,*
perhatikanlah seruanku.

Indahkanlah doaku,*
yang keluar dari hati yang ikhlas.

Semoga Engkau menjatuhkan keputusan bagiku,*
sebab Engkau tahu siapa yang benar.

Bila Engkau menguji hatiku,+
dan menelitinya waktu malam,*
bila Engkau mengusut aku, Engkau takkan mendapatkan kejahatan.

Mulutku tidak berdusta, tidak seperti orang lain,*
sabda bibirMu selalu kuperhatikan.

Langkahku menempuh jalan perintahMu,*
maka kakiku tidak goyah.

Aku berseru kepadamu, sebab Engkau mendengarkan daku, ya Allah,*
condongkanlah telingamu kepadaku, dengarkanlah kataku.

Tunjukkanlah keagungan kasih setiaMu,*
Engkau penyelamat orang yang berlindung kepadaMu.

Dengan kekuasaanMu Kauselamatkan mereka,*
dari tangan kaum durhaka.

Peliharalah aku bagaikan biji mata,*
sembunyikan daku di bawah naungan sayapMu.

Lindungilah aku terhadap orang berdosa yang menguasai aku,*
terhadap musuh yang dengan geram mengepung aku.

Antifon 2Langkahku menempuh jalan perintahMu, ya Tuhan.

Antifon 3Bangkitlah, Tuhan, luputkan daku dari orang berdosa.

Mazmur 16 (17) II

Mereka tak kenal belaskasihan,*
mereka bicara dengan angkuh.

Kini mereka mengerumuni aku,*
mengintai hendak mengempaskan daku ke tanah.

Rupanya seperti singa yang siap menerkam,*
seperti singa muda yang mengendap-endap di persembunyian.

Bangkitlah, Tuhan, hadapi dan rebahkanlah mereka,+
dengan pedangMu luputkan daku dari orang berdosa,*
dengan kuasaMu bebaskan daku dari kematian.

Karena kejujuranku aku memandang wajahMu,*
waktu bangun aku menikmati hadiratMu.

Antifon 3Bangkitlah, Tuhan, luputkan daku dari orang berdosa.

Bacaan singkat Kis 3,12a.14

Rasul-rasul mengerjakan pelbagai tanda dan mukjizat di tengah rakyat. Dan semakin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik pria maupun wanita.

℣.Mereka memelihara sabda Allah.℟.Dan segala peraturan Tuhan.

Doa Penutup

Anugerahkanlah, ya Allah yang mahakuasa, agar kami dapat bermegah dalam Pesta Rasul Tomas yang terberkati, sehingga kami selalu ditopang oleh perantaraannya dan, dengan percaya, dapat memiliki hidup dalam nama Yesus Kristus Putra-Mu, yang diakui Tomas sebagai Tuhan. Yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Sesudah Tengah Hari

Pesta S. Tomas Rasul

Pekan I Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Iac 4, 7-8a. 10)

Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.

Ayat Singkat

℣.Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada orang yang takut akan Dia.℟.Kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

Pesta S. Tomas Rasul

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Langit bersorak gembira
Dan bumi bersukacita
Merayakan hari pesta
Para rasul yang mulia.

Diangkat menjadi duta
Bentara warta gembira
Mereka dikuasakan
Memberikan pengampunan.

S'moga pada akhir zaman
Pada saat pengadilan
Kami terima lindungan
Agar selamat dan aman.

Dimuliakanlah Bapa
Bersama Putra dan RohNya
Yang melimpahkan kurnia
Kepada kita semua. Amin.

Antifon 1Kamulah yang tinggal besertaKu dalam cobaanKu, (M.P. Alleluya).

Mazmur 115 (116B,10-19)

Aku tetap percaya, sekalipun aku berkata,*
"Aku ini sangat tertindas";

sekalipun aku berkata dalam kebingunganku,*
"Semua orang penipu".

Bagaimana akan kubalas,*
segala kebaikan Tuhan terhadapku?

Aku mengangkat piala untuk merayakan keselamatan,*
sambil menyerukan nama Tuhan.

Aku akan menepati nadarku kepada Tuhan,*
di depan seluruh umatNya.

Sungguh berhargalah di hadapan Tuhan,*
kematian para kekasihNya.

Ya Tuhan, aku hambaMu, aku anak sahayaMu,*
Engkau telah melepaskan belengguku.

Aku mempersembahkan kurban syukur kepadaMu,*
sambil menyerukan nama Tuhan.

Aku akan menepati nadarku kepada Tuhan,*
di depan seluruh umatNya,

di pelataran rumah Tuhan,*
di tengah kota Yerusalem.

Antifon 1Kamulah yang tinggal besertaKu dalam cobaanKu, (M.P. Alleluya).

Antifon 2Aku berada di tengahmu sebagai pelayan, (M.P. Alleluya).

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 2Aku berada di tengahmu sebagai pelayan, (M.P. Alleluya).

Antifon 3Kamu tidak lagi Kusebut hamba, melainkan sahabat, sebab segala yang Kudengar dari BapaKu telah Kunyatakan kepadamu, (M.P. Alleluya).

Kidung Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Kamu tidak lagi Kusebut hamba, melainkan sahabat, sebab segala yang Kudengar dari BapaKu telah Kunyatakan kepadamu, (M.P. Alleluya).

Bacaan Singkat (Ef 4,11-13)

Kristus mengangkat baik rasul maupun nabi, baik pewarta Injil maupun gembala dan pengajar umat untuk memperlengkapi para kudus bagi tugas pengabdian. Dengan demikian dibangun tubuh Kristus sampai kita semua akhirnya bersatu dalam iman dan benar-benar mengenal Putera Allah. Maka, kita menjadi manusia sempurna dan mencapai taraf kedewasaan Kristus yang sepenuh-penuhnya.

Lagu Singkat

℣.Wartakanlah kemuliaan Allah,* Di antara bangsa-bangsa.℟.Wartakanlah.℣.Dan karyaNya yang agung.℟.Di antara bangsa-bangsa.℣.Kemuliaan.℟.Wartakanlah.

Antifon KidungAku telah mencucukkan jariku ke dalam bekas paku dan tanganku ke dalam lambungNya, dan aku berkata: Ya Tuhanku dan Allahku, alleluya.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungAku telah mencucukkan jariku ke dalam bekas paku dan tanganku ke dalam lambungNya, dan aku berkata: Ya Tuhanku dan Allahku, alleluya.

Doa Permohonan

Saudara-saudara, kita dibangun atas dasar kedua belas rasul. Marilah kita berdoa kepada Bapa yang mahakuasa bagi umatNya:

℟. Ingatlah akan GerejaMu, ya Tuhan.

Ya Bapa, Kristus yang bangkit dari alam maut, menyatakan diri pertama-tama kepada para rasul,* semoga kami memberi kesaksian tentang Dia sampai ke ujung bumi. ℟.

Engkau telah mengutus PuteraMu ke dunia untuk mewartakan kabar gembira kepada orang papa,* semoga kami mewartakan Injil dengan ikhlas dan berani. ℟.

Engkau mengutus PuteraMu untuk menaburkan benih sabdaMu,* semoga sabdaMu membawa hasil yang menggembirakan hati. ℟.

Engkau mengutus PuteraMu untuk memperdamaikan dunia dengan Dikau dalam darahNya,* semoga semua orang hidup dalam damai dengan Dikau dan dengan sesamanya. ℟.

Engkau mentakhtakan PuteraMu di sisi kananMu dalam kemuliaan surgawi,* semoga orang beriman yang telah meninggal Kauterima dalam kerajaanMu. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Anugerahkanlah, ya Allah yang mahakuasa, agar kami dapat bermegah dalam Pesta Rasul Tomas yang terberkati, sehingga kami selalu ditopang oleh perantaraannya dan, dengan percaya, dapat memiliki hidup dalam nama Yesus Kristus Putra-Mu, yang diakui Tomas sebagai Tuhan. Yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin. ↑ ke atas

Ibadat Penutup

Pesta S. Tomas Rasul

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℟.Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Ya Tuhan dan penyelamat
Sebelum beristirahat
Kami bersyukur padaMu
Atas hari yang berlalu.

Kami mohon Kauampuni
Karna sungguh menyadari
Pikiran dan perbuatan
Yang sangat kami sesalkan.

Kabulkanlah permohonan
Yang kini kami panjatkan
Ya Yesus yang berkuasa
Bersama Bapa dan RohNya. Amin.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Mazmur 30 (31),1-6

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sampai aku dikecewakan!

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,+
condongkanlah telingaMu kepadaku,*
dan bebaskanlah aku segera!

Sudilah Engkau menjadi gunung pengsungsianku,*
dan benteng pertahananku yang kuat.

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,*
dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

Engkau akan melepaskan daku dari jaring,+
yang dipasang untuk menjerat aku,*
sebab Engkaulah pelindungku.

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*
tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

Antifon 1Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Antifon 2Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat Ef 4,26-27

Jangan berdosa. Janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu, dan janganlah memberi kesempatan kepada setan.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, enaklah pikulan yang Kauletakkan atas bahu para pengikutMu, dan ringanlah beban yang Kauberikan kepada orang yang lemah lembut dan rendah hati. Terimalah kiranya usaha dan niat kami pada hari ini dan berilah kami istirahat, supaya kami dapat mengabdi Engkau dengan lebih giat. Sebab Engkaulah pengantara kami sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Bunda yang berbelaskasih,
engkau melahirkan penyelamat.
Pelindung kami, kami mohon restu,
agar slamat senantiasa
berkat doamu di hadapan Yesus,
puteramu yang tercinta.
Kuatkanlah kami yang lemah
dengan iman, harapan dan kasih sejati,
ya Maria, bunda kami.

S. Tomas Rasul

Rasul dan Martir · abad ke-1

Tomas adalah salah seorang dari Dua Belas Rasul Yesus. Injil Yohanes menyebutnya Didimus, yang berarti si kembar. Ia berasal dari Galilea dan dikenal sebagai murid yang jujur namun berterus terang, bahkan pernah mengajak rekan-rekannya pergi bersama Yesus untuk mati bersama-Nya saat perjalanan berbahaya ke Yudea.

Nama Tomas paling melekat pada peristiwa sesudah kebangkitan. Ketika para rasul bercerita bahwa mereka telah melihat Tuhan, Tomas tidak mau percaya sebelum ia sendiri menyentuh bekas luka paku dan lambung Yesus. Delapan hari kemudian Yesus menampakkan diri kembali dan mengundangnya menjatuhkan jari pada luka-luka itu. Tomas pun berseru, Ya Tuhanku dan Allahku, sebuah pengakuan iman akan keilahian Kristus yang paling tegas dalam Injil. Yesus lalu bersabda, berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya.

Menurut tradisi kuno, Tomas mewartakan Injil jauh ke timur hingga India. Ia dipandang sebagai pendiri jemaat Kristen Malabar di Kerala, yang hingga kini menyebut diri Kristen Tomas. Ia diyakini wafat sebagai martir, ditikam tombak di Mylapore dekat Madras. Kisahnya mengajarkan bahwa keraguan yang jujur dapat berujung pada iman yang teguh.

Pelindung: India, para arsitek dan tukang bangunan, serta orang yang bergumul dengan keraguan.

Santo Helidorus

Uskup

Helidorus lahir pada tahun 330. Ketika berziarah ke Yerusalem, ia bertemu dengan Santo Hieronimus dan menjalin persahabatan yang baik dengannya. Ajakan Hieronimus untuk bersama-sama tinggal di padang gurun ditolaknya. Helidorus kemudian pulang dan menjadi Uskup di Altino, Italia hingga kematiannya pada tahun 407.

Santo Horst atau Horestes

Martir

Bersama tunangannya, Eufemia, Horst menjadi pemimpin pemuda-pemudi Katolik di Byzantium (=Istambul). Kegiatan mereka membimbing para muda-mudi ini menimbulkan amarah pihak pemimpin masyarakat dan semua orang lain yang tidak menyukai Gereja Katolik. Ketika ditangkap dan ditanyai, dengan terus terang mereka mengaku beriman Kristen, sehingga bersama muda-mudi lainnya, mereka dibunuh pada tahun 304.

Santo Thomas

Rasul

Thomas lahir di Galilea dan dikenal sebagai salah seorang dari Keduabelas Rasul Yesus. Perihal tempat dan waktu dia dipilih menjadi Rasul tidak dibeberkan di dalam Injil-injil. Banyak keterangan tentang pribadinya dapat kita temukan di dalam Injil Yohanes. Thomas-yang disebut juga 'Didimus' (artinya: kembar)-adalah seorang nelayan pembantu. Ia tidak memiliki perahu sendiri seperti Petrus dan Andreas. Hidupnya hampir selalu serba kurang. Hal inilah yang membuat dia bersikap selalu hati-hati, pesimis dan cepat menyangka akan terjadi hal yang buruk atas dirinya. Banyak orang yang mempunyai gambaran yang kurang tepat tentang Thomas. Meskipun demikian, Thomas dikenal berani.

Thomas hadir dalam peristiwa pembangkitan Lazaurus dan Perjamuan Terakhir. Di antara keduabelas Rasul, Thomas dikenal sebagai orang yang tidak mudah mempercayai sesuatu. Sikapnya ini terlihat dengan sangat jelas dalam kaitannya dengan peristiwa penampakan Yesus setelah kebangkitanNya (Yoh 20:24-29). Oleh karena itu di kalangan umat sering terdapat gambaran yang kurang baik tentang Thomas. Setiap kali namanya disebut, yang terbayang di benak mereka adalah seorang rasul yang tidak mau percaya kepada sesuatu hal yang belum disaksikannya sendiri.

Ketika Yesus mendengar bahwa Lazaurus meninggal dunia, Ia berkeputusan untuk kembali ke Yudea, pada hal baru saja orang mau melempariNya dengan batu di daerah itu. Sesudah para Rasul gagal menahan Yesus, Thomas dengan tegas mengajak: "Ayo, kita pergi juga! Biarlah kita mati bersama-sama dengan Dia". Thomas tak mau membiarkan Yesus pergi sendirian menantang bahaya. Thomas seorang yang terus terang, polos dan tidak malu-malu menyatakan ketidaktahuannya. Pada Perjamuan Terakhir, ketika Yesus berpamitan, Thomas bertanya dengan polos: "Kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan kesitu?" Keraguan Thomas ini mengundang Yesus untuk menyingkap rahasia Tritunggal yang mendalam itu: "Akulah jalan, Kebenaran dan Hidup. Tak seorang pun datang kepada Bapa tanpa melalui Aku. Kalau kamu mengenal Aku, kamu juga menganal BapaKu". Sikap ragu-ragu Thomas tampak jelas sekali dalam sikapnya terhadap berita penampakan Yesus kepada para Rasul: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tanganNya dan sebelum aku mencucukkan jariku kedalam lambungNya, sekali-kali aku tidak akan percaya."

Tentang sikap Thomas ini, Santo Agustinus menulis: "Dengan pengakuannya dan dengan menjamah luka Tuhan, ia sudah mengajarkan kepada kita apa yang harus dan patut kita percayai. Ia melihat sesuatu dan percaya sesuatu yang lain. Matanya memandang kemanusiaan Yesus, namun imannya mengakui Ke-Allah-an Yesus, sehingga dengan suara penuh gembira tercampur penyesalan mendalam, ia berseru: Ya Tuhanku dan Allahku".

Kepadanya Yesus bersabda: "Karena kau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya ". Kata-kata Yesus ini masih berkumandang aktual hingga dewasa ini.

Tentang karya kerasulan Thomas sesudah itu, Kitab Suci tak menyebutkan apa-apa lagi. Juga tidak ada sepucuk surat peninggalan Thomas yang sampai kepada kita. Menurut tradisi, yang dibeberkan Santo Ambrosius dan Hieronimus, Thomas menyebarkan kabar gembira ke arah Timur dengan mengikuti jalan para pedagang, yaitu ke Sirya, Armenia, Persia dan India. Dekat Madras, di kota Malaipur, Thomas menerima mahkota kemartirannya. Orang Kristen India Selatan, lebih-lebih di sepanjang pantai Syro-Malabar, percaya bahwa Thomas menobatkan Raja Gondaphur dan bahwa mereka keturunan orang-orang Kristen abad pertama. Thomas mati ditusuk tombak, dan relikiunya masih tetap ada sewaktu makamnya dibuka kembali pada tahun 1523.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari