Doa Katolik
Peringatan Wajib

S. Kornelius dan Siprianus

Senin, 16 September 2030· Merah · Pekan Psalterium IV
16 September 2030

Bacaan Misa

S. Kornelius dan Siprianus
Bacaan Pertama

Dalam peraturan-peraturan yang berikut aku tidak dapat memuji kamu, sebab pertemuan-pertemuanmu tidak mendatangkan kebaikan, tetapi mendatangkan keburukan. Sebab pertama-tama aku mendengar, bahwa apabila kamu berkumpul sebagai Jemaat, ada perpecahan di antara kamu, dan hal itu sedikit banyak aku percaya. Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji. Apabila kamu berkumpul, kamu bukanlah berkumpul untuk makan perjamuan Tuhan. Sebab pada perjamuan itu tiap-tiap orang memakan dahulu makanannya sendiri, sehingga yang seorang lapar dan yang lain mabuk. Apakah kamu tidak mempunyai rumah sendiri untuk makan dan minum? Atau maukah kamu menghinakan Jemaat Allah dan memalukan orang-orang yang tidak mempunyai apa-apa? Apakah yang kukatakan kepada kamu? Memuji kamu? Dalam hal ini aku tidak memuji. Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!" Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!" Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang. Karena itu, saudara-saudaraku, jika kamu berkumpul untuk makan, nantikanlah olehmu seorang akan yang lain.

Mazmur Tanggapan

(40-8) Lalu aku berkata: "Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku;
(40-9) aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku."
(40-10) Aku mengabarkan keadilan dalam jemaah yang besar; bahkan tidak kutahan bibirku, Engkau juga yang tahu, ya TUHAN.
(40-11) Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan-Mu dan keselamatan dari pada-Mu kubicarakan, kasih-Mu dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan kepada jemaah yang besar.
(40-18) Aku ini sengsara dan miskin, tetapi Tuhan memperhatikan aku. Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku, ya Allahku, janganlah berlambat!

Bacaan Injil

Setelah Yesus selesai berbicara di depan orang banyak, masuklah Ia ke Kapernaum. Di situ ada seorang perwira yang mempunyai seorang hamba, yang sangat dihargainya. Hamba itu sedang sakit keras dan hampir mati. Ketika perwira itu mendengar tentang Yesus, ia menyuruh beberapa orang tua-tua Yahudi kepada-Nya untuk meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan hambanya. Mereka datang kepada Yesus dan dengan sangat mereka meminta pertolongan-Nya, katanya: "Ia layak Engkau tolong, sebab ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami." Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Ia tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: "Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku; sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya." Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!" Dan setelah orang-orang yang disuruh itu kembali ke rumah, didapatinyalah hamba itu telah sehat kembali.

Cukup Sepatah Kata

Renungan · 2 menit baca

Seorang perwira Romawi di Kapernaum punya alasan untuk bersikap tinggi. Ia pegang kuasa, punya prajurit, dihormati orang. Tetapi ketika hambanya sakit keras, ia justru menunjukkan sikap yang mengejutkan. Ia merasa tidak layak menerima Yesus di rumahnya. Katakan saja sepatah kata, maka hambaku akan sembuh.

Yesus sampai heran mendengarnya. Iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, bahkan di antara orang Israel. Yang membuat Yesus takjub bukan pangkat perwira itu, melainkan kerendahan hatinya. Ia yang biasa memberi perintah, kini bersedia berdiri sebagai orang yang tidak layak.

Bukan kebetulan Gereja menyimpan kalimatnya sampai hari ini. Sebelum menyambut Komuni, kita mengucap kata-kata perwira itu: Tuhan, aku tidak pantas Engkau datang kepadaku, tetapi bersabdalah saja, maka jiwaku akan sembuh. Iman selalu lahir dari kesadaran akan ketidaklayakan diri.

Hari ini kita mengenang Santo Kornelius dan Siprianus, dua martir. Kata martir sendiri berasal dari bahasa Yunani martys, yang berarti saksi. Mereka bersaksi bukan dengan pidato, melainkan dengan darah, karena percaya pada kuasa sabda yang sama.

Paulus dalam Bacaan Pertama mengingatkan kita akan meja Ekaristi, tempat sabda itu menjadi tubuh yang diserahkan bagi kita. Di meja itu tak ada yang layak berdasarkan pangkat. Semua datang sebagai peminta.

Hari ini, cukup percayakah kita bahwa satu sabda Tuhan lebih berkuasa daripada segala kerumitan yang kita hadapi?

Tuhan, aku tidak layak, tetapi bersabdalah saja. Sembuhkanlah aku dengan sepatah kata-Mu, dan teguhkan imanku pada kuasa firman-Mu. Amin.

Invitatorium

S. Kornelius dan Siprianus

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonMarilah menyembah Tuhan, raja para martir.

Ibadat Bacaan

S. Kornelius dan Siprianus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, datanglah menolong aku.
℟.Tuhan, bersegeralah menolong aku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Kemuliaan bagi Yesus,

yang dalam derita pahit,

mencurahkan darah kehidupan

dari urat-urat-Nya yang suci.

Rahmat dan hidup abadi

dalam darah itu kudapati;

terpujilah belas kasihan-Nya

yang tak terhingga baik.

Terpujilah sepanjang abad

aliran yang berharga,

yang dari siksaan abadi

menebus dunia.

Darah Habel untuk pembalasan

berseru ke langit;

tetapi darah Yesus

untuk pengampunan kita berseru.

Seringkali bumi bersukacita

mengangkat pujian-Nya tinggi,

bala tentara malaikat bersukacita

memberikan jawaban gembira mereka.

Maka kita angkat suara kita;

membengkakkan banjir yang dahsyat;

lebih keras lagi dan lebih keras

memuji darah yang berharga.

Pendarasan Mazmur

Antifon 1Lihatlah salib Tuhan; biarlah semua musuh-Nya lari ketakutan; singa Yehuda, keturunan Daud, menang, alleluya.

Mazmur 2

Mesias, raja dan penakluk

Para penguasa bumi bersatu untuk menggulingkan Yesus, Putra-Mu yang terurapi (Kis. 4:27).

Mengapa keributan ini di antara bangsa-bangsa,

di antara bangsa-bangsa gumaman yang sia-sia ini?

Mereka bangkit, raja-raja bumi,

para pangeran bersekongkol melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

“Mari kita patahkan belenggu mereka,

mari, kita buang kuk mereka.”

Dia yang duduk di surga tertawa;

Tuhan menertawakan mereka.

Kemudian Dia akan berbicara dalam kemarahan-Nya,

murka-Nya akan menyerang mereka dengan teror.

“Akulah yang telah menetapkan raja-Ku

di Sion, gunung suci-Ku.”

Aku akan mengumumkan ketetapan Tuhan:

Tuhan berkata kepadaku: “Engkaulah Putra-Ku.

Akulah yang telah memperanakkan Engkau pada hari ini.

Mintalah dan Aku akan mewariskan bangsa-bangsa kepada-Mu,

menempatkan ujung-ujung bumi dalam kepemilikan-Mu.

Dengan tongkat besi Engkau akan mematahkan mereka,

menghancurkan mereka seperti bejana tukang tembikar.”

Sekarang, hai raja-raja, pahamilah,

terimalah peringatan, hai penguasa-penguasa bumi;

layani Tuhan dengan rasa takut

dan gentar, berikanlah penghormatan-Mu kepada-Nya

jangan sampai Dia marah dan Engkau binasa;

karena tiba-tiba kemarahan-Nya akan menyala.

Berbahagialah mereka yang menaruh kepercayaan mereka kepada Allah.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonLihatlah salib Tuhan; biarlah semua musuh-Nya lari ketakutan; singa Yehuda, keturunan Daud, menang, alleluya.

Antifon 2Nama kudus Tuhan telah ditinggikan di atas salib di atas langit dan bumi, alleluya.

Mazmur 8

Keagungan Tuhan dan martabat manusia

Bapa memberikan Kristus kekuasaan atas ciptaan dan menjadikan-Nya kepala Gereja (Ef. 1:22).

Betapa agung nama-Mu, ya Tuhan Allah kami,

di seluruh bumi!

Keagungan-Mu dipuji di atas langit;

di bibir anak-anak dan bayi-bayi

Engkau telah menemukan pujian untuk menggagalkan musuh-Mu,

untuk membungkam musuh dan pemberontak.

Ketika aku melihat langit, karya tangan-Mu,

bulan dan bintang-bintang yang Engkau atur,

apakah manusia sehingga Engkau mengingatnya,

manusia fana sehingga Engkau peduli padanya?

Namun Engkau telah menjadikan dia sedikit lebih rendah dari Allah;

dengan kemuliaan dan kehormatan Engkau memahkotainya,

memberinya kuasa atas karya tangan-Mu,

menempatkan segala sesuatu di bawah kakinya.

Semuanya, domba dan sapi,

ya, bahkan binatang buas,

burung-burung di udara, dan ikan

yang membuat jalan mereka melalui air.

Betapa agung nama-Mu, ya Tuhan Allah kami,

di seluruh bumi!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonNama kudus Tuhan telah ditinggikan di atas salib di atas langit dan bumi, alleluya.

Antifon 3Ya salib yang terberkati, Engkau sendirilah yang layak menanggung Tuhan dan Raja surga, alleluya.

Mazmur 95 (96)

Tuhan, raja dan hakim dunia

Tema baru kini menginspirasi pujian mereka kepada Allah; mereka milik Anak Domba (lihat Why. 14:3).

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan,

nyanyikanlah bagi Tuhan, seluruh bumi.

Nyanyikanlah bagi Tuhan, berkatilah nama-Nya.

Wartakanlah pertolongan-Nya hari demi hari,

ceritakanlah di antara bangsa-bangsa kemuliaan-Nya

dan keajaiban-Nya di antara semua bangsa.

Tuhan itu agung dan layak dipuji,

untuk ditakuti di atas semua dewa;

dewa-dewa orang kafir adalah sia-sia.

Tuhanlah yang menciptakan langit,

milik-Nya adalah keagungan dan kebesaran dan kuasa

dan kemegahan di tempat kudus-Nya.

Berikanlah kepada Tuhan, hai keluarga-keluarga bangsa,

berikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kuasa,

berikanlah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya.

Bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya,

sembahlah Tuhan di bait-Nya.

Hai bumi, gemetarlah di hadapan-Nya.

Wartakanlah kepada bangsa-bangsa: “Allah adalah raja.”

Dunia yang Dia jadikan teguh di tempatnya;

Dia akan menghakimi bangsa-bangsa dengan keadilan.

Biarlah langit bersukacita dan bumi bergembira,

biarlah laut dan segala isinya menggemakan pujian,

biarlah tanah dan segala isinya bersukacita,

semua pohon di hutan bersorak gembira

di hadapan Tuhan karena Dia datang,

Dia datang untuk memerintah bumi.

Dengan keadilan Dia akan memerintah dunia,

Dia akan menghakimi bangsa-bangsa dengan kebenaran-Nya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

AntifonYa salib yang terberkati, Engkau sendirilah yang layak menanggung Tuhan dan Raja surga, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Seperti Musa meninggikan ular di padang gurun.

Demikian pula Anak Manusia harus ditinggikan.
Bacaan Pertama

Dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia

2:19—3:7, 13-14; 6:14-16

Kemuliaan salib
Sebab aku, melalui hukum Taurat, telah mati bagi hukum Taurat, supaya aku hidup bagi Allah. Aku telah disalibkan bersama Kristus, dan hidup yang sekarang aku hidupi bukanlah hidupku sendiri; Kristuslah yang hidup di dalam aku. Hidupku yang sekarang ini adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. Aku tidak akan menganggap sia-sia anugerah Allah. Jika kebenaran dapat diperoleh melalui hukum Taurat, maka Kristus mati dengan sia-sia!
Hai orang-orang Galatia yang bodoh! Siapakah yang telah menyihir kamu—kamu yang di hadapan mata kamu Yesus Kristus telah digambarkan tersalib? Aku hanya ingin mengetahui satu hal dari kamu; bagaimana kamu menerima Roh? Apakah melalui ketaatan pada hukum Taurat atau melalui iman akan apa yang kamu dengar? Bagaimana kamu bisa begitu bodoh? Setelah memulai dalam Roh, apakah kamu sekarang akan berakhir dalam daging? Apakah kamu telah mengalami pengalaman-pengalaman yang begitu luar biasa semuanya dengan sia-sia—jika memang itu sia-sia? Apakah karena kamu menaati hukum Taurat atau karena kamu beriman akan apa yang kamu dengar sehingga Allah melimpahkan Roh kepada kamu dan melakukan keajaiban di tengah-tengah kamu? Perhatikanlah kasus Abraham: ia “percaya kepada Allah, dan itu diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.” Ini berarti bahwa mereka yang percaya adalah anak-anak Abraham.
Kristus telah membebaskan kita dari kuasa kutuk hukum Taurat dengan menjadi kutuk bagi kita, seperti yang tertulis: “Terkutuklah setiap orang yang digantung pada kayu.” Ini terjadi supaya melalui Kristus Yesus berkat yang diberikan kepada Abraham dapat turun kepada orang-orang bukan Yahudi dalam Kristus Yesus, sehingga memungkinkan kita untuk menerima Roh yang dijanjikan melalui iman.
Janganlah kiranya aku bermegah selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus! Karena melalui-Nya, dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia. Tidak ada artinya apakah seseorang disunat atau tidak. Yang penting adalah bahwa seseorang diciptakan baru. Damai sejahtera dan rahmat atas semua yang mengikuti aturan hidup ini, dan atas Israel Allah.

Responsorium Lihat Galatia 6:14; Ibrani 2:9

Kita harus bermegah dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus;

di dalam Dia ada keselamatan, hidup, dan kebangkitan kita.

Melalui Dia kita diselamatkan dan dibebaskan.
Karena Dia menderita kematian,

Dia dimahkotai dengan kemuliaan dan kehormatan.

Melalui Dia kita diselamatkan dan dibebaskan.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Andreas dari Kreta, uskup

Salib adalah kemuliaan dan kemenangan Kristus
Kita merayakan pesta salib yang mengusir kegelapan dan membawa terang. Saat kita merayakan pesta ini, kita diangkat bersama Kristus yang tersalib, meninggalkan bumi dan dosa di belakang kita agar kita dapat memperoleh hal-hal di atas. Begitu besar dan luar biasa harta salib sehingga siapa pun yang memenangkannya telah memenangkan harta karun. Dengan tepat saya bisa menyebut harta ini yang terindah dari semua hal yang indah dan yang paling mahal, baik dalam kenyataan maupun dalam nama, karena di atasnya dan melaluinya dan demi itu kekayaan keselamatan yang telah hilang dipulihkan kepada kita.
Jika tidak ada salib, Kristus tidak dapat disalibkan. Jika tidak ada salib, hidup itu sendiri tidak dapat dipakukan pada kayu. Dan jika hidup tidak dipakukan padanya, tidak akan ada aliran keabadian yang mengalir dari lambung Kristus, darah dan air untuk pembersihan dunia. Ikatan hukum dosa kita tidak akan dibatalkan, kita tidak akan mencapai kebebasan kita, kita tidak akan menikmati buah pohon kehidupan dan gerbang surga tidak akan terbuka. Jika tidak ada salib, kematian tidak akan diinjak-injak, neraka tidak akan dirampas.
Oleh karena itu, salib adalah sesuatu yang sangat agung dan terhormat. Agung karena melalui salib banyak perbuatan mulia Kristus menemukan penyempurnaannya—sangat banyak memang, karena baik mukjizat-Nya maupun penderitaan-Nya sepenuhnya dihargai dengan kemenangan. Salib terhormat karena itu adalah tanda penderitaan Allah dan piala kemenangan-Nya. Itu melambangkan penderitaan-Nya karena di atasnya Dia dengan bebas menderita sampai mati. Tetapi itu juga piala-Nya karena itu adalah sarana di mana iblis terluka dan kematian ditaklukkan; gerbang neraka yang terkunci dihancurkan, dan salib menjadi satu-satunya keselamatan umum seluruh dunia.
Salib disebut kemuliaan Kristus; itu disalami sebagai kemenangan-Nya. Kita mengenalinya sebagai cawan yang ingin Dia minum dan puncak penderitaan yang Dia alami demi kita. Mengenai salib sebagai kemuliaan Kristus, dengarkanlah firman-Nya: Sekarang Anak Manusia dimuliakan, dan di dalam Dia Allah dimuliakan, dan Allah akan memuliakan Dia segera. Dan lagi: Bapa, muliakanlah Aku dengan kemuliaan yang Aku miliki bersama-Mu sebelum dunia ada. Dan sekali lagi: Bapa, muliakanlah nama-Mu. Kemudian sebuah suara datang dari surga: Aku telah memuliakannya dan Aku akan memuliakannya lagi. Di sini Dia berbicara tentang kemuliaan yang akan Dia peroleh melalui salib. Dan jika Anda ingin memahami bahwa salib adalah kemenangan Kristus, dengarkanlah apa yang Dia sendiri juga katakan: Ketika Aku ditinggikan, maka Aku akan menarik semua orang kepada-Ku. Sekarang Anda dapat melihat bahwa salib adalah kemuliaan dan kemenangan Kristus.

Responsorium

Ya salib yang mulia, lengan-Mu menopang tebusan tak ternilai bagi umat manusia yang tertawan.

Melalui Engkau dunia telah diselamatkan oleh darah Tuhan.
Salam, ya salib, yang dikuduskan oleh tubuh Kristus;

anggota-anggota-Nya telah menjadikan kayu-Mu lebih mulia daripada mutiara berharga.

Melalui Engkau dunia telah diselamatkan oleh darah Tuhan.

Te Deum

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami mengagungkan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.

Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah segala kuasa,

langit dan bumi penuh dengan kemuliaan-Mu.

Persekutuan para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang agung memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.

Di seluruh dunia Gereja kudus mengagungkan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.

Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.

Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.

Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.

Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.

Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang dibeli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.

Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpinlah dan tegakkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memberkati-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kepada kami kasih dan belas kasihan-Mu,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Di dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

Doa Penutup

Ya Allah,

yang menghendaki agar Putra Tunggal-Mu

menjalani Salib untuk menyelamatkan umat manusia,

kami mohon, berikanlah agar kami, yang telah mengenal misteri-Nya di bumi,

layak menerima rahmat penebusan-Nya di surga.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

S. Kornelius dan Siprianus

Bila ini ibadat pertama hari ini, dahului dengan Invitatorium.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Marilah kita bernyanyi
Dengan gembira memuji
Kejayaan para kudus
Yang dibunuh demi Kristus.

Berkat imannya yang kuat
Dan dibantu oleh rahmat
Mereka bertekad bulat
Setya sampai akhir hayat.

Meskipun diancam maut
Tidaklah mereka takut
Sebab Tuhan mendampingi
Dengan kuasa ilahi.

Mari mohon pada Tuhan
Agar kita digabungkan
Pada rombongan pahlawan
Sepanjang segala zaman. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi.

Mazmur 89 (90)

Tuhan, Engkaulah pelindung kami,*
turun-temurun.

Sebelum gunung-gemunung dijadikan,+
sebelum bumi dan jagat dilahirkan,*
dari kekal sampai kekal Engkaulah Allah.

Engkau mengembalikan manusia kepada debu,*
dengan bersabda: "Kembalilah, hai anak Adam!"

Sebab bagiMu seribu tahun sama dengan hari kemarin,*
sama dengan satu giliran ronda malam.

Manusia hilang lenyap seperti mimpi,*
seperti rumput yang disabit.

Pagi-pagi berkembang dan berbunga,*
waktu sore layu dan kering.

Hari kami hancur luluh karena amarahMu,*
karena geram murkaMu kami remuk redam.

Kesalahan kami Kaubeberkan di hadapanMu,*
dan dosa kami yang tersembunyi terbongkar dalam pandanganMu.

Segala hari kami lenyap dalam murkaMu,*
segenap tahun kami hilang bagaikan nafas.

Batas umur kami tujuh puluh tahun,*
atau delapanpuluh jika kuat.

Dan hampir seluruhnya susah dan derita,*
dalam sekejap mata kami lenyap.

Mengapa gerangan Engkau murka begitu hebat?*
Mengapa orang takwa Kaumarahi?

Ajarlah kami menghitung-hitung hari hidup kami,
supaya kami beroleh budi yang arif.

Kembalilah kepada kami, ya Tuhan! Mengapa Engkau berlambat?*
Kasihanilah kami, para hambaMu!

Penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi,*
supaya kami bernyanyi gembira seumur hidup.

Berilah kami kegembiraan seimbang dengan hari-hari penderitaan kami,*
seimbang dengan tahun-tahun kemalangan kami.

Perlihatkanlah karyaMu kepada para hambaMu,*
dan keagunganMu kepada anak-anak mereka.

Ya tuhan, limpahkanlah kemurahanMu kepada kami,*
dan teguhkanlah pekerjaan tangan kami.

Antifon 1Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi.

Antifon 2Pujilah Tuhan di seluruh bumi.

Yes 42,10-16

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,*
pujilah Dia di seluruh bumi.

Hendaklah laut seisinya bersorak-sorai,*
segala pulau dan semua penduduknya.

Hendaklah gurun beserta kota-kotanya bersukaria,*
semua perkampungan yang didiami suku Kedar.

Hendaklah penduduk bukit bersorak gembira,*
menggemakan seruannya dari puncak gunung.

Hendaklah mereka semua memuliakan Tuhan,*
mewartakan pujianNya di segala pulau.

Tuhan bergerak maju laksana pahlawan,*
bagaikan perwira Ia mengobarkan semangat.

Tuhan menyerukan pekik pertempuran,*
menghadapi lawan dengan gagah berani.

"Terlalu lama Aku membisu,*
terlalu lama Aku menahan diri.

Kini Aku hendak menjerit bagaikan wanita bersalin,*
ngap-ngap menghembuskan gelora murkaKu.

Aku hendak menghanguskan gunung dan bukit,*
membuat layu segala tetumbuhan.

Aku hendak mengubah bengawan menjadi lembah kersang,*
dan mengeringkan segala danau.

Tetapi orang buta akan Kutuntun di jalan,*
dan Kubimbing pada lorong yang tidak mereka lihat.

Kegelapan mereka akan Kuubah menjadi terang,*
dan jalan yang berlekuk liku Kujadikan rata".

Antifon 2Pujilah Tuhan di seluruh bumi.

Antifon 3Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.

Mazmur 134 (135),1-12

Pujilah nama Tuhan,*
pujilah karya Tuhan.

hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan,*
di pelataran rumah Allah kita.

Pujilah Tuhan, sebab Tuhan itu baik,*
bermazmurlah bagi namaNya, sebab nama itu indah.

Sebab Tuhan telah memilih Yakub bagi diriNya,*
dan Israel sebagai milik pusakaNya

Sungguh kuakui, bahwa Tuhan itu agung,*
bahwa Tuhan kita melebihi segala dewata.

Tuhan melakukan semua yang dikehendakiNya,*
di langit dan di bumi, maupun di laut sampai ke dasar-dasarnya.

Tuhan membubungkan awan dari pinggir bumi,+
memanahkan kilat yang menyertai hujan,*
menyuruh angin ke luar dari sumbernya.

Tuhan memukul mati anak sulung Mesir,*
baik manusia maupun hewan.

Tuhan mendatangkan tanda dan mukjizat di tengah-tengah Mesir,*
melawan Firaun dan semua hambanya.

Tuhan menaklukkan bangsa-bangsa besar,*
dan membunuh raja-raja yang kuat.

Sihon, raja bangsa Amori, dan Og, raja negeri Basan,*
dan semua raja Kanaan.

Tuhan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka,*
sebagai milik pusaka kepada Israel, umatNya.

Antifon 3Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.

Bacaan Singkat (2Kor 1,3-5)

Terpujilah Allah Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belaskasihan dan Allah sumber segala penghiburan. Ia menghibur kita dalam segala penderitaan, sehingga kita sanggup menghibur semua orang yang ditimpa bermacam-macam penderitaan, dengan penghiburan yang kita terima sendiri dari Allah. Sebab sebagaimana penderitaan Kristus melimpah dalam diri kita, demikian pula berlimpahlah penghiburan kita demi Kristus.

Lagu Singkat

℣.Orang-orang jujur hidup,* Untuk selama-lamanya.℟.Orang.℣.Dan Tuhanlah ganjaran mereka.℟.Untuk selama-lamanya.℣.Kemuliaan.℟.Orang.

Antifon KidungBerbahagialah orang yang dianiaya karena taat kepada Tuhan, sebab bagi mereka kerajaan Allah.

Kidung Zakaria Luk 1,68-79

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Antifon KidungBerbahagialah orang yang dianiaya karena taat kepada Tuhan, sebab bagi mereka kerajaan Allah.

Doa Permohonan

Saudara-saudara, para martir wafat demi sabda Allah. Marilah kita memuji penebus kita, saksi yang setia, dan berkata:

℟. Engkau telah menebus kami dengan darahMu.

Ya Tuhan, para martirMu rela mati untuk memberi kesaksian tentang iman mereka,* berikanlah kebebasan rohani kepada kami. ℟.

Para martirMu mengakui iman mereka sampai menumpahkan darahnya,* berilah kami kemurnian dan keteguhan iman. ℟.

Para martirMu mengikuti jejakMu dengan memanggul salib mereka,* semoga kami dengan berani menanggung kesukaran-kesukaran hidup. ℟.

Para martirMu membasuh pakaian mereka dalam darah Anakdomba,* semoga kami mengalahkan serangan hawa nafsu dan bujukan dosa. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menganugerahkan Santo Kornelius dan Siprianus kepada umat-Mu sebagai gembala yang tekun dan martir yang gagah berani, berilah kiranya melalui perantaraan mereka kami dikuatkan dalam iman dan keteguhan serta menyerahkan diri kami tanpa batas demi kesatuan Gereja. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

S. Kornelius dan Siprianus

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 1Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*
dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*
yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*
yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*
Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*
maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*
Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Antifon 2Semoga Tuhan menjaga keluar masukmu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Antifon 3Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku.

Bacaan singkat (Lv 20, 26)

Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, Tuhan, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku.

Ayat Singkat

℣.Berbahagialah bangsa yang Tuhannya ialah Allah.℟.Umat yang dipilih-Nya menjadi milik pusaka-Nya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

S. Kornelius dan Siprianus

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon 1Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan.

Mazmur 118 (119),129-136

SabdaMu mengagumkan, ya Tuhan,*
aku berpegang padanya.

Singkapkanlah firmanMu yang memberi terang,*
yang memberi pengertian kepada orang yang bersahaja.

Dengan mulut ternganga aku termengah-mengah,*
sebab aku rindu akan perintahMu.

Perhatikan daku dan kasihanilah aku,*
sebab aku cinta padaMu.

Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu,*
janganlah kejahatan menguasai aku.

Bebaskanlah aku dari penindasan,*
supaya aku berpegang pada titahMu.

Pandanglah hambaMu dengan wajah berseri,*
ajarkanlah kehendakMu kepadaku.

Air mataku berlinang-linang,*
sebab banyak orang tidak berpegang pada hukumMu.

Antifon 1Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan.

Antifon 2Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu?

Mazmur 81 (82)

Allah memimpin sidang surgawi,*
menghakimi para dewata:

"Berapa lama lagi kamu menghakimi dengan lalim,*
dan memihak kepada orang jahat?

Belalah orang lemah dan yatim piatu,*
berilah keadilan kepada orang hina dan papa.

Luputkanlah orang lemah dan miskin,*
luputkanlah mereka dari tangan orang berdosa".

Para dewata kehilangan akal berkeliaran dalam kegelapan,*
segala dasar bumi goyang.

"Tadinya kukira kamu semua dewata,*
putera Allah yang mahatinggi.

Nyatanya kamu mati seperti manusia,*
tewas seperti perwira gadungan".

Bangkitlah, ya Allah, hakimilah bumi,*
rajailah sendiri segala bangsa.

Antifon 2Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu?

Antifon 3Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Antifon 3Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Bacaan singkat 1Ptr 5,10-11

Allah, sumber segala rahmat, telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaanNya yang kekal. Ia akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita sejurus lamanya. Dialah yang berkuasa sepanjang segala abad. Amin.

℣.Orang kudus yang berharap kepada Tuhan.℟.Akan dikuatkan dan takkan jatuh.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menganugerahkan Santo Kornelius dan Siprianus kepada umat-Mu sebagai gembala yang tekun dan martir yang gagah berani, berilah kiranya melalui perantaraan mereka kami dikuatkan dalam iman dan keteguhan serta menyerahkan diri kami tanpa batas demi kesatuan Gereja. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

S. Kornelius dan Siprianus

Pekan IV Mazmur

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Mazmur 125 (126)

Ketika Tuhan memulangkan tawanan Sion,*
kita seperti orang yang bermimpi.

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa,*
dan lidah kita dengan sorak-sorai.

Bahkan bangsa-bangsa kafir mengakui,*
"Agunglah karya Tuhan bagi mereka".

Sungguh agung karya Tuhan bagi kita,*
sebab itu kita bersukacita.

Tuhan telah memulihkan nasib kita,*
seperti sungai kering berair lagi di musim hujan.

Yang menabur dengan bercucuran air mata,*
akan menuai dengan bersorak-sorai.

Ia pergi dengan menangis sambil membawa kantong benihnya,*
ia pulang sambil bernyanyi membawa berkas panenannya.

Antifon 1Sungguh agung karya Tuhan bagi kita, sebab itu kita bersukacita.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Antifon 2Semoga Tuhan membangun rumah bagi kita dan menjaga kota.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Mazmur 127 (128)

Berbahagialah setiap orang yang takwa,*
yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan.

Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu,*
hidupmu akan bahagia dan sejahtera.

Isterimu subur dalam rumahmu bagaikan pokok anggur,*
anak-anakMu mengelilingi mejamu bagaikan tunas zaitun.

Demikianlah suami yang takwa akan diberkati,*
semoga Tuhan memberkati engkau dari Sion.

Semoga engkau menikmati kemakmuran Yerusalem seumur hidup,*
dan melihat anak cucumu turun-temurun.

Antifon 3Berbahagialah setiap orang yang takwa kepada Tuhan.

Bacaan singkat (Bar 4, 21-22)

Kuatkanlah hatimu, anak-anakku, berserulah kepada Allah, niscaya kamu akan dilepaskan-Nya dari kekuasaan dan genggaman musuh. Sebab aku mengharapkan keselamatanmu dari Yang Kekal, maka sukacita telah datang kepadaku dari Yang Kudus, oleh karena belas kasihan yang segera datang kepada kamu dari Yang Kekal ialah Penyelamatmu.

Ayat Singkat

℣.Ingatlah segala rahmat-Mu, ya Tuhan.℟.Dan kasih setia-Mu yang ada sejak purbakala.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

S. Kornelius dan Siprianus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Pekan IV Mazmur

Madah

Kawan sekalian mari melambungkan
Nyanyian pujian untuk memulyakan
Angkatan pahlawan yang tak terkalahkan
Rela mati demi Tuhan.

Mereka dihina dibenci dunia.
Akhirnya disiksa hingga tak bernyawa
Namun sesungguhnya mereka berjaya
Hidup mulya selamanya.

Sungguh mengagumkan semangat pahlawan
Yang tak tergoncangkan di tengah siksaan
Di mana gerangan sumber ketabahan
Jika bukan dalam Tuhan?

Terpujilah Bapa Allah mahaesa
Terpujilah Putra penebus dunia
Yang mengutus RohNya di tengah Gereja
Untuk selama-lamanya. Amin.

Pendarasan Mazmur dari lingkaran empat pekan

Antifon 1Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya.

Mazmur 135 (136) - I

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Allah segala dewata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan segala penguasa,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Sebab hanya Tuhanlah yang mengerjakan karya agung,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang menciptakan langit dengan bijaksana,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Kepada Tuhan yang membentangkan bumi di atas samudera raya,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang mebuat penerang yang besar,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Matahari untuk menguasai siang,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bulan dan bintang untuk menguasai malam,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 1Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 2KaryaMu sungguh agung dan mengagumkan, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa.

Mazmur 135 (136) - II

Bersyukurlah kepada Tuhan yang membunuh anak sulung Mesir,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang mengantar umat Israel ke luar dari Mesir,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dengan tangan kuat dan lengan terentang,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang membelah Laut Merah,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang menyeberangkan umat Israel melalui air,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang mencampakkan Firaun dengan tentaranya ke dalam laut,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memimpin umatNya melintasi padang gurun,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang menaklukkan kerajaan besar,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang membunuh raja-raja termasyhur,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Sihon, raja bangsa Amori,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dan Og, raja negeri Basan,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memberikan kerajaan mereka,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Menjadi milik pusaka Israel, hambaNya,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memperhatikan kemalangan kita,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang membebaskan kita dari para penindas,
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memberi makan segala makhluk,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Allah di surga,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon 2KaryaMu sungguh agung dan mengagumkan, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa.

Antifon 3Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Antifon 3Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Bacaan Singkat (1Ptr 4,13-14)

Saudara-saudara, sebenarnya kamu harus bersuka hati, bila turut memikul sebagian dari penderitaan Kristus, sebab dengan demikian kamupun akan turut bersukacita, bila Kristus akan tampak dalam kemuliaanNya. Alangkah bahagia kamu, kalau dicaci maki karena menjadi pengikut Kristus; sebab dengan demikian Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah, ada padamu.

Lagu Singkat

℣.Bersukacitalah, hai orang-orang suci,* Dan bergembiralah dalam Tuhan.℟.Bersukacitalah.℣.Bermadah-madahlah, hai orang jujur.℟.Dan bergembiralah dalam Tuhan.℣.Kemuliaan.℟.Bersukacitalah.

Antifon KidungPara kudus bergembira di surga, sebab mereka mengikuti jejak Kristus. Mereka mempertaruhkan nyawa demi Kristus, sehingga kini bertakhta di surga bersama Dia.

Kidung Maria Luk 1,46-55

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Antifon KidungPara kudus bergembira di surga, sebab mereka mengikuti jejak Kristus. Mereka mempertaruhkan nyawa demi Kristus, sehingga kini bertakhta di surga bersama Dia.

Doa Permohonan

Raja para martir sudah mempersembahkan diri dalam perjamuan malam terakhir dan menyerahkan hidupNya di salib. Marilah kita mengucap syukur kepadaNya dengan berkata:

℟. Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan, sebab Engkau telah mengasihi kami sampai akhir. Engkaulah penyelamat kami, Engkaulah sumber kekuatan dan teladan bagi setiap martir. ℟.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan. ℟.

Engkau memanggil semua orang berdosa yang bertobat, kepada kehidupan abadi. ℟.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan. ℟.

Hari ini kami mempersembahkan darah perjanjian baru yang Kaucurahkan demi pengampunan dosa. ℟.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan. ℟.

Berkat rahmatMu kami tetap bertekun dalam iman sampai pada hari ini. ℟.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan. ℟.

Kami percaya bahwa arwah orang beriman Kauterima dalam kemuliaanMu. ℟.

Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan. ℟.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Allah, yang menganugerahkan Santo Kornelius dan Siprianus kepada umat-Mu sebagai gembala yang tekun dan martir yang gagah berani, berilah kiranya melalui perantaraan mereka kami dikuatkan dalam iman dan keteguhan serta menyerahkan diri kami tanpa batas demi kesatuan Gereja. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala abad. — Amin.

Ibadat Penutup

S. Kornelius dan Siprianus

Pembukaan

℣.Ya Allah, bersegeralah menolong aku.℟.Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

Dalam Masa Prapaskah, Alleluya ditiadakan.

Doa Tobat

℣.Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
℟.Kristus, kasihanilah kami.℣.Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
℟.Tuhan, kasihanilah kami.℣.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.℟.Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Peliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tuhanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

AntifonTuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat 1Tes 5,9-10

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

℣.Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku.℟.Ke dalam.℣.Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar.℟.Ya Tuhan, penyelamatku.℣.Kemuliaan.℟.Ke dalam.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Antifon KidungBerkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

℣.Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya.℟.Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Beato Viktor III

Paus

Viktor III lahir di Benevento, Italia pada tahun 1026/1027. Mulanya ia masuk biara Santa Sophia di Benevento, Italia dan mendapat nama Desiderius. Kemudian ia masuk Ordo Benediktin di Monte Casino. Ia dikenal sebagai seorang rahib yang saleh dan bijaksana. Oleh karena itu pada tahun 1085, ia diangkat menjadi pemimpin biara (= Abbas) Monte Casino. Setahun kemudian ia ditahbiskan menjadi imam kardinal. Sebagai Abbas, ia berusaha memperbaiki kembali gereja biara Monte Casino dan membaharui disiplin hidup para Benediktin di dalam biara itu. Kecuali itu, ia berusaha menciptakan kedamaian bagi orang-orang Normandia.

Pada bulan Mei 1086, Desiderius diminta menjadi Paus. Dengan rendah hati, ia menolak jabatan mulia itu karena merasa diri tidak layak. Namun ia dipaksa untuk menjadi Paus demi kelanjutan kepemimpinan di dalam Gereja Kristus. Ia akhirnya menerima juga jabatan mulia itu dan mulai mengenakan pakaian kebesaran sebagai Paus. Tetapi pada waktu itu, ia tidak bisa dengan leluasa memimpin Gereja karena situasi di dalam Gereja penuh dengan pertikaian antar berbagai pihak. Pertikaian itu memuncak dengan hadirnya Guibertus dari Ravenna sebagai Paus tandingan dengan nama Klemens III. Demi menghindari pertikaian yang semakin besar, Desiderius tidak berdiam di Roma sebagaimana mestinya seorang Paus. Ia pergi ke biaranya di Monte Casino. Di sana ia meletakkan lencana kePausan.

Setelah orang-orang Normandia berhasil mengusir Klemens III dari Roma, barulah dia datang ke Roma untuk memimpin Gereja Kristus. Di sana ia dilantik secara resmi menjadi Paus dengan nama Viktor III. Ia memimpin Gereja Kristus dari tahun 1086 sampai tahun 1087. Sumbangan terbesar Paus Viktor III ialah melancarkan Perang Salib untuk mengusir orang-orang Muslim dari Tanah Suci. Serdadu-serdadunya tidak saja memaksa orang-orang Muslim dari Tunis membayar upeti kepada Takhta Suci di Roma tetapi juga membebaskan para budak belian yang beragama Kristen dari penguasaan orang-orang Muslim. Paus Viktor III meninggal dunia di Monte Casino pada tanggal16 September 1087.

Santa Eufemia

Perawan dan Martir

Eufemia berarti 'yang mempunyai nama baik'. Perawan dan martir suci ini dibunuh pada abad ke-4 pada masa pemerintahan Kaisar Diokletianus. Ia meninggal dunia karena imannya di Kalsedon setelah dimangsa oleh binatang-binatang buas dalam suatu pertunjukan. Sebuah gereja indah didirikan di Kalsedon untuk menghormati Santa Eufemia. Nama Eufemia semakin harum di dalam Gereja, karena Konsili Kalsedon yang besar itu diselenggarakan di dalam gereja Santa Eufemia itu.

Santo Kornelius

Paus dan Martir · abad ke-3 (wafat 253 dan 258)

Sepeninggal Paus Fabianus pada tahun 250, Takhta Suci mengalami kekosongan kepemimpinan. Masalah-masalah yang menyelimuti Gereja terus saja meningkat. Akhirnya pada 25 Maret 251 kekosongan itu terisi lagi oleh terpilihnya Kornelius sebagai Paus.

Kornelius lahir kira-kira pada awal abad ke-3 di Roma. Ia seorang imam yang saleh dan bijaksana. Namun kepilihannya sebagai Paus tidak menyelesaikan semua masalah yang melanda Gereja. Gereja terus saja dirongrong baik dari luar maupun dari dalam. Pihak kekaisaran terus melancarkan aksi penganiayaan yang mengakibatkan banyak orang Kristen murtad dari imannya. Dalam tubuh Gereja sendiri, banyak imam baik di Roma maupun di Afrika bersikap keras terhadap orang-orang yang murtad itu. Di bawah kendali Novatianus, imam-imam itu mengajarkan bahwa tak seorang pun yang telah menyangkal imannya dapat diterima kembali dalam persekutuan Gereja Kristus, kendatipun mereka membayarnya dengan sesal dan tobat yang mendalam serta denda yang besar. Ajaran ini dimaksudkan untuk melindungi tata tertib Gereja, namun secara tidak sadar justru bertentangan dengan asas-asas Injil Kristus.

Terhadap ajaran Novatianus, Paus Kornelius tidak segan-segan bertindah. Ia segera memanggil semua uskup untuk mengadakan konsili guna membahas ajaran dan sikap Novatianus dkk demi tegaknya kemurnian ajaran Injil suci. Semua uskup yang hadir dalam konsili itu mengutuk ajaran Novatianus dan mencapnya sebagai bidaah. Hal itu didasarkan pada sikap Kristus sendiri yang datang bukan untuk memanggil orang-orang yang saleh melainkan untuk memanggil orang-orang berdosa.

Sepeninggal Kaisar Gayus Decius, keadaan Gereja bertambah genting. Kaisar baru Gayus Vibius Trebunianus Gallus terus melanjutkan pengejaran terhadap umat Kristen. Atas perintahnya, Paus Kornelius ditangkap pada tahun 253 dan dibuang ke Civita Vecchia, sebelah utara kota Roma. Dari tempat pembuangannya, Kornelius tetap menyurati sahabatnya Siprianus, Uskup Kartago untuk meneguhkan hatinya dalam memimpin umatnya. Akhirnya Kornelius meninggal dunia di tempat pembuangannya sebagai akibat dari penderitaan hebat yang dialaminya. Jenazahnya dibawa kembali ke Roma dan dimakamkan di pekuburan Santo Kallistus.

Sapukan kiri / kanan untuk berganti hari