Kamis, 6 Mei 2032
Hari Raya Kenaikan Tuhan
Hari RayaBacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 1:15-17,20-26
Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata: "Hai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu. Dahulu ia termasuk bilangan kami dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini." "Sebab ada tertulis dalam kitab Mazmur: Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya: dan: Biarlah jabatannya diambil orang lain. Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya." Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias. Mereka semua berdoa dan berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya." Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.
Mazmur Tanggapan Mazmur 113:1-8
Bacaan Injil Yohanes 15:9-17
"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."
Invitatorium
KAMIS VI PAGI
Pembukaan
Ant. Alleluya. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang naik ke surga, alleluya.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Alleluya. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang naik ke surga, alleluya.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Pesta Santo Matias, Rasul
MADAH
Iman para Bapa! iman dan doa
Ant. 1 Suara mereka telah sampai ke ujung bumi, perkataan mereka ke ujung dunia, alleluya.
Ant. Suara mereka telah sampai ke ujung bumi, perkataan mereka ke ujung dunia, alleluya.
Ant. 2 Mereka mewartakan apa yang telah Allah lakukan bagi kita; mereka memahami makna perbuatan-Nya, alleluya.
Mazmur 64
Doa mohon pertolongan melawan musuh
jagalah hidupku dari ketakutan akan musuh.
Ant. Mereka mewartakan apa yang telah Allah lakukan bagi kita; mereka memahami makna perbuatan-Nya, alleluya.
Ant. 3 Kekudusan Allah dinyatakan oleh mereka; semua bangsa melihat kemuliaan Allah, alleluya.
Mazmur 97
Kemuliaan Tuhan dalam ketetapan-Nya bagi dunia
biarlah semua pesisir bergembira.
Ant. Kekudusan Allah dinyatakan oleh mereka; semua bangsa melihat kemuliaan Allah, alleluya.
BACAAN
BACAAN PERTAMA
RESPONSORIUM Kisah Para Rasul 4:33, 31
BACAAN KEDUA
RESPONSORIUM Kisah Para Rasul 1:24-25
TE DEUM
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
KAMIS VI PAGI
Pembukaan
Ant. Alleluya. Marilah kami menyembah Kristus Tuhan, yang naik ke surga, Alleluya.
Mazmur 94 (95)
Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kami.
Ant. Alleluya. Marilah kami menyembah Kristus Tuhan, yang naik ke surga, Alleluya.
Madah
Ant.1: Hai orang-orang Galilea, mengapa memandang ke langit? Yesus yang diangkat ke surga dari tengah-tengah saudara, akan datang kembali, Alleluya
Mazmur 62
Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.
Ant.1: Hai orang-orang Galilea, mengapa memandang ke langit? Yesus yang diangkat ke surga dari tengah-tengah saudara, akan datang kembali, Alleluya
Ant.2: Bersorak-sorailah bagi raja para raja, bernyanyilah bagi Allah, Alleluya
Ant.2: Bersorak-sorailah bagi raja para raja, bernyanyilah bagi Allah, Alleluya
Ant.3: Dengan disaksikan para rasul, terangkatlah Yesus, dan awan menyambut-Nya di langit, Alleluya
Mazmur 149
Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umat-Nya.
Ant.3: Dengan disaksikan para rasul, terangkatlah Yesus, dan awan menyambut-Nya di langit, Alleluya
Bacaan singkat (Ibr 10:12-14)
Ant.Kidung: Aku naik kepada bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu, Alleluya.
Kidung Zakaria (Luk 1 : 68-79)
Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.
Ant.Kidung: Aku naik kepada bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu, Alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
KAMIS VI SORE
HARI RAYA KENAIKAN TUHAN
Madah
Ant.1: Aku ke luar dari Bapa dan datang ke dunia. Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi ke Bapa, Alleluya.
Mazmur 109:1-5,7
Ant.1: Aku ke luar dari Bapa dan datang ke dunia. Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi ke Bapa, Alleluya.
Ant.2: Tuhan Yesus bersabda kepada para murid-Nya. Kemudian Ia naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah, Alleluya.
Mazmur 46 (47)
Ant.2: Tuhan Yesus bersabda kepada para murid-Nya. Kemudian Ia naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah, Alleluya.
Ant.3: Tiada seorangpun naik ke surga, selain Putera manusia yang telah turun dari surga, Alleluya.
Ant.3: Tiada seorangpun naik ke surga, selain Putera manusia yang telah turun dari surga, Alleluya.
Bacaan singkat (1Ptr 3:18,22)
Ant.Kidung: O raja mulia, Tuhan segala kuasa, hari ini Engkau berjaya dan naik ke surga. Jangan tinggalkan kami sebagai yatim piatu, tetapi utuslah Roh kebenaran yang dijanjikan Bapa, Alleluya.
Kidung Maria (Luk 1 : 46-55)
Ant.Kidung: O raja mulia, Tuhan segala kuasa, hari ini Engkau berjaya dan naik ke surga. Jangan tinggalkan kami sebagai yatim piatu, tetapi utuslah Roh kebenaran yang dijanjikan Bapa, Alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
KAMIS VI SORE
Madah
Ant.1: Aku ke luar dari Bapa dan datang ke dunia. Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi ke Bapa, Alleluya.
Mazmur 109:1-5,7
Ant.1: Aku ke luar dari Bapa dan datang ke dunia. Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi ke Bapa, Alleluya.
Ant.2: Tuhan Yesus bersabda kepada para murid-Nya. Kemudian Ia naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah, Alleluya.
Mazmur 46 (47)
Ant.2: Tuhan Yesus bersabda kepada para murid-Nya. Kemudian Ia naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah, Alleluya.
Ant.3: Tiada seorangpun naik ke surga, selain Putera manusia yang telah turun dari surga, Alleluya.
Mengapa 11:17-18, 12:10-12
Ant.3: Tiada seorangpun naik ke surga, selain Putera manusia yang telah turun dari surga, Alleluya.
Bacaan singkat (1Ptr 3:18,22)
Ant.Kidung: O raja mulia, Tuhan segala kuasa, hari ini Engkau berjaya dan naik ke surga. Jangan tinggalkan kami sebagai yatim piatu, tetapi utuslah Roh kebenaran yang dijanjikan Bapa, Alleluya.
Kidung Maria (Luk 1 : 46-55)
Ant.Kidung: O raja mulia, Tuhan segala kuasa, hari ini Engkau berjaya dan naik ke surga. Jangan tinggalkan kami sebagai yatim piatu, tetapi utuslah Roh kebenaran yang dijanjikan Bapa, Alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - KAMIS
Doa Tobat
Madah
Ant: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.
Mazmur 15 (16)
Ant.: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.
Bacaan singkat (1Tes 5,23)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santo Dominikus Savio
Pengaku Iman
Dominikus Savio lahir di Riva di Chieri, Italia Utara pada tanggal 2 April 1842. semenjak kecilnya, dia sudah menunjukkan suatu perhatian dan penghargaan yang tinggi pada doa dan perayaan Misa Kudus. Setelah menerima komuni Pertama pada usia 7 tahun, ia menjadi putra altar yang rajin di gereja parokinya. Orangtuanya kagum, lebih-lebih akan ucapannya yang terkenal berikut: “Lebih baik mati daripada berbuat dosa.” Ucapan ini menunjukkan suatu tahap kematangan rohani yang melampaui umurnya yang masih sangat muda itu. Setelah menamatkan sekolah dasarnya, Dominikus menjadi murid Santo Yohanes Don Bosco di Turin pada sebuah sekolah yang khusus bagi anak-anak orang miskin. Di mata Don Bosko, Dominikus adalah seorang remaja yang berkepribadian menarik, bahkan seorang anak yang dikaruniai Rahmat Allah yang besar. Oleh karena itu, Don Bosco memberi perhatian khusus padanya selama berada di Turin dengan maksud memasukkannya ke pendidikan seminari.
Sementara menjalani pendidikan di Turin, tumbullah dalam hatinya suatu kepastian bahwa ia akan menemui ajalnya dalam masa mudanya. Kepada Don Bosco gurunya, ia mengatakan: “Tuhan membutuhkan aku untuk menjadi orang Kudus di surga. Aku akan mati. Bila aku tidak mati, aku akan tergolong manusia yang gagal.”
Pada usia 20 tahun, ia mempersembahkan dirinya kepada Bunda Maria dengan suatu janji untuk selalu hidup murni. Kepada bunda Maria, ia pun meminta agar ia boleh meninggal sebelum melanggar janji itu. Permintaan ini didorong oleh rasa takutnya pada kemungkinan jatuh dalam dosa. Untuk menjaga janji kemurniaannya, ia senantiasa berdoa dan memohon pengampunan dosa dari Pastor Don Bosco.
Oleh pengaruh kesalehan Don Bosco, Dominikus dengan tekun mengusahakan keberhasilan dalam usaha belajarnya. Di antara kawan-kawannya, ia menjadi seorang rasul yang aktif. Ia membantu memberi pelajaran agama dan mata pelajaran lainnya serta merawat orang-orang sakit. Untuk mendidik anak-anak yang bandel, ia mendirikan sebuah klub remaja dan memberi mereka pelajaran agama.
Pada tahun 1856 ia jatuh sakit. Dokter yang merawatnya membujuk agar ia pulang saja ke rumah orangtuanya. Tetapi dia menolak bujukan itu. Pada tanggal 9 Mei 1857, ia menerima sakramen Pengurapan Orang Sakit. Lalu pada pukul sembilan malam itu, ia menghembuskan nafasnya yang terakhir. Pada tahun 1950, ia dinyatakan ‘Beato’ dan pada tahun 1957 dinyatakan sebagai ‘Santo’. Dominikus Savio diangkat sebagai pelindung klub-klub remaja.