Sabtu, 11 Juni 2033
S. Barnabas
Peringatan WajibBacaan Misa
Bacaan Pertama 2 Korintus 5:14-21
Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka. Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian. Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami. Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.
Mazmur Tanggapan Mazmur 103:1-4,9-12
Bacaan Injil Matius 5:33-37
Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar; janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun. Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
Invitatorium
SABTU II PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah mendengarkan suara Tuhan, supaya kita beristirahat bersama Allah.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Jumat dalam Pekan Biasa, Peringatan Santo Antonius dari Padua, Imam dan Pujangga
MADAH
Ya Allah, Penolong kami di masa lalu,
PSALMODI
Ant. 1 Tuhan, dalam murka-Mu, janganlah menghukum aku.
Mazmur 38
Seorang pendosa dalam bahaya besar berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah
Semua sahabatnya berdiri dari kejauhan. (Lukas 23:49)
Ant. Tuhan, dalam murka-Mu, janganlah menghukum aku.
Ant. 2 Tuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku.
Ant. Tuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku.
Ant. 3 Aku akan mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; janganlah meninggalkan aku, karena Engkau adalah Penyelamatku.
Ant. Aku akan mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; janganlah meninggalkan aku, karena Engkau adalah Penyelamatku.
BACAAN
RESPONSORIUM Yehezkiel 34:13,15
RESPONSORIUM
Lihat Hosea 14:6; Mazmur 92:13; Sirakh 24:4
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Kami mewartakan kasihMu pagi hari, ya Tuhan dan kesetiaanMu di waktu malam.
Mazmur 91 (92)
Ant.1: Kami mewartakan kasihMu pagi hari, ya Tuhan dan kesetiaanMu di waktu malam.
Ant.2: Muliakanlah Allah kita.
Ul 32,1-12
Ant.2: Muliakanlah Allah kita.
Ant.3 Betapa mulia namaMu, ya Tuhan, di seluruh bumi.
Mazmur 8
Ant.3: Betapa mulia namaMu, ya Tuhan, di seluruh bumi.
Bacaan Singkat (Rom 12,14-16a)
Lagu Singkat
Ant.Kidung: Ya Tuhan, bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Ya Tuhan, bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
SABTU II SIANG
Madah
Ant.1: Tuhan bersabda: Langit dan bumi akan lenyap, tetapi sabdaKu takkan lenyap.
Mazmur 118 (119), 81-88
Ant.1: Tuhan bersabda: Langit dan bumi akan lenyap, tetapi sabdaKu takkan lenyap.
Ant.2: Tuhan, Engkaulah harapanku, jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.
Mazmur 60 (61)
Ant.2: Tuhan, Engkaulah harapanku, jadilah pelindungku dan bentengku terhadap musuh.
Ant.3: Jagalah hidupku terhadap musuh, ya Tuhan.
Mazmur 63 (64)
Ant.3: Jagalah hidupku terhadap musuh, ya Tuhan.
Bacaan singkat (1Raj 2,2b-3)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
MINGGU III SORE I
Madah
Ant.1: Dari timur sampai ke barat terpujilah nama Tuhan.
Mazmur 112 (113)
Ant.1: Dari timur sampai ke barat terpujilah nama Tuhan.
Ant.2: Aku mengangkat piala untuk merayakan keselamatan sambil menyerukan nama Tuhan.
Mazmur 115 (116B,10-19)
Ant.2: Aku mengangkat piala untuk merayakan keselamatan sambil menyerukan nama Tuhan.
Ant.3: Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Kidung Flp 2,6-11
Ant.3: Tuhan Yesus telah menghampakan diri; sebab itu Allah meninggikan Dia selama-lamanya.
Bacaan Singkat (Ibr 13,20-21)
Lagu Singkat
Ant.Kidung (Mi III): Yesus mewartakan kabar gembira tentang kerajaan Allah dan menyembuhkan semua orang sakit.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Yesus mewartakan kabar gembira tentang kerajaan Allah dan menyembuhkan semua orang sakit.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - MINGGU I
Doa Tobat
Madah
Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Mazmur 4
Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.
Mazmur 133 (134)
Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.
Bacaan singkat (Ul 6,4-7)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
S. Barnabas
Rasul · abad ke-1 (wafat ± 61)
Barnabas adalah seorang Lewi kelahiran Siprus yang hidup pada masa jemaat Kristen perdana. Nama aslinya Yusuf, tetapi para rasul menjulukinya Barnabas, yang berarti Putra Penghiburan, karena hatinya yang murah dan menguatkan. Sebagai tanda pengabdiannya, ia menjual ladang miliknya dan menyerahkan seluruh hasilnya kepada para rasul untuk menolong sesama.
Peran besarnya tampak ketika Saulus yang baru bertobat datang ke Yerusalem. Banyak murid takut kepada bekas penganiaya itu, tetapi Barnabas berani menjaminnya dan memperkenalkannya kepada para rasul. Ia jugalah yang menjemput Paulus untuk melayani jemaat di Antiokhia, tempat para pengikut Kristus pertama kali disebut Kristen.
Bersama Paulus, Barnabas menempuh perjalanan misi pertama, mewartakan Injil di Siprus dan berbagai kota Asia Kecil. Ia juga hadir dalam Konsili Yerusalem. Menurut tradisi, Barnabas terus mewartakan Injil di kampung halamannya dan wafat sebagai martir di Salamis, Siprus, sekitar tahun 61.
Pelindung: pulau Siprus dan para pembawa damai.
Santo Barnabas
Rasul
Riwayat hidup Barnabas dapat ditemukan di dalam Kisah Rasul bab 4, 9, 11, 13 dan 15. Ia berasal dari Siprus, keturunan bangsa Yahudi dari suku Lewi. Ia bersedia menerima nama baru “Barnabas” (Putera Penghiburan) yang diberikan para rasul sebagai pengganti nama aslinya, Yosef. Ia dikenal luas karena hubungannya dengan Paulus. Barnabaslah yang menghantar Paulus kepada para Rasul untuk menceritakan peristiwa penampakan Tuhan pada Paulus di tengah perjalanannya ke Damsyik untuk menangkap orang-orang Kristen disana. Ia-lah yang menyakinkan para rasul tentang kehidupan baru Paulus setelah peristiwa penampakan Tuhan itu. Keberanian Paulus mengajar di Damsyik dalam nama Yesus juga dijelaskan kepada mereka.
Ketika terdengar berita bahwa di Antiokia sudah banyak orang bertobat dan percaya kepada Yesus, maka para pemimpin Yerusalem mengutus Barnabas kesana untuk melayani mereka. Di Antiokia Barnabas mengajar umat tentang Kristus yang hidup dan meneguhkan mereka dengan teladan hidupnya yang saleh. Selama berada disana, ia berhasil mempertobatkan banyak orang lagi dan selalu meminta mereka agar tetap setia kepada Tuhan. Setelah itu ia pergi ke Tarsus untuk menemui Paulus. Setelah bersua dengan Paulus, mereka kembali ke Antiokia. Suatu ketika, Roh Kudus menaungi mereka dan bersabda: “Khususkanlah Barnabas dan Paulus bakiKu untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka!” Setelah berpuasa dan berdoa, mereka meletakkan tangan ke atas kedua orang itu dan membiarkan mereka pergi. Dari sana mereka berlayar ke Siprus. Setibanya di Salamis, mereka mewartakan Sabda Tuhan dalam rumah ibadat Yahudi. Yohanes Markus membantu mereka.
Dalam misi pertama penyebaran Injil di Asia kecil itu, mereka mempertobatkan banyak orang. Tetapi sebaliknya mereka pun mengalami banyak penderitaan demi Injil Kristus. Karena umat baru dari bangsa-bangsa bukan Yahudi itu dirisaukan oleh anggota-anggota umat yang dipimpin Yakobus, maka umat Antiokia mengutus Barnabas dan Paulus ke Konsili Yerusalem (tahun 49 / 50). Konsili ini menetapkan syarat penerimaan orang kafir ke dalam pangkuan Gereja tanpa harus menjalani aturan hukum Taurat. Setelah perkara itu tuntas, Paulus mengajukan usul kepada Barnabas: “Mari kita mengunjungi saudara-saudara di semua kota, dimana kita telah menaburkan benih Sabda Tuhan, untuk melihat keadaan mereka.” Barnabas setuju dan membawa serta orang yang dahulu telah meninggalkan mereka di Pemfilia. Hal ini menjadi pangkal perselisihan antara mereka berdua. Barnabas membawa Markus berlayar ke Siprus.
Barnabas kemudian menemui ajalnya setelah dirajam oleh orang-orang Yahudi di Salamis. Karena karya dan jasanya, Barnabas dimasukkan dalam bilangan para pendiri Gereja dan dianggap sebagai seorang Rasul. Mungkin Barnabaslah yang menulis surat kepada umat di Ibrani yang terdapat di dalam Kitab Suci Perjanjian Baru. Suatu karya pemalsuan oleh seorang Kristen yang murtad menjadi Islam pada abad ke-14 disebut Injil Barnabas, walaupun pasti bukan karya Barnabas.