Rabu, 27 Juli 2033
Rabu XVII Masa Biasa
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Keluaran 34:29-35
Ketika Musa turun dari gunung Sinai--kedua loh hukum Allah ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu--tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan TUHAN. Ketika Harun dan segala orang Israel melihat Musa, tampak kulit mukanya bercahaya, maka takutlah mereka mendekati dia. Tetapi Musa memanggil mereka, maka Harun dan segala pemimpin jemaah itu berbalik kepadanya dan Musa berbicara kepada mereka. Sesudah itu mendekatlah segala orang Israel, lalu disampaikannyalah kepada mereka segala perintah yang diucapkan TUHAN kepadanya di atas gunung Sinai. Setelah Musa selesai berbicara dengan mereka, diselubunginyalah mukanya. Tetapi apabila Musa masuk menghadap TUHAN untuk berbicara dengan Dia, ditanggalkannyalah selubung itu sampai ia keluar; dan apabila ia keluar dikatakannyalah kepada orang Israel apa yang diperintahkan kepadanya. Apabila orang Israel melihat muka Musa, bahwa kulit muka Musa bercahaya, maka Musa menyelubungi mukanya kembali sampai ia masuk menghadap untuk berbicara dengan TUHAN.
Mazmur Tanggapan Mazmur 99:5-7,9
Bacaan Injil Matius 13:44-46
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."
Invitatorium
RABU I PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah menyembah Tuhan, Pencipta kita.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah menyembah Tuhan, Pencipta kita.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Selasa dalam Pekan Biasa, Peringatan Santo Marta, Maria, dan Lazarus
MADAH
PSALMODI
Ant. 1 Tuhan itu adil; Ia akan membela orang miskin.
Mazmur 10
Doa syukur
Berbahagialah orang miskin; kerajaan surga adalah milik mereka (Lukas 6:20).
Ant. Tuhan itu adil; Ia akan membela orang miskin.
Ant. 2 Tuhan, Engkau tahu beban dukaku.
Ant. Tuhan, Engkau tahu beban dukaku.
Ant. 3 Firman Tuhan itu benar, seperti perak dari perapian.
Mazmur 12
Seruan minta tolong Allah melawan penindas yang berkuasa
kebenaran telah pergi dari anak-anak manusia.
Ant. Firman Tuhan itu benar, seperti perak dari perapian.
BACAAN
RESPONSORIUM Lukas 6:38; 2 Korintus 9:7
RESPONSORIUM
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Tuhan, dalam terangMu kami melihat cahaya.
Mazmur 35
Ant.1: Tuhan, dalam terangMu kami melihat cahaya.
Ant.2: Tuhan, Engkau agung dan mulia, kuasaMu mengagumkan.
Ydt 16,2-3,15-19
Ant.2: Tuhan, Engkau agung dan mulia, kuasaMu mengagumkan.
Ant.3: Segala bangsa, elukanlah Allah dengan sorak-sorai.
Mazmur 46 (47)
Ant.3: Segala bangsa, elukanlah Allah dengan sorak-sorai.
Bacaan Singkat (Tb 4,16-17;19-20)
Lagu Singkat
Ant.Kidung: Tunjukkanlah rahmatMu kepada kami, ya Tuhan dan indahkanlah perjanjianMu yang kudus.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Tunjukkanlah rahmatMu kepada kami, ya Tuhan dan indahkanlah perjanjianMu yang kudus.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
RABU I SIANG
Madah
Ant.1: Terpujilah Engkau, ya Tuhan; ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.
Mazmur 118 (119),9-16
Ant.1: Terpujilah Engkau, ya Tuhan; ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.
Ant.2: Langkahku menempuh jalan perintahMu, ya Tuhan.
Mazmur 16 (17) I
Ant.2: Langkahku menempuh jalan perintahMu, ya Tuhan.
Ant.3: Bangkitlah, Tuhan, luputkan daku dari orang berdosa.
Mazmur 16 (17) II
Ant.3: Bangkitlah, Tuhan, luputkan daku dari orang berdosa.
Bacaan singkat (1Ptr 1,15-16)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
RABU I SORE
Madah
Ant.1: Tuhanlah cahaya dan penyelamatku, siapa 'kan kutakuti?
Mazmur 26
Ant.1: Tuhanlah cahaya dan penyelamatku, siapa 'kan kutakuti?
Ant.2: Wajahmu kucari, ya Tuhan; janganlah wajahMu Kausembunyikan dari padaku.
Mazmur 26 II
Ant.2: WajahMu kucari, ya Tuhan; janganlah wajahMu Kausembunyikan dari padaku.
Ant.3: Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dalam segala sesuatu.
Kol 1,12-20
Ant.3: Kristuslah yang pertama dari segala ciptaan, Ia utama dari segala sesuatu.
Bacaan Singkat (Yak 1,22.25)
Ant.Kidung: Perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa: kuduslah namaNya.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa: kuduslah namaNya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - RABU
Doa Tobat
Madah
Ant 1: Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Mazmur 30 (31),1-6
Ant 1: Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.
Ant.2: Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 129 (130)
Ant.2: Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat (Ef 4,26-27)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santo Aurelius dan Santa Natalia
Martir
Orang tua suami-isteri ini beragama Islam. Karena Natalia dan temannya Liliosa, isteri Feliks, seorang yang pernah mutrad menjadi Islam tetapi kemudian berbalik kembali) tidak memakai cadar, maka mereka dituduh mutrad dari Islam. Mereka dengan berani mengakui dirinya Kristen dan oleh karena itu dibunuh bersama Georgius, seorang biarawan yang giat berkhotbah membela kebenaran agama Kristen. Mereka meninggal di Cordoba, Spanyol pada masa pemerintahan Emir Abd Ar-Rahman II pada tahun 852.
Santo Panteleon
Martir
Panteleon lahir di Nikomedia, Asia Keci. Ia bekerja di sana sebagai seorang tabib. Diceritakan bahwa tingkah lakunya sangat buruk dan karena itu ia seringkali gelisah dan resah karena tinkah lakunya itu. Kegelisahan dan keresahan ini menajdi suatu pintu masuk yang baik baginya menuju cara hidup yang baru. Oleh karena seorang imam bernama Hermolaus, Panteleon diajari ajaran-ajaran iman Kristen dan akhirnya bertobat dan dipermandikan menjadi Kristen. Semenjak itu ia berjanji untuk meninggalkan cara hidupnya yang lama dan berniat menyilih dosa-dosanya dengan perbuatan-perbuatan baik.
Dengan keahlian sebagai tabib, Panteleon menolong dan merawat orang-orang sakit, terutama yang miskin tanpa menuntut bayaran. Harta miliknya bahkan dibagi-bagikan kepada mereka. Di samping itu ia rajin menyebarkan ajaran-ajaran Kristen kepada banyak orang terutama di kalangan orang-orang sakit yang dirawatnya. Banyak sekali orang yang berhasil ditobatkannya dan dihantar kepada iman yang benar. Ayahnya yang masih kafir ditobatkannya juga.
Pada masa penganiayaan orang-orang Kristen oleh Kaisar Diokletianus, Panteleon ditangkap dan disiksa hingga mati dipenggal kepalanya pada tahun 303.