Rabu, 17 Agustus 2033

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Yehezkiel 24:15-24

Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku: "Hai anak manusia, lihat, Aku hendak mengambil dari padamu dia yang sangat kaucintai seperti yang kena tulah, tetapi janganlah meratap ataupun menangis dan janganlah mengeluarkan air mata. Diam-diam saja mengeluh, jangan mengadakan ratapan kematian; lilitkanlah destarmu dan pakailah kasutmu, jangan tutupi mukamu dan jangan makan roti perkabungan." Pada paginya aku berbicara kepada bangsa itu dan pada malamnya isteriku mati. Pada pagi berikutnya aku melakukan seperti diperintahkan kepadaku. Maka bangsa itu berkata kepadaku: "Tidakkah engkau bersedia memberitahukan kepada kami, apa artinya ini bagi kami, bahwa engkau melakukan demikian?" Lalu kujawab mereka: "Firman TUHAN sudah datang kepadaku: Katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sesungguh-sungguhnya Aku akan menajiskan tempat kudus-Ku, kekuasaanmu yang kaubanggakan, kenikmatan bagi matamu dan bagi jiwamu; dan anak-anakmu lelaki dan perempuan yang kamu tinggalkan akan mati rebah oleh pedang. Kamu akan melakukan seperti yang kulakukan: Mukamu tidak akan kamu tutupi dan roti perkabungan tidak akan kamu makan, kepalamu pakai destar dan kakimu pakai kasut; dan kamu tidak akan meratap atau menangis. Tetapi kamu akan hancur lebur dalam hukumanmu, dan kamu akan mengeluh seorang kepada yang lain. Demikianlah Yehezkiel menjadi lambang bagimu; tepat seperti yang dilakukannya kamu akan lakukan. Kalau itu sudah terjadi maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah Tuhan ALLAH.

Mazmur Tanggapan Ulangan 32:18-21

Gunung batu yang memperanakkan engkau, telah kaulalaikan, dan telah kaulupakan Allah yang melahirkan engkau.
Ketika TUHAN melihat hal itu, maka Ia menolak mereka, karena Ia sakit hati oleh anak-anaknya lelaki dan perempuan.
Ia berfirman: Aku hendak menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, dan melihat bagaimana kesudahan mereka, sebab mereka itu suatu angkatan yang bengkok, anak-anak yang tidak mempunyai kesetiaan.
Mereka membangkitkan cemburu-Ku dengan yang bukan Allah, mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat, dan akan menyakiti hati mereka dengan bangsa yang bebal.

Bacaan Injil Matius 19:16-22

Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah." Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?" Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.

Invitatorium

OFISI MOTIF KEMERDEKAAN INDONESIA PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan yang sudah membebaskan kita.

Mazmur 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan yang sudah membebaskan kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Rabu dalam Pekan Biasa

Ya Allah, datanglah menolong aku.

โ„Ÿ Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Terang kemuliaan Bapa,

Yang memancar dari terang abadi,

Sumber terang yang diterangi terang,

Siang yang menerangi setiap hari.

Dalam cahaya-Mu yang abadi

Bersinarlah atas kami, Kristus, matahari sejati,

Membawa hidup bagi akal budi dan tubuh

Melalui kuasa Roh Kudus.

Bapa kemuliaan abadi,

Kaya akan rahmat dan Kuat untuk menyelamatkan,

Dengarkanlah doa kami dan datanglah menyelamatkan kami,

Jauhkanlah kami dari jalan-jalan dosa.

Fajar semakin mendekat,

Fajar yang membawa semua yang kami cari,

Putra yang berdiam dalam Bapa,

Bapa yang mengucapkan satu Sabda.

Kemuliaan bagi Allah Bapa,

Kemuliaan bagi Putra Tunggal-Nya,

Kemuliaan sekarang dan sepanjang segala abad

Bagi Roh Penghibur.

PSALMODI

Ant. 1 Di mana pun Engkau berada, Tuhan, di sana ada belas kasihan, di sana ada kebenaran.

Mazmur 89

Kebaikan Allah kepada keluarga Daud

Menurut janji-Nya, Tuhan telah membangkitkan Yesus, seorang Juruselamat, dari keluarga Daud (Kis. 13:22, 23).

I
Aku akan menyanyikan kasih-Mu selama-lamanya, ya Tuhan;

sepanjang segala abad mulutku akan mewartakan kebenaran-Mu.

Aku yakin akan hal ini, bahwa kasih-Mu kekal abadi,

bahwa kebenaran-Mu teguh berdiri di surga.

โ€œDengan orang pilihan-Ku, Aku telah membuat perjanjian;

Aku telah bersumpah kepada Daud hamba-Ku:

Aku akan menegakkan dinastimu selama-lamanya

dan mendirikan takhtamu sepanjang segala abad.โ€

Langit mewartakan keajaiban-Mu, ya Tuhan;

perkumpulan orang-orang kudus-Mu mewartakan kebenaran-Mu.

Sebab siapa di langit yang dapat dibandingkan dengan Tuhan

atau siapa yang seperti Tuhan di antara anak-anak Allah?

Allah yang ditakuti dalam dewan orang-orang kudus,

agung dan dahsyat bagi semua di sekeliling-Nya.

Ya Tuhan Allah semesta alam, siapa yang setara dengan-Mu?

Engkau perkasa, ya Tuhan, dan kebenaran adalah pakaian-Mu.

Engkaulah yang menguasai laut dalam keangkuhannya;

Engkaulah yang menenangkan gelombang-gelombangnya yang bergelora.

Engkau menghancurkan monster Rahab dan membunuhnya,

menyebarkan musuh-musuh-Mu dengan lengan-Mu yang perkasa.

Langit adalah milik-Mu, dunia adalah milik-Mu.

Engkaulah yang mendirikan bumi dan segala isinya;

Engkaulah yang menciptakan Utara dan Selatan.

Tabor dan Hermon bersorak gembira atas nama-Mu.

Lengan-Mu perkasa, ya Tuhan;

tangan-Mu kuat, tangan kanan-Mu siap.

Keadilan dan kebenaran adalah tiang-tiang takhta-Mu,

kasih dan kebenaran berjalan di hadapan-Mu.

Berbahagialah bangsa yang mengelu-elukan raja seperti itu,

yang berjalan, ya Tuhan, dalam terang wajah-Mu,

yang menemukan sukacita mereka setiap hari dalam nama-Mu,

yang menjadikan keadilan-Mu sumber kebahagiaan mereka.

Sebab Engkau, ya Tuhan, adalah kemuliaan kekuatan mereka;

oleh kemurahan-Mu kekuatan kami ditinggikan:

sebab penguasa kami ada dalam pemeliharaan Tuhan;

raja kami dalam pemeliharaan Yang Kudus dari Israel.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Di mana pun Engkau berada, Tuhan, di sana ada belas kasihan, di sana ada kebenaran.

Ant. 2 Ketika Putra Allah datang ke dunia ini, Ia lahir dari garis keturunan Daud.

II
Dahulu Engkau berbicara dalam suatu penglihatan.

Kepada sahabat-sahabat-Mu para nabi Engkau berkata:

โ€œAku telah menaruh mahkota pada seorang pahlawan,

Aku telah meninggikan seorang yang terpilih dari antara umat.

Aku telah menemukan Daud hamba-Ku

dan dengan minyak kudus-Ku mengurapinya.

Tangan-Ku akan selalu menyertainya

dan lengan-Ku akan membuatnya kuat.

Musuh tidak akan pernah mengalahkannya

pun orang jahat tidak akan menindasnya.

Aku akan mengalahkan musuh-musuhnya di hadapannya

dan memukul orang-orang yang membencinya.

Kebenaran-Ku dan kasih-Ku akan menyertainya;

oleh nama-Ku kekuatannya akan ditinggikan.

Aku akan membentangkan tangannya ke Laut

dan tangan kanannya sejauh Sungai.

Ia akan berkata kepada-Ku: โ€˜Engkau adalah Bapa-ku,

Allah-ku, batu karang yang menyelamatkan aku.โ€™

Dan Aku akan menjadikannya anak sulung-Ku,

yang tertinggi dari raja-raja bumi.

Aku akan menjaga kasih-Ku baginya selalu;

baginya perjanjian-Ku akan kekal.

Aku akan menegakkan dinastinya selama-lamanya,

menjadikan takhtanya kekal seperti langit.โ€
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Ketika Putra Allah datang ke dunia ini, Ia lahir dari garis keturunan Daud.

Ant. 3 Sekali untuk selamanya Aku bersumpah kepada hamba-Ku Daud: dinastinya tidak akan pernah gagal.

III
โ€œJika anak-anaknya meninggalkan hukum-Ku

dan menolak untuk berjalan sesuai ketetapan-Ku

dan jika mereka melanggar ketetapan-ketetapan-Ku,

menolak untuk menaati perintah-perintah-Ku;

maka Aku akan menghukum pelanggaran-pelanggaran mereka dengan tongkat,

maka Aku akan mencambuk mereka karena kesalahan mereka.

Tetapi Aku tidak akan pernah menarik kembali kasih-Ku:

kebenaran-Ku tidak akan pernah gagal.

Aku tidak akan pernah melanggar perjanjian-Ku

pun tidak akan menarik kembali perkataan yang telah Aku ucapkan.

Sekali untuk selamanya, Aku telah bersumpah demi kekudusan-Ku.

โ€˜Aku tidak akan pernah berbohong kepada Daud.

Dinastinya akan kekal abadi.

Di mata-Ku takhtanya seperti matahari;

seperti bulan, ia akan kekal abadi,

saksi yang setia di langit.โ€™โ€
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

โ„Ÿ seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah, Engkau mengurapi hamba-Mu Yesus dengan minyak kudus dan mengangkat-Nya lebih tinggi dari semua raja di bumi. Dalam hal ini Engkau memenuhi janji yang dibuat kepada keturunan Daud dan menegakkan perjanjian yang kekal melalui Putra sulung-Mu. Janganlah melupakan perjanjian kudus-Mu, agar kami yang ditandai dengan darah Putra-Mu melalui sakramen-sakramen iman yang baru dapat menyanyikan belas kasihan-Mu selama-lamanya.

Ant. Sekali untuk selamanya Aku bersumpah kepada hamba-Ku Daud: dinastinya tidak akan pernah gagal.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) โ€“ saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Ketika kami mendengarkan sabda-Mu, pikiran kami dipenuhi terang.

โ„Ÿ Hati yang rendah hati yang memahami.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari kitab nabi Mikha

Bangsa-bangsa naik ke gunung Tuhan
Demikianlah firman Tuhan:

Pada hari-hari yang akan datang

gunung rumah Tuhan

Akan ditegakkan lebih tinggi dari gunung-gunung;

ia akan menjulang tinggi di atas bukit-bukit,

Dan bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana:

Banyak bangsa akan datang, dan berkata,

โ€œMarilah, kita naik ke gunung Tuhan,

ke rumah Allah Yakub,

Agar Ia mengajar kita jalan-jalan-Nya,

agar kita berjalan di jalan-jalan-Nya.โ€

Sebab dari Sion akan keluar pengajaran,

dan firman Tuhan dari Yerusalem.

Ia akan menghakimi banyak bangsa

dan menetapkan syarat-syarat bagi bangsa-bangsa yang kuat dan jauh;

Mereka akan menempa pedang-pedang mereka menjadi mata bajak,

dan tombak-tombak mereka menjadi pisau pemangkas;

Satu bangsa tidak akan mengangkat pedang melawan bangsa lain,

pun mereka tidak akan berlatih perang lagi.

Setiap orang akan duduk di bawah pohon anggurnya sendiri

atau di bawah pohon aranya sendiri, tanpa gangguan;

sebab mulut Tuhan semesta alam telah berfirman.

Sebab semua bangsa berjalan

masing-masing dalam nama allahnya,

Tetapi kami akan berjalan dalam nama Tuhan,

Allah kami, selama-lamanya.

Pada hari itu, firman Tuhan,

Aku akan mengumpulkan yang timpang,

Dan Aku akan mengumpulkan yang terbuang,

dan mereka yang telah Aku timpa.

Aku akan menjadikan yang timpang sisa,

dan dari mereka yang diusir jauh menjadi bangsa yang kuat;

Dan Tuhan akan menjadi raja atas mereka di Gunung Sion,

mulai sekarang sampai selama-lamanya.

RESPONSORIUM Mikha 4:2; Yohanes 4:25

Marilah, kita naik ke gunung Tuhan,

ke rumah Allah Yakub.

โ„Ÿ Ia akan mengajar kita jalan-jalan-Nya, dan kita akan berjalan di jalan-jalan-Nya.
Mesias, yang disebut Kristus, akan datang.

Ketika Ia datang, Ia akan mengajar kita segala sesuatu.

โ„Ÿ Ia akan mengajar kita jalan-jalan-Nya, dan kita akan berjalan di jalan-jalan-Nya.
Bacaan Kedua

Dari sebuah khotbah tentang mazmur oleh Santo Agustinus, uskup

Marilah, kita naik ke gunung Tuhan
Seperti yang telah kami dengar, demikian pula yang telah kami lihat. Gereja yang sungguh diberkati! Engkau telah mendengar dan melihat. Engkau telah mendengar janji-janji, dan Engkau melihat penggenapannya; Engkau telah mendengar dalam nubuat, dan Engkau melihat dalam Injil. Ya, semua yang kini telah digenapi telah dinubuatkan di masa lalu. Angkatlah mata-Mu, lalu, dan pandanglah ke seluruh dunia. Lihatlah umat Allah, warisan-Mu, tersebar sampai ke ujung bumi. Lihatlah Kitab Suci kini digenapi: Semua raja di bumi akan menyembah-Nya, semua bangsa akan melayani-Nya. Lihatlah digenapi apa yang telah dikatakan: Terangkatlah Engkau di atas langit, ya Allah, dan kemuliaan-Mu di atas seluruh bumi. Lihatlah Dia yang tangan dan kaki-Nya ditusuk paku, yang tulang-tulang-Nya dihitung saat tergantung di kayu salib, dan untuk pakaian-Nya mereka membuang undi. Lihatlah Dia yang memerintah, yang mereka lihat tergantung di salib; lihatlah Dia yang bertahta di surga, yang mereka hina ketika Ia berjalan di bumi. Lihatlah sabda digenapi: Semua ujung bumi akan berpaling kepada Tuhan, dan semua bangsa akan menyembah di hadapan-Nya. Lihatlah semua ini dan bersoraklah dengan sukacita: Seperti yang telah kami dengar, demikian pula yang telah kami lihat.
Maka pantaslah Gereja itu sendiri dipanggil dari antara bangsa-bangsa lain: Dengarlah, hai putri, dan lihatlah, dan lupakanlah bangsamu dan rumah bapakmu. Dengarlah dan lihatlah. Pertama Engkau mendengar apa yang tidak Engkau lihat; kemudian Engkau akan melihat apa yang telah Engkau dengar. Sebab Ia berkata: Suatu bangsa yang tidak Aku kenal melayani Aku, segera setelah mereka mendengar Aku, mereka taat. Jika mereka taat segera setelah mereka mendengar, maka berarti mereka tidak melihat. Lalu bagaimana dengan bagian: Mereka yang tidak diberitahu tentang Dia akan melihat, dan mereka yang belum mendengar akan mengerti? Mereka yang tidak diutus nabi-nabi adalah yang pertama mendengar dan memahami nabi-nabi, sedangkan mereka yang pada awalnya tidak mendengar mereka terkejut ketika mereka mendengarnya kemudian. Mereka yang diutus nabi-nabi tetap tertinggal, memiliki kitab-kitab Kitab Suci tetapi tidak memahami kebenaran, memiliki loh-loh hukum tetapi tidak menjaga warisan mereka. Seperti yang telah kami dengar, demikian pula yang telah kami lihat juga berlaku bagi kami.
Di kota Tuhan semesta alam, di kota Allah kami, di sanalah kami telah mendengar; di sana pula kami telah melihat. Allah telah meneguhkan kota ini untuk selama-lamanya. Janganlah ada yang berkata dengan sombong: Lihat, di sini Kristus; lihat, Ia di sana. Klaim semacam itu hanya menyebabkan perpecahan. Tetapi Allah telah menjanjikan kesatuan. Raja-raja berkumpul dalam kesatuan, tidak tersebar melalui perpecahan. Namun mungkin kota yang telah menguasai dunia itu suatu saat akan digulingkan? Tidak, Allah telah meneguhkannya untuk selama-lamanya. Jika Allah telah meneguhkan dasarnya untuk selama-lamanya, bagaimana Engkau dapat takut bahwa dasar ini akan runtuh?

RESPONSORIUM Imamat 26:11-12; 2 Korintus 6:16

Aku akan mendirikan tempat kediaman-Ku di antara kamu

dan tidak akan menolak kamu;

โ„Ÿ Aku akan berjalan di antara kamu; Aku akan menjadi Allah-Mu dan kamu akan menjadi umat-Ku.
Kamu adalah bait Allah yang hidup,

seperti yang telah dikatakan Allah sendiri.

โ„Ÿ Aku akan berjalan di antara kamu; Aku akan menjadi Allah-Mu dan kamu akan menjadi umat-Ku.

DOA PENUTUP

Ya Allah yang mahakuasa dan kekal,

yang, diajar oleh Roh Kudus,

kami berani memanggil Bapa kami,

sempurnakanlah, kami mohon, dalam hati kami

roh adopsi sebagai putra dan putri-Mu,

agar kami layak memasuki warisan

yang telah Engkau janjikan.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

satu Allah, sepanjang segala abad.

โ„Ÿ Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

โ„Ÿ Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Pada perayaan ini
Kami bersama bernyanyi
Sambil mohon kepadaMu
Ya Bapa yang mahatahu.

Jauhkanlah rasa benci
Dari tanah air kami
Agar sinta menjiwai
Pangkuan ibu pertiwi.

Bimbinglah Indonesia
Dalam keluarga bangsa
Agar menjadi bentara
Hak asasi manusia.

Hendaknya seluruh bangsa
Memuji Allah yang esa
Bapa, Putra dan Roh suci
Yang hidup kekal abadi. Amin.

Pendarasan Mazmur dari hari Minggu I, hlm 390

Ant.1: Aku diutus untuk mewartakan pembebasan kepada para tawanan dan untuk menyelamatkan orang yang tertindas.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Ant.1: Aku diutus untuk mewartakan pembebasan kepada para tawanan dan untuk menyelamatkan orang yang tertindas.

Ant.2: Tiada wadas seperti Allah kami. Busur para perkasa di remukkanNya, tetapi para lemah diberiNya kekuatan.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Tanpa 'Kemuliaan'.

Ant.2: Tiada wadas seperti Allah kami. Busur para perkasa di remukkanNya, tetapi para lemah diberiNya kekuatan.

Ant.3: Sungguh, negeri itu mengalirkan susu dan madu, alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Ant.3: Sungguh, negeri itu mengalirkan susu dan madu, alleluya.

Bacaan Singkat (Gal 5,13-15.26;6, 10)

Saudara-saudara, kamu telah dipanggil kepada kemerdekaan. Tetapi janganlah kamu pergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk hidup seturut hawa nafsumu, melainkan abdi-mengabdilah dalam cinta kasih. Sebab seluruh hukum terpenuhi dalam perintah ini: "Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri!" Hendaknya hidup kita dipimpin oleh Roh, dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki, tetapi marilah kita berbuat baik kepada semua orang.

Lagu Singkat

P: Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan,* Berkatilah pusakaMu. U: Selamatkanlah. P: Gembalakanlah dan dukunglah mereka selama-lamanya. U: Berkatilah pusakaMu. P: Kemuliaan. U: Selamatkanlah.

Ant.Kidung: Segala kuasa berasal dari Allah. Maka hendaklah tiap-tiap orang tunduk kepada atasannya, dan barang siapa menentang kuasa itu, ia menentang Allah.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Segala kuasa berasal dari Allah. Maka hendaklah tiap-tiap orang tunduk kepada atasannya, dan barang siapa menentang kuasa itu, ia menentang Allah.

Doa Permohonan

Marilah kita meluhurkan ALlah yang memberikan fajar harapan baru kepada kita pada hari raya kemerdekaan Indonesia ini. Marilah kita bersyukur kepada Tuhan dan berkata:
U: Terangilah umatMu, ya Tuhan.
P: Tuhan Allah yang mahaesa, Engkau telah memanggil setiap orang kepada kemerdekaan sejati dalam Kristus,* semoga kami mengisi kemerdekaan bangsa kami dengan keadilan dan cinta kasih.
P: Tuhan, pemersatu umat manusia, Engkau telah menghimpun kami dalam umatMU dan membebaskan kami dari kuasa kegelapan,* semoga kami memupuk kesatuan dan kerukunan dalam keluarga kami dan dalam seluruh bangsa kami.
P: Tuhan, pemberi hikmat dan kebijaksanaan, Engkau menerangi hati manusia dengan kebenaranMu, dan membebaskan kami dari jerat dosa dan kejahatan,* semoga kami mendukung usaha para wakil rakyat kami untuk menciptakan suatu masyarakat yang sungguh adil dan makmur.
P: Tuhan, pencipta damai dan kesejahteraan, Engkau telah menerbitkan fajar harapan baru bagi umatMu dalam membebaskan mereka dari perbudakan dan penindasan,* semoga kami tetap memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi setiap orang, juga kalau fajar harapan yang segar menjadi siang kenyataan yang panas terik.

Bapa kami

Doa Penutup

Tuhan Allah yang mahaesa, Engkau memanggil setiap orang kepada kemerdekaan dalam Kristus PuteraMu. Maka pada hari raya kemerdekaan Indonesia kami mohon kepadaMu: lindungilah tanah air kami agar tetap bebas merdeka dan aman sentosa. Anugerahkanlah kepada bangsa Indonesia kemerdekaan sejati, agar di seluruh wilayahnya berkuasa keadilan dan damai, peri kemanusiaan, kerukunan dan cinta kasih. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

OFISI MOTIF KEMERDEKAAN INDONESIA SIANG

Madah dari Hari yang bersangkutan, Antifon dari Ibadat Pagi, Mazmur tambahan hal. 822

Ant.1: Aku diutus untuk mewartakan pembebasan kepada para tawanan dan untuk menyelamatkan orang yang tertindas.

Mazmur 122 (123)

KepadaMu kutengadahkan mataku,*
ya Tuhan, yang bersemayam di surga.

Seperti hamba memandang tuannya,*
dan sahaya memandang majikannya,

demikian kita memandang Tuhan Allah,*
sampai Ia mengasihani.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami,*
sebab sudah banyak kami dihina.

Sudah banyak kami diolok-olok orang yang angkuh,*
dan dihina orang yang sombong.

Ant.1: Aku diutus untuk mewartakan pembebasan kepada para tawanan dan untuk menyelamatkan orang yang tertindas.

Ant.2: Tiada wadas seperti Allah kami. Busur para perkasa di remukkanNya, tetapi para lemah diberiNya kekuatan.

Mazmur 123 (124)

Sekiranya Tuhan tidak memihak kita,*
ketika musuh bangkit melawan kita,

mereka pasti sudah menelan kita hidup-hidup,*
ketika amarahnya menyala-nyala terhadap kita.

Air pasang pasti sudah menghanyutkan kita,*
dan sungai sudah melanda kita.

Kita pasti sudah tenggelam,*
ditelan banjir yang meluap-luap.

Terpujilah Tuhan, yang tidak menyerahkan kita,*
menjadi mangsa mereka!

Kita terlepas dari mereka,*
seperti burung dari jerat penangkap.

Jerat telah putus,*
dan kitapun terlepas.

Penolong kita ialah Tuhan,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Ant.2: Tiada wadas seperti Allah kami. Busur para perkasa di remukkanNya, tetapi para lemah diberiNya kekuatan.

Ant.3: Sungguh, negeri itu mengalirkan susu dan madu, alleluya.

Mazmur 124 (125)

Orang yang percaya kepada Tuhan adalah seperti gunung Sion,*
tak tergoncangkan, teguh selama-lamanya.

Seperti gunung-gemunung mengelilingi Yerusalem,+
demikianpun Tuhan melindungi umatNya,*
sekarang dan selama-lamanya.

Orang berdosa takkan bertahan,+
menguasai tanah pusaka orang jujur,*
asal orang jujur tidak melakukan kejahatan.

Berbuatlah baik, ya Tuhan, kepada orang baik,*
dan kepada orang yang tulus hati.

Tetapi orang yang menyimpang ke jalan yang berbelit-belit,+
hendaknya dienyahkan Tuhan,*
bersama orang yang melakukan kejahatan.

Ant.3: Sungguh, negeri itu mengalirkan susu dan madu, alleluya.

Bacaan singkat (Rom 8,19.21.23)

Segala makhluk dengan rindu menantikan saat kemuliaan anak-anak Allah dinyatakan. Sebab semua makhluk masih mempunyai pengharapan akan dibebaskan dari belenggu kebinasaan, untuk memperoleh kebebasan mulia anak-anak Allah. Dan kita juga merindukan pengngkatan sebagai putera, dan pembebasan tubuh kita.

P: Engkau berseru dalam kesesakan, hai umatKu.
U: Maka Aku membebaskan dikau.

Doa Penutup

Tuhan Allah yang mahaesa, Engkau memanggil setiap orang kepada kemerdekaan dalam Kristus PuteraMu. Maka pada hari raya kemerdekaan Indonesia kami mohon kepadaMu: lindungilah tanah air kami agar tetap bebas merdeka dan aman sentosa. Anugerahkanlah kepada bangsa Indonesia kemerdekaan sejati, agar di seluruh wilayahnya berkuasa keadilan dan damai, peri kemanusiaan, kerukunan dan cinta kasih. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

Ibadat Sore

OFISI MOTIF KEMERDEKAAN INDONESIA SORE II

Madah

Tuhan yang berhati Bapa
Pencipta alam semesta
Engkaulah yang memberikan
Kurnia kemerdekaan.

Pandanglah negeri kami
Dengan kasihMu yang sakti
Agar dapat menikmati
Kemakmuran yang sejati.

Bimbinglah kami selalu
Dalam naungan damaiMu
Supaya aman sentosa
Tanah air yang tercinta.

Mulyalah Bapa dan Putra
Bersama Roh kudus pula
Pemberi kuntum merdeka
Kepada Indonesia. Amin.

Ant.1: Aku memperhatikan kesengsaraan umatKu. Maka mereka Kaubebaskan dan Kuhantar ke tanah yang mengalirkan susu dan madu.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Ant.1: Aku memperhatikan kesengsaraan umatKu. Maka mereka Kaubebaskan dan Kuhantar ke tanah yang mengalirkan susu dan madu.

Ant.2: Lihatlah, kusediakan seluruh tanah ini bagimu. Paergilah dan milikilah sebagai tanah airmu.

Mazmur 126 (127)

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,*
sia-sialah para pembangun bekerja.

Jikalau bukan Tuhan yang menjaga kota,*
sia-sialah para pengawal berjaga.

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi,+
pergi tidur larut malam,*
dan mencari nafkah dengan susah payah.

Tetapi Tuhan menganugerahkan kesejahteraan,*
kepada orang yang dicintaiNya.

Putera-putera sungguh anugerah Tuhan,*
dan buah kandungan sungguh ganjaranNya.

Seperti anak panah di tangan pahlawan,*
demikianlah putera yang diperanakkan pada masa muda.

Berbahagialah orang yang mengisi,*
tabung panahnya sampai penuh.

Ia tidak akan dipermalukan oleh musuh,*
tetapi akan menghalau mereka dari pintu gerbang.

Ant.2: Lihatlah, kusediakan seluruh tanah ini bagimu. Paergilah dan milikilah sebagai tanah airmu.

Ant.3: KerajaanKu adalah kerajaan abadi, dan kekuasaanKu bertahan turun temurun.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ant.3: KerajaanKu adalah kerajaan abadi, dan kekuasaanKu bertahan turun temurun.

Bacaan Singkat (1Ptr 1,13-14.16-17)

Demi Allah tunduklah kepada semua lembaga pemerintahan, baik kepada pemegang pucuk pimpinan negara, maupun kepada pemerintahan setempat yang bertugas menghukum orang-orang jahat dan menghormati orang-orang yang berbuat baik. Hiduplah sebagai orang merdeka. dan bukan sebagai orang yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatannya. Hiduplah sebagai hamba Allah. Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, taatilah Allah, hormatilah pemimpin negara.

Lagu Singkat

P: Berbahagialah bangsa,* Yang Allahnya Tuhan. U: Berbahagialah. P: Umat yang terpilih menjadi milikNya. U: Yang Allahnya Tuhan. P: Kemuliaan. U: Berbahagialah.

Ant.Kidung: Kalau Putera membebaskan kamu, niscaya kamu sungguh bebas, sabda Tuhan.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Kalau Putera membebaskan kamu, niscaya kamu sungguh bebas, sabda Tuhan.

Doa Permohonan

Marilah kita pada hari raya kemerdekaan Indonesia memuji Allah dengan hati gembira, mengucap syukur kepadaNya, dan berkata:
U: Terpujilah Engkau, Ya Tuhan yang mahaesa.
P: Tuhan Allah kami, Engkaulah Allah dan tiada Allah selain dikau, ya pencipta semesta alam,* dampingilah tanah air kami dan semua penduduknya, agar kami tetap mengakui Engkau sebagai dasar hidup kami.
P: Bapa yang mahamurah, Engkau telah menunjukkan cinta kasih dan peri kemanusiaanMu kepada kami dalam PuteraMu Yesus Kristus,* bantulah kami menjunjung tinggi keadilan serta perikemanusiaan yang beradab dan sopan.
P: Bapa yang mahaluhur, Engkau telah mempersatukan kami dalam Kristus, pengantara kami dihadapan hadiratMu,* bukakanlah hati kami agar tetap bersedia memperhatikan pendapat orang lain dalam permusyawaratan yang bijaksana.
P: Bapa yang mahabaik, Engkau telah memberi kami tanah air yang luas dan subur serta kekayaan alam sebagai milik kami bersama,* doronglah kami agar bekrja giat dan rajin untuk menciptakan keadilan sosial bagi setiap anggota keluarga di Indonesia.
P: Bapa yang mahamulya, Engkau tidak menciptakan maut dan tidak berkenan melihat kematian,* ingatlah saudara kami yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak azasi manusia, dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi.

Bapa kami

Doa Penutup

Tuhan Allah yang mahaesa, Engkau memanggil setiap orang kepada kemerdekaan dalam Kristus PuteraMu. Maka pada hari raya kemerdekaan Indonesia kami mohon kepadaMu: lindungilah tanah air kami agar tetap bebas merdeka dan aman sentosa. Anugerahkanlah kepada bangsa Indonesia kemerdekaan sejati, agar di seluruh wilayahnya berkuasa keadilan dan damai, peri kemanusiaan, kerukunan dan cinta kasih. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - RABU

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Ya Tuhan dan penyelamat
Sebelum beristirahat
Kami bersyukur padaMu
Atas hari yang berlalu.

Kami mohon Kauampuni
Karna sungguh menyadari
Pikiran dan perbuatan
Yang sangat kami sesalkan.

Kabulkanlah permohonan
Yang kini kami panjatkan
Ya Yesus yang berkuasa
Bersama Bapa dan RohNya. Amin.

Ant 1: Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Mazmur 30 (31),1-6

KepadaMu, ya Tuhan, aku berlindung,*
jangan sampai aku dikecewakan!

Demi kesetiaanMu selamatkanlah aku,+
condongkanlah telingaMu kepadaku,*
dan bebaskanlah aku segera!

Sudilah Engkau menjadi gunung pengsungsianku,*
dan benteng pertahananku yang kuat.

Sebab Engkaulah pelindung dan penyelamatku,*
dan demi namaMu Engkau akan membimbing dan menuntun daku.

Engkau akan melepaskan daku dari jaring,+
yang dipasang untuk menjerat aku,*
sebab Engkaulah pelindungku.

Ke dalam tanganMu kuserahkan hidupku,*
tebuslah aku, ya Tuhan Allah.

Ant 1: Sudilah Engkau menjadi gunung pengungsian dan benteng pertahananku yang kuat.

Ant.2: Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Ant.2: Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat (Ef 4,26-27)

Jangan berdosa. Janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu, dan janganlah memberi kesempatan kepada setan.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, enaklah pikulan yang Kauletakkan atas bahu para pengikutMu, dan ringanlah beban yang Kauberikan kepada orang yang lemah lembut dan rendah hati. Terimalah kiranya usaha dan niat kami pada hari ini dan berilah kami istirahat, supaya kami dapat mengabdi Engkau dengan lebih giat. Sebab Engkaulah pengantara kami sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Bunda yang berbelaskasih,
engkau melahirkan penyelamat.
Pelindung kami, kami mohon restu,
agar slamat senantiasa
berkat doamu di hadapan Yesus,
puteramu yang tercinta.
Kuatkanlah kami yang lemah
dengan iman, harapan dan kasih sejati,
ya Maria, bunda kami.

Santo-Santa

Santo Hyasintus

Pengaku Iman

Hyasintus lahir tahun 1185 di Breslan, Silesia, Jerman Timur, dari keluarga bangsawan Odrowaz. Setelah menamatkan studinya, ia ditabhiskan menjadi imam. Karya imamatnya dimulai di Katedral Krakau, Polandia. Pada umur 35 tahun, bersama adiknya Seslaus, Hyasintus menemani uskupnya dalam perjalanan ke Roma.

Kesempatan itu dipakai untuk menemui Santo Dominikus, pendiri ordo Pengkhotbah. Semangat kerasulan dan kemiskinan para biarawan ordo itu sangat mereka kagumi. Pada pertemuan itu, Hyasintus meminta Dominikus agar mengutus beberapa biarawannya untuk mewartakan Injil di Eropa Utara. Permohonan ini tidak dikabulkan karena masalah kekurangan tenaga imam. Secara tak terduga, kedua bersaudara itu meminta Dominikus agar diterima dalam Ordo Pengkhotbah. Dengan senang hati Dominikus menerima kedua bersaudara itu dalam pengakuan ordonya.

Hyasintus bersama Seslaus, meskipun sudah lama bekerja sebagai imam, bersedia menjalani lagi masa novisiat untuk melatih diri dan membentuk diri mengikuti semangat Ordo Pengkhotbah dan semua keutamaan Kristen yang diperjuangkan ordo itu. Setelah mereka mengikrarkan kaul-kaul kebiaraan, Hyasintus dan Seslaus diutus ke Eropa Utara sebagai misionaris Dominikan pertama di wilayah itu.

Sebagai perintis Ordo Pengkhotbah di Eropa Utara, kedua bersaudara itu mengalami banyak hambatan dalam karyanya. Namun Tuhan senantiasa menyertai mereka dengan banyak karunia mukzijat. Mula-mula Hyasintus menjelajahi seluruh wilayah Polandia untuk mewartakan Injil. Ia berhasil mentobatkan banyak orang di semua kota. Selanjutnya ia berkotbah di wilayah-wilayah Jerman, Denmark, Swedia, Austria, dan Rusia sampai ke Laut Hitam. Kehidupannya yang sederhana dan suci menjadi pendukung kuat bagi khotbah-khotbahnya dan hal ini berhasil menarik minat banyak pemuda.

Pemuda-pemuda dengan rela meneladani Hyasintus dibina untuk menjadi imam-imam Dominikan. Untuk itu Hyasintus mendirikan banyak biara Dominikan di berbagai tempat sebagai pusat pendidikan bagi semua muda yang mau menjadi imam dalam Ordo Dominikan.

Dikatakan bahwa Hyasintus sepanjang hidupnya (72 tahun) tidak pernah mengalami sakit, termasuk penyakit ketuaan dan semua penderitaan lain yang disebabkan oleh usia yang sudah lanjut. Ia akhirnya gugur sebagai seorang ksatria Kristus yang memberi kesaksian iman secara luar biasa. Pada tanggal 14 Agustus 1257, ia jatuh sakit dan meninggal pada tanggal 15 Agustus 1257, tepat pada pesta Maria diangkat ke Surga.