Jumat, 9 September 2033
Jumat XXIII Masa Biasa
Bacaan Misa
Bacaan Pertama 1 Timotius 1:1-2,12-14
Dari Paulus, rasul Kristus Yesus menurut perintah Allah, Juruselamat kita, dan Kristus Yesus, dasar pengharapan kita, kepada Timotius, anakku yang sah di dalam iman: kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai engkau. Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku-- aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus.
Mazmur Tanggapan Mazmur 16:1-2,5,7-8,11
Bacaan Injil Lukas 6:39-42
Yesus mengatakan pula suatu perumpamaan kepada mereka: "Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang? Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya. Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
Invitatorium
JUMAT III PAGI
Pembukaan
Ant. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya.
Ibadat Bacaan
MADAH
PSALMODI
Ant. 1 Tuhan, janganlah menghukum aku dalam murka-Mu.
Mazmur 38
Seorang pendosa dalam bahaya besar berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah
Semua sahabat-Nya berdiri dari jauh (Lukas 23:49).
Ant. Tuhan, janganlah menghukum aku dalam murka-Mu.
Ant. 2 Tuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku.
Ant. Tuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku.
Ant. 3 Aku mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; janganlah meninggalkan aku, sebab Engkau adalah penyelamatku.
Ant. Aku mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; janganlah meninggalkan aku, sebab Engkau adalah penyelamatku.
BACAAN
RESPONSORIUM Yeremia 31:6; Yesaya 2:5
RESPONSORIUM Matius 5:1-3; Yesaya 66:2
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.
Mazmur 50 (51)
Ant.1: Terhadap Engkaulah aku berdosa, ya Tuhan, kasihanilah aku.
Ant.2: Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.
Yer 14,17-21
Ant.2: Ya Tuhan, kami tahu bahwa kami orang berdosa.
Ant.3: Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.
Mazmur 99 (100)
Ant.3: Tuhan itu Allah, kita umatNya, domba penggembalaanNya.
Bacaan Singkat (2Kor 12,9b-10)
Lagu Singkat
Ant.Kidung: Tuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Tuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
JUMAT III SIANG
Madah
Ant.1: Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.
Mazmur 21 (22) I
Ant.1: Ia dihina dan disalibkan orang, manusia penuh sengsara, yang tahu apa artinya menderita.
Ant.2: Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.
Mazmur 21 (22) II
Ant.2: Mereka membagi-bagi pakaian Yesus di antara mereka dan membuang undi atas jubahNya.
Ant.3: Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.
Mazmur 21 (22) III
Ant.3: Seluruh keluarga bangsa-bangsa akan bersembah sujud di hadapan Tuhan.
Bacaan singkat (Rom 1,16b-17)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
JUMAT III SORE
Madah
Ant.1: Tuhan itu agung melebihi segala dewata.
Mazmur 134 (135) - I
Ant.1: Tuhan itu agung melebihi segala dewata.
Ant.2: Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi namaNya yang indah.
Mazmur 134 (135) - II
Ant.2: Hai kaum Israel, pujilah Tuhan, bermazmurlah bagi namaNya yang indah.
Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.
Why 15,3-4
Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.
Bacaan Singkat (Yak 1,2-4)
Ant.Kidung: Tuhan telah menyambut kita, hamba-hambaNya, demi kasih sayangNya yang besar.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Tuhan telah menyambut kita, hamba-hambaNya, demi kasih sayangNya yang besar.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - JUMAT
Doa Tobat
Madah
Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 87 (88)
Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat (Yer 14,9)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santo Petrus Klever
Pengaku Iman
Imam Yesuit dari Spanyol ini lahir di Verdu, Katalonia pada tahun 1581. Selama 40 tahun ia berkarya sebagai misionaris di antara pada budak belian Negro di Kartagena, Kolumbia. Semasa mudanya, ia belajar di Universitas Barcelona. Disini ia berkenalan dengan imam - imam Serikat Yesus dan mulai tertarik dengan cara hidup mereka. Setelah menyelesaikan studinya di Barcelona, ia masuk novisiat Serikat Yesus di Tarragona pada tahun 1601. Dari sana ia dikirim pembesarnya ke kolose Montesione di Palma Mayorca. Di kolose ini ia bertemu dan bersahabat dengan bruder Alphonsus Rodriquez, penjaga pintu kolose. Bruder inilah yang membimbing dia tentang cara hidup penyangkalan dan penyerahan diri semata - mata kepada Tuhan. Alphonsus jugalah yang mendorong dan menyemangati dia untuk menjadi rasul bagi para budak Negro di Amerika Selatan.
Pada tahun 1610 selagi masih belajar di Seminari, atas permintaannya sendiri Petrus Klever dikirim ke Kartagena, Kolumbia, pantai Utara Amerika Selatan. Kartagena adalah kota pelabuhan yang sangat ramai dan merupakan pintu gerbang masuknya para budak Negro yang didatangkan dari Afrika. Dikota inilah Petrus mengabdikan seluruh hidupnya demi keselamatan para budak Negro yang malang itu.
Di kota Kartagena, Petrus ditabhiskan menjadi imam pada tahun 1616, disusul kemudian dengan pengikraran kaul kekalnya. Ketika mengucapkan kaul kekalnya, ia menambahkan sebagai kaul keempat suatu janji untuk bekerja semata - mata bagi orang - orang Negro yang dipekerjakan di tambang - tambang emas Kartagena. Dia minta dengan sangat agar tidak dipindahkan ke tempat lain. Sejak saat itu Petrus menjadi โbudak para budakโ demi keselamatan mereka. Petrus mengabdikan dirinya baik di bidang perawatan kesehatan jasmani maupun jiwanya.
Ia mewartakan Injil dan mengajar mereka tetang kasih Kristus. Dalam 40 tahun karyanya, ia berhasil mempermandikan 300.000, tidak hanya orang - orang Negro tetapi juga para pelaut, pedagang dan para pemimpin - pemimpin kota itu.
Bagi orang - orang yang sakit dan miskin, ia menyediakan obat - obat, makanan dan pakaian. Banyak mukzijat dilakukannya terutama untuk menyembuhkan orang - orang sakit. Mantelnya yang dikenakannya pada sisakit selalu menyemburkan bau harum semerbak dan dapat menyembuhkan mereka.
Tuhan menyertai dan memberkati Petrus dan karyanya. Kesuciannya lambat laun diketahui seluruh penduduk kota. Para pemimpin masyarakat yang semula tidak senang padanya karena usahanya membela para budak itu, mulai tertarik dan mengaguminya. Petrus kemudian jatuh sakit keras selama 4 tahun dan akhirnya meninggal dunia pada tanggal 8 September 1654, tepat dengan pesta kelahiran Santa Perawan Maria. Para pemimpin kota memerintahkan agar Petrus Klaver dimakamkan secara meriah atas biaya mereka sendiri.Oleh Paus Leo XIII, Klaver dinyatakan sebagai kudus pada tahun 1888, dan diangkat sebagai pelindung karya misi ditengah dunia Negro.