Sabtu, 18 Maret 2034
Hari Raya Kabar Sukacita (Annunsiasi)
Hari RayaBacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Bacaan Pertama Yesaya 7:10-14;8:10
TUHAN melanjutkan firman-Nya kepada Ahas, kata-Nya: "Mintalah suatu pertanda dari TUHAN, Allahmu, biarlah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah atau sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas." Tetapi Ahas menjawab: "Aku tidak mau meminta, aku tidak mau mencobai TUHAN." Lalu berkatalah nabi Yesaya: "Baiklah dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga? Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. Buatlah rancangan, tetapi akan gagal juga; ambillah keputusan, tetapi tidak terlaksana juga, sebab Allah menyertai kami!
Mazmur Tanggapan Mazmur 40:7-11
Bacaan Kedua Ibrani 10:4-10
Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa. Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki--tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku--. Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan. Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku." Di atas Ia berkata: "Korban dan persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan kepadanya" --meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat--. Dan kemudian kata-Nya: "Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu." Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua. Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.
Bacaan Injil Lukas 1:26-38
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
Invitatorium
SABTU III PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Ibadat Bacaan
MADAH
Ave Maria, gratia plena
PSALMODI
Ant. 1 Marilah kita memuji Tuhan karena belas kasihan-Nya dan karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib bagi manusia.
Mazmur 107
Syukur atas pembebasan
Inilah pesan Allah kepada bani Israel; kabar baik tentang damai sejahtera yang diwartakan melalui Yesus Kristus (Kis. 10:36).
Ant. Marilah kita memuji Tuhan karena belas kasihan-Nya dan karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib bagi manusia.
Ant. 2 Manusia telah melihat perbuatan-perbuatan Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Ia lakukan.
Ant. Manusia telah melihat perbuatan-perbuatan Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Ia lakukan.
Ant. 3 Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.
Ant. Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.
BACAAN
RESPONSORIUM 1 Kor. 10:1, 2; Kel. 40:32, 33, 34
RESPONSORIUM Matius 25:35, 40; Yohanes 15:12
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
SABTU IV SIANG
Madah
Antifon 1
Antifon 1
Antifon 2
Mazmur 44 (45)
Antifon 2
Antifon 3
Antifon 3
Bacaan Singkat (Mengapa 3 : 19-20)
Ant.Kidung: Pegawai pajak itu berdiri jauh-jauh. Bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan menepuk dada dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Pegawai pajak itu berdiri jauh-jauh. Bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan menepuk dada dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
SABTU IV SIANG
Madah
Antifon 1
Antifon 1
Antifon 2
Mazmur 44 (45)
Antifon 2
Antifon 3
Mazmur (lanjutan)
Antifon 3
Bacaan Singkat (Mengapa 3 : 19-20)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
SENIN II SORE
Madah
Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan, Alleluya.
Mazmur 44 (45) I
Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan, Alleluya.
Ant.2: Berbahagialah orang yang diundang kepada perjamuan Anak domba, Alleluya.
Mazmur 44 (45) II
Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.
Ant.2: Berbahagialah orang yang diundang kepada perjamuan Anak domba, Alleluya.
Ant.3: Dari kelimpahan Kristus kami semua menerima rahmat demi rahmat, Alleluya.
Ant.3: Dari kelimpahan Kristus kami semua menerima rahmat demi rahmat, Alleluya.
Bacaan singkat (Ibr 8:1b-3a)
Ant.Kidung: Yang dilahirkan dari daging adalah daging. Yang dilahirkan dari Roh adalah Roh, Alleluya.
Kidung Maria (Luk 1 : 46-55)
Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Ant.Kidung: Yang dilahirkan dari daging adalah daging. Yang dilahirkan dari Roh adalah Roh, Alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - MINGGU I
Doa Tobat
Madah
Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Mazmur 4
Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.
Mazmur 133 (134)
Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.
Bacaan singkat (Ul 6,4-7)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santo Anselmus dari Lucca
Uskup
Anselmus lahir di Mantua, Italia pada tahun 1036.Kisah masa mudanya tidak banyak diketahui. Masa tuanya seluruhnya diabdikan pada kepentingan perkembangan gereja dan penyebaran iman. Anselmus yang dikenal sebagai keponakan Paus Alexander II (1061- 1073) ini menjadi pembantu terdekat Paus Gregorius VII (1073- 1085) dalam kampanye penyelesaian semua masalah dan keonaran di kalangan imam- imam.
Pada tahun 1073, Paus Gregorius VII menunjuk dia sebagai Uskup dioses Lucca. Ia ditabhiskan oleh Paus Gregrorius VII pada tanggal 23 Oktober 1074. Dalam kepemimpinannya Anselmus berusaha mengatur tata tertib hidup para imam di keuskupannya. Usahanya tidak disambut baik oleh para imam, karena aturan- aturan ciptaannya dirasa terlalu keras. Karena itu, Anselmus meninggalkan istananya dan pergi ke istana Matilda, seorang pangeran Wanita dari Ruscany di Cannosa, Italia. Selama berada disana, Anselmus menjadi pembimbing rohani dan penasehat politik bagi Matilda.
Karena pengetahuannya yang luas dan mendalam tentang hukum Kanonik, Sri Paus Gregorius VII menugaskan Anselmus menyusun sebuah risalat guna melawan praktek pentabhisan kaum awam, dan mengumpulkan kanon- kanon tempo dulu yang menghukum praktek ini serta praktek- praktek lainnya yang tidak sah. Risalah Anselmus itu sangat mendukung kedudukan Gregorius VII dalam masyarakat.
Santo Salvator OFM
Pengaku Iman
Salvator hidup antara tahun 1530- 1567. Bruder ini menjalani matiraga keras dan bersikap rendah hati. Ia dikarunia kemampuan menyembuhkan orang sakit. Karena tamu yang datang berbondong- bondong itu mengganggu hidup biara, maka ia sering disuruh ganti tempat.
Santo Syrillus dari Yerusalem
Uskup dan Pengaku Iman
Syrillus lahir di Yerusalem kira- kira pada tahun 315 dan meninggal disana pada tanggal 8 Maret 386. Ia ditabhiskan menjadi imam oleh Santo Maksimus, Uskup Yerusalem. Ia juga diangkat sebagai katekis khusus untuk para calon permandian (Katekumen). Untuk membantu imam- imam dan katekis lainnya, ia menulis sebuah buku pelajaran agama. Buku Katekismus ini merupakan buku pelajaran agama pertama yang secara ringkas menguraikan credo Para Rasul dan Sakramen- sakramen.
Sesudah menerangkan tentang sifat- sifat Allah yang MahaEsa, Syrillus menulis: Pengetahuan terbesar mengenai Allah adalah mengakui cinta kasih Nya dengan iman dan mengenal kebenaran Nya. Penjelasannya tentang Ekaristi Kudus tegas dan terang. Ia menulis: oleh karena Kristus sendiri telah memberkati roti persembahan sambil berkata ˜Inilah Tubuh Ku, siapakah yang berani bersangsi terhadap kebenaran ini? Dan setelah mengucap berkat atas roti, Ia mengambil anggur, memberkatinya sambil berkata Inilah Darah Ku siapa lagi yang masih bersangsi terhadap kebenaran ini dengan berkata ini bukanlah Darah Nya?
Sepeninggal Uskup Maksimus, Syrillus terpilih sebagai Uskup Yerusalem pada tahun 350. Awal karyanya sebagai Uskup di Yerusalem pada tahun 350. Awal karyanya dimulai dengan suatu penampakan ajaib di langit: sebuah salib besar tampak di langit dengan cahaya yang berkilau- kilauan meliputi puncak Kalvari hingga taman zaitun. Penampakan ini menandakan penderitaan yang akan dialaminya sebagai seorang Uskup.
Seperti Uskup- uskup lainnya pada masa itu, Syrillus juga beberapa kali dikejar dan diusir dari wilayah keuskupannya karena perlawanannya terhadap ajaran sesat Arianisme. Ia baru mulai memimpin gereja Yerusalem dengan tenang hingga kematiannya pada tahun 386 setelah kematian Kaisar Valentinus.