Sabtu, 3 Maret 2035
Sabtu III Prapaskah
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Hosea 6:1-6
"Mari, kita akan berbalik kepada TUHAN, sebab Dialah yang telah menerkam dan yang akan menyembuhkan kita, yang telah memukul dan yang akan membalut kita. Ia akan menghidupkan kita sesudah dua hari, pada hari yang ketiga Ia akan membangkitkan kita, dan kita akan hidup di hadapan-Nya. Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi." Apakah yang akan Kulakukan kepadamu, hai Efraim? Apakah yang akan Kulakukan kepadamu, hai Yehuda? Kasih setiamu seperti kabut pagi, dan seperti embun yang hilang pagi-pagi benar. Sebab itu Aku telah meremukkan mereka dengan perantaraan nabi-nabi, Aku telah membunuh mereka dengan perkataan mulut-Ku, dan hukum-Ku keluar seperti terang. Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran.
Mazmur Tanggapan Mazmur 51:3-4,18-21
Bacaan Injil Lukas 18:9-14
Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai. Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."
Invitatorium
SABTU III PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.
Ibadat Bacaan
MADAH
Ave Maria, gratia plena
PSALMODI
Ant. 1 Marilah kita memuji Tuhan karena belas kasihan-Nya dan karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib bagi manusia.
Mazmur 107
Syukur atas pembebasan
Inilah pesan Allah kepada bani Israel; kabar baik tentang damai sejahtera yang diwartakan melalui Yesus Kristus (Kis. 10:36).
Ant. Marilah kita memuji Tuhan karena belas kasihan-Nya dan karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib bagi manusia.
Ant. 2 Manusia telah melihat perbuatan-perbuatan Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Ia lakukan.
Ant. Manusia telah melihat perbuatan-perbuatan Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Ia lakukan.
Ant. 3 Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.
Ant. Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya.
BACAAN
RESPONSORIUM 1 Kor. 10:1, 2; Kel. 40:32, 33, 34
RESPONSORIUM Matius 25:35, 40; Yohanes 15:12
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
MADAH
Ant.1: Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.
Mazmur 118,145-152
Ant.1: Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.
Ant.2: Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.
Kebij 9,1-12
Ant.2: Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.
Ant.3 Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.
Mazmur 116 (117)
Ant.3: Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.
Bacaan Singkat: (Yes 1,16-18)
Ant.Kidung: Pegawai pajak itu berdiri jauh-jauh. Bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan menepuk dada dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Pegawai pajak itu berdiri jauh-jauh. Bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan menepuk dada dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup:
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
SABTU III SIANG
Madah
Ant.1: Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.
Mazmur 118 (119), 121-128
Ant.1: Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.
Ant.2: Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.
Mazmur 33 I
Ant.2: Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.
Ant.3: Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.
Mazmur 33 II
Ant.3: Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.
Bacaan Singkat: (Why 3,19-20)
Doa Penutup:
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
MINGGU IV SORE I
MADAH
Ant.1: Kristus ditetapkan Allah untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
Mazmur 121 (122)
Ant.1: Kristus ditetapkan Allah untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
Ant.2: Bangunlah, engkau yang tidur, bangkitlah dari kematianmu; dan Kristus akan menyinari engkau.
Mazmur 129 (130)
Ant.2: Bangunlah, engkau yang tidur, bangkitlah dari kematianmu; dan Kristus akan menyinari engkau.
Ant.3: Demi cintaNya yang amat besar, Allah telah mengasihi kita dengan kerahiman yang berlimpah. Kita yang sudah mati karena dosa telah dihidupkan Allah bersama Kristus.
Flp 2,6-11
Ant.3: Demi cintaNya yang amat besar, Allah telah mengasihi kita dengan kerahiman yang berlimpah. Kita yang sudah mati karena dosa telah dihidupkan Allah bersama Kristus.
Bacaan Singkat: (2Kor 6,1-4a)
Ant.Kidung: Demikian besarlah kasih Allah kepada dunia, hingga Ia menyerahkan PuteraNya yang tunggal, supaya setiap orang, yang percaya kepadaNya, tidak mati, melainkan hidup selama-lamanya.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Demikian besarlah kasih Allah kepada dunia, hingga Ia menyerahkan PuteraNya yang tunggal, supaya setiap orang, yang percaya kepadaNya, tidak mati, melainkan hidup selama-lamanya.
Doa Permohonan:
Bapa Kami
Doa Penutup:
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - MINGGU I
Doa Tobat
Madah
Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Mazmur 4
Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.
Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.
Mazmur 133 (134)
Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.
Bacaan singkat (Ul 6,4-7)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santa Kunigunde
Pengaku Iman
Permaisuri Kaisar Heindrich II dari Jerman ini lahir pada tahun 980. Atas restu dan bantuan suaminya, ia mendirikan sebuah biara bagi suster-suster Benediktin di Kaufungen, Jerman. Bersama dengan suaminya juga, Kunigunde membangun Katedral besar di Bamberg. Setelah kematian Heindrich II pada tahun 1024, Kunigunde menjadi seorang suster biasa yang melayani Gereja di Kaufungen.
Diceritakan bahwa pada suatu hari ia menampar Abbas biara Kaufungen yang adalah keponakan sendiri karena enak-enak makan seaktu suster-suster lain sedang berdoa. Tamparan jarinya selamanya membekas pada pipi Abbas itu. Kunigunde menjadi tokoh religius teladan dalam pekerjaan-pekerjaan kasar di rumah dan perawatan orang sakit. Ia dihormati sebagai santa pelindung anak-anak yang sakit keras. Kunigunde meninggal dunia pada tanggal 3 Maret 1033. Pestanya dirayakan juga pada tanggal 13 Juli.
Santo Marinus
Martir
Untuk memimpin sebuah pasukan tentara Romawi sebanyak 100 orang sangatlah dibutuhkan seorang komandan pasukan (senturio) yang tangkas dan bijaksana. Lebih-lebih karena pasukan ini akan ditugaskan di kota Sasarea, Palestina yang selalu bergolak.
Marinus terpilih untuk menjabat sebagai Senturio. Ketika upacara pelantikan di selenggarakan, tampillah seorang prajurit kafir yang menentang pengangkatan Marinus sebagai Senturio. Menurut dia, pengangkatan Marinus tidak sesuai dengan ketetapan Kaisar karena Marinus beragama Kristen. Sebaliknya, prajurit kafir itu menawarkan diri untuk menjabat sebagai Senturio. Protes prajurit kafir ini diajukan ke hadapan pengadilan untuk di protes. Marinus pun dipanggil menghadap pengadilan. Dia dipaksa dengan kekerasan agar meninggalkan imannya.
Tetapi Marinus yang kokoh imannya itu tidak bersedia meninggalkan imannya. Ia lebih bersedia mati karena Kristus daripada menjadi kafir. Ketegasannya ini mengakibatkan kematiannya sebagai seorang martir pada tahun 262.
Santo Nikolo d"Albergati
Pengaku Iman
Nikolo hidup pada tahun 1375-1443. Ia pernah menjadi rahib dalam Ordo Kartusian. Kemudian ia diangkat menjadi Kardinal dan duta kePausan untuk mengadakan perdamaian dengan raja Jerman dan Prancis. Ia dengan gigih membela hak Paus dalam konsili dan memberikan sumbangan besar untuk memajukan Ilmu Pengetahuan.