Jumat, 6 April 2035
Jumat II Paskah
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 5:34-42
Tetapi seorang Farisi dalam Mahkamah Agama itu, yang bernama Gamaliel, seorang ahli Taurat yang sangat dihormati seluruh orang banyak, bangkit dan meminta, supaya orang-orang itu disuruh keluar sebentar. Sesudah itu ia berkata kepada sidang: "Hai orang-orang Israel, pertimbangkanlah baik-baik, apa yang hendak kamu perbuat terhadap orang-orang ini! Sebab dahulu telah muncul si Teudas, yang mengaku dirinya seorang istimewa dan ia mempunyai kira-kira empat ratus orang pengikut; tetapi ia dibunuh dan cerai-berailah seluruh pengikutnya dan lenyap. Sesudah dia, pada waktu pendaftaran penduduk, muncullah si Yudas, seorang Galilea. Ia menyeret banyak orang dalam pemberontakannya, tetapi ia juga tewas dan cerai-berailah seluruh pengikutnya. Karena itu aku berkata kepadamu: Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap, tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah." Nasihat itu diterima. Mereka memanggil rasul-rasul itu, lalu menyesah mereka dan melarang mereka mengajar dalam nama Yesus. Sesudah itu mereka dilepaskan. Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus. Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Allah dan di rumah-rumah orang dan memberitakan Injil tentang Yesus yang adalah Mesias.
Mazmur Tanggapan Mazmur 27:1,4,13-14
Bacaan Injil Yohanes 6:1-15
Sesudah itu Yesus berangkat ke seberang danau Galilea, yaitu danau Tiberias. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka melihat mujizat-mujizat penyembuhan, yang diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit. Dan Yesus naik ke atas gunung dan duduk di situ dengan murid-murid-Nya. Dan Paskah, hari raya orang Yahudi, sudah dekat. Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?" Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya. Jawab Filipus kepada-Nya: "Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja." Seorang dari murid-murid-Nya, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus, berkata kepada-Nya: "Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?" Kata Yesus: "Suruhlah orang-orang itu duduk." Adapun di tempat itu banyak rumput. Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu laki-laki banyaknya. Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki. Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang." Maka merekapun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul penuh dengan potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih setelah orang makan. Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: "Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia." Karena Yesus tahu, bahwa mereka hendak datang dan hendak membawa Dia dengan paksa untuk menjadikan Dia raja, Ia menyingkir pula ke gunung, seorang diri.
Invitatorium
JUMAT II PAGI
Pembukaan
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
Ibadat Bacaan
MADAH
PSALMODI
Ant. 1 Tuhan, dalam murka-Mu, jangan menghukum aku, alleluya.
Mazmur 38
Seorang pendosa dalam bahaya besar berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah
Semua sahabat-Nya berdiri dari kejauhan (Lukas 23:49).
Ant. Tuhan, dalam murka-Mu, jangan menghukum aku, alleluya.
Ant. 2 Tuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku, alleluya.
Ant. Tuhan, Engkau mengetahui segala kerinduanku, alleluya.
Ant. 3 Aku mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; jangan tinggalkan aku, sebab Engkaulah penyelamatku, alleluya.
Ant. Aku mengakui kesalahanku kepada-Mu, Tuhan; jangan tinggalkan aku, sebab Engkaulah penyelamatku, alleluya.
BACAAN
RESPONSORIUM Wahyu 4:8; Yesaya 6:3
RESPONSORIUM
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Percayalah, hai anakKu, dosamu sudah diampuni, alleluya.
Mazmur 50 (51)
Ant.1: Percayalah, hai anakKu, dosamu sudah diampuni, alleluya.
Ant.2: Engkau maju untuk membebaskan umatMu, ya Tuhan, Engkau menolong raja yang Kauurapi, alleluya.
Hab 3,2-4.13a.15-19
Ant.2: Engkau maju untuk membebaskan umatMu, ya Tuhan, Engkau menolong raja yang Kauurapi, alleluya.
Ant.3: Pujilah Allahmu, hai Sion, sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu, alleluya.
Mazmur 147 (147B)
Ant.3: Pujilah Allahmu, hai Sion, sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu, alleluya.
Bacaan singkat: (Kis 5,39-32)
Ant.Kidung: Yesus mengambil roti, mengucapkan doa syukur dan membagi-bagikannya kepada semua orang yang hadir, alleluya.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Yesus mengambil roti, mengucapkan doa syukur dan membagi-bagikannya kepada semua orang yang hadir, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
JUMAT II SIANG
Madah
Ant.1: Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu, alleluya.
Mazmur 118 (119),73-80
Ant.1: Semoga kasih setiaMu menghibur aku sesuai dengan janjiMu, alleluya.
Ant.2: Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku, alleluya.
Mazmur 58 (59),2-6a.9-11.17-18
Ant.2: Lindungilah aku terhadap serangan lawan, ya Allahku, alleluya.
Ant.3: Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga, alleluya.
Mazmur 59 (60)
Ant.3: Berbahagialah orang yang dihajar Allah, sebab sungguhpun Allah melukai, namun Ia menyembuhkan juga, alleluya.
Bacaan singkat: (Gal 3,27-28)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
JUMAT II SORE
Madah
Ant.1: Tuhan membebaskan jiwaku dari kesesakan maut, alleluya.
Ant.1: Tuhan membebaskan jiwaku dari kesesakan maut, alleluya.
Ant.2: Tuhan melindungi umatNya bagaikan biji mata, alleluya.
Mazmur 120 (121)
Ant.2: Tuhan melindungi umatNya bagaikan biji mata, alleluya.
Ant.3: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, Dialah keselamatanku, alleluya.
Why 15,3-4
Ant.3: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, Dialah keselamatanku, alleluya.
Bacaan singkat: (Ibr 5,8-10)
Ant.Kidung: Yesus wafat di salib dan menghancurkan neraka. Dengan kekuasaan agung Ia bangkit pada hari ketiga, alleluya.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Yesus wafat di salib dan menghancurkan neraka. Dengan kekuasaan agung Ia bangkit pada hari ketiga, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - JUMAT
Doa Tobat
Madah
Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Mazmur 87 (88)
Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.
Bacaan singkat (Yer 14,9)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santa Kresensia Hoess
Pengaku Iman
Kresensia hidup antara tahun 1682-1744. Gadis miskin ini diterima oleh biara, karena desakan walikota Kaufbeuren, Jerman yang protestan. Pembesarnya sangat jengkel, kejam dan tidak adik terhadap suster muda ini, walaupun Kresensia sangat sabar dan taat. Ia menerima banyak rahmat khusus sesudah menjalani aneka godaan. Ketika menjadi pembesar, ia memperbaharui seluruh biara.
Santo Notker "Penggagap"
Pengaku Iman
Orang Kudus ini disebut "Penggagap" karena tidak mampu berucap dengan jelas dan lancar. Meskipun hampir tidak mampu mengucapkan kata-kata dengan jelas, namun dia adalah murid terpandai di biara St. Gallen, Swiss. Banyak orang termasuk teman-teman kelasnya mengejek dia karena kekurangannya itu. Namun ia tidak merasa terhina sebaliknya hal itu menjadi cambuk baginya untuk memusatkan perhatiannya pada belajar dan membantu orang sakit. Notker yang tekun berdoa ini sanggup menyanyi dengan bagus sehingga menjadi guru dirigen koral yang termasyur. Ia menggubah berbagai syair dan lagu gerejani yang indah, misalnya "Media vita in morte sumusรขโฌยฆ" Notker meninggal dunia pada tahun 912.
Santo Selestinus
Paus dan Pengaku Iman
Selestinus dipilih menjadi Paus pada tahun 422 dan memimpin Gereja Kristus selama 10 tahun. Penganiayaan terhadap orang-orang Kristen tidak membawa akibat yang fatal. Gereja bisa dikatakan menang terhadap penganiayaan itu. Meskipun demikian, di dalam tubuh Gereja sendiri terjadi perpecahan karena adanya ajaran sesat dari Nestrorius yang mengajarkan bahwa Maria bukanlah Bunda Allah.
Untuk mempertahankan ajaran gereja yang benar tentang Maria, Selestinus mengundang Konsili di Efesus untuk mengutuk ajaran sesat Nestorius itu. Gereja tetap mengakui Maria sebagai Bunda Allah karena Yesus yang dikandung dan dilahirkan adalah sungguh Putera Allah. Ajaran sesat lain yang tersebar saat itu ialah keraguan tentang perlunya rahmat untuk mencapai keselamatan. Ajaran-ajaran sesat ini dikecam oleh Selestianus bersama pimpinan Gereja lainnya. Selestianus meninggal dunia pada tanggal 432.