Minggu, 6 Juli 2036
Minggu XIV Masa Biasa
Bacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Bacaan Pertama Yehezkiel 2:2-5
Sementara Ia berbicara dengan aku, kembalilah rohku ke dalam aku dan ditegakkannyalah aku. Kemudian aku mendengar Dia yang berbicara dengan aku. Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, Aku mengutus engkau kepada orang Israel, kepada bangsa pemberontak yang telah memberontak melawan Aku. Mereka dan nenek moyang mereka telah mendurhaka terhadap Aku sampai hari ini juga. Kepada keturunan inilah, yang keras kepala dan tegar hati, Aku mengutus engkau dan harus kaukatakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH. Dan baik mereka mendengarkan atau tidak--sebab mereka adalah kaum pemberontak--mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka.
Mazmur Tanggapan Mazmur 123:1-4
Bacaan Kedua 2 Korintus 12:7-10
Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri. Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.
Bacaan Injil Markus 6:1-6
Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia. Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya." Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka.(6-6b) Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar.
Invitatorium
MINGGU II PAGI
Pembukaan
Ant. Datanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Datanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Biasa
MADAH
1. Allah Bapa, pujian dan kemuliaan
PSALMODI
Ant. 1 Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.
Mazmur 1
Ada dua jalan yang dapat ditempuh manusia
yang tidak mengikuti nasihat orang fasik;
Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.
Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.
Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.
Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.
Ant. 2 Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
Mazmur 2
Mesias, raja dan penakluk
Para penguasa bumi bersatu untuk menggulingkan Yesus, Putra-Mu yang terurapi (Kisah Para Rasul 4:27).
Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.
Ant. 3 Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.
Mazmur 3
Aku aman dalam pemeliharaan Tuhan
Betapa banyak yang bangkit melawan aku!
Ant. Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.
Ant. Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.
Ant. Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.
Ant. Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.
Ant. Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.
BACAAN
RESPONSORIUM Lihat 1 Tawarikh 10:13, 14
RESPONSORIUM
2 Timotius 1:10; Yohanes 1:16; Kolose 1:16-17
TE DEUM
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.
Mazmur 117 (118)
Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.
Ant.2: Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.
Dan 3,52-57
(Kemuliaan tidak diucapkan)
Ant.2: Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.
Ant.3: Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.
Mazmur 150
Ant.3: Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.
Bacaan Singkat (Yeh 36,25-27)
Lagu Singkat
Ant.Kidung (Mi II): Para murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Para murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
MINGGU II SIANG
Madah
Ant.1: Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Mazmur 22 (23)
Ant.1: Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.
Ant.2: Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Mazmur 75 (76)
Ant.2: Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.
Ant.3: Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Ant.3: Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.
Bacaan singkat (Rom 8,26)
Madah
Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Bacaan singkat (2Tes 2,13-14)
Ant.Kidung (Mi II): Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
MINGGU II SORE II
Madah
Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.
Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.
Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.
Bacaan singkat (2Tes 2,13-14)
Ant.Kidung (Mi II): Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - MINGGU II
Doa Tobat
Madah
Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat (Why 22,4-5)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santa Godeliva
Pengaku Iman
Godeliva lahir pada tahun 1045. Beberapa bulan setelah pernikahan, ia ditinggal pergi oleh suaminya. Kemudian ia diperlakukan dengan kasar dan kejam oleh mertuanya. Karena didesak oleh ayah Godeliva dan uskup setempat, maka suaminya pura-pura rujuk kembali dengannya. Godelive kemudian dibunuh oleh pembunuh-pembunuh bayaran suaminya pada tahun 1070.
Santa Maria Goretti
Perawan dan Martir
Marietta, demikian nama panggilan Maria Goretti, lahir di Corinaldo, Italia pada tanggal 16 Oktober 1890. Kedua orang-tuanya, Luigi Goretti dan Assunta Carlini, adalah petani miskin di desa Corinaldo. Mereka miskin secara lahiriah tetapi kaya secara rohani karena mereka sesungguhnya orang beriman yang mempercayakan seluruh hidupnya kepada Tuhan. Sepeninggal Luigi Goretti kesulitan hidup mereka semakin bertambah parah. Ibunya Assunta Carlini bersama kelima anaknya terpaksa berpindah-pindah tempat untuk mendapatkan lapangan kerja buat menyambung hidup. Akhirnya mereka menetap di Nettuno, sebuah kawasan penuh rawa-rawa sebagai petani penyewa tanah. Maria Goretti dengan rajin membantu ibunya bekerja di kebun dan merawat adik-adiknya.
Meskipun kesulitan hidup terus melilit mereka, namun semangat iman mereka tidak luntur. Maria Goretti tetap bersemangat mengikuti pelajaran agama menyongsong pesta Komuni pertama. Ia rindu sekali secepatnya menyambut Tubuh dan Darah Kristus, meskipun untuk itu ia harus berjalan kaki ke kota untuk mengikuti pelajaran agama. Ia terus berusaha menata hidupnya dengan doa dan kerja serta berusaha sekuat tenaga agar tidak jatuh dalam dosa. Kepada ibunya ia mencetuskan kata-kata iman berikut: "Lebih baik mati seribu kali daripada berbuat dosa satu kali." Ia tidak rela menghina Yesus yang dicintainya dengan berbuat dosa.
Ujian hidup terhadap kesucian hatinya demikian cepat datang. Adapun Alessandro, pemuda tetangga yang bekerja pada mereka sebagai pembantu untuk pekerjaan-pekerjaan kasar, menaruh hati pada Marietta. Telah berkali-kali ia membujuk Marietta untuk berbuat serong. Oleh karena nafsu birahi terus menguasai dirinya, ia tetap mencari kesempatan untuk merenggut kesucian Marietta. Kesempatan itu akhirnya tiba tatkala Marietta sendirian di rumah menjaga adiknya yang sakit, sedang ibunya berada di kebun. Alessandro, yang sedang bekerja di kebun, tahu Marietta sendirian di rumah. Dengan dalih hendak beristirahat di rumah karena letih, ia segera pulang ke rumah. Dalam hatinya ia telah bertekad bulat: berhasil atau mati!
Sesampai di rumah ia terus melaksanakan niatnya. Sementara itu Marietta sedang menidurkan adiknya. Alessandro memanggil-manggil Marietta dan menyuruh membukakan pintu kamar. Tetapi Marietta yang tahu akan maksud jahat Allesendro tetap tidak membuka pintu itu. Sebaliknya ia berdoa meminta perlindungan Tuhan Yesus. Karena amarahnya dan dorongan nafsunya, Alessandro mendobrak pintu kamar Marietta. Ia masuk dan memaksa Marietta mengikuti dorongan birahinya. Tetapi dengan keras Marietta membela diri dan berusaha melepaskan dirinya dari cengkeraman Alessandro. Karena Marietta tetap bersikeras menolak keinginannya maka dia menghunus pisau yang sudah lama disiapkannya dan mengancam Marietta. Ancaman ini pun tidak dihiraukan Marietta. Oleh karena itu, Alessandro dengan kalutnya menancapkan pisau tajam itu ke tubuh gadis tak berdosa itu sebanyak 14 kali. Senja hari tanggal 5 Juli 1902 itu benar-benar kabut gelap menimpa gadis suci ini. Keesokan harinya pada tanggal 6 Juli 1902, setelah mengakukan dosa-dosanya dan menerima Komuni Kudus, Marietta menghembuskan nafasnya dan meninggal dunia. Sebelum meninggal dunia, ia memaafkan dan mengampuni perbuatan keji Alessandro dengan berkata: "Aku ingin dia berada di dekatku di surga kelak." Alessandro yang melihat akibat perbuatannya yang keji itu, lari pontang-panting meninggalkan Marietta. Dia kemudian ditangkap polisi dan dihukum penjara selama 30 tahun. Setelah 8 tahun meringkuk di dalam penjara, ia menyesali perbuatannya dan memperbaiki hidupnya.