Minggu, 28 Desember 2036
Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yusuf
PestaBacaan Misa
Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.
Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 6:8-10;7:54-60
Dan Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak. Tetapi tampillah beberapa orang dari jemaat Yahudi yang disebut jemaat orang Libertini--anggota-anggota jemaat itu adalah orang-orang dari Kirene dan dari Aleksandria--bersama dengan beberapa orang Yahudi dari Kilikia dan dari Asia. Orang-orang itu bersoal jawab dengan Stefanus, tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara. Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi. Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah." Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia. Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus. Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.
Mazmur Tanggapan Mazmur 31:3-4,6,8,16-17
Bacaan Injil Matius 10:17-22
Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya. Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah. Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka. Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
Invitatorium
PESTA PARA KANAK-KANAK SUCI PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kita menyembah Kristus yang telah lahir. Ia memberikan mahkota kemartirannya kepada kanak-kanak suci.
Mazmur 94 (95)
Ant. Marilah menyembah Kristus yang telah lahir. Ia memberikan mahkota kemartirannya kepada kanak-kanak suci.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Pesta Keluarga Kudus
MADAH
Sukacita bagi dunia, Tuhan telah datang!
PSALMODI
Ant. 1 Ketika orang tua-Nya membawa Kanak-kanak Yesus ke Bait Allah, Simeon menyambut-Nya dalam pelukannya dan memuji Allah.
Mazmur 24
dunia dan semua penduduknya.
Dialah yang mendasarkannya di atas lautan;
Ant. Ketika orang tua-Nya membawa Kanak-kanak Yesus ke Bait Allah, Simeon menyambut-Nya dalam pelukannya dan memuji Allah.
Ant. 2 Para Majus masuk ke rumah dan menemukan Kanak-kanak itu bersama Maria, ibu-Nya.
Mazmur 46
penolong yang dekat, di saat kesesakan,
maka kita tidak akan takut meskipun bumi berguncang,
Ant. Para Majus masuk ke rumah dan menemukan Kanak-kanak itu bersama Maria, ibu-Nya.
Ant. 3 Yusuf bangun di malam hari dan membawa Kanak-kanak itu serta ibu-Nya ke Mesir.
Mazmur 87
yang dikasihi Tuhan.
Tuhan lebih menyukai gerbang-gerbang Sion
Ant. Yusuf bangun di malam hari dan membawa Kanak-kanak itu serta ibu-Nya ke Mesir.
BACAAN
BACAAN PERTAMA
RESPONSORIUM Efesus 6:1-2; Lukas 2:51
BACAAN KEDUA
RESPONSORIUM
2 Korintus 13:11; Efesus 5:9; Kolose 3:23
TE DEUM
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Mereka akan bermain-main bersama aku berpakaian putih, sebab mereka ternyata pantas, alleluya.
Mazmur 62
Ant.1: Mereka akan bermain-main bersama aku berpakaian putih, sebab mereka ternyata pantas, alleluya.
Ant.2: Para kanak-kanak yang dibunuh itu melambangkan pujian bagi Tuhan, yang tak mungkin mereka lakukan selama masih hidup.
Dan 3,57-88.56
Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.
Ant.2: Para kanak-kanak yang dibunuh itu melambangkan pujian bagi Tuhan, yang tak mungkin mereka lakukan selama masih hidup.
Ant.3: Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu untuk melambungkan musuh dan lawanMu.
Mazmur 149
Ant.3: Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu untuk melambungkan musuh dan lawanMu.
Bacaan Singkat (Yer 31,15)
Lagu Singkat
Ant.Kidung: Para kanak-kanak suci di bunuh oleh raja jahat demi Kristus. Mereka mengikuti anakdomba yang tak bercela sambil bernyanyi: mulialah Engkau, ya Tuhan.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Para kanak-kanak suci di bunuh oleh raja jahat demi Kristus. Mereka mengikuti anakdomba yang tak bercela sambil bernyanyi: mulialah Engkau, ya Tuhan.
Doa Permohonan
Doa Penutup
Ibadat Sebelum Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Tengah Hari
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
PESTA PARA KANAK-KANAK SUCI SIANG
Madah
Ant.1: Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.
Mazmur 117 (118)
Ant.1: Baiklah berlindung pada Tuhan; kekal abadi kasih setiaNya, alleluya.
Ant.2: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.
Ant.2: Tuhanlah kekuatan dan pujaanku, alleluya.
Ant.3: Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.
Ant.3: Syukur kepadaMu, Tuhan, Engkau mendengarkan daku, alleluya.
Bacaan singkat (Kis 3,12a.14)
Doa Penutup
Ibadat Sesudah Tengah Hari
Pembukaan
Madah
Doa Penutup
Ibadat Sore
PESTA PARA KANAK-KANAK SUCI SORE II
Madah
Ant.1: Engkau berkuasa sejak kelahiranMu, sejak fajar masa mudaMu.
Ant.1: Engkau berkuasa sejak kelahiranMu, sejak fajar masa mudaMu.
Ant.2: Pada Tuhanlah kasih setia dan penebusan yang berlimpah-limpah.
Mazmur 129 (130)
Ant.2: Pada Tuhanlah kasih setia dan penebusan yang berlimpah-limpah.
Ant.3: Pada awal mula dan sebelum segala abad Sabda itu Allah; hari ini Ia lahir sebagai penyelamat dunia.
Kidung, Kol 1,12-20
Ant.3: Pada awal mula dan sebelum segala abad Sabda itu Allah; hari ini Ia lahir sebagai penyelamat dunia.
Bacaan Singkat (1Yoh 1:1-3)
Ant.Kidung (Mi 28 Des): Santa perawan yang suci murni melahirkan bagi kita Allah yang menjadi anak kecil dan lemah. Marilah kita semua menyembah Allah, yang datang untuk menyelamatkan kita.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Santa perawan yang suci murni melahirkan bagi kita Allah yang menjadi anak kecil dan lemah. Marilah kita semua menyembah Allah, yang datang untuk menyelamatkan kita.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - MINGGU II
Doa Tobat
Madah
Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Mazmur 90 (91)
Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
Bacaan singkat (Why 22,4-5)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Pesta Para Kanak-kanak Suci Betlehem
Martir
Kelahiran Yesus yang konon akan menjadi 'Raja Israel' membawa kegoncangan bahkan ancaman terhadap kekuasaan Herodes Agung. Kemarahan Herodes semakin menjadi-jadi karena Tiga Raja dari Timur, yang disuruh kembali ke Yerusalem untuk memberitahukan kepadanya tempat kelahiran bayi Yesus, pulang ke negerinya masing-masing melalui jalan lain. Ia segera memerintahkan agar bayi Yesus dibunuh dan semua bayi yang ada di Betlehem. Tanpa mempedulikan ratap tangis ibu-ibu, disuruhnya membunuh semua kanak-kanak di daerah Betlehem. Maksudnya gagal karena Kanak-kanak Yesus sudah dibawa lari orangtua-Nya ke Mesir.
Herodes memang dikenal sebagai penguasa yang berhasil membangun Yerusalem dengan berbagai monumen, namun ia sebenarnya adalah boneka mainan kaisar Romawi. Namanya sendiri busuk karena ke bengisan dan kebejatan hidupnya. Ia membunuh banyak orang termasuk tiga orang puteranya sendiri. Isterinya ada 10 orang. Dengan melihat pada kepribadiannya yang bejat ini, kita dapat memahami tindakannya.
Pada hari ini Gereja bukan saja menghormati kanak-kanak itu sebagai martir-martir Kristus, melainkan juga terutama menekankan nilai kesucian hidup dan kemurnian hati sebagai suatu cita-cita iman semua orang Kristen. Pesta hari ini menghimbau semua orang Katolik untuk terus berjuang mewujudkan kesucian dan kemurnian hidup sebagai saksi-saksi Kristus, meskipun kerap harus mengorbankan nyawa, menumpahkan darah karena cinta kasih kepada Allah dan sesama. Di dalam diri kanak-kanak Suci dan tak bersalah itu dapat dibaca cita-cita Kristen pada masa Gereja perdana. Marilah kita meneladani pula cita-cita iman yang luhur itu agar kita pun suci dari semua yang menentang kehendak Tuhan serta menghadapi Bapa kita di surga dalam keadaan yang se-sempurna-sempurnanya.
Santa Fabiola
Janda
Fabiola Iahir di Roma pada pertengahan abad ke-4 dari sebuah keluarga ningrat. Masa mudanya sangat tidak terpuji. Mula-mula ia menikah dengan seorang pemuda yang bejat hidupnya. Karena tidak tahan maka ia berusaha cerai. Setelah ia berhasil secara sipil, ia menikah Iagi dengan lelaki lain. Sebagai orang Kristen, tindakannya ini sangat tidak terpuji dan mencoreng nama baik Gereja. Namun Tuhan rupanya tidak sudi membiarkan Fabiola bertindak semakin sembrono. Tuhan mulai campur tangan.
Tidak lama kemudian dua laki-laki yang menjadi suaminya itu meninggal dunia. Fabiola sendiri menyesali sikap hidupnya dan bertobat. Ia menaati aturan hidup sebagai anggota Gereja, melakukan silih di hadapan seluruh umat sehingga diterima kembali sebagai anggota Gereja. Pertobatannya secara terbuka dilakukannya di muka basilik Lateran. Paus Santo Siricius menerimanya kembali dalam pangkuan ibu Gereja.
Corak hidupnya yang baru diwarnai dengan pengabdian tulus dalam karya-karya cinta kasih. Harta bendanya ia manfaatkan untuk kepentingan Gereja Roma. Ia mendirikan rumah sakit khusus untuk membantu orang-orang miskin. Para pasiennya adalah gelandangan-gelandangan yang ditemuinya di jalan-jalan atau yang meringkuk di dalam penjara. Rumah sakit ini menampung siapa saja sehingga menjadi semacam rumah sakit umum pertama dalam sejarah Barat.
Pada tahun 395 Fabiola berziarah ke Yerusalem dan mengunjungi Santo Hieronimus, Santa Paula dan Santa Eustakium. Ketika itu Hieronimus sedang bermusuhan dengan Uskup Rufinus berkenaan dengan ajaran Origenes yang ditentangnya. Orang berusaha mempengaruhi Fabiola agar memihak Rufinus. Namun Fabiola tetap mendukung Hieronimus, gurunya. Fabiola mendirikan sebuah biara dan membantu Hieronimus dalam usaha menerjemahkan Kitab Suci. Tetapi kemudian ia pindah dari biara itu: biara itu menjadi tempat ziarah yang sangat ramai; kondisi hidup umat sangat tidak menyenangkan: umat Kristen terpecah-pecah, dan dari luar ada ancaman serangan bangsa Hun, dll.
Untuk sementara Fabiola dengan kawan-kawannya mengungsi ke Jaffa, sambil menantikan ketenteraman di Yerusalem. Setelah keadaan pulih dan aman, Fabiola pulang ke Roma dan kawan-kawannya kembali ke Yerusalem. Di Roma masih terdapat banyak masalah. Meskipun demikian, Fabiola tetap meneruskan karya cintakasihnya selama tahun-tahun terakhir hidupnya. Bersama Santo Pammachius, ia mendirikan rumah sakit umum besar di Porto untuk peziarah yang miskin dan sakit. Dalam satu tahun saja rumah sakit itu terkenal dari Parthia sampai ke Britania. Fabiola wafat pada tahun 399. Ia sangat dicintai dan dihormati