Dari surat Santo Ignatius dari Antiokhia, uskup dan martir, kepada jemaat di Efesus
Berimanlah kepada Kristus, dan kasih
Berusahalah untuk lebih sering berkumpul untuk mengucap syukur kepada Allah dan memuji-Nya. Sebab ketika kamu sering berkumpul, kuasa Setan akan melemah, dan kehancuran yang diancamkannya akan lenyap dalam kesatuan imanmu. Tidak ada yang lebih baik daripada damai, di mana segala peperangan antara surga dan bumi diakhiri.
Semua ini tidak akan luput darimu jika kamu memiliki iman dan kasih yang sempurna kepada Yesus Kristus. Inilah permulaan dan akhir hidup: iman permulaan, kasih akhir. Ketika keduanya ditemukan bersama, di situlah Allah, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan hidup yang benar mengikutinya. Tidak seorang pun yang mengaku beriman berdosa: tidak seorang pun yang memiliki kasih membenci. Pohon dikenal dari buahnya. Demikian pula mereka yang mengaku milik Kristus akan dikenal dari perbuatan mereka. Sebab pekerjaan yang sedang kita lakukan bukanlah soal kata-kata di sini dan sekarang, tetapi bergantung pada kuasa iman dan pada kesetiaan sampai akhir.
Lebih baik diam dan ada daripada berbicara dan tidak ada. Mengajar itu baik jika pembicara juga bertindak. Sekarang ada satu guru yang berbicara, dan itu terjadi, dan bahkan apa yang Dia lakukan dalam keheningan layak bagi Bapa. Dia yang memiliki firman Yesus dapat benar-benar mendengarkan keheningan-Nya juga, agar menjadi sempurna, agar Dia dapat bertindak melalui perkataan-Nya dan dikenal melalui keheningan-Nya. Tidak ada yang tersembunyi dari Tuhan, tetapi bahkan rahasia kita dekat dengan-Nya. Marilah kita melakukan segala sesuatu dengan pengetahuan bahwa Dia berdiam di dalam kita agar kita menjadi bait-Nya, dan Dia Allah di dalam kita. Dia ada, dan akan menyatakan diri-Nya, di hadapan kita, sesuai dengan kasih yang kita miliki kepada-Nya dalam kekudusan.
Jangan salah, saudara-saudaraku: mereka yang merusak keluarga tidak akan mewarisi kerajaan Allah. Jika mereka yang melakukan hal-hal ini sesuai dengan daging telah mati, betapa lebih buruknya jika seseorang merusak melalui ajaran jahat iman Allah yang untuknya Yesus Kristus disalibkan? Orang seperti itu, karena ia najis, akan pergi ke api yang tak terpadamkan, demikian pula siapa pun yang mendengarkannya.
Sebab Tuhan menerima urapan di kepala-Nya agar Dia dapat menghembuskan ketidakbinasaan ke atas Gereja. Janganlah diurapi dengan bau busuk ajaran pangeran dunia ini, agar ia tidak menawanmu menjauh dari kehidupan yang telah ditetapkan di hadapanmu. Tetapi mengapa kita tidak semua bijaksana ketika kita telah menerima pengetahuan tentang Allah, yaitu Yesus Kristus? Mengapa kita binasa dalam kebodohan kita, tidak mengetahui karunia yang benar-benar telah dikirimkan Tuhan kepada kita?
Rohku diserahkan kepada pelayanan rendah hati salib yang merupakan batu sandungan bagi orang-orang yang tidak percaya tetapi bagi kita keselamatan dan hidup yang kekal.