‹ Bacaan Rohani

Dari surat kepada jemaat di Roma oleh Santo Ignatius dari Antiokhia, uskup dan martir

Keinginan-keinginan duniawiku telah disalibkan

Ignatius dari Antiokhia, uskup dan martir Masa Biasa

Kesenangan-kesenangan dunia ini dan segala kerajaannya tidak akan menguntungkan aku. Aku lebih suka mati dalam Yesus Kristus daripada memerintah seluruh bumi. Aku mencari Dia yang mati bagi kita, aku menginginkan Dia yang bangkit bagi kita. Aku sedang dalam proses dilahirkan kembali. Bersabarlah denganku, saudara-saudaraku; jangan menghalangiku untuk hidup, jangan menginginkan aku mati. Aku ingin menjadi milik Allah; jangan menyerahkan aku kepada dunia, dan jangan menggoda aku dengan hal-hal yang fana. Biarkan aku melihat terang yang murni; ketika aku di sana, aku akan benar-benar menjadi manusia pada akhirnya. Biarkan aku meniru penderitaan Allahku. Jika ada orang yang memiliki Allah di dalam dirinya, biarlah ia memahami apa yang aku inginkan dan bersimpati kepadaku, mengetahui apa yang mendorongku.

Pangeran dunia ini akan merebut aku dan menghancurkan keinginanku untuk bersama Allah. Jadi janganlah seorang pun di antara kamu yang akan berada di sana memberinya bantuan; berpihaklah kepadaku, yaitu, kepada Allah. Janganlah menyebut Yesus Kristus di bibirmu dan dunia di hatimu. Janganlah memberi tempat kepada iri hati di antara kamu. Dan jika, ketika aku sampai di sana, aku meminta campur tanganmu, janganlah mengindahkan aku; tidak, percayalah sebaliknya apa yang aku tulis kepadamu sekarang. Sebab aku menulis kepadamu selagi aku masih hidup, tetapi aku merindukan kematian. Keinginan-keinginan duniawiku telah disalibkan, dan tidak ada lagi di dalam diriku cinta akan hal-hal yang fana, tetapi air hidup berbicara di dalam diriku, berkata: “Datanglah kepada Bapa.”

Aku tidak senang dengan makanan yang dapat rusak atau dengan kesenangan hidup ini. Aku menginginkan roti Allah, yaitu daging Yesus Kristus, yang adalah keturunan Daud, dan untuk minum aku menginginkan darah-Nya, tanda kasih-Nya yang tak dapat binasa.

Aku tidak lagi ingin hidup, seperti yang dihitung manusia. Dan aku akan mendapatkan keinginanku, jika kamu menginginkannya demikian. Inginkanlah, maka kamu juga akan mendapatkan perkenanan Allah. Dengan beberapa kata ini aku memohon kepadamu untuk mempercayaiku. Yesus Kristus akan menjelaskan kepadamu kebenaran dari apa yang aku katakan; Dialah suara sejati yang mengatakan kebenaran Bapa. Doakanlah aku agar aku dapat mencapai tujuanku. Aku telah menulis kepadamu bukan didorong oleh perasaan dan nilai-nilai manusia semata, tetapi oleh tujuan Allah bagiku. Jika aku harus menderita, itu akan karena kamu mengasihiku dengan baik; jika aku ditolak, itu akan karena kamu membenciku. Ingatlah dalam doamu gereja di Suriah: ia sekarang memiliki Allah sebagai gembalanya daripada aku. Yesus Kristus sendirilah yang akan menjadi uskupnya, bersama dengan kasihmu. Untuk diriku sendiri, aku malu untuk dihitung di antara anggotanya, sebab aku tidak pantas, dilahirkan tidak pada waktunya. Namun, jika aku mencapai Allah, oleh belas kasihan-Nya aku akan menjadi sesuatu. Aku menyapamu dari hatiku, demikian pula gereja-gereja yang telah menyambutku dalam kasih bukan sebagai orang yang lewat saja tetapi sebagai wakil dari

Yesus Kristus. Ya, bahkan gereja-gereja yang secara manusiawi tidak berada di jalanku, meskipun secara rohani berada dalam perjalanan yang sama, ada di sana untuk menemuiku di kota demi kota.