Dari khotbah Santo Leo Agung, Paus
Kenalilah martabat kodratmu
Tuhan kita Yesus Kristus, lahir sebagai manusia sejati tanpa pernah berhenti menjadi Allah sejati, memulai dalam pribadi-Nya suatu ciptaan baru dan dengan cara kelahiran-Nya memberi manusia asal-usul rohani. Pikiran manakah yang dapat memahami misteri ini, lidah manakah yang dapat dengan layak menceritakan anugerah kasih ini? Kesalahan menjadi tak bersalah, yang lama menjadi baru, orang asing diangkat menjadi anak dan orang luar dijadikan ahli waris. Bangkitlah, manusia, dan kenalilah martabat kodratmu. Ingatlah bahwa engkau diciptakan menurut gambar Allah; meskipun rusak dalam Adam, gambar itu telah dipulihkan dalam Kristus.
Gunakanlah makhluk-makhluk sebagaimana mestinya: bumi, laut, langit, udara, mata air dan sungai-sungai. Pujilah dan muliakanlah Pencipta mereka atas segala yang engkau temukan indah dan menakjubkan di dalamnya. Lihatlah dengan mata jasmanimu terang yang bersinar di bumi, tetapi peluklah dengan seluruh jiwamu dan segala kasih sayangmu terang sejati yang menerangi setiap orang yang datang ke dunia ini. Berbicara tentang terang ini, nabi berkata: Mendekatlah kepada-Nya dan biarlah terang-Nya bersinar atasmu dan wajahmu tidak akan memerah karena malu. Jika kita memang bait Allah dan jika Roh Allah hidup dalam kita, maka apa yang setiap orang percaya miliki dalam dirinya lebih besar daripada apa yang ia kagumi di langit.
Perkataan dan nasihat kami tidak dimaksudkan untuk membuatmu meremehkan karya-karya Allah atau berpikir ada sesuatu yang bertentangan dengan imanmu dalam ciptaan, karena Allah yang baik sendiri telah menjadikan segala sesuatu baik. Yang kami minta adalah agar engkau menggunakan secara wajar dan dengan moderasi semua makhluk menakjubkan yang menghiasi karya ini; seperti yang dikatakan Rasul: Hal-hal yang kelihatan adalah sementara tetapi hal-hal yang tidak kelihatan adalah kekal.
Sebab kita dilahirkan di masa kini hanya untuk dilahirkan kembali di masa depan. Oleh karena itu, keterikatan kita tidak boleh pada yang sementara; sebaliknya, kita harus bertekad pada yang kekal. Marilah kita memikirkan bagaimana rahmat ilahi telah mengubah kodrat duniawi kita agar kita dapat merenungkan lebih dekat harapan surgawi kita. Kita mendengar Rasul berkata: Kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama Kristus di dalam Allah. Tetapi apabila Kristus, hidupmu, menyatakan diri, maka kamu pun akan menyatakan diri bersama Dia dalam kemuliaan, yang hidup dan meraja bersama Bapa dan Roh Kudus untuk selama-lamanya. Amin.