Doa Katolik
Renungan · Rabu, 7 Januari 2026

Jam Tiga Malam

Semua renungan

Jam tiga malam adalah jam yang paling sunyi. Jam ketika orang sakit merasa paling sendirian, ketika pikiran cemas berputar paling kencang, ketika pertolongan terasa paling jauh. Para murid mengalaminya di tengah danau: angin sakal, tangan pegal mendayung, dan gelap belum juga habis. Danau yang siang tadi ramah kini berubah muka.

Kemarin kita melihat mereka membagikan roti kepada lima ribu orang. Malam ini mereka payah sendirian. Tetapi Injil mencatat satu hal yang menakjubkan: dari darat, Yesus melihat betapa payahnya mereka mendayung. Dalam gelap sepekat itu, mereka tidak pernah lepas dari pandangan-Nya. Dan kira-kira jam tiga malam, Ia datang.

Mereka malah berteriak ketakutan, mengira hantu. Bukankah kita sering begitu? Pertolongan Tuhan datang dengan cara yang tidak kita kenali, lalu kita menyangkanya musibah baru. Padahal Ia datang justru karena melihat kita payah. Yesus menjawab singkat: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"

Yohanes dalam suratnya merangkum pengalaman semacam ini: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan. Takut dan kasih memang berebut kursi yang sama di hati. Kalau yang satu duduk, yang lain harus berdiri.

Tuhan Yesus, pada jam tiga malamku, ketika tanganku payah dan gelap belum habis, datanglah dan perdengarkanlah suara-Mu: Aku ini, jangan takut. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap

SebelumnyaCobalah Periksa BerikutnyaHari Ini Genaplah