BREVIR

HARI JUMAT AGUNG (M)

PEMBUKAAN

P : Ya Allah, bersegeralah menolong aku.

U : Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

P : Kemuliaan kepada Bapa* dan Putera dan Roh kudus.

U : Seperti pada permulaan, sekarang, selalu* dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluia.

MADAH

Sungguh mulya panji raja

Salib suci bercahaya

Padamu pencipta kita

Dipaku tak berdaya.

Padamu Kristus beradu

Lambung ditikam serdadu

Mengalirkan air darah

Mencuci dosa yang parah.

Salam altar salam kurban

Sebab padamu pahlawan

Mengalami kematian

Yang membawa kehidupan.

Tritunggal sumber selamat

Dipuji seluruh umat

Yang ditebus darah suci

Mohon slalu diberkati. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Ant.1

Perhatikanlah, hai segenap bangsa, dan pandanglah kesusahanku.

Mazmur 115 (116B, 10-19)

Aku tetap percaya, sekalipun aku berkata:*

“Aku ini sangat tertindas”;

sekalipun aku berkata dalam kebingunganku:*

“semua orang penipu.”

Bagaimana akan kubalas*

segala kebaikan Tuhan terhadapku?

Aku mengangkat piala untuk merayakan keselamatan*

sambil menyerukan nama Tuhan.

Aku akan menepati nadarku kepada Tuhan*

di depan seluruh umat-Nya.

Sungguh berhargalah di hadapan Tuhan*

kematian para kekasih-Nya.

Ya Tuhan, aku hamba-Mu, aku anak sahaya-Mu,*

Engkau telah melepaskan belengguku.

Aku mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu*

sambil menyerukan nama Tuhan

Aku akan menepati nadarku kepada Tuhan*

di depan seluruh umat-Nya,

di pelataran rumah Tuhan,*

di tengah kota Yerusalem.

Kemuliaan kepada Bapa*

dan Putera dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant.1

Perhatikanlah, hai segenap bangsa, dan pandanglah kesusahanku.

Ant. 2

Semangatku lemah lesu di dalam diriku, hatiku tertegun di dalam tubuhku.

Mazmur 142 (143), 1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*

perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaan-Mu jawablah aku,*

kabulkanlah doaku demi keadilan-Mu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilan- Mu,*

karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapan-Mu.

Sebab musuh mengejar aku*

dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*

tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*

hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,†

aku mengenangkan segala karya-Mu*

dan merenungkan perbuatan tangan-Mu.

Aku menadahkan tanganku kepada-Mu,*

aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*

sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajah-Mu Kaupalingkan dari- padaku,*

jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setia-Mu di waktu fajar,*

sebab kepada-Mu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*

sebab kepada-Mu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*

sebab pada-Mu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendak-Mu*

sebab Engkaulah Allahku.

Semoga Kebaikan hati-Mu menuntun daku*

di jalan yang rata.

Demi nama-Mu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*

demi keadilan-Mu bebaskanlah aku dari musuh.

Kemuliaan kepada Bapa*

dan Putera dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 2

Semangatku lemah lesu di dalam diriku, hatiku tertegun di dalam tubuhku.

Ant. 3

Sesudah Yesus mencicip cuka, Ia berkata: Selesailah sudah. Lalu ia menundukkan kepala dan menyerahkan roh-Nya.

Kidung (Flp 2:6-11)

Meskipun berwujud Allah†

Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh*

pada kemuliaan-Nya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri†

dengan mengambil keadaan hamba*

dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri†

karena taat sampai mati,*

sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia†

dan menganugerahkan kepada-Nya*

nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus†

bertekuklah setiap lutut*

di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,†

untuk kemuliaan Allah Bapa:*

Tuhanlah Yesus Kristus.

Kemuliaan kepada Bapa*

dan Putra dan Roh Kudus

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. 3

Sesudah Yesus mencicip cuka, Ia berkata: Selesailah sudah. Lalu ia menundukkan kepala dan menyerahkan roh-Nya.

BACAAN SINGKAT (1 Ptr 2:21-24)

Kristus menderita untuk kamu dan meninggalkan teladan bagimu, agar kamu mengikuti jejak-Nya. Ia tidak berbuat dosa ataupun berkata bohong. Ketika dinista, Ia tidak membalas dengan nista; ketika menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia membiarkan diri-Nya dihakimi dengan tidak adil. Pada tubuh-Nya Ia memikul dosa-dosa kita di kayu salib, agar kita mati terhadap dosa, lalu hidup untuk berbuat baik. Oleh luka-luka Kristus kamu disembuhkan.

LAGU SINGKAT

Sebagai ganti lagu singkat diucapkan:

Ant. Kristus taat untuk kita sampai wafat, sampai wafat di salib.

KIDUNG MARIA (Luk 1: 46-55)

Ant. Kidung Maria

Ketika kita masih orang berdosa, hubung¬-an kita dengan Allah dipulih¬kan berkat kematian Kristus.

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersuka ria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*

kuduslah nama-Nya.

Kasih sayang-Nya turun-temurun*

kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya:*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya.

Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta;*

yang hina-dina diangkat-Nya.

Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan;*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong.

Menurut janji-Nya kepada leluhur kita,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya*

untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa*

dan Putra dan Roh kudus.

Seperti pada permulaan, sekarang, selalu*

dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kidung Maria

Ketika kita masih orang berdosa, hubung¬-an kita dengan Allah dipulih¬kan berkat kematian Kristus.

DOA PERMOHONAN

Penyelamat umat manusia telah meng-hancurkan kematian dengan wafat¬-Nya dan memulihkan kehidupan dengan kebangkitan-Nya. Marilah kita me¬nyembah Dia dan mohon dengan rendah hati:

U: Sucikanlah umat yang Kautebus dengan darah-Mu.

Ya penyelamat kami, semoga kami bertobat dan semakin menyatukan diri dengan penderitaan-Mu,* agar kami juga menikmati kemuliaan kebangkitan-Mu.

Semoga kami dilindungi oleh bunda-Mu, penghibur orang yang berdukacita,* sehingga kami dapat menghibur orang yang bersusah hati.

Semoga kaum beriman menghadapi kesukaran hidup sebagai kesempatan untuk mengambil bagian dalam sengsara-Mu,* sehingga dalam diri mereka nampak penyelamatan-Mu.

Engkau telah merendahkan diri dengan menjadi taat sampai mati, bahkan sampai mati di salib,* berilah ketaatan dan kesabaran kepada para abdi-Mu.

Kurniakanlah kemuliaan tubuh-Mu sendiri kepada orang-orang yang telah meninggal,* dan masukkanlah kami juga kelak dalam bilangan mereka.

BAPA KAMI

DOA PENUTUP

Bapa, sudilah memandang dengan rela keluarga-Mu ini. Sebab demi keselamatan kami, Tuhan kami Yesus Kristus tidak ragu-ragu menyerahkan diri ke tangan kaum penjajah dan menderita siksaan salib. Dialah Putra-Mu dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

PENUTUP

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal

U : Amin.