BREVIR

SENIN IV SIANG

Madah

Engkau Tuhan Raja Mulia
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s’mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan Roh-Mu
Sekarang serta selalu.
Amin.

Ant.1: Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janji-Mu, ya Tuhan, Alleluya.

Mazmur 118 (119):129-136

Sabda-Mu mengagumkan, ya Tuhan,*
aku berpegang padanya.

Singkapkanlah firman-Mu yang memberi terang,*
yang memberi pengertian kepada orang yang bersahaja.

Dengan mulut ternganga aku termengah-mengah,*
sebab aku rindu akan perintah-Mu.

Perhatikan daku dan kasihanilah aku,*
sebab aku cinta pada-Mu.

Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janji-Mu,*
janganlah kejahatan menguasai aku.

Bebaskanlah aku dari penindasan,*
supaya aku berpegang pada titah-Mu.

Pandanglah hamba-Mu dengan wajah berseri,*
ajarkanlah kehendak-Mu kepadaku.

Air mataku berlinang-linang,*
sebab banyak orang tidak berpegang pada hukum-Mu.

Ant.1: Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janji-Mu, ya Tuhan, Alleluya.

Ant.2: Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu? Alleluya

Mazmur 81 (82)

Allah memimpin sidang surgawi,*
menghakimi para dewata:

“Berapa lama lagi kamu menghakimi dengan lalim,*
dan memihak kepada orang jahat?

Belalah orang lemah dan yatim piatu,*
berilah keadilan kepada orang hina dan papa.

Luputkanlah orang lemah dan miskin,*
luputkanlah mereka dari tangan orang berdosa.”

Para dewata kehilangan akal berkeliaran dalam kegelapan,*
segala dasar bumi goyang.

“Tadinya kukira kamu semua dewata,*
putera Allah Yang Mahatinggi.

Nyatanya kamu mati seperti manusia,*
tewas seperti perwira gadungan.”

Bangkitlah, ya Allah, hakimilah bumi,*
rajailah sendiri segala bangsa.

Ant.2: Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu? Alleluya.

Ant.3: Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku, Alleluya.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Ant.3: Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku, Alleluya.

Bacaan singkat (Kol 2:9,10,12)

Seluruh kepenuhan Allah menjelma dalam Kristus dan meresapi kamu juga demi Kristus. Sebab kamu telah dikuburkan dalam pembaptisan bersama Kristus dan dibangkitkan juga bersama Dia berkat iman akan kekuatan Allah yang membangkitkan Kristus dari alam maut.

P: Tuhan sungguh telah bangkit, Alleluya.
U: Dan memperlihatkan diri kepada Simon, Alleluya.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa.
Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusan-Mu.
Demi Kristus, pengantara kami.
Amin.

[epsilon_button type=”ro” icon=”” text=”Paskah Keempat” link=”https://doakatolik.id/paskah-keempat/” target=”_self” prestyle=”” size=”” tcolor=”black” bgcolor=#ff0000 ][epsilon_button type=”ro” icon=”” text=”Beranda” link=”https://doakatolik.id/” target=”_self” prestyle=”” size=”” tcolor=”” bgcolor=#663300 ]