BREVIR

SELASA VI SORE

Madah

Mari kita bergembira
Merayakan hari Paska
Sambil bernyanyi memuji
Dengan hati tulus murni.

Kristus sudah disalibkan
Dan tubuh-Nya dikurbankan
Darah-Nya yang kita trima
Sungguh menghidupkan kita.

Kristus bangkit dari kubur
Maut kalah hancur lebur
Musuh takluk terbelenggu
Firdaus membukakan pintu.

Terpujilah Kristus Tuhan
Kaukalahkan kematian
Engkau dibangkitkan Bapa
Dengan kekuatan Roh-Nya.
Amin.

Atau

Yesus Kristus Paska kita
Dikurbankan bagai domba
Tubuh-Nya dipersembahkan
Murni tanpa kesalahan.

O, sungguh kurban mulia
Yang menghancurkan neraka
Membebaskan yang tertawan
Dari jerat kematian.

Semoga Yesus menjadi
Paska kesukaan kami
Himpunkan kami umatmu
Di dalam dunia baru.

Terpujilah Kristus Tuhan
Kaukalahkan kematian
Engkau dibangkitkan Bapa
Dengan kekuatan Roh-Nya.
Amin.

Ant.1: Arahkanlah perhatianmu kepada harta surgawi, bukan kepada yang di dunia, Alleluya.

Mazmur 48 (49) I

Dengarlah, hai bangsa-bangsa,*
pasanglah telinga, hai penduduk dunia,

baik yang biasa maupun yang terkemuka,*
baik yang kaya maupun yang miskin.

Mulutku akan mengucapkan kata-kata bijaksana,*
dan buah renunganku ialah kearifan.

Aku hendak membawakan wejanganku,*
dan memaparkannya sambil memetik kecapi.

Mengapa aku takut pada hari-hari sial,*
waktu aku dikepung oleh musuh yang jahat?

Mereka mengandalkan harta bendanya,*
dan memegahkan kekayaannya yang besar.

Tak seorangpun dapat menebus dirinya sendiri,*
atau membayar uang tebusannya kepada Allah.

Terlalu mahal harga tebusan nyawanya,+
tak terbayar untuk hidup selamanya,*
tanpa turun ke liang kubur.

Ia melihat orang bijak mati,+
orang bodoh dan dungu, semuanya binasa,*
harta bendanya mereka tinggalkan bagi orang lain.

Kubur menjadi rumah mereka untuk selama-lamanya,*
di situlah kediaman mereka turun-temurun.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*
tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Ant.1: Arahkanlah perhatianmu kepada harta surgawi, bukan kepada yang di dunia, Alleluya.

Ant.2: Tuhan melepaskan daku dari genggaman maut, Alleluya.

Mazmur 48 (49) II

Beginilah nasib orang yang percaya pada diri sendiri,*
beginilah kesudahan orang yang bermulut besar.

Seperti kawanan domba, mereka terkurung dalam alam maut,*
mautlah gembala dan penguasa mereka.

Hancurlah keelokan tubuh mereka,*
dan kediaman mereka di alam maut.

Tetapi Allah akan menebus nyawaku,*
menghindarkan daku dari cengkeraman maut.

Maka janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya,*
apabila kemewahan keluarganya bertambah.

Sebab waktu mati tak ada yang dapat dibawanya serta,*
kekayaannya tidak akan mengikutinya.

Walaupun selama hidupnya ia memuji dirinya bahagia:*
“Aku beruntung: segalanya berlangsung baik”;

namun ia akan mati mengikuti nenek moyangnya,*
yang tak pernah lagi melihat terang.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*
tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Ant.2: Tuhan melepaskan daku dari genggaman maut, Alleluya.

Ant.3: Pada-Mulah, Tuhan, keluhuran dan kekuasaan, kemuliaan dan kekayaan, Alleluya.

Why 4:11, 5:9,10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*
Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu;*
dan karena kehendak-Mu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anak domba menerima gulungan kitab,*
dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,+
dan dengan darah-Mu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,+
martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*
dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anak domba yang disembelih itu,+
menerima kuasa dan kekayaan,*
hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Ant.3: Pada-Mulah, Tuhan, keluhuran dan kekuasaan, kemuliaan dan kekayaan, Alleluya.

Bacaan singkat (1Ptr 3:4-5)

Kamu telah tergabung dengan Kristus. Dialah batu yang hidup yang dibuang oleh manusia, tetapi dihargai dan dipilih oleh Allah. Kamupun laksana batu-batu yang hidup. Biarkan dirimu disusun Allah menjadi sebuah bangunan rohani, suatu imamat yang kudus, yang mempersembahkan kurban rohani, yang disukai oleh Allah berkat perantaraan Yesus Kristus.

Lagu singkat

P: Para murid bergembira,* Alleluya, Alleluya.
U: Para…
P: Tatkala melihat Tuhan.
U: Alleluya, Alleluya.
P: Kemuliaan…
U: Para…

Lagu Singkat Sesudah Kenaikan Tuhan

P: Roh penghibur,* Alleluya, Alleluya.
U: Roh…
P: Akan mengajar kamu segalanya.
U: Alleluya, Alleluya.
P: Kemuliaan…
U: Roh…

Ant.Kidung: Sungguh benar kata-Ku ini: Lebih berguna bagimu jika Aku pergi. Sebab jika Aku tidak pergi, Penghibur tidak akan datang, Alleluya.

Kidung Maria (Luk 1 : 46-55)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa;*
kuduslah nama-Nya.

Kasih sayang-Nya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya:*
dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta;*
yang hina dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan;*
orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong

Menurut janji-Nya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Sungguh benar kata-Ku ini: Lebih berguna bagimu jika Aku pergi. Sebab jika Aku tidak pergi, Penghibur tidak akan datang, Alleluya.

Doa Permohonan

Ketika Kristus terbaring dalam kubur, Ia melihat semarak kemuliaan yang baru. Marilah kita bersukacita dan berkata:
U: Raja Mahamulia, dengarkanlah kami.
P: Kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan, bagi para uskup, imam dan diakon, agar mereka melaksanakan tugas pelayanannya dengan giat lagi setia,*
dan membangun suatu umat bagi-Mu yang terbuka bagi setiap kebaikan.
P: Kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan, untuk para pengajar yang membaktikan diri kepada umat-Mu,*
agar mereka mencari kebenaran-Mu dengan hati yang murni.
P: Kami mohon juga kepada-Mu, ya Tuhan, untuk seluruh kaum beriman, agar mereka berjuang demi kebaikan berdasarkan iman mereka,*
dan setelah mengakhiri masa perjuangannya di dunia ini, menerima ganjaran kerajaan-Mu yang mulia.
P: Engkau menghapus hukuman kami dan memakukan surat keputusannya pada salib,*
patahkanlah belenggu kami dan lepaskanlah kami dari kegelapan maut.
P: Ketika Engkau turun ke alam maut, Kaubuka pintu gerbangnya,*
maka terimalah saudara-saudara kami yang telah meninggal, masuk ke dalam kerajaan-Mu.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah, Bapa kami yang ada di surga, kami umat-Mu selalu bergembira, karena diangkat menjadi anak-anak-Mu.
Semoga kami dapat mengharapkan kebangkitan serta keselamatan abadi.
Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

[epsilon_button type=”ro” icon=”” text=”Paskah Keenam” link=”https://doakatolik.id/paskah-keenam/” target=”_self” prestyle=”” size=”” tcolor=”black” bgcolor=#ff0000 ]

[epsilon_button type=”ro” icon=”” text=”Beranda” link=”https://doakatolik.id/” target=”_self” prestyle=”” size=”” tcolor=”” bgcolor=#663300 ]